0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
420 tayangan8 halaman

Jaro Karis: Jawara Banten yang Berpengaruh

Paragraf di atas menggambarkan masa kecil dan dewasa Jaro Karis. Ia lahir dari keluarga sederhana di Cisimeut, Lebak, Banten. Pada masa dewasa, ia mengabdikan diri sebagai pejuang kemerdekaan melawan Belanda dan menjadi kepala desa yang bijak dan adil. Ia memiliki karisma yang kuat di mata masyarakat.

Diunggah oleh

Hilman Sony Permana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
420 tayangan8 halaman

Jaro Karis: Jawara Banten yang Berpengaruh

Paragraf di atas menggambarkan masa kecil dan dewasa Jaro Karis. Ia lahir dari keluarga sederhana di Cisimeut, Lebak, Banten. Pada masa dewasa, ia mengabdikan diri sebagai pejuang kemerdekaan melawan Belanda dan menjadi kepala desa yang bijak dan adil. Ia memiliki karisma yang kuat di mata masyarakat.

Diunggah oleh

Hilman Sony Permana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB II

MASA KECIL JARO KARIS

A. Masa Kelahiran
Karis merupakan Putra dari Bapak H. Salang, mengenai
tanggal dan tahun kelahiran Jaro Karis tidak diketahui, menurut
sumber yang penulis dapatkan Jaro Karis berusia kurang lebih 100
Tahun dan meninggal tahun 2003, Jaro Karis lahir di kampung
Cisimeut Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Provinsi
Banten. Jaro Karis merupakan anak ke Empat dari H. Salang, Jaro
Karis memiliki 3 orang istri diantaranya: istri Pertama yaitu Ibu
Sebah yang dikaruniai tujuh anak yaitu, Unin, H. sudrirman,
Sudirja, Sukmariah, Sukmawati, Rohmawati, dan yang terakhir
Buya Sudjana Karis. Dari istri ke-dua, Ibu Igar yang di kerunia
tujuh anak yaitu: yang pertama Ismail, Irja, Elis, Eno, Enjun,
Hasanudin, Supriyadi. Dan istri yang terakhir yaitu Ibu Anas namun
istri yang terakhir Jaro Karis ini tidak dikaruniai keturunan.1
Jaro Karis dibesarkan dalam keluarga yang mempunyai
pribadi yang sederhana. Tidak diketahui dengan jelas bagaimana
Silsilah Keturunan Jaro Karis karna kurangnya Sumber yang
membuktikan dengan lengkap. Menurut informasi dari salah satu
anaknya Jaro Karis yaitu Buya Sudjana Karis bahwa Jaro Karis
pernah menempuh pendidikan Sekolah Rakyat (Volkschool) yang
dibangun pada masa Penjajahan Belanda pada saat itu.2

1
Buya Sudjana Karis, diwawancari oleh Rika Fitriyanti, Cisimeut
Leuwidamar Lebak, 9 Mei 2016, pukul 13 : 08
2
Buya Sudjana Karis, diwawancari oleh Rika Fitriyanti, Cisimeut
Leuwidamar Lebak, 9 Mei 2016, pukul 13 : 08

11
12

Jaro Karis memiliki kharismatik dan namanya begitu sangat


dikenal diberbagai daerah meskipun Jaro Karis yang terlahir dari
keluarga terutama Bapak dari Jaro Karis adalah orang biasa namun
dikenal masyarakat sosok yang baik, H. Salang juga dikenal sebagai
sosok yang sangat disiplin dan juga tegas terutama dalam hal
mendidik anak-anaknya. Sulit menggali informasi tentang
kehidupan H. Salang, bahkan kapan dan dimana H. Salang
dimakamkan. Bahkan istri dari H. Salang pun tidak diketahui
namanya.3
menurut informasi yang penulis dapatkan H. Salang
merupakan Putra dari Ki Ainah. hingga dari pernikahan H. Salang
dikaruniai Empat orang anak yaitu: yang pertama Wa Kunen,
Satria, Jaro Karis, dan yang terakhir anak dari H. Salang tidak
diketahui namanya. Karis pada masa kecilnya yaitu dengan
menghabiskan masa-masa bersama keluarganya di Kampung
Cisimeut, Leuwidamar. Jaro Karis dalam Kehidupannya pada saat
itu masa kanak-kanak tidak ada yang istimewa, Jaro Karis hanya
dikenal sebagai anak yang sangat patuh, rajin dan juga sangat
disiplin. Hidupnya yang berada dalam kesederhanaan, hingga
membuatnya selalu menjunjung tinggi nilai kebaikan dan
kerendahan hati terutama dalam kehidupan sehari-hari. Jaro Karis
pada masa dewasanya masih tetap hidup dalam kesederhanaan,
maka dari itu Jaro Karis menjadikannya sebagai motivasi untuk
menuntut ilmu dan meningkatkan semangat juangnya agar
kelakdimasa yang akan datang bisa menjadi orang yang berguna
bagi masyarakat dan bangsa. Jaro Karis adalah sosok yang memiliki
sifat yang sangat ramah, bijaksana dan juga tidak sombong,

