SATUAN ACARA PENYULUHAN
MAKANAN PENDAMPING- ASI
DI DUSUN KRANGGAN
DISUSUN OLEH :
POKJA KIA KB PKMD
1. OCKTA FATHMAWATI 8. IANATUL HIDAYAH
2. DENNISA LULU S 9. JAUHAROTUL M
3. RATNA SUSILOWATI 10. LISA MAWARNI
4. ARMAATUL BELLA S 11. NUR HASANAH
5. DWI YAN GITA 12. SELFI AFIA M
6. HERFIANINGSIH 13. SITI ZAKIYAH
7. NUR HIDAYAH 14. TRI SULIS
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN SEMARANG
PRODI DIII KEBIDANAN MAGELANG
TAHUN 2019/2020
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Topik : Pemberian MP-ASI pada bayi usia 6-12 bulan
Sasaran : ibu balita
Hari/ Tanggal : Rabu 20 November 2019
Waktu : 20 menit
Tempat : Gedung Pertemuan Balai Dusun Kranggan
1. Tujuan Penyuluhan
1. Tujuan Umum
Setelah mendapat penyuluhan diharapkan ibu-ibu dapat mengetahui tentang
Pemberian MP ASI pada bayi usia 6 – 12 bulan.
2. Tujuan Khusus
Setelah selesai mengikuti penyuluhan, diharapkan :
a. Peserta dapat menjelaskan waktu yang tepat dalam pemberian MP ASI
b. Peserta dapat menjelaskan prinsip pemberian MP ASI pada bayi usia 6 – 12
bulan
c. Peserta dapat menjelaskan bahan makanan yang sehat untuk bayi
d. Peserta dapat menjelaskan variasi menu makan bayi
2. Materi Penyuluhan
Terlampir
3. Metode
Ceramah & Tanya jawab
4. Media
LCD
Leaflet
5. Kegiatan penyuluhan
No Tahap Kegiatan Waktu
.
1. Pembukaan Mengucap salam 5 menit
Perkenalan
Pendekatan dengan pesarta
Menggali pengetahuan ibu tentang
Pemberian MP ASI pada bayi usia 6 –
12 bulan
2 Isi Menjelaskan tentang saat yang tepat 10 menit
dalam pemberian MP ASI, prinsip
pemberian MP ASI, bahan makanan
yang sehat untuk bayi, variasi menu
Memberi kesempatan makanan yang
sehat untuk bayi, variasi menu
Memberi kesempatan peserta untuk
bertanya.
3. Penutup Mengadakan Tanya jawab untuk 5 menit
mengetahui seberapa jauh peserta
paham tentang materi yang
disampaikan
Membagikan lieaflet
Menyimpulkan hasil penyuluhan
Ucapan terima kasih dan salam
penutup
G. Evaluasi
a) Prosedur: Post test
b) Bentuk: Lisan
c) Teknis: Tanya jawab
Jenis pertanyaan:
1. Kapan waktu yang tepat dalam pemberian MP ASI ?
2. Bagaimana prinsip pemberian MP ASI pada bayi usia 6 – 12 bulan?
3. Apa saja bahan makanan yang sehat untuk bayi ?
4. Apasaja variasi menu makan bayi ?
Magelang, 20 November 2019
Pembimbing Askeb Mahasiswa
Masini, [Link] Selfi Afia Malika
LAMPIRAN
Materi Penyuluhan
1. Definisi Makanan Pendamping ASI
Makanan pendamping ASI atau bisa disebut MP-ASI adalah makanan yang
diberikan kepada bayi selain ASI, dimana jenis dan karakter dari makanan tersebut
disesuaikan dengan umur bayi. MP-ASI diberikan mulai usia 4 bulan sampai 24
bulan. Semakin meningkat usia bayi/anak, kebutuhan akan zat gizi semakin
bertambah karena tumbuh kembang, sedangkan ASI yang dihasilkan kurang
memenuhi kebutuhan gizi. MP-ASI merupakan makanan peralihan dari ASI ke
makanan keluarga. Pengenalan dan pemberian MP-ASI harus dilakukan secara
bertahap baik bentuk maupun jumlahnya, sesuai dengan kemampuan pencernaan
bayi/anak. Pemberian MP-ASI yang cukup dalam hal kualitas dan kuantitas penting
untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak yang bertambah pesat
pada periode ini. Tujuan pemberian makanan pendamping ASI yaitu menurut
shollihin (1999) yaitu :
1) Untuk menambah energi
2) Membantu dalam proses pertumbuhan bayi
3) Sebagai makanan pelengkap
4) Mengembangkan kemampuan bayi untuk mengunyah, mencium dan menelan
serta melakukan adaptasi pada makanan yang mengandung energi tinggi.
