0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan4 halaman

Menghitung Daya Menaiki Tangga

Teks tersebut membahas tentang pengertian daya, rumus daya, contoh perhitungan daya, dan efisiensi alat pengubah energi.

Diunggah oleh

yundiana maira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan4 halaman

Menghitung Daya Menaiki Tangga

Teks tersebut membahas tentang pengertian daya, rumus daya, contoh perhitungan daya, dan efisiensi alat pengubah energi.

Diunggah oleh

yundiana maira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Daya

1. Pengertian Daya
Besaran usaha menyatakan gaya yang menyebabkan perpindahan
benda. Namun, besaran ini tidak memperhitungkan lama waktu gaya itu
bekerja pada benda sehingga menyebabkan benda berpindah. Kadang-
kadang usaha dilakukan sangat cepat dan di saat lain usaha dilakukan
sangat lambat. Misalnya, Ani mendorong lemari untuk memindahkannya
dari pojok kamar ke sisi lain kamar yang berjarak 3 m. Dalam melakukan
usahanya itu, Ani membutuhkan waktu 5 menit. Apabila lemari yang sama
dipindahkan oleh Arif, ia membutuhkan waktu 3 menit. Ani dan Arif
melakukan usaha yang sama, namun keduanya membutuhkan waktu yang
berbeda. Besaran yang menyatakan besar usaha yang dilakukan per satuan
waktu dinamakan daya. Dengan demikian, Anda dapat mengatakan bahwa
Arif memiliki daya yang lebih besar daripada Ani.
Daya didefinisikan sebagai kelajuan usaha atau usaha per satuan waktu.
Daya dituliskan secara matematis sebagai berikut.
W
P  t (4–14)
dengan: W = usaha (joule),
t = waktu (sekon), dan P
= daya (J/s atau watt).
Mobil, motor, atau mesin-mesin lainnya sering dinyatakan memiliki
daya sekian hp (horse power) yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia
sebagai daya kuda dengan 1 hp = 746 watt.
Dalam perhitungan teknik, besarnya 1 hp kadang-kadang dibulatkan,
yaitu 1 hp = 750 watt. Hubungan antara daya dan kecepatan diturunkan
sebagai berikut.
W F<s s
P  F F<v
t  t
(4–15)
t
dengan: F = gaya (N), dan
v = kecepatan (m/s).

Mahir Meneliti
Menghitung Daya Saat Menaiki Tangga
Alat dan Bahan
1. Dua orang (Anda dan salah seorang teman Anda)
2. Tangga
3. Stopwatch
4. Timbangan
5. Meteran
Prosedur
1. Timbanglah berat badan Anda, kemudian
konversikan satuannya dalam Newton.
2. Ukurlah tinggi tangga (h).
3. Jalankan stopwatch dan larilah ke atas h
tangga secepat yang Anda mampu.
Hitunglah jumlah anak tangga yang Anda
lalui sambil berlari.
4. Hentikan stopwatch saat Anda mencapai
puncak tangga.

80 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI


5. Hitunglah daya yang telah Anda keluarkan saat berlari menaiki tangga
menurut persamaan berikut.
usahayang dilakukan beratbadan× jarak vertikal
daya = waktu yang dibutuhkan = waktu yang dibutuhkan
6. Ulangilah langkah 1 sampai dengan 5, tetapi kegiatannya dilakukan oleh teman
Anda. Samakah daya yang Anda keluarkan dengan teman Anda? Diskusikan.
7. Apakah kesimpulan yang Anda dapatkan dari kegiatan ini?

Contoh 4.13
Seorang petugas PLN yang massanya 50 kg menaiki tangga sebuah tower yang
tingginya 30 m dalam waktu 2 menit. Jika g = 10 m/s2, berapakah daya yang
dikeluarkan petugas PLN tersebut?
Jawab
Diketahui: m = 50 kg, h = 30 m, t = 2 menit, dan g = 10 m/s2.
W mgh (50kg)(10m/s2 )(30m)
P= = = = 125 watt
t t  2(60)s

Contoh 4.14
Sebuah mesin pesawat terbang mampu memberikan gaya dorong sebesar 20.000 N.
Berapakah daya yang dihasilkan mesin ketika pesawat mengangkasa dengan
kecepatan 250 m/s?
Jawab
Diketahui: F = 20.000 N dan v = 250 m/s
P = F v = (20.000 N)(250 m/s) = 5.000.000 watt

