0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
111 tayangan25 halaman

Rencana Kerja SD Dwi Warna 2020

Rencana Kerja Sekolah SD Dwi Warna Panjang tahun 2020 mencakup visi, misi, dan tujuan sekolah untuk mencapai pendidikan berkualitas dengan menghasilkan siswa yang cerdas, beriman, berahlak mulia, disiplin, dan mandiri serta mewujudkan lingkungan belajar yang harmonis.

Diunggah oleh

RefanTaria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
111 tayangan25 halaman

Rencana Kerja SD Dwi Warna 2020

Rencana Kerja Sekolah SD Dwi Warna Panjang tahun 2020 mencakup visi, misi, dan tujuan sekolah untuk mencapai pendidikan berkualitas dengan menghasilkan siswa yang cerdas, beriman, berahlak mulia, disiplin, dan mandiri serta mewujudkan lingkungan belajar yang harmonis.

Diunggah oleh

RefanTaria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA KERJA SEKOLAH

(RKS)

YAYASAN PENDIDIKAN DWI WARNA PANJANG


KOTA BANDAR LAMPUNG
SD DWI WARNA PANJANG
TAHUN 2020

1|Page
LEMBAR PENGESAHAN
RENCANA KERJA SEKOLAH (RKS)
SD DWI WARNA PANJANG

Ketua Komite Sekolah, Kepala Sekolah,

Drs. Hi. Ahmad Sururi, MA. Ahmad Eli Alpadin, [Link].I


NUPTK. 6842757658300032

Mengetahui/Menyetujui,
Ketua,
Yayasan Pendidikan Dwi Warna Panjang

dr. Hi. Tito Sunarto, SH.

2|Page
KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas segala karunia dan rahmat-Nya

sehingga Rencana Kerja Sekolah ( RKS ) SD Dwi Warna Panjang Kecamatan Panjang Kota

Bandar Lampung Tahun Anggaran 2020 dapat terselesaikan dengan baik, sesuai yang

direncanakan. Penyusunan Rencana Kerja Sekolah ( RKS ) ini didasarkan atas kebutuhan dan

harapan warga sekolah beserta pemangku kepentingan ( stakeholder ) dalam mengelola SD Dwi

Warna Panjang

Pertimbangan lain adalah bekerja dengan perencanaan yang jelas akan memudahkan

pelaku kepentingan bekerja secara jelas pula dan lebih terarah. Berbeda jika bekerja tanpa

perencanaan sama halnya dengan menciptakan kegagalan dan akan menimbulkan benturan –

benturan tugas atau tumpang tindihnya kegiatan. Pengembangan program kerja sekolah disusun

berdasarkan hasil evaluasi diri dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan ( stakeholder )

sekolah.

Materi program kerja sekolah disusun secara garis besar, karena itu pelaksanaan

dilapangannya disesuaikan dengan kondisi maupun situasi yang ada. Hal ini di maksud agar

program kerja ini dapat di kembangkan secara fleksibel, dinamis, efsien, dan efektif tanpa keluar

dari pokok program yang telah dibuat. Kami menyadari program ini dapat diselesaikan atas

kerjasama semua pihak yang terkait.

Karena itu kami sampaikan terima kasih atas segala bantuan yang diberikan, semoga

Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa memberikan imbalan dan balasan yang lebih baik. Harapan

kami kepada para pembaca semoga berkenan memberikan masukan yang bersifat membangun

demi kesempurnaan Rencara Kerja Sekolah ( RKS ) ini.

Bandar Lampung, Januari 2020


Kepala SD Dwi Warna Panjang

Ahmad Eli Alpadin, [Link].I


NUPTK. 6842757658300032

3|Page
DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ................................................................................................ 1

LEMBAR PENGESAHAN ...................................................................................... 2

KATA PENGANTAR .............................................................................................. 3

DAFTAR ISI ..................................................................... ..................................... 4

I. PENDAHULUAN .............................................................................................. 5

A. Latar Belakang ................................. ......................................................... 5

B. Tujuan ........................................................................................................ 5

C. Landasan Hukum ....................................................................................... 6

II. VISI, MISI, DAN TUJUAN SEKOLAH .....………………………………….. 8

A. Visi Sekolah ……………………................................................................ 8

B. Misi Sekolah …………………………………............................................ 8

C. Tujuan Sekolah ………………………………............................................ 8

D. Program Strategis …………………............................................................. 9

III. PROFIL SEKOLAH ……………………………............................................... 11

IV. HARAPAN .......................................................................................................... 16

V. PROGRAM STRATEGIS .................................................................................... 20

VI. PENUTUP ............................................................................................................ 24

4|Page
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

SD Dwi Warna Panjang didirikan pada tahun 1989 yang berlokasi di Jl. Soekarno-Hatta

Suka Indah I Kel. Pidada Kec. Panjang. Sekolah ini didirikan dalam upaya menyediakan

pendidikan masyarakat di sekitar kecamatan Panjang.

