Materi : Desain Grafis Percetakan
Kelas : XI ( Multimedia )
Pengertian Vector dan Bitmap
Ingin tahu pengertian vector dan bitmap? Di artikel ini kami akan membahasnya. Dalam dunia desain grafis,
vector dan bitmap bukan nama yang asing.
Pasalnya sering digunakan untuk mengidentifikasi sebuah gambar yang akan dibuat. Bagi masyarakat awam,
gambar yang ada di internet itu sama saja.
Namun di dunia desain, ada dua tipe gambar yang berbeda, yakni vector dan bitmap. Vector dan bitmap mempunyai
pengertian dan kegunaan berbeda.
Jadi wajar jika pecinta desain, Anda harus mengenalinya sebelum membuat projek.
Pengertian Vector dan Bitmap
Seperti yang telah disebutkan, vector dan bitmap sangat berbeda fungsi. Untuk mengenalinya lebih dalam, kenali dulu
pengertiannya. Adapun pengertian jenis gambar di desain grafis tersebut adalah
A. Pengertian Vector
Vector merupakan gambar yang dibuat dari titik atau poligon. Kombinasi gambar yang membentuk vector
menggunakan metode hitungan matematika khusus untuk pembuatannya. Setiap inchi gambar vector dapat ditambah
berbagai atribut sesuai keinginan pemakai.
Bahkan pemakai juga bisa membuat bentuk dengan mudah seperti yang diinginkan. Vector bisa dihilangkan berbagai
atribut dan ditambahkan atribut sesuai keinginan.
Atribut yang dimaksud meliputi nodes, warna, isi, garis, ketebalan dan sebagainya.
B. Pengertian Bitmap
Bitmap merupakan gambar yang proses pembentukannya dari kombinasi banyak titik yang dicampur dengan warna
grafis didalam komputer. Gambar yang dihasilkan adalah susunan warna dari tampilan layar monitor dan pixel warna.
Umumnya, gambar bitmap mempunyai kualitas yang lebih bagus, tinggi dan lebar dengan bit yang melimpah.
Sehingga tidak heran hasil gambarnya lebih mencolok dibanding vector. Beberapa format gambar yang tergolong
bitmap adalah PNG, GIF, JPEG dan BMP.
Perbedaan Vector dan Bitmap
Setelah tahu seputar pengertian vector dan bitmap, kali ini beranjak ke perbedaan keduanya. Adapun perbedaannya
adalah sebagai berikut:
1. Ukuran, saat gambar vector dan bitmap disimpan, ukuran keduanya berbeda. Ukuran vector jauh lebih kecil
dibanding gambar bitmap.
2. Ketika dizoom kedua gambar juga berbeda. Vector saat dizoom kualitasnya tidak akan berpengaruh karena
tidak pecah atau blur. Berbeda dengan gambar bitmap yang cenderung blur atau pecah ketika dizoom atau
diperkecil melebihi kualitas gambar tersebut.
3. Susunan kedua gambar juga berbeda. Gambar vector tersusun atas objek geometris yang dibuat berdasarkan
konsep matematis. Berbeda dengan bitmap yang tersusun atas konsep pixel.
4. Sifat vector dan bitmap juga sangat berbeda. Gambar yang formatnya vector biasanya tidak menggunakan
resolusi. Sebaliknya, gambar bitmap menggunakan konsep resolusi untuk pengaruhnya.
5. Perbedaan vector dan bitmap terakhir adalah pengaplikasian kedua gambar. Vector kebanyakan digunakan
untuk mendesain sebuah gambar ilustrasi seperti logo atau sebagainya. Sedangkan gambar bitmap dipakai
untuk menggambarkan pilihan warna yang beragam, contohnya foto.
Kelebihan Dan Kekurangan Vector Dan Bitmap
Baik vector maupun bitmap mempunyai kelebihan dan kekurangan berbeda yang menjadi daya tarik dan fungsinya
masing-masing. Adapun kelebihan dan kekurangannya sebagai berikut:
Kelebihan Vector
Gambar vector dapat diubah ukuran dan bentuk tanpa mempengaruhi kualitas grafisnya
Pembuatan gambar dan editing gambar vector terkesan sangat mudah sehingga lebih menyenangkan.