3
Buya Sudjana Karis, diwawancari oleh Rika Fitriyanti, Cisimeut
Leuwidamar Lebak, 9 Mei 2016, pukul 13 : 08
13

meskipun Jaro Karis memiliki sifat yang sangat tegas, dan juga
disiplin yang kuat. Tapi Jaro Karis selalu berbakti kepada kedua
orang tuanya.4
Jaro Karis saat Masa dewasanya hanya dihabiskan dalam
perjuangannya untuk melawan kolonial Belanda dengan cara
bergabung bersama para Ulama dan Umaro Serta para Pendekar-
Pendekar Banten dan Tokoh-Tokoh Lebak lainnya. Kegigihannya
dan perjuangannya menjadi bukti nyata bahwa Jaro Karis
merupakan pejuang yang benar-benar mengabdikan dirinya untuk
kesejahteraan rakyat. Pada masa perang Gerilya Jaro Karis menjadi
pemimpin Gerilya di Lebak bersama dengan Ace (tokoh lebak) dan
Gozali buntung (Tokoh Ciomas) dah juga bersama tokoh-tokoh
pejuang Lebak lainnya. Pengalaman hidup pada masa dewasanya
penuh dengan kepahitan dengan situasi yang sedang dilanda bangsa
yang dilakukan oleh kolonial membuat Jaro Karis lebih
mementingkan perjuangannya untuk melawan penjajah dari pada
keluarganya. Karena Jaro Karis yang ada dalam dirinya sudah
tertanam jiwa pejuang yang ingin selalu membela tanah airnya dari
para penjajah yang sudah membuat keresahan rakyat. 5
Masa Dewasa Jaro Karis dihabiskan untuk perjuangan,
berjuang untuk melawan colonial Belanda, karena dengan
keberaniannya juga Jaro Karis telah diakui dan dipandang oleh
masyarakat sebagai Jawara yang seanantiasa bisa menjaga
keamanan masyarakatnya, selain sebagai Jawara Jaro Karis juga
dipercayai untuk menjadi Kepala Desa di Leuwidamar. Jaro Karis
semasa Kepemimpinannya yang dikenal sangat adil dan juga
4
Eli Sunarya, diwawancarai oleh Rika Fitriyanti, Leuwidamar-Lebak, 2
Maret 2017, pukul 16.50
5
Eli Sunarya D.N, diwawancarai oleh Rika Fitriyanti, Leuwidamar- Lebak,
27 Maret 2017, pukul 16:30
14

bijaksana menjadikannya panutan dan contoh teladan bagi


masyarakat. Jaro Karis menjabat sebagai kepala desa pada saat itu
hingga sampai akhir masa hidupnya Jaro Karis, karena sosoknya
yangadil, tegas dan juga bijaksana tidak ada yang bisa
menggantikannya, dan sampai sekarangpun ketika Jaro Karis Sudah
wafat dan tidak lagi menjabat pada saat itu, namun gelar Jaro itu
tidak hilang dari sosok Jawara yang memiliki karismatik ini.6
Jaro Karis dimata keluarga memang memiliki kebanggaan
tersendiri, sosok orang tua yang memiliki figur yang samgat baik
dan menjadi panutan bagi keluarga, sifat dan juga perilakunya yang
mencerminkan akan kesederhanaan, sehingga Jaro Karis
menanamkan kepada anak-anaknya. Tidak hanya di mata keluarga
akan tetapi dimata masyarakat pun sosok Jaro Karis memiliki
tempat dihati masyarakat tidak hanya masyarakat Cisimeut tapi
seluruh masyarakat Banten. Karena itu, memiliki orang tua yang
mengabdikan dirinya hanya untuk masyarakat membuat anak-
anaknya memiliki kebanggan tersendiri. Meskipun terkenal dengan
kejawaraannya tapi Jaro Karis tidak pernah membuat masalah atau
keributan, bahkan Jaro Karis selalu menjaga keamanan masyarakat.
Dalam keluarga Jaro Karis adalah sosok bapak yang
menjadi panutan bagi anak-anaknya, meskipun Jaro Karis dalam
mendidik anak-anaknya dengan cara didikan seperti militer, namun
Jaro Karis memiliki tujuan yaitu demi keberhasilan dan juga
kebaikan anak-anaknya kelak begitulah cara Jaro Karis dalam
mendidik anak-anaknya. Sosoknya yang selalu mengajarkan untuk
hdiup dalam kesederhanaan dan mengajarkan untuk tidak bersikap
sombong kepada siapapun dan juga untuk saling membantu satu

