Laporan Hasil Diskusi Kelompok Kecil
Judul Blok
Judul Modul
1. Bimahfud Indranata NIM : 1310015024
2. Indah Milanti NIM : 13100150
3. Naftania Dwi Indriani NIM : 1310015049
4.
Tutor :
dr. Nurul hasanah
Nip :
Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman 2013
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh,
Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan
izin dan ridho-Nya kami dapat melaksanakan Diskusi Kelompok Kecil serta membuat dan
menyelesaikan “Laporan hasil belajar Diskusi Kelompok Kecil (DKK)” ini.
Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh dosen Fakultas Kedokteran Universitas
Mulawarman, yang telah mengajarkan dan membimbing kami untuk bisa menyelesaikan diskusi
ini.
Laporan ini berisi hasil diskusi tentang penyakit “Gondongan (mumps)” yang meliputi
latar belakang, tujuan, dan manfaat dilakukannya diskusi; isi dan pembahasan diskusi; serta
kesimpulan hasil diskusi beserta sarannya.
Semoga dengan dilakukan dan dibuatnya laporan diskusi ini, kita bisa mendapat ilmu
didalamnya. Akhir kata, kami ucapkan sekian dan terima kasih.
Samarinda, 29 Agustus 2013
Kelompok 3
BAB 2
ISI DAN PEMBAHASAN
a. Skenario Modul
Rudi (14 tahun) dua hari tidak masuk sekolah karena demam tinggu yang dideritanya.
Kepalanya sakit dan sekarang dia mulai malas makan karena sewaktu mengunyah, rahangnya
juga sakit. Ketika bercermin, Rudi terkerjut karena wajahnya asimetris. Pipi kiri di bawah
telinganya tampak sedikit membengkak. Ibu Rudi yang juga melihatnya kemudian segere
memberikan blau pencucian pakaian dan dioleskan ke pipinya, supaya mengurangi nyeri dan
bengkak katanya. Karena merasa tidak ada perubahan dan malah pipi kanannya juga ikut
membengkak, esok harinya Rudi di bawa ke dokter. Doter bertanya ke ibunya, apa dulu
imunisasi Rudi lengkap dan apakah ada seorang di sekitar Rudi menderita penyakit yang sama.
Dokter menyimpulkan Rudi menderita penyakit gondongan yang disebabkan oleh infeksi virua
dan kemudian memberikan obal analgesic dan antipiretik. Dokter juga meminta Rudi untuk
beristirahat dan tidak melakukan hal-hal yang bisa menularkan penyakit tersebut kepada orang
lain.
1. Klarifikasi Istilah
Demam : Kenaikan suhu lebih dari 37°C
Pembengkakan : Respon tubuh akibat sesuatu sehingga ukuran berubah (membesar)
Asimetris : Bentuk tidak sama rata
Analgesik : Obat pereda nyeri
Antipiretik : Obat penurun suhu tubuh
Nyeri : Rasa tidak nyaman (sakit)
Inveksi virus : Masuknya virus ke dalam tubuh
Imunisasi : Pemberian vaksinasi untuk meningkatkan daya tahan tubuh
terhadap suatu penyakit
Gondongan : Penyakit yang disebabkan virus yang terjadi di kelenjar parotis
2. Identifikasi Masalah
Apa yang menyebabkan Rudi demam ?
Mengapa pipinya Rudi membengkak ?
Bagaimana gejala penyakit gondongan ?
Bagaimana penyakit gondongan menular ?
Apa pengaruh blau pakaian terhadap penyakit gondongan ?
Imunisasi apa yang seharusnya di berikan kepada Rudi ?
Bagaimana penanganan penyakit gondongan ?
3. Brainstorming
Rudi demam akibat respon tubuhnya terhadap virus yang masuk.
Pipinya membengkak akibat virus yang menyerang kelenjar parotis yang berada diantara
rahang dan pipi
Gejala dari penyakit gondongan yaitu : demam, nyeri saat mengunyah, sakit kepala,
pembengkakan di daerah pipi.
Penyakit gondongan masuk ke dalam tubuh melalui virus (paramixovirus) menular
melalui kontak air ludah dari bersin, berbicara, dan memakai peralatan yang
terkontaminasi secara bergantian
Blau pakaian bukan merupakan obat gondongan, tetapi hanya sebagai pereda sementara
dan tidak dapat menyembuhkan.
Penanganan penyakit gondongan : istirahat yang cukup, memakai masker, menghindari
kontak langsung dengan orang lain, minum obat nyeri dan demam, menjaga perabotan
makan. Pencegahan penyakit gondongan dapat dilakukan dengan memberikan imunisasi
MMR (mumps, measles, rubella).