Grafis vector dapat diprint dengan hasil terbaik dibanding bitmap
Ukuran gambar kecil sehingga tidak terlalu boros untuk memori penyimpanan
Kekurangan Vector
Jika ingin mengkonversikan gambar vector ke bitmap, hasil gambar tidak akan menampilkan vector utama
karena ada perubahan skema didalamnya.
Gambar vector sulit untuk menampilkan gradasi dan gambar senatural dan serealistis mungkin sehingga
terkesan sangat sederhana
Kelebihan Bitmap
Mudah dan cepat untuk mengkonversikan hasil bitmap ke vector karena ada pilihannya
Saat mengkonversikan gambar bitmap ke vector, kualitas gambar tidak akan terpengaruhi
Jika ingin memberi efek khusus sesuai objek, Anda bisa melakukannya dengan mudah sehingga mendapat
tampilan seperti yang diinginkan
Gambar bitmap dapat menangkap bentuk dan pencahayaan gambar yang sempurna dan alami
Kekurangan Bitmap
Anda yang terlanjur memberi efek ke gambar bitmap dan ingin mencetaknya, biasanya gambar tersebut akan
pecah dan detail bisa berkurang. Namun hal ini bisa diantisipasi dengan mencetak di resolusi yang paling
tepat
Gambar bitmap sering bermasalah ketika diubah ukurannya. Khususnya ketika gambar diperbesar yang
akhirnya menjadi pecah.
Contoh Aplikasi Vector dan Bitmap
Nyatanya banyak contoh aplikasi vector dan bitmap yang bisa kita temui ketika mendesain. Setiap aplikasi tentu
mempunyai fitur berbeda yang membuat desain lebih menarik dan beda dengan lainnya.
Adapun contoh aplikasi untuk gambar vector dan bitmap adalah
1. Adobe Photoshop (Bitmap)
Siapa yang tidak mengenal aplikasi ini? Setidaknya Anda pernah mendengar meskipun tidak sering memakainya.
Aplikasinya sering digunakan untuk mengolah gambar bitmap supaya menjadi olahan menarik.
Photoshop adalah aplikasi khusus untuk mengolah gambar dan foto dengan fitur terlengkap dan masih dikembangkan
hingga sekarang.
2. Corel Paint Shop Pro (Bitmap)
Aplikasinya dipakai untuk mengolah gambar supaya menjadi kesatuan yang indah. Dengan memakai aplikasi ini,
pengguna mampu memenuhi kebutuhan editing foto yang menghasilkan gambar yang profesional. Pihak vendor
mengklaim jika Corel Paint Shop Pro dibekali teknologi yang sempurna dengan athentech imaging yang terbaik.
3. Corel Photo-Paint (Bitmap)
Aplikasi berikutnya adalah Corel Photo Pain yang dipakai untuk mengolah gambar berbasis bitmap.
Aplikasinya khusus untuk mendesain foto atau gambar dengan efek yang hampir sama dengan Adobe Photoshop.
Sering kali aplikasi ini dipakai fotografer digital profesional untuk menghasilkan gambar yang lebih mumpuni.
4. Adobe Illustrator (Vector)
Untuk gambar vector, Anda bisa mengandalkan Adobe Illustrator. Aplikasinya sering dipakai untuk mendesain gambar
vector dengan fitur lengkap didalamnya.
Sesuai namanya, aplikasinya besutan dari Adobe. Dengan fitur lengkap didalamnya wajar jika aplikasi populer ini sering
digunakan para desainer.
Belum lagi berbagai fiturnya mudah digunakan sehingga editing lebih menyenangkan.
5. Corel Draw (Vector)
Aplikasi vector yang satu ini sangat terkenal karena banyak digunakan dengan segudang kelebihan yang
dimilikinya. Fitur didalamnya tidak kalah dengan Adobe Illustrator.
Corel Draw mempunyai fungsi untuk mengolah berbagai gambar dengan fitur dan tools lengkap. Wajar jika aplikasinya
sering dipakai untuk publikasi, bidang desain, percetakan dan beberapa kegiatan lain.
6. Adobe Indesign (Vector)
Aplikasi untuk mengolah gambar vector berikutnya adalah Adobe Indesign. Aplikasi ini termasuk yang paling lama
digunakan desainer. Wajar karena keunggulan yang membuatnya masih bertahan.