6
Buya Sudjana Karis, diwawancari oleh Rika Fitriyanti, Cisimeut
Leuwidamar Lebak, 9 Mei 2016, pukul 13 : 08
15

sama lain terutama kepada yang membutuhkan, Dengan Sifat


kerendahan hatinya yang selalu mengajarkan kebaikan membuat
namanya selalu dikenang oleh masyarakat terutama oleh orang-
orang yang mengenalnya dan merasakan kebaikannya, Jaro Karis
Ketika menjabat sebagai kepala desa, selalu mengabdikan dirinya
untuk kemaslahatan masyarakat, dalam kepemimpinannya yang
baik dan juga sifat kebijaksanaannya yang telah membuatnya
disegani oleh masyarakat maupun pejabat-pejabat tinggi, apapun
yang diperintahkannya tidak pernah satupun yang akan menolak,
Bukan karena takut akan tetapi karena mereka tahu apa yang
dilakukan dan yang diperintahkan oleh Jaro Karis semata-mata
untuk kebaikan bersama.7
Meskipun Jaro Karis dikenal sebagai Jawara yang memiliki
kehebatan dan keberanian yang cukup tinggi, namun Jaro Karis
tidak pernah membuat masalah, apalagi membuat masalahnya
dengan masyarakat, bahkan dalam kehidupan sehari-harinya Jaro
Karis selalu berkomunikasi dengan baik dan selalu menggerakan
masyarakat dalam segala hal terutama dalam kepentingan yang
mengenai desa. Sikapnya yang merakyat yang telah menjadikannya
sebagai sosok pemimpin yang dikagumi banyak orang. Meskipun
dimata masyarakat Jaro Karis adalah seorang jawara tapi tidak
pernah bersikap untuk menyombongkan diri, tidak pernah
menggunakan cara kekerasan terutama disaat menjadi pemimpin
desa, pada masa kepemimpinannya Jaro Karis selalu bisa
menggerakan masyarakat terutama dalam hal gotong royong, tidak
ada yang akan menolak apa yang telah diperintakannya. Karena
mereka tahu perintahnya tak lain untuk kepentingan mereka

7
Buya Sudjana Karis, diwawancari oleh Rika Fitriyanti, Cisimeut –
Leuwidamar 9 Mei 2016. Pukul 13:08
16

bersama. Dalam pengabdiannya terhadap masyarakat, Jaro Karis


membuktikannya dengan cara membangun infrastruktur desa yaitu
membangun dan membuka ruas jalan, dalam proses pembuatannya
pun tidak pernah dilakukan pemborongan seperti masa sekarang,
akan tetapi Jaro Karis turun tangan melakukannya sendiri dan
menggerakan masyarakat untuk melakukan bakti sosial bersama
seluruh masyarakat Cisimeut dan Lebak. Dalam prosesnya pun Jaro
Karis menggunakan dana pribadi sebagai upah yang akan diberikan
kepada masyarakat yang sudah ikut serta membantu.8
Memiliki sosok orang tua yang disegani dan dihormati oleh
masyarakat memiliki kebanggaan tersendiri dimata keluarga. Jaro
Karis dan Ketenaran yang dimilikinya menjadikan status
keluarganyapun ikut dihormati dan disegani meskipun kini sosok
Jaro Karis sudah meninggal, tapi sosoknya yang dikenal dengan
berbagai penilaian dari masyarakat, dengan kebaikannya,
ketegasannya dalam memimpin dan selainnya tidak akan hilang dari
ingatan masyarakat. Jaro Karis menjadi tokoh nyata dalam
perjuangan, akhlak, ilmu dan hubungan kemasyarakatan. Jaro Karis
sudah tiada akan tetapi jasa- jasa dan pengabdiannya selama hidup
akan selalu diingat dan dikenang, bahkan sosoknya pun selalu
diingat oleh masyarakat Lebak khususnya Cisimeut, Leuwidamar.
Semasa hidupnya Jaro Karis memiliki sejarah yang sulit
diterima oleh akal pikiran, banyak seajarah yang terjadi dalam
hidupnya termasuk mengenai hal yang berbau mistik salah satu
contoh ceritanya Jaro Karis adalah pada saat itu kediaman Jaro
Karis telah dikepung oleh Tentara Belanda dengan bertujuan akan
membumi hanguskan namun dengan kehebatannya maka kediaman

8
Elis,diwawancarai oleh Rika Fitriyanti, Cisimeut-Lewidamar, 27 Maret
2017. Pukul 17: 00
17

Jaro Karis disulap menjadi perkebunan ubi, sehingga tentara


Belanda sama sekali tidak menemukan kediaman Jaro Karis. 9

B. Pendidikan Jaro Karis


Pendidikan untuk pribumi, Pendidikan jenis ini di
selenggarakan oleh pemerintah kolonial dalam bentuk pendidikan
dasar dan pendidikan menengah, sekolah lanjutan , sekolah kelas
dua dan sekolah kelas pertama. Untuk pendidikan lanjutan, kaum
pribumi diberikan akses sekolah yang di sebut dengan MULO
(meer uitgebreid lag onderwijs). Meskipun di atas kertas
pemerintahan colonial memberikan akses pendidikan kepada kaum
pribumi sejak tahun 1816, namun secara empiris dan populis
lembaga pendidikan yang memberikan akses merata baru mulai
tahun 1907. Hal ini di tandai dengan dibangunnya apa yang di sebut
dengan “ sekolah rakyat” ( volkschool).10
Pendidikan di sekolah ini di tempuh dalam waktu tiga tahun.
Siswa dibekali dengan kemampuan menulis dan membaca bahasa
ibu dalam huruf latin. Siswa juga mengikuti pelajaran aritmatika
dan pengetahuan alam dasar. Administrasi dan manajemen sekolah
rakyat ini berada dibawah administrasi pemerintah kabupaten.
Setiap sekolah biasanya hanya memiliki satu guru yang
bertanggung jawab untuk mengajar tiga kelas. Asisten pengajar
biasanya ditempatkan untuk membantu di sekolah yang jumlahnya
di atas rata-rata. Guru biasanya mulai mengajar kelas satu dari jam
07:30-13:00, ia memberikan pelajaran di kelas dua dan tiga. 11

9
Oni, diwawancari oleh Rika Fitriyanti, Pasirbungur, 28 Maret 2017, pukul.
19: 00
10
Mufti Ali, Banten dan Pembaratan, sejarah sekolah 1833-1942 …p.14
11
Mufti Ali, Banten dan Pembaratan, sejarah sekolah 1833-1942 …p.14
18

Tujuan didirikan sekolah ini adalah untuk mengurangi


tingkat buta huruf latin. Sebagaimana diketahui bahwa sampai
tahun 1930, tingkat melek huruf di Indonesia hanyalah 6,5 % dari
seruruh penduduk hindia belanda saat itu yang berjumlah 45 juta.
Tujuan yang kedua adalah agar penduduk pribumi lebih dapat
memahami dan menerima peraturan dan intruksi pemerintah.
Khususnya bidang ksehatan. ketiga, sekolah ini mempersiapkan
para siswa untuk mampu mengenyam pendidikan lanjutan. Untuk
mendapatkan gambaran umum tentang akses pendidikan kaum
pribumi terhadap pendidikan yang diberikan di sekolah rakyat, 12
Jaro Karis dibesarkan di kampung Cisimeut. Dimasa kanak-
kanak Jaro Karis, ada dua sistem pendidikan bagi kaum Pribumi.
Pertama adalah sisitem pendidikan untuk para santri di pesantren
yang fokus pengajarannya adalah ilmu agama, kedua adalah sisitem
pendidikan barat yang dikenal oleh Kolonial pemerintahan Hindia
Belanda dengan tujuan mempersiapkan sumber daya manusia untuk
menempati posisi administrasi pemerintahan baik tingkat rendah
maupun menengah, yaitu yang dikenal dengan Sekolah Dasar
Pribumi yaitu HIS (Holland Inlandsche School) yang didirikan
tahun 1914.13

12
Mufti Ali, Banten dan Pembaratan, sejarah sekolah 1833-1942 …p. 14
13
Mufti Ali , Banten dan Pembaratan sejarah sekolah 1833-1942… p.65

Anda mungkin juga menyukai