5) Guna memenuhi zat-zat gizi yang belum dipenuhi oleh asi guna menunjang proses
pertumbuhan agar tetap optimal.
2. Usia dalam Pemberian MP-ASI
Menurut lewis ( 2004 ) kebutuhan nutrisi yang harus dikonsumsi oleh bayi yaitu :
1) Usia 0-6 bulan
Bayi hanya diberi ASI saja lebih sering, karena ASI banyak mengandung zat-zat
antibody yang sangat dibutuhkan oleh tubuh ,serta sangat baik untuk masa
pertumbuhan otak bayi.
2) Usia 6-9 bulan
Makanan yang cocok diberikan diantaranya bubur, tepung beras, bubur encer, pisang
lumat, dan pepaya lumat.
3) Usia 9-12 bulan
Bayi diberikan ASI dan makanan pendamping seperti makanan bubur, nasi dan
menginjak usia 10 bulan bayi mulai diperkenalkan makanan keluarga
4) Usia 12-24 bulan
Bayi tetap terus diberi ASI dan makanan lengkap sekurang-kurangnya diberikan 3x
sehari dengan porsi yang sedikit dan diberikan makanan selingan 2-3x sehari.
Menurut WHO ( 2003 ) tentang makanan pendamping yang baik untuk bayi adalah:
1. Makanan yang dimakan dapat memenuhi kebutuhan terutama zat-zat besi, kalsium,
vitamin A,B,C,D,K.
2. Bersih dan aman.
a. Tidak ada bakteri pathogen
b. Tidak ada bahan kimia lainnya yang berbahaya
c. Makanan yang disajikan tidak terlalu panas
d. Makanan yang disajikan tidak terlalu pedas
e. Makanan mudah dicerna
f. Disukai oleh anak
g. Makanan tersedia dan terjangkau
3. Cara Pemberian MP- ASI pada Bayi
1. Berikan secara hati-hati sedikit demi sedikit dari bentuk encer kemudian yang
lebih kental secara berangsur – angsur.
2. Makanan diperkenalkan satu persatu sampai bayi benar-benar dapat menerimanya.
3. Makanan yang dapat menimbulkan alergi diberikan paling terakhir dan harus
dicoba sedikit demi sedikit misalnya telur, cara pemberiannya kuningnya lebih
dahulu setelah tidak ada reaksi alergi, maka hari berikutnya putihnya.
4. Pada pemberian makanan jangan dipaksa, sebaliknya diberikan pada waktu lapar (
Notoatmodjo, 1998: 138 ).
4. Tahap-Tahap Pemberian MP-ASI
1) Mutu bahan makan, mutu bahan makanan yang baik sangat membantu dalam
proses pertumbuhan karena yang terkandung dalam makanan sangat tinggi.
2) Tekstur dan kekentalan makanan , bayi dengan tekstur makanan lumat atau cair
akan membantu dalam proses makan secara bertahap.
3) Jenis makanan, bayi yang secara dini diperkenalkan satu per satu jenis makanan
supaya mengenal dengan baik sehingga nantinya dengan perkembangan waktu
yang dapat menerima makan yang baru.
4) Jumlah atau porsi makanan, pemberian makanan secara bertahap merupakan cara
yang tepat dalam proses makan.
5) Urutan pemberian MP-ASI ,makanan yang diberikan secara berahap dan
berurutan dari makanan yang ringan kemudian agak padat ,seperti makan saring
,nasi tim, sari jeruk dan jus kemudian dilanjutkan dengan sayuran dan daging.