Segi penampilan, Adobe Indesign sangat sederhana sehingga mudah digunakan. Ini dibuktikan para desainer tidak
menunggu lama untuk bisa beradaptasi.
Belum lagi banyak tutorial yang tersedia sehingga mempermudah pekerjaannya.
Tidak sedikit masyarakat awam yang belum tahu pengertian vector dan bitmap. Semoga dengan pembahasan ini, Anda
yang masih kebingungan tidak lagi bingung.
Bagi pecinta desain grafis, imajinasi dan kreatifitas adalah hal penting untuk menghasilkan karya yang bagus dan bisa
bersaing.
Tahukah kamu apa perbedaan antara vektor dengan bitmap? Mungkin kamu juga akan memiliki pertanyaan
yang sama saat kamu mulai mengenal desain grafis. Nah, maka dari itu di dalam artikel kali ini kami akan membahas
tentang perbedaan vektor dan bitmap yang harus diketahui desain grafis.
Tentunya grafis bitmap sudah tidak asing lagi terdengar di telinga para desainer. Bahkan pada saat masih
sekolah di SMA pelajaran tentang grafis vektor dan grafis bitmap sudah mulai di kenalkan. Tentunya hal tersebut guna
menambah pengetahuan para siswa ke depannya. Apalagi jika hal tersebut memang sudah benar-benar
mempersiapkan siswanya untuk menjadi seorang yang ahli dalam menggambar. Bukan hanya di sekolah menengah
atas saja, pengetahuan tentang grafis vektor dan bitmap juga sudah menjadi mata pelajaran utama untuk para
mahasiswa yang mengambil jurusan desain grafis ataupun arsitektur.
7 PERBEDAAN VEKTOR DAN BITMAP
Akan tetapi, terlepas dari itu maka sebenarnya apa sih maksud dari grafis vektor serta bitmap tersebut? Lalu
yang membedakan antara keduanya itu apa? Nah, kali ini kami akan membahas perbedaan vektor dan bitmap yang
harus diketahui desain grafis terutama bagi kamu yang ingin mendalami dunia desain.
Definisi Grafis Vektor dan Bitmap
Ketika kamu membuat gambar desain grafis maka ada dua pilihan yang bisa kamu pakai yakni grafis vektor
atau juga bitmap. Grafis vektor dan bitmap tersebut karakteristik yang berbeda satu sama lain. Karakteristik tersebut
tentunya tidak akan lepas dari definisi yang berbeda juga.
Grafis vektor adalah suatu kombinasi antara titik dengan garis hingga terbentuk sebuah kurva dan memakai
rumus matematika. Kumpulan dari titik dengan garis itu selanjutnya akan membentuk gambar. Gambar yang
menggunakan format vektor punya kualitas yang bagus serta ketika di zoom in atau diperbesar maupun diperkecil atau
zoom out muka gambarnya kita akan pecah atau juga blur. Hal tersebut dikarenakan grafis vektor merupakan gambar
hasil dari gabungan titik-titik serta garis-garis yang telah disebutkan di atas.
Grafis bitmap adalah kumpulan dari titik-titik atau disebut pixel yang masing-masingnya punya warna
tersendiri yang berbeda. Setelah itu dikombinasikan dengan sedemikian rupa hingga terbentuklah gambar. Pada
umumnya gambar bitmap tersebut sering disebut juga dengan raster. Nilai dari tiap titik gambar yang memakai format
bitmap tersebut diawali dengan 1 bit data atau dalam Hitam putih serta akan memiliki nilai yang lebih besar apabila
berwarna.
Software yang Digunakan
Tentunya untuk menghasilkan gambar bagitu vektor maupun bitmap maka membutuhkan alat yaitu software.
Untuk gambar dengan format vektor maka software yang desa kamu pakai yaitu seperti freehand, macromedia,
CorelDRAW dan juga Adobe illustrator. sedangkan gambar yang menggunakan format bitmap maka software yang bisa
gemuk pakai seperti Corel photo paint, Adobe Photoshop serta paint.
Bisa dikatakan untuk menghasilkan gambar dengan kualitas yang bagus tentunya seorang desain gambar
harus punya keterampilan dalam mengoperasikan seluruh software yang dipakai.
Perbedaan Vektor dan Bitmap
Berikut ini merupakan perbedaan vektor dan bitmap yang harus diketahui desain grafis.