SD Dwi Warna Panjang selalu mengalami perkembangan/ kemajuan, baik dari segi

kualitas maupun kuantitas. Dari segi kualitas bisa diukur dari status akreditasi sekolah, prestasi

akademik maupun non akademik dari siswa-siswinya, serta fasilitas pendukung kegiatan belajar

mengajar di sekolah, dan lain sebagainya.

Dengan semakin majunya sekolah pada khususnya dan majunya dunia pendidikan pada

umumnya, menyusun perencanaan/program sekolah untuk jangka waktu yang akan datang

merupakan suatu keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, untuk hal tersebut sekolah

mencoba menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS), dengan harapan kegiatan-kegiatan rutin

sekolah dan kegiatan-kegiatan pengembangan sekolah dapat lebih terprogram dan jelas arah

tujuannya.

B. Tujuan dan Manfaat RKS

1. Manfaat Penyusunan RKS

Penyusunan RKS merupakan suatu hal yang sangat penting, karena RKS dapat digunakan

sebagai:

1.1. Pedoman kerja (kerangka acuan) dalam mengembangkan sekolah.

1.2. Dasar untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan sekolah,

serta

1.3. Bahan acuan untuk mengidentifikasi dan mengajukan sumberdaya pendidikan yang

diperlukan untuk pengembangan sekolah.

2. Tujuan Penyusunan RKS

Tujuan utama penyusunan RKS adalah agar sekolah dapat mengetahui secara rinci tindakan-

tindakan yang harus dilakukan agar tujuan, kewajiban, dan sasaran pengembangan sekolah

5|Page
dapat dicapai. RKS juga menjamin bahwa semua program dan kegiatan yang dilakukan

untuk mengembangkan sekolah sudah memperhitungkan harapan-harapan pemangku

kepentingan dan kondisi nyata sekolah. Oleh sebab itu, proses penyusunan RKS harus

melibatkan semua pemangku kepentingan.

Ciri-ciri Rencana Kerja Sekolah (RKS) yang baik, adalah:

1. Terintegrasi, yakni mencakup perencanaan keseluruhan program yang akan dilaksanakan

oleh sekolah.

2. Multi-tahun, yaitu mencakup periode empat tahun.

3. Dimutakhirkan, artinya setiap tahun terus diperbaharui sesuai dengan perkembangan

terakhir;

4. Multi-sumber, yaitu mengindikasikan jumlah dan sumber dana masing-masing program.

Misalnya dari BOS, APBD Kabupaten/Kota, sumbangan dari masyarakat atau sumber

lainnya.

5. Disusun secara partisipatif oleh kepala sekolah, komite sekolah dan dewan pendidik

dengan melibatkan pemangku kepentingan lainnya.

6. Pelaksanaannya dimonitor oleh komite sekolah dan pemangku kepentingan yang lainnya.

C. Landasan Hukum

Rencana Kerja Sekolah dirumuskan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang

berlaku yaitu :

1. UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

2. UU Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah

3. UU Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Kewenangan Pemerintah Pusat dan Kewenangan

Provinsi sebagai Otonmi Daerah

4. UU Nomor 17 Tahun 2007 Tentang Rencana Pembanganan Jangka Panjang Nasional

2005 – 2025

5. PP Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan

6. PERMENDIKNAS Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi

6|Page
7. PERMENDIKNAS Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi Lulusan

8. PERMENDIKNAS Nomor 24 Tahun 2006 Tentang Standar Implementasi Kepmendiknas

Nomor 22 dan 23 Tahun 2006

9. PERMENDIKNAS Nomor 6 Tahun 2007

10. PERMENDIKNAS Nomor 12, 13, 16, 18, 19, 20 Tahun 2007

7|Page
BAB II

VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH

A. Visi Satuan Pendidikan


“Mewujudkan Siswa SD Dwi Warna Panjang Yang Cerdas, Beriman dan Berahlak Mulia”

