PROGRAM MAGISTER KENOTARIATAN
FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS INDONESIA
UJIAN TENGAH SEMESTER (ONLINE MIDTERM EXAMS)
Mata Kuliah : DASAR DASAR TPA
Hari/Tanggal : Senin, 23 Maret s/d 24 Maret 2020
Jam 18.00 WIB
Pengajar : Dr. PIETER LATUMETEN, [Link]
Jawaban dalam bentuk soft copy di email ke alamat email
1. [Link]@[Link] dan 2. [Link]@ [Link]
paling lambat sudah diterima pada tanggal 24 Maret 2020, Jam
18.00 WIB, yaitu jam dan tanggal yang tertera pada email.
Terlampir Draft Akta Kuasa Menjual sebagai bagian dari UTS
(pada lembar jawaban tuliskan nama dan NPM sdr).-
____________________________________________________________________
PENGANTAR
Mata kuliah Dasar Dasar Teknik Pembuatan Akta merupakan mata kuliah pengantar yang
memberikan pemahaman dasar bagi mahasiswa dalam mengikuti mata kuliah lanjutan, khusus
pembuatan akta-akta Badan Hukum PT, Badan Hukum Non PT, Badan Usaha Non Badan
Hukum, Aneka Perjanjian, Orang dan Keluarga, serta Aneka Pembagian dan Pemisahan Harta
Warisan Salah satu kewenangan utama notaris yang diatur dalam UU Jabatan Notaris adalah
kewenangan dalam membuat akta otentik. Suatu akta otentik memiliki 2 (dua) sifat yang melekat
padanya yaitu otentisitas (kekuatan bukti otentik) dan keabsahan perbuatan hukum yang disebut
dalam akta tersebut. Berdasarkan lingkup materi ini, sdr diminta untuk menjawab pertanyaan
pertanyaan berikut di bawah ini:
1. Sdr selaku mahasiswa yang sedang magang di kantor notaris, diserahkan 1 (satu) draft Akta
Kuasa Menjual terlampir sebagai bagian dari UTS ini, oleh notaris di tempat dimana sdr
magang, dan sdr diminta untuk melakukan penyempurnaan Draft Kuasa Menjual tersebut agar
Draft Kuasa Menjual tersebut sesuai dengan UU Jabatan Notaris. Dalam melakukan
penyempuraan draft kuasa menjual tersebut, hal hal yang perlu sdr jawab yaitu:
a. Tunjukkan tiap tiap kesalahan dan atau pelanggaran dari draft tersebut yang tidak sesuai
dengan UU Jabatan Notaris, disertai alasan dan dasar hukumnya serta bagaimana yang
seharusnya dirumuskan untuk memperbaiki kesalahan dan atau pelanggarannya?
b. Sdr perbaiki semua kesalahan yang sdr temukan dan rumuskan kembali dalam Akta Kuasa
Menjual secara lengkap (ketik ulang, bukan direnvoi).
2. Tuan Hasan (WNI), Tuan Brown (WNA), Tuan Slamet (WNI) dan Tuan Dedi (WNI), telah
sepakat mendirikan Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing, berdasarkan UU Nomor 25
tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Tuan Brown, tidak mengerti bahasa Indonesia dan
aktanya diterjemahkan oleh penerjemah resmi bernama Nyonya Berta. Tuan Hasan dan Tuan
Slamet telah membaca, mengetahui dan memahami si akta dan meminta notaris untuk tidak
membacakan isi akta. Tuan Dedi, tangannya keselo, sehingga tidak dapat membubuhkan
tanda tangannya. Akta itu dibuat dihadapan 2 (dua) orang saksi yaitu Tuan Dodol, karyawan
1
notaris yang dikenal oleh notaris dan Nyonya Cantik, swasta, yang tidak dikenal sama notaris.
Sdr yang sedang magang di kantor notaris, diminta tolong sama notarisnya untuk membuatkan
bagian akhir aktanya saja dari akta pendirian PT PMA. (data data lainnya dapat dilengkapi
sendiri oleh sdr).
3. Sebidang tanah Hak Milik Nomor 30/Depok, seluas 300 m2, merupakan harta bersama Tuan
Agung, (ayah kandung), Tuan Mamat (anak kandung) sudah dewasa, Nyonya Rembulan
(anak kandung) sudah dewasa dan Nona Mini (anak kandung), masih dibawah umur, sebagai
segenap ahli waris dari almarhumah Nyonya Kiki (istri dari Tuan Agung dan ibu dari ketiga
anaknya), Segenap ahli waris dari almarhumah Nyonya Kiki bermaksud untuk menyewakan
bidang tanah tersebut kepada Perseroan Terbatas PT Lima Sejahtera, berkedudukan di Jakarta
yang telah berstatus badan hukum, dimana Direksi dan Dewan Komisaris yang terakhir dari
badan hukum tersebut adalah Tuan Agung selaku Direktur dan Tuan Dedi selaku Komisaris.
Tuan Mamat sakit ingatan dan telah ditaruh dibawah pengampuan dan Tuan Agung diangkat
sebagai pengampunya berdasarkan penetapan pengadilan negeri Depok. Nyonya Rembulan
memberikan kuasa yang dibuat dibawah tangan kepada ayah kandungnya yaitu Tuan Agung,
untuk menandatangani perjanjian sewa menyewa,
Pertanyaannya:
Sdr diminta untuk membuat komparisi, untuk pihak yang menyewakan dan pihak yang
menyewa (penyewa), secara lengkap sesuai dengan ketentuan UU Jabatan Notaris dan
Peraturan perundang undangan yang berlaku. (data data lainnya dilengkapi sendiri oleh Sdr)
4. Tuan Ary, Tuan Didu dan Tuan Anton, bermaksud untuk mendirikan Perseroan Terbatas PT
Tiga Bersaiudara, berkedudukan di Jakarta Selatan. Sebelum mendirikan Perseroan Terbatas
tersebut, Tuan Ary, Tuan Didu dan Tuan Anton telah menandatangani perjanjian sewa
menyewa tanah dan bangunan untuk keperluan kantor Perseroan Terbatas, yang belum
didirikan. Tuan Ary, Tuan Didu dan Tuan Anton meminta kepada notaris agar perbuatan
hukum yang dilakukannya, nantinya setelah PT didirikan dan disahkan sebagai badan hukum,
menjadi hak dan kewajiban PT. Nama PT sudah dipesan yaitu PT Tiga Bersaudara tetapi
belum didirikan dengan akta notaris.
Pertanyaannya:
Sdr diminta untuk membuat komparisi untuk Penyewanya saja, dengan ketentuan nanti
setelah PT didirikan dan disahkan, perbuatan hukumnya menjadi hak dan kewajiban PT?
---SELAMAT BEKERJA-SEMOGA TETAP SEHAT DAN SEMANGAT--
2
3