Ukuran (Size)
Perbedaan antara vektor dan bitmap yang pertama terletak pada ukuran atau size. Format gambar vektor memiliki
ukuran yang lebih kecil jika dibandingkan dengan gambar format bitmap.
Ketika di-Zoom
Perbedaan selanjutnya antara vektor dengan bitmap yaitu ketika di zoom. jika gambar dengan format vektor saat di-
zoom yaitu diperbesar atau juga diperkecil, maka gambar tersebut tidak blur ataupun tidak pecah. sedangkan gambar
dengan format bitmap ketika diperbesar maupun diperkecil maka gambarnya pecah, blur dan rusak.
Susunan
Perbedaan selanjutnya terletak pada susunan. Gambar vektor disusun dengan objek geometris kemudian dibuat
dengan berdasarkan perhitungan yang sistematis. Sedangkan untuk gambar dengan format bitmap disusun dalam
objek pixel.
Sifat
Perbedaan berikutnya yaitu terletak pada sifatnya yaitu jika gambar dengan format vektor maka tidak akan dipengaruhi
oleh resolusi sedangkan gambar dengan format bitmap akan dipengaruhi oleh resolusi.
Kegunaan
Perbedaan yang terakhir antara vektor dengan bitmap yaitu terletak pada kegunaannya. Kegunaan dari gambar
berformat vektor yaitu untuk desain ilustrasi seperti desain logo. Sedangkan kegunaan dari gambar dengan format
bitmap yaitu untuk gambar dengan beragam warna seperti foto.
Software Desain Bitmap dan Vektor
Ketika kita ingin mengolah sebuah gambar maupun desain, pastinya harus menggunakan sebuah aplikasi
atau software yang mendukung.
Memang sudah cukup banyak software desain grafis yang beredar pada saat ini. Namun ada beberapa macam
aplikasi pengolah desain yang hingga saat ini masih sering digunakan.
Gambar dan desain terbagi menjadi dua jenis yakni bitmap dan vektor (vector), begitu pula dengan macam
aplikasi juga dibagi menjadi dua jenis. Software pengolah desain grafis berbasis bitmap dan vektor.
Pada artikel sebelumnya sudah dibahas mengenai macam macam software desain grafis yang sering
digunakan. Tapi pada artikel itu tidak dijelaskan mana yang untuk bitmap dan mana yang untuk fektor.
Jadi pada artikel kali ini akan dibahas lebih luas lagi mengenai macam macam software desain grafis berbasis fektor
dan juga bitmap.
Pada kenyataannya banyak sekali software pengolah desain, tapi di artikel ini hanya akan di sebutkan software
yang hingga saat ini masih sering digunakan, baik oleh sebuah perusahaan atau secara pribadi.
Macam Macam Software Desain Grafis
Berbasis Bitmap dan Vector
Software desain grafis berbasis bitmap
Desain grafis berbasis bitmap adalah sebuah desain yang dimana objek grafis atau gambarnya tersusun dari
raster/pixel/dot sehingga jika gambar diperbesar maka akan tampak blur.
Secara singkat pengertian grafis berbasis bitmap seperti itu. Jika ingin membaca atau memahami lebih dalam lagi
mengenai desain bitmap, anda bisa membaca pada artikel sebelumnya yang membahas secara lengkap tentang
desain grafis bitmap.
Software yang biasanya digunakan mengolah grafis berbasis bitmap biasa dikenal dengan istilah Paint Software. File
tipe yang dihasilkanpun juga bermacam macam.
Berikut macam software desain grafis pengolah bitmap:
Adobe Photoshop
Siapa yang tidak kenal dengan software yang satu ini. Sebagian besar masyarakat pasti sudah mengenal atau
paling tidak mendengar aplikasi garapan Adobe ini.
Adobe Photoshop sebuah aplikasi yang termasuk keluarga adobe yang sudah sangat terkenal dan fenomenal
dalam dunia desain. Software ini termasuk software pengolah desain grafis berbasis bitmap.
Photoshop merupakan sebuah software yang fokus mengolah foto dan gambar yang dimana fiturnya
sangatlah lengkap dan hingga saat ini masih dikembangkan.
Tapi pada dasarnya software ini bukan untuk mengolah desain, melainkan untuk kebutuhan edditing foto dan juga
gambar.