B. Misi Satuan Pendidikan


a. Terbentuk siswa yang bertaqwa, cerdas, berbudi luhur dan kreatif

b. Tercipta Peserta Didik Yang Disiplin Mandiri dan Berkualitas

c. Terwujudnya Minat dan Bakat Siswa

d. Tercipta Lingkungan Dan Iklim Kerja Yang Harmonis Sesama Warga Sekolah

e. Meningkatkan kualitas SDM pendidik dan tenaga kependidikan

C. Tujuan Satuan Pendidikan


a. Menghasilkan siswa bertaqwa, cerdas dan berbudi luhur
b. Menghasilkan siswa yang disiplin dan mandiri
c. Menghasilkan siswa berprestasi sesuai dengan minat dan bakatnya masing-
masing, antara lain : bidang umum, bidang seni, bidang olah raga dan bidang
keagamaan.
d. Menjalin hubungan sosial dengan warga sekolah
e. Menghasilkan siswa/ siswi yang bermutu dan berkualitas
f. Menghasilkan siswa yang berprestasi di bidang FLS2N, O2SN dan FSI
menyongsong abad 21.

D. PROGRAM STRATEGIS

1. Pemenuhan SKL:

a. Peningkatan prestasi bidang akademik

b. Peningkatan prestasi bidang non akademik

c. Peningkatan jumlah kelulusan

d. Peningkatan jumlah yang melanjutkan studi

8|Page
2. Pemenuhan Standar Isi:

a. Pengembangan Buku-1 KTSP

b. Pengembangan silabus

c. Pengembangan RPP

3. Pemenuhan Standar Proses:

a. Pemenuhan persiapan pembelajaran

b. Pemenuhan persyaratan pembelajaran

c. Peningkatan pelaksanaan pembelajaran

d. Peningkatan pelaksanaan penilaian pembelajaran

e. Peningkatan pengawasan proses pembelajaran

4. Pemenuhan Standar Tenaga Pendidik dan Kependidikan:

a. Peningkatan kompetensi tenaga kependidikan (kepala sekolah)

b. Peningkatan kompetensi tenaga pendidik (guru)

c. Peningkatan kompetensi tenaga kependidikan lainnya

5. Pemenuhan Standar Sarana dan Prasarana:

a. Pemenuhan srana dan prasarana minimal

b. Pemenuhan sarana dan prasarana lainnya

c. Pemenuhan fasilitas pembelajaran dan penilaian

6. Pemenuhan Standar Pengelolaan:

a. Pemenuhan perangkat dokumen pedoman pelaksanaan rencana kerja dan kegiatan

sekolah

b. Pemenuhan struktur organisasi dan mekanisme kerja sekolah

c. Peningkatan supervisi, monitoring, evaluasi, dan akreditasi sekolah

d. Peningkatan peranserta masyarakat dan kemitraan

e. Pengembangan SIM sekolah

7. Pemenuhan Standar Keuangan dan Pembiayaan Pendidikan:

a. Peningkatan sumber dana pendidikan

b. Pengembangan pengalokasian dana

9|Page
c. Pengembangan penggunaan dana

d. Peningkatan pelaporan penggunaan dana

e. Peningkatan dokumen pendukung pelaporan penggunaan dana

8. Pemenuhan Standar Penilaian Pendidikan:

a. Peningkatan frekuensi ulangan harian

b. Peningkatan pelaksanaan UTS

c. Pengembangan materi UAS

d. Pengembangan materi ulangan kenaikan kelas

e. Pengembangan teknik-teknik penilaian kelas

f. Pengembangan instruman ulangan harian

g. Pengembangan instrumen ulangan kenaikan kelas

h. Pengembangan instrumen UTS dan UAS

i. Pemenuhan mekanisme dan prosedur penilaian guru

j. Pemenuhan mekanisme dan prosedur penilaian oleh sekolah

9. Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekolah:

a. Pengembangan budaya bersih

b. Penciptaan lingkungan sehat, asri, indah, rindang, sejuk, dll (tamanisasi)

c. Pemenuhan sistem sanitasi/drainasi

d. Penciptaan budaya tata krama “in action”

e. Peningkatan kerjasama dengan lembaga lain relevan

f. Pengembangan lomba-lomba kebersihan, kesehatan, dll

10 | P a g e
BAB III

PROFIL SEKOLAH

Profil sekolah merupakan gambaran yang jelas dan rinci tentang kondisi sekolah saat ini,

serta perbandingannya dengan tahun-tahun sebelumnya. Dengan profil sekolah ini maka bisa

diketahui bagian-bagian yang mengalami perbaikan atau peningkatan, bagian yang masih tetap,

dan bagian yang mengalami penurunan dibandingkan dengan kondisi sekolah pada tahun-tahun

sebelumnya. Dalam profil Sekolah ini terdapat 9 komponen/ kategori, yang akan diuraikan

sebagai berikut:

1. Kurikulum dan Pembelajaran

1.1. Sekolah sudah mempunyai Dokumen KTSP secara lengkap

1.2. Setiap guru memiliki rencana pelaksanaan pembelajaran,

1.3. Perlunya peningkatan peran atau keterlibatan komite

1.4. Kegiatan pembelajaran sudah berjalan tetapi administrasi belum lengkap

1.5. Literatur standar sudah dimiliki sekolah sebagai pegangan guru

1.6. Pelaksanaan KBM baik dan sesuai ketentuan, muatan lokal sesuai dengan kondisi.

1.7. Guru sudah menggunakan media, alat peraga dan atau alat bantu yang disesuaikan dengan

materi

1.8. Rasio jumlah buku sesuai dengan jumlah siswa

1.9. Guru menggunakan buku sesuai yang digunakan siswa

1.10. Sekolah mempunyai jadwal pelajaran dan jadwal remedial sesuai mata pelajaran

1.11. Sekolah sudah memiliki perpustakaan sebagai penunjang kegiatan pembelajaran

1.12. Sekolah sudah melaksanakan PBM keagamaan dengan praktek langsung

1.13. Sekolah belum opimal dalam melaksanakan pendidikan kecakapan hidup secara optimal

1.14. Sekolah kurang memiliki kesempatan untuk mengikutsertakan guru dalam mengikuti

pelatihan kecakapan hidup

1.15. Rata-rata kehadiran guru 95%

1.16. Guru melaksanakan evaluasi sebagai umpan balik guna perbaikan PBM

11 | P a g e
2. Administrasi dan Manajemen Sekolah

2.1. Sekolah mempunyai program tetapi belum lengkap

2.2. Sekolah memiliki peraturan untuk memberikan penghargaan dan sanksi tetapi

belum optimal

2.3. Laporan akhir tahun pelajaran yang lalu ada dan baik

2.4. Program kerja kepala sekolah lengkap

2.5. Kepala sekolah melakukan evaluasi terhadap program yang telah dibuat

2.6. Kepala sekolah melibatkan semua pihak dalam pengambilan keputusan yang

terkait dengan pengembangan sekolah

2.7. Sekolah memiliki program pembinaan guru

2.8. Sekolah memiiki catatan surat masuk dan keluar

3. Organisasi dan Kelembagaan

3.1. Dokumen dan bagan sekolah lengkap

3.2. Sekolah memiliki peraturan khusus di luar peraturan pemerintah

3.3. Sekolah melakukan kerjasama dengan lembaga kependidikan dan non kependidikan

lainnya dalam peningkatan mutu pendidikan

4. Sarana dan Prasarana

4.1. Sekolah telah memiliki tanah dan bangunan yang memadai

4.2. Sekolah belum mempunyai ruang wakil kepala sekolah

4.3. Sekolah belum memiliki ruang multimedia

4.4. Kondisi bangunan sekolah baik

4.5. Fasilitas ruangan dan perabot yang ada, 80% dalam kondisi baik

4.6. Kelengkapan alat laboratorium tidak ada

4.7. Sekolah belum memiliki lab komputer

4.8. Sekolah memiliki instalasi listrik dan akses jalan yang baik

4.9. Sekolah memiliki sarana air bersih baik.

4.10. Ruangan di sekolah mempunyai sanitasi yang baik

12 | P a g e
4.11. WC guru dan siswa belum sesuai rasio

4.12. Sekolah memiliki sarana penunjang administrasi

4.13. Sekolah memiliki sarana olahraga, dan belum memiliki sarana

kesenian dan keagamaan

4.14. Semua komponen terlibat dalam membantu manajemen sarana dan

prasarana

5. Ketenagaan

5.1. 80% guru S1 dan mempunyai kelayakan mengajar

5.2. 90% guru mengajar sesuai bidangnya, yang tidak sesuai

mengikuti pelatihan agar memiliki kemampuan sesuai bidang studi yang diajarkan

5.3. Tenaga penunjang belum memadai (tidak adanya tenaga

teknis laboran)

5.4. Sekolah memberikan penghargaan kinerja karyawan

dengan memberikan kesempatan dan kepercayaan untuk berkembang.

5.5. Manajemen ketenagaan dilakukan dengan peran serta guru,

kepala sekolah, komite.

5.6. Sekolah memberikan kesempatan mengembangkan karir

bagi tenaga non guru

5.7. Kemampuan guru dalam mengoperasikan komputer baru

50%

6. Pembiayaan dan Pendanaan

6.1. Pembiayaan diperoleh dari pemerintah

6.2. Alokasi dana untuk peningakatan mutu masih

kurang

6.3. Sekolah sudah mengoptimalkan dalam pemberian

beasiswa bagi siswa berprestasi dan keluarga miskin

6.4. RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah)

dalam tiga tahun terakhir terealisasi dengan baik

13 | P a g e
6.5. Alokasi RKAS sudah direalisasi

6.6. Manajemen pengelolaan keuangan baik dan

terbuka

6.7. Sekolah melaksanakan program dan SPJ dengan

baik

7. Peserta Didik

7.1. Sekolah memberikan bantuan berupa

pembebasan biaya sekolah yang di biayai oleh pemerintah.

7.2. Sekolah memberikan kesempatan pada siswa

untuk mengembangkan bakat dan minatnya melalui pengembangan diri

7.3. Manajemen peserta didik dilaksanakan

disekolah dengan baik

7.4. Penerimaan siswa sesuai robel yang ada

7.5. Presentase kehadiran siswa di atas 90%

7.6. Angka drop out 0%

7.7. Siswa mengulang 0%

7.8. 100% siswa melanjutkan ke jenjang lebih

tinggi

7.9. Siswa SD Dwi Warna Panjang baru

berprestasi di tingkat kecamatan.

7.10. Program pengembangan minat, bakat, dan

kreativitas belum optimal

7.11. Sekolah sudah membuat program layanan

bimbingan konseling

7.12. Rata-rata nilai siswa sesuai standar KKM

yang telah ditentukan

7.13. Rata-rata nilai UN dan ujian sekolah di atas

rata-rata standar minimal kelulusan

14 | P a g e
7.14. Prosentase kelulusan 100%

8. Peran Serta Masyarakat

8.1. Sekolah belum optimal melibatkan

orang tua dalam penyusunan program sekolah

8.2. Pekerjaan orang tua mayoritas buruh

8.3. Penghasilan mayoritas orang tua di

bawah Rp.1.000.000,-

8.4. Mayoritas orang tua berada di

kelompok ekonomi lemah.

8.5. Pemahaman komite sekolah cukup

baik dan perlu ditingkatkan

8.6. Keorganisasian komite yang ada

sudah cukup baik

8.7. Fungsi dan peran komite sekolah

sebagai pemberi pertimbangan sudah berjalan baik

8.8. Dukungan komite cukup baik

8.9. Komite sekolah telah melaksanakan

fungsi pengontrol

8.10. Komite sekolah telah melaksanakan

fungsi penghubung

8.11. Komite sekolah telah melaksanakan

fungsi fasilitator pengembangan sekolah

8.12. Hubungan masyarakat dengan

sekolah berjalan baik

9. Lingkungan dan Budaya Sekolah

9.1. Seluruh warga sekolah

belum optimal menjaga lingkungan sekolah

15 | P a g e
9.2. Sekolah Sudah memiliki

pagar dan taman sekolah yang berguna sebagai peningkatan kenyamanan dan keamanan

Profil sekolah di atas telah kami usahakan penyusunannya dilakukan dengan seksama dan

subjektif mungkin. Besar harapan kami, tentunya informasi yang ada dalam profil sekolah ini

berguna untuk membantu kami selaku pemangku kepentingan dalam menyusun Rencana Kerja

Sekolah yang didasarkan pada kondisi nyata sekolah kami.

16 | P a g e
BAB IV

HARAPAN

Setelah profil sekolah kami susun, maka gambaran kondisi sekolah bisa diketahui dengan

jelas bagian-bagian yang mengalami perbaikan atau peningkatan, bagian yang masih tetap, dan

bagian yang mengalami penurunan dibandingkan dengan kondisi sekolah pada tahun-tahun

sebelumnya. Kondisi nyata sekolah yang diuraikan pada bab sebelumnya menjadi sumber

gagasan bagi kami untuk penyusunan harapan-harapan yang dapat membuat keberadaan sekolah

ini menjadi lebih baik dan mengalami peningkatan di berbagai bidang.

Berikut ini kami uraikan harapan-harapan per komponen/kategori berdasarkan kondisi

nyata yang ada di sekolah kami.

1. Kurikulum dan Pembelajaran

1.1. Dokumen KTSP ada

1.2. Seluruh komponen sekolah memahami KTSP

1.3. Dokumen silabus sekolah ada

1.4. Dokumen RPP ada dan dibuat oleh sendiri

1.5. 70% guru mengajar sesuai PAKEM

1.6. Dipertahankan sistem evaluasi yang telah berjalan

1.7. Dipertahankan peran guru dan Kepala sekolah dan ditingkatkannya peran komite

sekolah

1.8. Kegiatan ekstrakulikuler berjalan dengan dilengkapi administrasi yang baik

1.9. Literatur untuk guru perlu ditambah untuk meningkatkan metode dan pengetahuan

guru.

1.10. Pelaksanaan tetap berjalan dengan baik sesuai ketentuan

1.11. Rasio buku dan siswa tetap sesuai dengan jumlah siswa

1.12. Kesesuaian buku guru dan siswa tetap dijaga baik agar prose KBM baik

1.13. Jadwal pelajaran dan jadwal remedial tetap ada

1.14. 80% siswa memanfaatkan perpustakaan untuk menunjang kegiatan pembelajaran

17 | P a g e
1.15. Kegiatan PBM keagamaan berjalan dengan baik dengan lebih mengefektifkan

pada praktek.

