0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
155 tayangan7 halaman

Rancangan Pembelajaran Inovatif STEAM

Rancangan pembelajaran STEAM merupakan persiapan pelaksanaan pembelajaran yang menerapkan unsur-unsur pendekatan STEAM, baik secara tertanam atau terpadu. Langkah-langkah menyusunnya meliputi merumuskan tujuan pembelajaran, menganalisis materi, menentukan model dan metode, serta menyusun langkah-langkah dan penilaian pembelajaran. Pendekatan ini bertujuan membuat siswa lebih aktif dan kreatif

Diunggah oleh

nuris wijayanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
155 tayangan7 halaman

Rancangan Pembelajaran Inovatif STEAM

Rancangan pembelajaran STEAM merupakan persiapan pelaksanaan pembelajaran yang menerapkan unsur-unsur pendekatan STEAM, baik secara tertanam atau terpadu. Langkah-langkah menyusunnya meliputi merumuskan tujuan pembelajaran, menganalisis materi, menentukan model dan metode, serta menyusun langkah-langkah dan penilaian pembelajaran. Pendekatan ini bertujuan membuat siswa lebih aktif dan kreatif

Diunggah oleh

nuris wijayanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

D.2.

KEGIATAN BELAJAR 2
KEGIATAN BELAJAR 2: MERANCANG
PEMBELAJARAN STEAM
STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics), merupakan pendekatan
pembelajaran yang mengintegrasikan penerapan sains dan teknologi melalui teknik dan seni
dengan berlandaskan unsur-unsur matematis.

Pembelajaran yang menggunakan pendekatan STEAM menyediakan metode belajar   yang


terintregrasi, interaktif dan efektif yang dikombinasikan  dengan pembelajaran mandiri dan
kerja kelompok. Dasar dari pembelajaran dengan pendekatan STEAM terletak pada
pembelajaran inkuiri dan pemikiran kritis. Kedua hal tersebut berbasis proses yang berarti
proses saat mengajukan pertanyaan, proses menimbulkan rasa ingin tahu, dan proses
menemukan solusi dari suatu masalah. Inti dari pembelajaran STEAM adalah menjadikan
siswa lebih aktif dan kreatif dalam menemukan solusi masalah.

Modul 4 KB 2 ini mengajak Saudara untuk memahami pengertian rancangan pembelajaran


inovatif dengan pendekatan STEAM dan mampu menerapkan pendekatan STEAM dalam
rancangan pembelajaran inovatif. Dengan mempelajari materi tersebut, Saudara diharapkan
mampu menyusun rancangan pembelajaran inovatif dengan pendekatan STEAM.

D.2. KEGIATAN BELAJAR 2


CAPAIAN MATERI, POKOK MATERI DAN
URAIAN MATERI
Capaian Materi

Setelah mempelajari keseluruhan materi pada Modul 4 KB 2 ini baik secara daring maupun
luring, Saudara diharapkan mampu menyusun rancangan pembelajaran
inovatif STEAM dengan model pembelajaran yang tepat

Pokok Materi

Saudara Mahasiswa, berikut adalah pokok-pokok materi dalam modul ini:

1. Pengertian rancangan pembelajaran inovatif dengan pendekatan STEAM


2. Langkah-langkah penyusunan RPP dengan pendekatan STEAM

Untuk dapat menguasai capaian pembelajaran pada Kegiatan Belajar 2, silakan Anda pelajari
beberapa materi berikutnya. 
D.2. KEGIATAN BELAJAR 2
RANCANGAN PEMBELAJARAN INOVATIF
DENGAN PENDEKATAN STEAM
Pengertian

Apa itu rancangan pembelajaran inovatif dengan pendekatan STEAM? Yaitu, segala


persiapan pelaksanaan pembelajaran yang menerapkan unsur-unsur pendekatan STEAM baik
secara tertanam (embedded)  maupun terintegrasi (integrated) dalam komponen maupun
tahapan rencana pembelajaran yang akan dilaksanakan guna mencapai tujuan yang telah
ditetapkan.