Tapi tidak sedikit para desainer yang menggunakan software ini untuk membuat desain, yang di antaranya
membuat desain banner, stiker, logo dan lainnya.
Photoshop salah satu software yang direkomendasikan untuk mengolah desain berbasis bitmap. Tidak sedikit
yang juga menggunakan photoshop untuk membuat desain.
Format file yang dihasilkan software ini juga bermacam macam di antaranya JPG, PNG, JPEG, JPE, dan masih
banyak lainnya
Corel Paint Shop Pro
Software selanjutnya yaitu Corel Pain Shop Pro. Software ini merupakan sebuah aplikasi pengolah gambar
yang dimana untuk menciptakan sebuah gambar yang indah.
Dengan menggunakan software ini, dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan edditing foto dan juga
untuk pengolahan desain yang nantinya akan menghasilkan sesuatu yang profesional.
Aplikasi ini dibuat oleh perusahaan Corel. Perusahaan tersebut mengklaim jika PaintShop Pro dibekali dengan
teknologi koreksi gambar yang sangat kuat dan begitu sempurna, atau Athentech Imaging yang terkenal.
Banyak keunggulan keunggulan dari software ini salah satunya yaitu software yang sering digunakan untuk
mengolah bitmap pada waktunya. Selain itu file tipe yang dihasilkan juga bermacam macam
Corel Photo-Paint
Software selanjutnya yaitu Corel Photo-Paint. Aplikasi ini masih satu perusahaan pembuatannya dengan
software sebelumnya. Dengan software ini dapat mengolah gambar yang berbasis bitmap.
Corel Photo Paint merupakan software yang dikhususkan untuk edditing foto/gambar dan dapat membuat
efek seperti pada Adobe Photoshop.
Software ini sering kali digunakan oleh para fotografer digital dan juga sebuah perusahaan periklanan.
Perangkat ini biasanya dijual satu pake dengan produk lain, salah satunya Corel Draw.
Banyak sekali efek efek yang dapat dibuat dengan software ini. Tidak kalah bagus nya dengan efek efek yang
terdapat pada Photoshop, dan file tipe yang dihasilkan juga bermacam-macam.
GIMP
GIMP adalah sebuah perangkat lunak yang befungsi untuk mengedit sebuah foto. Software ini dapat di
download dengan gratis.
Beda halnya dengan Corel ataupun Photoshop yang harus membayar dulu agar dapat menikmati semua
fiturnya. Tapi tidak dengan aplikasi yang satu ini. Anda dapat menikmati semua fitur yang ada dengan gratis.
tampilan sfotware gimp
Software Gimp termasuk salah satu software yang mendukung untuk mengolah sebuah gambar bitmap.
Dengan fitur yang bermacam macam dan juga pemaikan yang mudah software ini sangat rekomendasi.
Selain itu karna software ini gratis atau tidak berbayar jadi software ini sering digunakan oleh para editor. Baik yang
menggunakan untuk keperluan komersil ataupun keperluan pribadi.
Awalnya software ini dikembangkan hanya untuk desktop X11 yang berjalan pada sistem operasi Linux. Tapi
setelah dikembangkan lagi akhirnya software ini sudah dapat digunakan pada sistem operasi lainnya, seperti windows
dan juga Mac.
Software desain grafis berbasis vector
Desain grafis berbasis vektor adalah suatu objek gambar yang dimana menggunakan sebuah titik koordinat
dan rumus tertentu. Sehingga ketika gambar di perbesar maka tidak akan pecah.
Banyak keunggulan yang didapat ketika melakukan pengolahan desain vektor. Jika anda ingin mengetahui
lebih lanjut mengenai jenis desain ini, anda dapat membaca pada artikel yang sudah dibuat di situs ini mengenai
pengertian desain grafis berbasis vektor.
Setiap mengolah gambar pastinya butuh sebuah software yang mendukung. Sama halnya ketika ingin
mengolah desain berbasis vektor butuh sebuah software yang memumpuni atau memiliki fitur fitur yang mendukung.
Beriku macam macam software pengolah desain grafis berbasis vektor yang sering digunakan :
Adobe Illustrator
Jika pada desain bitmap ada Adobe Photoshop maka pada vektor terdapat Adobe Illustrator. Adobe Illustrator
merupakan salah satu software pengola desain vektor yang hingga saat ini makin banyak penggunanya.