6) Jadwal waktu makan ,jadwa makan yang diperlukan bagi bayi sangat bervaiasi
tergantung tingkat lapar pada bayi. Jadwal yang sesuai dengan keadaan lapar atau
haus yang sangat berkaitan dengan pengosongan lambung sehingga saluran cerna
siap untuk diidi makanan ( ferdinan ,2008 )
5. Prinsip Dasar Pemberian MP-ASI
Dalam pemberian MP-ASI terdapat beberapa tahapannya yaitu :
1. Bayi disuapi, batita dibantu makan sendiri. Ikuti isyarat lapar-kenyang anak.
2. Beri makan perlahan dan sabar, jangan paksa.
3. Eksperimen berbagai kombinasi, rasa, tekstur dan cara menggugah selera
makan anak.
4. Ingatlah bahwa anak belajar ketika makan, maka berikan kasih sayang dan
perhatian
6. Kebutuhan Gizi pada Bayi
1) Bayi Usia 6 Bulan Pertama
Kecerdasan balita sangat tergantung dari perkembangan otaknya,
perkembangan otak sangat tergantung pada asi asupan bahan makanan dan
gizi yang dikandungnya. Untuk itu pemenuhan gizi tnggi diperlukan sekali
bagi balita, khususnya untuk tahun pertama. Para pakar menyebut usia
pertama bayi sebagai usia emas yang harus dijaga dengan sebaik-baik
perlakuan. Pada usia 0-6 bulan sangat dianjurkan mencukupi kebutuhan bayi
dengan ASI eksklusif. Akan tetapi jika tidak memungkinkan, maka perlu
makanan pendamping ASI yang ketat mutu gizinya.
Pertumbuhan bayi yang jauh lebih pesat daripada orang dewasa juga
mengakibatkan membutuhkan gizi yang jauh lebih banyak pula. Energi yang
dibutuhkan bayi mencapai 100 hingga 200 kkal/kg berat badan. Dari usia 0-
6 bulan belum boleh diberi makanan atau minuman selain ASI. Hal tersebut
karena ASI masih mencukupi kebutuhan gizi yang diperlukan bayi. Akan
tetapi ketika usia bayi mulai meninggalkan angka 6 bulan, maka kebutuhan
gizinya bertambah. Walaupun masih menjadi sumber makanan utama namun
bayi membutuhkan makanan pendamping untuk mengimbangi tingkat
pertumbuhannya.
Ibu harus berhati-hati dalam memilih makanan pendamping ASI
karena masa itu organ pencernaan bagi bayi belum berkembang sempurna.
Ibu dapat memulai dengan memberikan makanan bertekstur cair sebagai
pendamping ASI. Misalnya bubur tepung cair atau dengan jus buah. Tepung
yang digunakan bisa berasal dari tepung kacang hijau, tepung beras, atau
yepung maizena.
2) Makanan Pendamping ASI Bagi Bayi Usia 6 - 9 Bulan
Ketika bayi mulai memasuki usia 6 bulan, makanan pendamping ASI
yang diberikan bisa lebih bervariasi lagi. Para ahli menyarankan agar ibu
memberikan makanan tambahan yang bertekstur dapat merangsang
pertumbuhan gigi bayi. Dibawah ini contoh jenis makanan yang dapat
diberikan pada usia 6-9 bulan.
a. Berbagai macam buah-buahan yang rasanya manis. Misalnya
pisang, jeruk manis, apel dan pir. Cara memberikannya bisa
dikukus lalu dilumatkan atau bisa dibuat jus.
b. Berbagai macam sayuran. Misalnya wortel, bayam, kentang,
jagung. Cara memberikannya bisa direbus atau dikukus
kemudian dilumatkan.
c. Bubur yang dibuat dari beras lunak. Kemudian bubur tersebut
bisa dicampur dengan bahan makanan nabati contohnya
wortel, bayam, brokoli, tempe dan tahu, atau dengan bahan
hewani contohnya telur, hati, ikan dan daging (bila bayi tidak
alergi). Hati-hati pada pemberian telur setengah matang
karena bakteri salmonella pada telur tidak mati sehingga
dapat menular pada bayi, sebaiknya masak telur sampai
matang.
d. Susu sapi segar. Atau bisa memberikan produk olahan dari
susu sapi tersebut misalnya keju muda.
e. Bubur tepung atau bubur susu.
f. Biskuit dan roti.
