Misalnya
untuk
menginstall aplikasi-aplikasi yang membutuhkan service nya google, seperti USEETV, Youtube
Android, dlsb.. Termasuk tentu saja buat install playstore.
Sehingga, dengan adanya akses root kita jadi bisa install aplikasi yang awalnya ditolak oleh bawaan
STB.
Bahan
STB ZTE ZXV10-B760H
Komputer (OS Windows / Linux)
Arduino Uno atau USB to TTL + Kabel-kabel
Flashdisk
Aplikasi Putty (Windows / Linux ada semua)
Obeng, buat buka Box STB
Monitor / LCD / TV buat display
File Root
File Launcher
SDM (orang)
Untuk STB-nya tidak perlu dijelaskan, pada tutorial sebelumnya sudah dibahas bentuk dan
spesifikasinya.
Komputer
Komputer bisa menggunakan OS Windows atau Linux.
Secara umum pakai windows. Namun, karena aku setiap hari lebih sering pakai Linux, maka di tutorial
ini aku prakteknya pakai Linux distro Mint 18.1. Meski demikian, tutorialnya versi windowsnya juga
dituliskan.
USB TTL
Biasa disebut juga USB to Serial, atau USB to TTL.
Bisa pakai Arduino Uno:
atau USB PL2303:
Penulis sendiri memilih pakai USB PL2303 karena memang gak begitu ngerti elektronik, dan relatif
mudah penggunaannya (selain dulu pernah ada proyek terkait pemrograman EDC iso8583 dengan usb
serial jadi sedikit banyak cepet mengerti).
USB PL2303 dapatkannya dengan membeli di Tokopedia dengan harga Rp 8.900,- plus kabel
jumpernya Rp. 5.900,-
Ada juga sebenarnya yang sudah jadi lengkap dengan kabelnya, namun terasa agak mahal.
Ada banyak versi terkait USB to TTL ini, mulai dari harga murah sampai mahal ada. Biasanya terkait
dengan chipsetnya. Semakin mahal tentu saja makin berkualitas bahannya (asal mahal karena beda,
bukan barang yang sama).
Untuk sekadar kebutuhan oprek STB ini, gak perlu yang bagus-bagus amat. Yang murah pun cukup.
File Root
File-file bahan root silakan di download di:
di Google Drive
File Launcher
Untuk launcher, saya pakai holo launcher. Silakan pakai apa saja. Install dulu sebelum proses ngeroot
dilakukan. Installasinya seperti pada tutorial sebelumnya.
PENTING: Pastikan sudah ada launcher lain sebelum proses root. Karena penulis sendiri gagal
beberapa kali ternyata harus pindah launcher dulu saat proses ngeroot dilakukan.
Ekstrak, kemudian copy-kan ke flashdisk di direktori root.
Bahan Lain
Flashdisk silakan pakai apa saja yang penting mudah terbaca.
Untuk Windows silakan download Putty di [Link].
Obeng dan lainnya silakan disesuaikan.
Bongkar STB
Bongkarnya gak susah, dibalik aja STB nya, secara pelan-pelan di dorong dan terbuka tutup bawahnya.
Selanjutnya siapkan Obeng kembang, buka 3 pengkaitnya.
Colok USB TLL
Siapkan USB to TTL nya dengan kabel-kabelnya. Ada 3 pin yang jadi perhatian khusus,
yakni TX, RX dan GND.
Jalur RX biasanya dipakai untuk menerima (Recive) data. Sedangkan TXuntuk mengirim (Transfer)
data. Dan GND untuk jalur Grounding.
Dimana letak TX, RX dan GND pada USB PL2303 sudah cukup jelas (ada di gambar atas).
Sedangkan letak pin pada STB ZTE ZXV10-B760H seperti foto dibawah ini :
Sambungkan pin-pin USB ke STB, dan USB pada komputer.
Sesudah disambung-sambung jadilah seperti ini pada laptopku :
Windows
Pastikan driver USB sudah diinstall sesuai versi Windowsnya. Misalnya di download
pada situs prolific atau jika kurang jelas, tanya aja kepada pembelinya tentang drivernya.
Periksa pada device manager usb nya pada COM berapa.
Contoh gambar diatas menunjukkan USB PL2303 bekerja pada COM11.
Kemudian buka putty
Pastikan pilihan tipe koneksinya ke Serial
Sesuaikan serial linenya sesuai COM pada komputermu.
Kemudian ubah speed menjadi 115200
Trus klik Open
Linux
Nyalakan STB dan masuk ke launcher holo (selain meebox)
Colokkan USB PL2303 ke Komputer dengan OS Linux
Buka terminal, CTRL+ALT+T
Masuk ke akses root (super user), sudo su dan pastikan konsole selalu diawali
tanda # yang berarti hak aksesnya adalah root
Install putty, jika belum ada. # apt-get install putty
Detek daftar USB yang tercolok # lsusb
Pastikan ada pesan semacam ini : Bus 002 Device 002: ID 067b:2303 Prolific Technology, Inc.
PL2303 Serial Port
yang menunjukkan bahwa USBnya telah dideteksi oleh Linux
Daftarkan ke sistem :
# modprobe usbserial vendor=0x067b product=0×2303
Untuk mengetahui letak portnya, gunakan: # dmesg | grep tty
jika muncul [117222.007730] usb 2-1.2: pl2303 converter now attached to ttyUSB1
berarti lokasinya ada di port ttyUSB1
buka putty dan sesuaikan seperti ini
Kemudian Open
Proses Root
Setelah putty terbuka, dan perintah siap diketikkan maka ikuti langkah berikut:
Ketik cd /mnt/sda1/root kemudian ENTER
jalankan perintah root: sh [Link]
Screenshot pada windows :
Screenshot pada Linux:
setelah itu matikan dan nyalakan kembali STB. Atau ketik : # reboot
liat pada daftar aplikasi, akan terdapat superuser
jalankan superuser, jika tidak meminta update berarti proses root selesai 😁
Cara Root STB ZTE B860H Indihome , Tutorial singkat aja, nanti diupdate, sering-sering aja main ke sini.
Spek singkat STB ZTE ZX10 B860H:
Chipset Amlogic S905X-BV
ROM 8 GB
RAM 1 GB
Pertama-tama siapkan bahan-bahannya dulu:
[Link] TTL, bisa pake PL2303 atau CH341A
[Link] to USB. Kalau ga punya, bikin sendiri aja. Dua kabel USB dipotong terus disambung sesuai
warnanya.
[Link] bisa Windows bisa Linux.
[Link] nya lah pasti.
Coba dulu konek via TTL. Pake Putty ya. Silahkan cari sendiri cara koneknya. Udah banyak yang share mengenai itu.
Kalau sudah, coba jalankan perintah ini:
mount -o rw,remount /system
Kalau jawabannya Permission Denied, berarti status /system masih Read Only, hanya bisa read tapi tidak bisa write.
Cara mengatasinya adalah reboot ke u-boot atau bootloader untuk mengubah Selinux menjadi permissive.
Setelah itu coba lagi jalankan perintah mount -o rw,remount /system, jika sudah tidak ada pesan kegagalan berarti kita
sekarang berada dalam mode RW. Gambar di bawah hanya contoh waktu bikin direktory “wira” di /system/app/
Tinggal teruskan selanjutnya yakni mengisi file-file root termasuk [Link].
Nanti disambung ya nunggu waktu agak luang, ini teknisnya aja.