Software ini merupakan software yang dibuat oleh perusahaan Adobe. Perangkat ini sangatlah mendukung untuk
mengolah sebuah desain berbasis vektor.
tampilan software illustrator
Dengan fitur yang sangat lengkap dan memiliki kuatlitas yang sangat bagus bukan hal yang langka jika
software ini banyak digunakan oleh para desainer.
Sebagian besar client, baik dari dalam negri ataupun luar negri sudah pada meminta file berekstensi Ilustrator,
maka dari itu para freelancer desain sebagian besar sudah pindah menggunakan Adobe Ilustrator ini.
Dengan software ini berbagai desain dapat di buat, dengan fitur yang sangat mendukung inilah yang membuat
Adobe Ilustrator mudah digunakan.
File tipe yang dihasilkan oleh software ini juga bermacam macam, selain itu dengan software ini dapat
mendesain sebuah web.
Corel Draw
Software pengola desain berbasis vektor yang kedua yaitu Corel Draw. Aplikasi ini merupakan aplikasi dengan
berbagai fitur yang tidak kalah lengkap dengan Ilustrator, software ini juga termasuk software yang sering digunakan
untuk mengolah sebuah desain berbasis vektor.
Pengertian secara umumnya Corel Draw adalah sebuah software atau perangkat luna yang melakukan editing
pada garis vektor. Program ini awal dikembangkan oleh sebuah perusahaan yang bernama Corel yang berlokasi di
Ottawa, Kanada.
Corel Draw sendiri memliki fungsi dan kegunaan yang paling penting untuk mengolah sebuah gambar. Oleh
karna itu software ini sering kalidigunakan untuk pekerjaan dalam bidang desain, publikasi atau, percetakan dan juga
berbagai pekerjaan lainnya yang membutuhkan proses visualisasi.
Dengan software ini dapat membuat berbagai macam desain yang diantaranya, desain logo, WPAP, Banner,
Kaos, Vektor wajah dan masih banyak lainnya.
Adobe Indesign
Software pengolah desain vektor selanjutnya yakni Adobe Indesign. Software ini juga termasuk software yang
hingga saat ini banyak digunakan oleh para desainer.
Tidak bisa dipungkiri lagi jika perusahaan Adobe mengeluarkan berbagai perangkat lunak yang sangat berfungsi atau
mempermudah sebuah pekerjaan, salah satunya software ini yang juga termasuk produk buatan Adobe.
Dari segi penggunaan, Adobe indesign sangat mudah digunakan dan juga lebih baik dari software yang
serupa.
Bisa dibuktikan banyak para desainer yang baru menggunakan software ini tidak perlu waktu yang banyak
untuk beradaptasi. Jadi software ini sangat mudah dioprasikan dan sudah banyak tutorial cara penggunanyaa.
Lagi cari artikel tentang smartphone? Yuk baca disini artikel tentang tips trik, panduan, tutorial terlengkap bertemakan
smartphone.
Dalam software Adobe Indesign banyak fitur fitur yang sangat mendukung dan mudah digunakan. Selain itu
dengan software ini juga dapat membuat berbagai desain, dan format file yang dihasilkannya pun juga bermacam
macam.
Inkscape
Inkscape adalah sebuah perangkat lunak pengolah gambar atau desain berbasis vektor. Software ini dibuata
atau dibawah lisensi GNU GPL, yang dimana bersifat gratis tanpa biaya apapun jika ingin menggunakan software ini.
Walaupun software ini gratis dan dibawah lisensi GNU tapi software ini dapat dijalankan di berbagai sistem operasi,
seperti Mac OS, Unix, dan Windows.
Tetapi software ini bisa dibilang dengan software yang belum sempurna. Masih banyak kekurangan yang ada
pada software ini.
Tapi walaupun begitu software ini termasuk software yang sering digunakan karna bersifat gratis. Beda hal nya dengan
software pengola desain vektor yang lainnya yang perlu membayar perbulannya.
Kesimpulan dan Penutup
Itulah beberapa macam software desain grafis terbaik berbasis vektor dan bitmap.
Dari beberapa software tersebut bisa disimpulkan bahwa masih banyak perangkat lunak pengola desain lainnya.
Tapi software di atas merupakan software yang paling sering digunakan pada saat ini, dan bisa dibilang mudah
dioprasikan.