Pada usia ini, ASI (atau formula yang diperkaya zat besi) masih
menjadi sumber nutrisi bagi bayi. ASI memberikan nutrisi yang diperlukan
untuk bayi, seperti kalsium, zat besi, protein dan zinc. Meskipun demikian
pada usia ini bayi membutuhkan zinc dan zat besi lebih banyak dari
kandungan ASI dan saat inilah tambahan nutrisi dapat diperoleh dari
makanan. WHO dan UNICEF merekomendasikan pemberian ASI sampai
umur dua tahun atau lebih.
Kiat memberikan makanan pada bayi sebagai berikut: satu jenis enis
makanan baru untuk dua hari. Ganti menu setelah 2-4 hari. Adapun urutan
pemberian makan, yaitu dimulai dari makanan rendah protein yang paling
rendah resiko bayi akan alergi yaitu serelia (tepung beras merah, tepung
beras putih). Campurkan dengan ASI atau susu formula hingga semi cair.
Beberapa ahli gizi merekomendasikan agar sayuran diperkenalkan sebelum
buah, karena buah yang rasanya manis akan membuat sayuran yang rasanya
kurang manis membuat tidak menarik untuk bayi. Kurangi gula atau garam
karena bayi tidak membutuhkan tambahan gula atau garam.
3) Makanan Pendamping ASI Bagi Bayi Usia 9 - 12 Bulan
Usia 9 – 12 bulan merupakan masa-masa akhir tahun pertama bayi.
Pada usia ini bayi akan mulai beradaptasi untuk memasuki masa anak-anak.
Pemberian makanan pada bayi usia ini tidak lagi untuk memicu tumbuhnya
gigi akan tetapi lebih untuk memperkenalkan berbagai macam makanan
kepada bayi.
Setiap orang memang harus mengonsumsi berbagai macam makanan
agar kebutuhan gizinya terpenuhi. Sebab sumber makanann yang satu akan
memiliki kandungan gizi yang berbeda dengan yang lain. Selain itu juga
tidak ada satu bahan makanan pun yang memilki kandungan gizi lengkap.
Sehingga jika tidak mengonsumsinya secara bergantian, maka kandungan
gizi tersebut dapat kita peroleh semua. Sumber makanan yang satu akan
melengkapi yang lain.
Seperti yang sudah diutarakan sebelumnya bahwa sejak awal dalam
kandungan ibu memegang peranan sangat penting. Demikian pula pada
masa-masa ini. Ibu diharapkan dapat menerapkan pola makan yang baik
untuk bayinya. Pola makan yang tidak hanya memperhatikan gizinya saja,
melainkan juga kemampuan alat pencernaan anak dalam mencerna makanan.
Makanan tambahan pada bayi usia ini tidak lagi terpaku pada makanan cair.
Biasanya bayi akan mulai diperkenalkan dengan makanan yang memiliki
tekstur lebih padat. Misalnya nasi tim. Guna melengkapi kebutuhan bayi,
nasi tim tersebut dapat ditambahkan dengan berbagai sumber makanan
nabati dan hewani.
Sumber bahan makanan nabati yang bisa diberikan pada bayi
misalnya wortel. bayam, brokoli, dan kangkung. Sedangkan untuk sumber
bahan makanan hewani misalnya telur, daging, dan ikan. Ibu juga boleh
memperkenalkan berbagai rasa bumbu sederhana. Misalnya saja bawang
putih, bawang merah, daun bawang, dan bawang bombay. Pengolahan bisa
dilakukan dengan cara direbus, dikukus, ditim, atau ditumis.
Pada balita usia 9 bulan keatas sudah bisa diperkenalkan dengan
bumbu rempah sebagai penyedap masakan. Seringkali bila kita memikirkan
bumbu penyebab untuk makanan yang kita buat, yang terpikirkan adalah
gula dan garam. Perkenalkanlah bumbu rempah pada bayi anda sehingga
pengenalan makanan keluarga seperti yang biasa anda masak tidak perlu
harus ditunda sampai bayi berusia batita.
4) Makanan Pendamping ASI Bagi Bayi Usia 12 – 24 Bulan
Bayi tetap terus diberi ASI dan makanan lengkap sekurang-kurangnya
diberikan 3x sehari dengan porsi yang sedikit dan diberikan makanan selingan
2-3x sehari. Pada usia ini berikan makanan pada bayi anda dengan tekstur
agak kasar dan lauk pauk dari pangan hewani dan nabati seperti makanan
orang dewasa. Berikan buah-buahan setelah makan atau bisa ditambah segelas
susu untuk pemenuhan kalsium karena usia ini bayi anda akan siap untuk
disapih.