Langkah-langkah Perancangan Pembelajaran Inovatif dengan pendekatan STEAM

Prinsip, komponen dan langkah-langkah penyusunan RPP telah disampaikan pada Modul 4
KB 1. Untuk itu, langkah-langkah perancangan pembelajaran inovatif dengan
pendekatan STEAM  akan difokuskan pada komponen RPP yang terkait langsung dengan
unsur STEAM, yaitu: Tujuan Pembelajaran,   Materi Pembelajaran, Metode Pembelajaran,
Media Pembelajaran, Sumber Belajar, Langkah-langkah Pembelajaran, dan Penilaian Hasil
Pembelajaran.

1. Merumuskan Tujuan Pembelajaran

Untuk menguatkan bahwa suatu tujuan pembelajaran dalam RPP menerapkan


pendekatan STEAM, ada kalanya perlu ditulis secara eksplisit tujuan jangka panjang berupa
unsur-unsur pembelajaran abad 21 melalui rumusan tujuan pembelajaran seperti contoh
berikut:

 Melalui kegiatan tanya jawab, peserta didik dapat menyebutkan salah satu


pengertian penelitian sejarah dengan benar kegiatan  tanya   jawab,   peserta   didik 
dapat   menyimpulkan pengertian penelitian sejarah secara tertulis dengan benar
 Melalui      kegiatan      diskusi      kelompok,      peserta      didik      dapat
mendeskripsikan langkah-langkah penelitian sejarah      heuristik, kritik/verifikasi,
interpretasi/ eksplanasi, dan penulisan sejarah secara tertulis dengan benar.
 Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan
langkah-langkah penelitian sejarah      secara heuristik, kritik/verifikasi, interpretasi/
eksplanasi, dan penulisan sejarah dengan lengkap dan tepat
 Melalui kegiatan   penugasan dan   pemecahan masalah, peserta didik dapat
menganalisis sumber sejarah yang ada di sekitarnya secara lengkap
 Melalui kegiatan  penugasan dan  pemecahan masalah, peserta didik dapat
mengevaluasi hasil penelitian sejarah yang ada di sekitarnya dengan baik
 Melalui     kegiatan     presentasi     kelompok,     peserta     didik     dapat
menyimpulkan kegunaan penelitian bagi guru dan siswa
 Melalui  kegiatan  presentasi  kelompok,  peserta  didik  dapat  menyajikan kegunaan
penelitian dalam bentuk tulisan di powerpoint
 Melalui kegiatan  presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan contoh
manfaat penelitian bagi kehidupan manusia dalam bentuk tulisan di powerpoint
 Melalui kegiatan project based learning tentang sumber sejarah yang ada di
sekitarnya, peserta didik diharapkan mampu berkomunikasi, berkolaborasi,
berfikir kritis dan berkreasi (4C), sekaligus memiliki sikap religiusitas,
mengembangkan sikap jujur, peduli, dan bertanggungjawab (PPK).

2. Menganalisis Materi Pembelajaran

3. Menentukan Model, dan Metode Pembelajaran

4. Menentukan Media, Alat, dan Sumber Belajar

5. Menyusun langkah-langkah Pembelajaran

6.  Penilaian Pembelajaran

D.2. KEGIATAN BELAJAR 2


MENYUSUN LANGKAH-LANGKAH
PEMBELAJARAN
menyusun langkah-langkah pembelajaran merupakan komponen utama dalam RPP. 
Langkah-langkah pembelajaran terdiri dari 3 tahapan yaitu pendahuluan, inti, dan penutup.
Berikut ini contoh langkah-langkah Pembelajaran STEAM dengan pola pendekatan
tertanam (embedded) menggunakan model pembelajaran Project Based Learning STEAM
(Laboy - Rush)  sesuai tabel 18 untuk SMA Kelas X IPS, Mata Pelajaran Sejarah, Materi
Pokok Penelitian Sejarah:

  
Back

Next

◄ Tes Formatif Kegiatan Belajar 1

D.2. KEGIATAN BELAJAR 2


PENILAIAN PEMBELAJARAN
Penilaian pembelajaran selalu mengacu pada Indikator Pencapaian Kompetensi dan Tujuan
Pembelajarannya serta materi yang telah disampaikan.   Teknik dan instrument serta tahapan
penilaian yang digunakan juga sama. Hal yang membedakan penilaian pembelajaran
berbasis STEAM yaitu pola pendekatan apa yang akan dipilih.   Apakah   memilih pola
pendekatan tertanam ataukah memilih pola pendekatan terpadu?

Penilaian pembelajaran yang menerapkan pendekatan STEAM dengan pola tertanam maka


hanya mata pelajaran sebagai bidang utama yang perlu dinilai pada semua aspeknya, baik
spiritual, sosial, pengetahuan, maupun keterampilannya.

Sehingga dapat dikatakan bahwa rancangan pembelajaran yang menerapkan


pendekatan STEAM  dengan pola tertanam lebih cocok untuk diterapkan pada jenjang
pendidikan sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) karena
lebih banyak menerapkan pola kurikulum secara terpisah berdasarkan mata pelajaran.

Adapun penilaian pembelajaran yang menerapkan pendekatan STEAM dengan pola terpadu


maka semua mata pelajaran yang terintegrasi dalam satu tema perlu dinilai pada semua
aspeknya, baik spiritual, sosial, pengetahuan, maupun keterampilannya.      Dalam
konteks STEAM, termasuk mata pelajaran atau bidang ilmu pengetahuan, teknologi, teknik,
seni, dan matematika. Teknik, instrument, maupun tahapan penilaiannya sama sebagaimana
proses penilaian pembelajaran tematik. Sehingga dapat dikatakan bahwa rancangan
pembelajaran yang menerapkan pendekatan STEAM dengan pola terpadu lebih cocok untuk
diterapkan pada jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) dan PAUD.
D.2. KEGIATAN BELAJAR 2
RANGKUMAN
Rancangan pembelajaran STEAM yaitu segala kegiatan persiapan pelaksanaan pembelajaran
yang menerapkan unsur-unsur pendekatan STEAM  baik secara tertanam (embedded) maupun
terpadu (integrated) dalam komponen maupun tahapan rencana pembelajaran yang akan
dilaksanakan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Langkah-langkah menyusun RPP dengan pendekatan STEAM  dapat dimulai dengan


menyusun rumusan Tujuan Pembelajaran, mengeksplorasi Materi Pembelajaran, menentukan
Model dan Metode Pembelajaran, dan menentukan Media, Alat dan Sumber Belajar,
Menyusun Kegiatan Pembelajaran, menyusun Penilaian Pembelajaran, dan  menyusun
Kegiatan Tindak Lanjut.

D.2. KEGIATAN BELAJAR 2


DAFTAR PUSTAKA
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching, and
Asessing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives. New York &
London: Addison Wesley Longman, Inc.

 Chaeruman, U. A. (2008).  Rencana  Pembelajaran Yang  Mengintegrasikan Teknologi


Informasi Dan Komunikasi. Pustekkom: Jakarta

 Endang Mulyatiningsih. (2018). Perumusan Indikator dan Tujuan Pembelajaran RPS


Metode Pembelajaran. Fakultas Teknik UNY: Yogyakarta

 Forrest, C. (2003). Writing training objectives using SMART.

 Kemendikbud. Permendikbud No 22 tahun 2016 Tentang Standar Kompetensi Lulusan


Pendidikan Dasar Dan Menengah (2016). Jakarta.

 Kemendikbud. (2018). Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan


Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada
Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, (1), 65–70.

Mager, R. F. (1962). Preparing Instructional Objectives. California: Lear Sieger.


Muhammad      Zuhri.      (2019).      Model-model       Pembelajaran      STEM.

[Link] diunduh
tanggal 24 November 2019

 Musfiqon, H., & Nurdyansyah. (2015). Pendekatan Pembelajaran Saintifik. Sidoarjo:


Nizamia Learning Center.
 Nurdjannah.    (2019)  RPP  (Rencana  Pelaksanaan  Pembelajaran)  Berbasis STEM. 
Brebes: SMA N 1 Bumiayu

Back

Next

◄ Tes Formatif Kegiatan Belajar 1

D.2. KEGIATAN BELAJAR 2


PENUTUP
SELAMAT,

Dengan demikian, Anda telah menyelesaikan pembelajaran pada Modul Pedagogi 4 Kegiatan
Belajar 2.

Selanjutnya, untuk mengetahui sejauh mana pemahaman Anda terkait materi. Anda
dipersilahkan untuk menjawab soal-soal yang disajikan pada kegiatan Tes Sumatif.

Klik tombol Selesai untuk melanjutkan ke kegiatan selanjutnya.

Anda mungkin juga menyukai