0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
617 tayangan30 halaman

Sifat-Sifat Ring dan Pembagi Nol

1. Dokumen tersebut membahas tentang sifat-sifat ring dengan atau tanpa pembagi nol, termasuk definisi ring tanpa pembagi nol, elemen idempoten, elemen nilpoten, dan karakteristik suatu ring. 2. Elemen pembagi nol adalah elemen a dari ring R yang memenuhi ab = 0 untuk beberapa b ≠ 0, sedangkan ring tanpa pembagi nol tidak memiliki elemen seperti itu. 3. Elemen idempoten dan nilpot

Diunggah oleh

DinaNovita
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
617 tayangan30 halaman

Sifat-Sifat Ring dan Pembagi Nol

1. Dokumen tersebut membahas tentang sifat-sifat ring dengan atau tanpa pembagi nol, termasuk definisi ring tanpa pembagi nol, elemen idempoten, elemen nilpoten, dan karakteristik suatu ring. 2. Elemen pembagi nol adalah elemen a dari ring R yang memenuhi ab = 0 untuk beberapa b ≠ 0, sedangkan ring tanpa pembagi nol tidak memiliki elemen seperti itu. 3. Elemen idempoten dan nilpot

Diunggah oleh

DinaNovita
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SIFAT-SIFAT RING

RING DENGAN ATAU TANPA


PEMBAGI NOL
Motivasi:
Perhatikan ring bilangan bulat modulo 6
(Z6, +6 , x6).
Pada ring ini, berlaku, 2 x6 3 = 3 x6 2 = 0
Definisi 2.1
Diberikan ring R. Elemen 0R  a  R
dinamakan elemen pembagi nol kiri dari R

 b  R, b  0R,  ab = 0R.
Elemen pembagi nol kanan didefinisikan
dengan cara yang sama.
Elemen pembagi nol kiri yang sekaligus
elemen pembagi nol kanan dinamakan elemen
pembagi nol
Contoh 2.1
Elemen 2 dan 3 pada ring Z6 merupakan
elemen pembagi nol dari ring Z6.
Tidak semua ring, mempunyai elemen
pembagi nol, misalkan ring Z3, ring Z, dan
masih banyak lagi.
Definisi 2.2
Ring R ring tanpa pembagi nol

Tidak ada elemen tak nol a dan b di R


 ab = ba = 0R
Atau
 a, bR, ab = 0R  a = 0R atau b = 0R
Contoh 2.2
Contoh lain ring tanpa pembagi nol:
 ring dari semua bilangan rasional
 ring dari semua bilangan real
 ring dari semua bilangan kompleks
 Ring bilangan bulat modulo p (Zp), p
bilangan prima.
Sifat-Sifat Ring
Diberikan ring (R, +, .). Karena (R, +) grup
abelian, maka semua sifat pada (R, +)
berlaku pada ring R.
Teorema 2.1
Diberikan ring R, a, b R, 0R elemen nol dari
ring R dan 1R elemen satuan dari ring R, maka
pada R berlaku:
(i) a. 0R = 0R . a = 0R
(ii) a(-b) = (-a)b = -(ab)
(iii) (-a)(-b) = ab
(iv) -(a + b) = (-a ) + (-b )
(v) a(b - c) = ab - ac
(vi) (a - b)c = ac - bc
(vii) (-1R) a = -a
Teorema 2.2
Suatu ring tidak memuat pembagi nol jika dan hanya jika
berlaku sifat kanselasi.
Bukti
Diberikan ring R
 Misalkan R ring tanpa pembagi nol.
Diambil sebarang a, b, c  R, dengan a  0R
dan ab = ac. Diperoleh
ab – ac = 0R  a (b –c ) = 0R
Karena R tanpa pembagi nol dan a  0R ,
maka b – c = 0R atau b = c. Hal ini berarti berlaku
kanselasi kiri. Dengan cara yang sama dapat
ditunjukkan bahwa kanselasi kanan juga berlaku.
Dkl berlaku sifat kanselasi. 
Lanjutan Bukti Teorema 2.2
Diambil sebarang a, b  R, dengan ab = 0R .
Jika a  0R, maka ab = a(0R) . Karena pada R
berlaku sifat kanselasi, diperoleh b = 0R.
Jika b  0R, maka ab = (0R)b. Karena pada R
berlaku sifat kanselasi, diperoleh a = 0R.
Dengan kata lain, R tanpa pembagi nol.
Teorema 2.3
Setiap ring yang setiap elemen tak nolnya unit tidak
memuat pembagi nol.
Bukti
Diberikan ring R yang setiap elemen tak nol
merupakan elemen unit.
Diambil sebarang a, b  R, dengan ab = 0R .
Jika a  0R, dan karena setiap elemen tak nol dari R
unit, maka terdapat invers dari a yaitu a-1 , shg b =
0R.
Jika b  0R, dan karena setiap elemen tak nol R
merupakan unit , maka terdapat invers dari b yaitu
b-1 , shg a = 0R .
Jadi R tidak memuat pembagi nol. 
Kelipatan dan Perpangkatan Bulat
dari Elemen-elemen Suatu Ring.
Definisi 2.3
Diberikan ring (R, +, .), a  R dan suatu bilangan
bulat positif m. Didefinisikan:
(i) ma = a + a + ... + a ( sebanyak m)
(ii) -ma = m(-a) = (-a) + (-a) + ... + (-a)
= -(ma) (sebanyak m)
(iii) 0a = 0R
Teorema 2.5
Diberikan ring R, m dan n bilangan-bilangan
bulat. Untuk setiap a, b  R, berlaku:
(i) (m + n)a = ma+ na
(ii) m(a+ b) = ma+ mb
(iii) m(na) = (mn)a = n(ma)
Definisi 2.4
Diberikan ring R, a R dan m suatu bilangan
bulat positif, maka

