NAMA : AHMAD RIZKI KURNIAWAN
NIM : 113 119 048
PEMINATAN : ICU
RESUSITASI JANTUNG PARU
PROSEDUR TINDAKAN Resusitasi jantung paru
PENGERTIAN Resusitasi jantung paru adalah suatu tindakan
untuk mengembalikan fungsi pernafasan dan
jantung guna kelangsungan hidup pasien
INDIKASI 1. Henti nafas (Respiratory Arrest), henti
nafas yang bukan disebabkan gangguan
pada jalan nafas dapat terjadi karena
gangguan pada sirkulasi (asistole,
bradikardia, fibrilasi ventrikel)
2. Henti jantung (Cardiac Arrest) dapat
disebabkan oleh beberapa hal seperti:
Hipoksemia karena berbagai sebab
Gangguan elektrolit (hipokalemia,
hiperkalemia, hipomagnesia).
Gangguan irama jantung (aritmia)
Penekanan mekanik pada jantung
(tamponade jantung, tension
pneumothoraks)
TUJUAN 1. Mencegah berhentinya sirkulasi atau
berhentinya pernafasan
2. Memberikan bantuan eksternal terhadap
sirkulasi dan ventilasi dari pasien yang
mengalami henti jantung atau henti nafas
melalui resusitasi jantung paru (RJP)
PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN Alat :
1. Alat pelindung diri (masker, hanscoon)
2. Laryngoscope lurus dan bengkok (jika
ada))
3. Orofaring /Mayo berbagai ukuran
4. Perlengkapan infus (blood set)
5. Gunting verban
6. Papan resusitasi (long spine board)
7. Spuit dan jarum no.14-16
8. Set terapi oksigen lengkap dan siap pakai
(Bag valve mask, Masker)
9. Set penghisap lendir lengkap dan siap
pakai
EKG monitor (bila ada& bila memungkinkan)
URUTAN PROSEDUR TAHAP KERJA
1. Pastikan keamanan penolong dan
keamanan pasien
2. Segera setelah aman :
· Hati-hati kemungkinan trauma leher
· Jangan pindahkan atau mobilisasi pasien
bila tidak perlu
3. Memeriksa kesadaran dengan cara
memanggil pasien
4. Memangil bantuan yang ada di
sekitar penolong
5. Mengatur posisi terlentang dengan
kepala tengadah
6. Periksa nadi arteri carotis pada leher
pasien
7. Periksa pernapasan pasien dengan
teknik lihat, rasakan, dengarkan suara
napas
8. Sedangkan bila pasien tidak bernafas,
bersihkan jalan nafas dari
lendir/sumbatan
9. Bila tidak ada denyut nadi maka
lakukan teknik kombinasi antara
nafas buatan dengan pijat jantung
luar:
Satu/Dua penolong : 30 pijat jantung :
2 ventilasi buatan
Kecepatan minimal 100x/menit
Kedalaman 5cm
Minimal interupsi
Recoil dinding dada sempurna
RJP dilakukan selama 5 siklus
10. Lakukan nafas buatan (dari mulut ke
mulut, dari mulut ke hidung atau dari
mulut ke alat ambu-bag)
10. Bila pasien sadar posisikan pasien
atur pasien pada posisi mantap
pemulihan tidur miring ke kanan,
tangan kiri sebagai alas kepala , kaki
kanan di tekuk, kaki kiri lurus ,
tangan lurus di belakang tubuh
penderita
11. Bantuan napas dan pijat jantung di
hentikan bila
- Ada respon pernapasan.
- Penolong kelelehan
- Bantuan datang
Terdapat tanda tanda kematian secara
biologis.