1.16. Pemberian materi kecakapan hidup di setiap pelajaran

1.17. Semua guru memahami kecakapan hidup bagi siswanya

1.18. Kehadiran guru di atas 95%

1.19. Guru memahami prinsip-prinsip penilai berbasis kelas

2. Administrasi dan Manajemen Sekolah

2.1. Program sekolah ada dan baik

2.2. Peraturan ada dan dilaksanakan dengan baik

2.3. Laporan akhir tahun selalu ada

2.4. Program kepala sekolah selalu ada

2.5. Evaluasi kerja tetap ada

2.6. Kinerja kepala sekolah semakin baik

2.7. Keterlibatan semua pihak dalam pengembangan sekolah

2.8. Catatan surat masuk keluar selalu ada

2.9. Administrasi sekolah ada dan lengkap

3. Organisasi dan Kelembagaan

3.1. Dokumen dan bagan sekolah selalu ada

3.2. Peraturan khusus selalu ada

3.3. Perlu dilakukan peningkatan kerjasama dengan lembaga lain

4. Sarana dan Prasarana

4.1. Tanah dan bangunan tetap ada dan kondisi baik

4.2. Diharapkan tersedia ruang multimedia yang baik

4.3. Kondisi sekolah tetap baik

4.4. 70% fasilitas ruangan ada, lengkap dan baik

4.5. Fasilitas penunjang perpustakaan lengkap

4.6. Laboratorium komputer diharapkan ada.

18 | P a g e
4.7. Sekolah memiliki Instalasi listrik yang baik dan akses jalan

yang baik

4.8. Sarana air bersih tetap baik.

4.9. Sanitasi yang baik dipertahankan

4.10. Tempat sampah ada

4.11. WC guru dan murid ada dengan kondisi dan sesuai rasio

4.12. Sarana penunjang administrasi ditambah

4.13. Sarana yang ada perlu diperluas dan ditambah

4.14. Keterlibatan komponen sekolah harus dijaga

5. Ketenagaan

5.1. 70% guru S1 dan 70% Guru mengajar sesuai bidang studi

dan kelayakaannya

5.2. Diadakannya pelatihan Kurikulum (KTSP), PBM, Metode

Mengajar dan Pengembangan Sistem Penilaian

5.3. Seluruh tenaga pendukung ada

5.4. Pembinaan guru selalu dilakukan

5.5. Pemberian penghargaan selalu ada.

5.6. Pemgembangan karir bagi non guru selalu ada

5.7. Guru mampu mengoperasikan komputer

6. Pembiayaan dan Pendanaan

6.1. Pembiayaan sekolah ditingkatkan

6.2. Alokasi dana untuk peningkatan mutu meningkat

6.3. Meningkatkan anggaran untuk program

peningkatan mutu guru

6.4. Pemberian beasiswa lebih banyak

6.5. RKAS selalu direalisasi dengan baik

6.6. Adanya peningkatan RKAS

6.7. Manajemen keuangan ada dengan baik

19 | P a g e
7. Peserta Didik

7.1. Sekolah tetap membantu siswa yang kurang

mampu

7.2. Adanya pembimbingan bagi siswa yang

kurang siap

7.3. Adanya pengembangan diri bagi siswa untuk

mengembangkan bakat

7.4. Adanya manajemen pengelolaan peserta

didik yang baik

7.5. Penerimaan siswa tetap sesuai rombel

7.6. Presentase kehadiran siswa 100%

7.7. Angka drop out 0%

7.8. 100% siswa melanjutkan ke jenjang yang

lebih tinggi

7.9. Prestasi dipertahankan dan ditingkatkan

sampai ke tingkat nasional

7.10. Program pengembangan siswa belum

berjalan secara optim

7.11. Adanya peningkatkan nilai KKM

7.12. Nilai UN dan US meningkat minimal di atas

rata-rata standar kelulusan

7.13. Prosentase kelulusan 100%

8. Peran Serta Masyarakat

8.1. Adanya keterlibatan secara optimal

dari orang tua dalam penyusunan program sekolah

8.2. Pekerjaan orang tua heterogen dan

Penghasilan orang tua lebih baik

20 | P a g e
8.3. Komite sekolah lebih memahami

perannya

8.4. Komposisi komite yang ideal

8.5. Adanya penjadwalan pertemuan

dengan komite

8.6. Fungsi dan peran sebagi pemberi

pertimbangan berjalan

8.7. Dukungan komite optimal

8.8. Komite sekolah optimal dalam

melakukan pengontrolan dan fasilitator

8.9. Adanya peran serta masyarakat

dalam pengembangan sekolah

8.10. Hubungan sekolah dengan

masyarakat berjalan baik

9. Lingkungan dan Budaya Sekolah

9.1. Lingkungan sekolah

semakin aman dan tindakan pencurian dapat dihindari

9.2. Warga sekolah berperan

optimal menjaga lingkungan sekolah

Harapan yang kami buat ini berdasarkan pertimbangan yang cukup matang mengenai

bagian-bagian yang dianggap penting dan menjadi prioritas perhatian kami.

Harapan ini tidak hanya sebagai harapan kami sebagai penyedia layanan, tetapi juga

pengguna layanan yang mengacu pada visi dan misi serta tujuan sekolah dan bersifat realistis;

sesuai dengan kondisi dan kemampuan sekolah untuk menjangkau harapan tersebut, dengan

maksud untuk melakukan peningkatan/perbaikan sekolah (school improvement).

BAB V

PROGRAM STRATEGIS

21 | P a g e
A. SASARAN

Sasaran adalah tantangan utama yang akan dicapai sekolah dalam waktu 4 tahun ke

depan dan telah disesuaikan dengan faktor kesiapan sekolah. Penetapan sasaran sekolah ini

bertujuan untuk dijadikan panduan dalam menyusun program dan kegiatan yang akan dilakukan

dalam waktu tertentu guna merealisasikan alternatif pemecahan tantangan yang telah

dirumuskan.

Berikut ini kami uraikan sasaran program kerja sekolah per-kategori:

1. Kurikulum dan Pembelajaran

a. Guru paham tentang KTSP

b. Tersedianya dokumen KTSP seluruh mata pelajaran

c. Guru mampu membuat silabus sekolah sesuai standar isi

d. Meningkatnya minat baca dan pengetahuan guru

e. Meningkatnya minat baca siswa

f. Pembelian buku sebagai literatur tambahan

g. Perpustakaan yang representatif

h. Guru faham tentang kecakapan hidup

2. Administrasi dan Manajemen Sekolah

a. Administrasi guru lengkap

b. Administrasi TU lengkap

3. Organisasi dan kelembagaan

a. Peningkatan disiplin kerja (Kepala Sekolah, Guru, dan Staff) dan disiplin siswa

b. Peraturan sekolah tersedia dan terlaksana dengan baik

c. Terjalinnya kerjasama dengan Masyarakat

4. Sarana dan Prasarana

a. Tersedianya fasilitas ruang yang baik dan lengkap

b. Fasilitas penunjang perpustakaan lengkap

c. Jaringan listrik dalam keadaan baik

d. Kebutuhan komputer dan printer terpenuhi

22 | P a g e
e. Terlaksananya rehabilitasi ruang kelas, UKS, dan Mushola

5. Ketenagaan

a. Semua guru mengikuti sertifikasi dan lolos sertifikasi

b. Terpenuhinya kebutuhan tenaga pendukung

c. Sebagian guru mampu mengoperasikan komputer dengan baik

6. Pembiayaan dan pendanaan

a. Peningkatan pembiayaan sekolah untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekolah

b. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembiayaan dan pendanaan sekolah

c. Tersusunnya RKAS tepat waktu

7. Peserta Didik

a. Meningkatnya prestasi siswa dan sekolah

b. Siswa baru yang berprestasi dan lebih berkualitas

c. Pembimbingan khusus bagi siswa bermasalah dapat dilakukan dengan lebih baik

8. Peran serta Masyarakat

a. Tersedianya program kehumasan

b. Keterlibatan komite sekolah kembali aktif sesuai dengan fungsinya

c. Hubungan sekolah dengan komite sekolah lebih baik

d. Terjalinnya kerja sama dengan lembaga masyarakat

9. Lingkungan dan Budaya Sekolah

a. Pemagaran sekolah

b. Pembuatan taman sekolah

c. Menanamkan kesadaran perlunya partisipasi masyarakat dan sekolah untuk

terciptanya lingkungan yang aman.

[Link]

23 | P a g e
Merumuskan program adalah menggabungkan alternatif-alternatif pemecahan tantangan

utama yang memiliki karakteristik yang saling mendukung, saling tergantung, atau saling

berkaitan

Berikut ini kami uraikan program Sekolah :

No Program Kegiatan Dana

1. Standar isi - Pengembangan Perpustakaan Rp 1.020.000


- Pengembangan Perpustakaan Rp 3.215.000
- Kegiatan Pembelajaran dan Rp 11.185.000
Ektrakulikuler
2. Standar Proses - Pembiayaan Administrasi Kegiatan Rp 7.514.000
Sekolah
- Pengembangan Profesi Guru dan Rp 550.000
Tnaga Kependidikan
3. Standar Kompetensi - Kegiatan Pembelajaran dan Rp 30.272.000
Lulusan Ekstrakulikuler

Standar pendidikan dan - Pengembangan profesi Guru dan Rp 219.500


4. Tenaga Kependidikan
Tenaga Kependidikan
- Pengembangan Perpustakaan Rp 50.896.900
- Pembiayaan Administrasi Kegiatan Rp 4.745.000
Sekolah
Standar Sarana dan
5. - Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rp 23.950.000
Prasarana
Sekolah
- Penyediaan Alat Multimedia Rp 4.900.000
Pembelajaran
- Pembiayaan Administrasi Kegiatan Rp 6.200.000
6. Standar Pengelola
Sekolah
- Pembiayaan Administrasi Kegiatan Rp 20.092.600
7. Standar Pembiayaan Sekolah
- Pembiyaan Langganan Daya Rp 3.000.000
8. Standar Penilaian dan/atau Jasa
JUMLAH Rp 215.460.000

BAB VII

24 | P a g e
PENUTUP

A. KESIMPULAN

Program/kegiatan yang telah kami susun dan kami rencanakan di awal tahun, telah kami

usahakan untuk dapat terrealisasi sesuai dengan yang kami harapkan. Akan tetapi semuanya

tentu tidak akan berjalan dengan mudah dan mulus sesuai keinginan. Pada pelaksanaannya di

lapangan banyak ditemukan kendala baik yang bersifat teknis maupun non teknis. Ada kalanya

program yang telah direncanakan untuk terrealisasi pada tahun pertama, ternyata kondisinya

bertolak belakang dengan yang diharapkan, sehingga dengan berbagai pertimbangan akhirnya

program/kegiatan tersebut harus kami tunda pelaksanaannya.

Demikian juga untuk program/kegiatan yang sebenarnya oleh kami sebagai pihak sekolah

telah direncanakan di tahun ke-dua, ke-tiga atau ke-empat, ternyata realisasinya berjalan lebih

cepat dari yang diharapkan yaitu pada tahun pertama.

Kami menyadarai bahwa apa yang direncanakan tidak harus selalu terlaksana sesuai

dengan jadwal yang telah kami susun. Rencana program/kegiatan yang kami susun berguna

dalam memberikan petunjuk dan penuntun bagi kami dalam menjalankan program/kegiatan di

sekolah kami. Sehingga ke mana arah sekolah ini akan melangkah, bisa terarah dengan jelas.

25 | P a g e

Anda mungkin juga menyukai