a  a
m
.a
 .a
...
a
m kali

Catatan:
Karena setiap elemen tidak perlu mempunyai
m
invers terhadap operasi perkalian, maka a
tidak didefinisikan untuk bilangan bulat negatif m
Teorema 2.6
Diberikan ring R, bilangan-bilangan bulat
positif m dan n, maka untuk setiap a R
berlaku:
m n
a a a
m n
dan (a )  a
m n mn
Elemen idempoten
Motivasi:
Diberikan ring Z8. Perhatikan bahwa:
12 = ...
Pada ring Z6, berlaku 12 = ... , 32 = ...
Definisi 2.6(a)
Diberikan ring R. Elemen a R dinamakan
elemen idempoten apabila a2 = a.
Contoh 2.3
Elemen-elemen idempoten pada ring
bilangan bulat adalah ....
Elemen-elemen idempoten pada ring Z12
adalah ....
Elemen 2.4
Himpunan
a b  
M    a, b, c, d  Q 
 c d  
dilengkapi dengan operasi penjumlahan dan
perkalian matriks merupakan ring. Selidiki
apakah elemen-elemen
0  2 0 0 1 0 1 0
0 1 , 1 1 , 0 1 dan 0 0
       

merupakan elemen idempoten?


Elemen Nilpoten
Motivasi
Perhatikan ring Z8. Pada ring ini,
23 = 0.; 26 = 0…; 29 = 0…
63 = 0...; 66 = 0…; 69 = 0…
Definisi 2.6(b)
Diberikan ring R. Elemen a R dinamakan
elemen nilpoten berindeks n apabila terdapat
suatu bilangan bulat positif terkecil n
sedemikian sehingga an = 0R.
Contoh 2.5
Himpunan
a b  
M    a , b, c , d  Q 
 c d  
dilengkapi dengan operasi penjumlahan dan
perkalian matriks merupakan ring. Selidiki apakah
elemen-elemen
0 0 
3 1 
 

merupakan elemen nilpoten? Jika ya, berapa


indeksnya?
Contoh 2.6
Jika setiap elemen dari ring R merupakan
elemen idempoten, tunjukkan bahwa R suatu
ring komutatif!
Bukti:
Diberikan ring R dengan setiap elemen dari
ring R merupakan elemen idempoten.
Diambil sebarang a R. Karena a R, maka
a + a  R, sehingga (a + a )2 = a + a
 a2 + a2 + a2 + a2 = a + a
Lanjutan bukti Contoh 2.6
 a+a+a+a= a+a
 (a + a ) + (a + a ) = (a + a )
 (a + a ) + (a + a ) = (a + a ) + 0R
 a + a = 0R
Diambil sebarang b R, maka a + b  R.
Oleh karena itu, berlaku
(a + b)2 = (a + b)
a2 + ab + ba + b2 = a + b
a + ab + ba + b = a + b
Lanjutan Bukti Contoh 2.6
ab + ba = 0R
ab + ba = ab + ab
ba = ab
Jadi R komutatif.
Karakteristik Suatu Ring
Motivasi:
 Perhatikan ring Z6. Untuk setiap a di Z6 ,
berlaku 6a = 0.
 Perhatikan ring Z, tidak ada bilangan bulat
positif terkecil n, sehingga na = 0 untuk
setiap a di Z.
Definisi 2.5
Karakteristik suatu ring R adalah bilangan
bulat positif terkecil n (jika ada), sedemikian
sehingga na = 0R , untuk setiap elemen a di
R. Apabila bilangan bulat positif tersebut
tidak ada, maka dikatakan karakteristik dari
ring R tersebut adalah nol.
Contoh 2.7
Diberikan himpunan R = {1, 2}. Pada R
didefinisikan operasi penjumlahan dan perkalian
sbb:
1 + 1 = 2 + 2 = 1;1+ 2 = 2 + 1 = 2
1.2 = 2.1 = 1.1 = 1; 2.2 = 2
Dengan kedua operasi tersebut R membentuk
ring. Apakah elemen nol ring ini? Apakah ring
ini mempunyai elemen idempoten? Apakah ring
ini mempunyai elemen nilpoten? Berapa
karakteristik ringR?
Ring Boolean
Elemen idempoten dari ring Z adalah ....
Elemen idempoten dalam ring Z2 adalah ...
Elemen idempoten pada ring ((X) , , )
adalah ...
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai