0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan5 halaman

Hasil Ekstrak Kental Daun Sirsak

Dokumen ini mendeskripsikan proses ekstraksi daun sirsak menggunakan pelarut metanol, n-heksan, etil asetat, dan n-butanol. Setelah ekstraksi, diperoleh tiga fraksi yaitu fraksi n-heksan sebesar 15%, fraksi etil asetat sebesar 22,5%, dan fraksi n-butanol sebesar 7,5% berdasarkan perhitungan berat.

Diunggah oleh

Muhammad Rizaldi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan5 halaman

Hasil Ekstrak Kental Daun Sirsak

Dokumen ini mendeskripsikan proses ekstraksi daun sirsak menggunakan pelarut metanol, n-heksan, etil asetat, dan n-butanol. Setelah ekstraksi, diperoleh tiga fraksi yaitu fraksi n-heksan sebesar 15%, fraksi etil asetat sebesar 22,5%, dan fraksi n-butanol sebesar 7,5% berdasarkan perhitungan berat.

Diunggah oleh

Muhammad Rizaldi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

No Perlakuan Hasil Dokumentasi

.
1 Ditimbang ekstrak Didapatan ekstrak
metanol kental daun sirsak metanol kental
sebanyak 0,4 gram daun sirsak
sebanyak 0,4 gram

2 Pelarut n-butanol Pelarut n-butanol


dijenuhkan dengan yang telah
aquadest perbandingan dijenuhkan dengan
1:1 yaitu n-butanol dan aquadest
aquadest sebanyak 30 ml

3 Ekstrak 0,4 gram Suspensi ekstrak


disuspensikan dengan 3 daun sirsak
ml aquadest

4 Ditambahkan 10 ml Terbentuk 2
pelarut n-heksan kedalam lapisan n-heksan
corong pisah lalu dikocok dan air
hingga terbentuk 2 lapisan
atau hingga buih hilang,
direplikasi sebanyak 3
kali, Dipisahkan n-heksan
dalam vial dan air tetap
dalam corong pisah
5 Ditambahkan 10 ml Terbentuk 2
pelarut etil asetat kedalam lapisan etil asetat
corong pisah lalu dikocok dan air
hingga terbentuk 2 lapisan
atau hingga buih hilang,
direplikasi sebanyak 3
kali, Dipisahkan etil asetat
dalam vial dan air tetap
dalam corong pisah
6 Ditambahkan 10 ml Terbentuk 2
pelarut n-butanol yang lapisan n-butanol
dijenuhkan kedalam dan air
corong pisah lalu dikocok
hingga terbentuk 2 lapisan
atau hingga buih hilang,
direplikasi sebanyak 3
kali, Dipisahkan n-butanol
dalam vial dan air tetap
dalam corong pisah

Diperoleh fraksi n-
Fraksi n-heksan kemudian
heksan kental
7 di kering-anginkan hingga
dengan masing-
didapat fraksi kental.
masing rendemen
Fraksi etil asetat Diperoleh fraksi
kemudian di kering- etil asetat kental
8
anginkan hingga didapat dengan masing-
fraksi kental. masing rendemen

Fraksi n-butanol
kemudian diuapkan diatas Diperoleh fraksi
9
waterbath hingga kental n-butanol
didapatkan fraksi kental

Fraksi n-heksan
didapat sebesar
15%
Fraksi etil asetat
didapat sebesar
Masing-masing fraksi
22,5%
10 ditimbang diatas neraca
analitik

Fraksi n-Butanol
didapat sebesar 7,5
%

5. 2 PERHITUNGAN
5.2.1 Perhitungan Fraksi N-heksan

Perhitungan % Rendeman :
Berat vial kosong = 100,87 gram
Berat vial + fraksi = 100.93 gram
Berat fraksi = 100,93 gram- 100, 87 gram = 0,06 gram
Berat ekstrak kental = 0,4 gram
Jawab :
0,06 gram
% Rendeman = x 100 %
0,4
= 15 %
5.2.2 Perhitungan Fraksi Etil Asetat
Perhitungan % Rendeman :
Berat vial kosong = 100,87 gram
Berat vial + fraksi = 100.98 gram
Berat fraksi = 100,98 gram- 100,87 gram = 0,09 gram
Berat ekstrak kental = 0,4 gram
Jawab :
0,09
% Rendeman = x 100 %
0,4
= 22,5 %
5.2.3 Perhitungan Fraksi N-butanol
Perhitungan % Rendeman :
Berat cawan kosong = 34,73 gram
Berat cawan + fraksi = 34,76gram
Berat fraksi = 34,76 gram- 34,73 gram = 0,03 gram
Berat ekstrak kental = 0,4 gram
Jawab :
0,03
% Rendeman = x 100 %
0,4
= 7,5 %

Anda mungkin juga menyukai