Berikan makanan selingan seperti biscuit 2 kali sehari dan hindari
memberikan makanan manis sebelum waktu makan karena bisa mengurangi
nafsu makan. Ajak anak makan bersama di ruang makan agar anak terbiasa
makan bersama keluarga. Pada usia ini biasanya bayi sulit makan karena itu
perlu variasi makanan setiap harinya serta buatlah makanan semenarik
mungkin bagi bayi seperti bentuk makanan menyerupai tokoh kartun
kesukaannya. Menurut WHO ( 2003 ) tentang makanan pendamping yang baik
untuk bayi adalah:
1. Makanan yang dimakan dapat memenuhi kebutuhan terutama zat-zat
besi, kalsium, vitamin A,B,C,D,K.
2. Bersih dan aman.
a) Tidak ada bakteri pathogen
b) Tidak ada bahan kimia lainnya yang berbahaya
c) Makanan yang disajikan tidak terlalu panas
d) Makanan yang disajikan tidak terlalu pedas
e) Makanan mudah dicerna
f) Disukai oleh anak
g) Makanan tersedia dan terjangkau
7. Menu Sehat Makanan Pendamping Asi
1. Bayi Usia 6 Bulan Pertama
Berikan bayi ASI saja tanpa pedamping makanan atau minuman apapun.
2. Makanan Pendamping ASI Bayi Usia 6 – 9 Bulan
1. Bahan :
a. Susu bubuk 2 sendok makan
b. Tepung Beras 2 sendok makan (bisa diganti dengan tepung
kacang hijau atau tepung beras merah)
2. Cara Membuat:
a. Larutkan tepung beras dan susu dengan air secukupnya
b. Aduk hingga rata
c. Panaskan diatas kompor dengan api kecil
d. Aduk sampai matang
e. Bubur siap disajikan pada bayi selagi hangat
3. Makanan Pendamping ASI Bayi Usia 9 – 12 Bulan
1. Bahan :
a. Beras 2 sendok makan
b. Ikan 10 gram (bisa diganti tahu, tempe, hati ayam atau telur 1
butir)
c. Santan 1 sendok makan (bisa diganti minyak kelapa)
d. Garam secukupnya
e. Air 3 gelas
f. Daun bayam 10 lembar (bisa diganti wortel, kangkung atau
sayuran lain)
2. Cara Membuat
a. Haluskan semua bahan
b. Tuang air pada panci, tunggu hingga air mendidih
c. Masukkan semua bahan kedalam panic kecuali bayam
d. Masaklah dengan api kecil hingga setengah matang
e. Masukkan bayam yang sudah dicuci bersih kedalam panic
hingga masakan hamper matang
f. Tambahkan garam secukupnya
g. Aduk sampai matang
h. Makanan siap disajikan kepada bayi selagi hangat
4. Makanan Pendamping ASI Bagi Bayi Usia 12 – 24 Bulan
1. Bahan
a. Telur ayam 1 butir
b. Sayap ayam 1 potong
c. Wortel 1 buah ukuran kecil, kubis, makaroni,kacang panjang,
daun bawang dan daun seledri, brokoli secukupnya
d. Garam dan rempah-rempah secukupnya
e. Beras secukupnya
f. Air 3 gelas
g. Mentega secukupnya
2. Cara Membuat
a. Masak beras dengan ditim, jangan terlalu kasar dan jangan
terlalu lunak
b. Masak lauk pauk dengan cara di sop.
c. Tumis rempah-rempah seperti bawang merah, bawang putih
yang telah dicincang halus dengan mentega
d. Masukkan air, tunggu hingga mendidih
e. Masukkan sayap ayam, tunggu hingga setengah matang
f. Masukkan wortel, makaroni, kacang panjang, tunggu hingga
setengah matang
g. Masukkan kubis, seledri dan daun bawang
h. Tambahkan garam (sebaiknya jangan gunakan penyedap rasa
terutama MSG)
i. Aduk hingga matang
j. Agar lebih variasi goreng telur dengan mentega. Sajikan
makanan dengan bentuk kartun yang disukai bayi karena usia ini anak
sulit makan.