2. Efisiensi atau Daya Guna Pengubah Energi


Anda telah mempelajari bahwa energi akan terasa manfaatnya ketika
energi tersebut berubah bentuk menjadi energi lain, seperti energi listrik
akan terasa manfaatnya jika berubah menjadi cahaya, gerak, panas, atau
bentuk energi yang lainnya. Akan tetapi, alat atau mesin pengubah energi
tidak mungkin mengubah seluruh energi yang diterimanya menjadi energi
yang bermanfaat. Sebagian energi akan berubah menjadi energi yang tidak
bermanfaat atau terbuang yang biasanya dalam bentuk energi kalor atau
panas.
Perbandingan antara energi yang bermanfaat (keluaran) dan energi
yang diterima oleh alat pengubah energi (masukan) disebut efisiensi. Secara
matematis dituliskan sebagai berikut.
energi keluaran
Efisiensi: η = energi masukan ×100%

Contoh 4.15
Sebuah motor yang memiliki daya 1.800 watt mampu mengangkat beban sebesar
1.200 N sampai ketinggian 50 m dalam waktu 20 sekon. Berapakah efisiensi motor Kata Kunci
itu? • Daya
• Efisiensi

Usaha, Energi, dan Daya 81


Jawab
Diketahui: P = 1.800 watt, F = 1.200 N, s = 50 m, dan t = 20 s.
Energi keluaran
Efisiensi: η = Energi masukan ×100%

= Pt × 100% = (1.800 watt)(20s) × 100% = 60% .


Fs(1.200 N)(50m)

Soal Penguasaan Materi 4.3


Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.
1. Sebuah lift mampu mengangkut 10 penumpang 3. Aliran air setinggi 8 m digunakan sebagai pem-
(massa tiap penumpang = 50 kg) setinggi 10 m bangkit listrik tenaga air (PLTA). Setiap sekon air
dalam waktu 15 sekon. Jika massa lift 1.000 kg dan g mengalir sebanyak 10 m3. Jika efisiensi generator
= 10 m/s2, berapakah daya lift itu? 60% dan percepatan gravitasi g = 10 m/s2, berapa-
2. Air terjun yang ketinggiannya 60 m mengalirkan air kah daya rata-rata yang dihasilkan (dalam kW)?
sebanyak 10 m3 setiap sekon sehingga turbin
berputar dan generator menghasilkan daya sebesar
300 MW. Hitunglah efisiensi generator tersebut.

Pembahasan Soal SPMB


Besarnya usaha yang diperlukan untuk menggerakkan
W= EK
mobil (massa mobil dan isinya adalah 1.000 kg) dari 1 1
keadaan diam hingga mencapai kecepatan 72 km/jam W = mv2 = 10 3 kg  20 2 m/s
adalah .... (gesekan diabaikan): 22
a. 1,25 × 104 J d. 6,25 × 104 J
karena: v = 72 km/jam = 20 m/s
b. 2,50 × 104 J e. 4,00 × 104 J
c. 2,00 × 104 J W = 2 × 105 joule

Jawab: Jawab: c
Usaha = Perubahan energi kinetik Soal Fisika UMPTN’94 Rayon A

Rangkuman

1. Usaha adalah perkalian antara gaya dan per- 6. Hukum Kekekalan Energi Mekanik menyatakan
pindahan benda. Satuannya dalam joule, bahwa energi mekanik benda tetap. Hukum ini
W=F<s berlaku apabila tidak terdapat gaya luar yang
2. Energi adalah kemampuan untuk melakukan bekerja pada benda.
usaha. Energi tidak dapat dimusnahkan. Energi
EM1 = EM2
hanya dapat berubah bentuk.
3. Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda EK1 + EK1 = EP2 + EK2
karena kedudukannya (posisinya), yaitu 7. Daya dinyatakan sebagai usaha per satuan waktu.
EP = mgh Satuannya dalam joule/sekon atau watt.
4. Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh P  Wt
benda yang bergerak, yaitu
1 8. Efisiensi adalah perbandingan antara energi atau
daya keluaran dan masukan
EK = 2 mv2
energi keluaran
5. Energi mekanik adalah jumlah energi potensial dan Efisiensi η = energi masukan ×100%
energi kinetik yang terdapat pada benda, yaitu
EM=EP+EK
82 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI

Anda mungkin juga menyukai