100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
3K tayangan2 halaman

SOP Resusitasi Jantung Paru (RJP)

Dokumen tersebut merupakan ringkasan singkat tentang SOP resusitasi jantung paru (RJP) yang mencakup pengertian, tujuan, indikasi, kontra indikasi, alat dan bahan, serta prosedur RJP secara umum.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
3K tayangan2 halaman

SOP Resusitasi Jantung Paru (RJP)

Dokumen tersebut merupakan ringkasan singkat tentang SOP resusitasi jantung paru (RJP) yang mencakup pengertian, tujuan, indikasi, kontra indikasi, alat dan bahan, serta prosedur RJP secara umum.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA : FEBBY HARDIANTI

NIM : I 4051191009

SOP RJP

Pengertian Resusitasi jantung paru adalah suatu tindakan untuk mengembalikan


fungsi pernafasan dan jantung guna kelangsungan hidup pasien.
Tujuan Mengembalikan fungsi pernafasan dan fungsi jantung yang terganggu
melalui teknik kombinasi antara pemberian nafas buatan dan kompresi
jantung luar.
Indikasi 1. Henti Nafas
2. Henti Jantung
Kontra Indikasi 1. Terminal illness
2. Mati secara klinis > 5 menit
Alat dan Bahan 1. Resusitasi kit
2. Jam / arloji
3. Barrier
4. Handscoon
Prosedur 1. Saat menemukan pasien / klien yang tidak sadarkan diri secara tiba-
tiba
2. Penolong menggunakan handscoon
3. Pastikan 3A (Aman Diri, Aman Pasien, Aman Lingkungan)
4. Cek kesadaran pasien dengan cara :
1) Memanggil nama / sapaan dengan menepuk bahu
2) Rangsang nyeri di bagian sternum, atau cubit
4. Jika pasien tidak sadar, tidak bereaksi, tidak bernapas segera
minta pertolongan atau laporkan code blue
5. Periksa pernafasan, lakukan Head Tilt Chin Lift
6. Lihat, Dengar dan Rasakan
1) Lihat pergerakan dada
2) Dengarkan suara nafas
3) Rasakan hembusan nafas
7. Periksa denyut nadi karotis (<10 detik)
8. Jika, tidak ada denyut nadi, lakukan RJP
9. Ambil posisi disamping pasien
10. Letakkan pangkal telapak tangan diatas posesus xiphoideus
11. Lakukan RJP sebanyak 5 siklus selama 2 menit (1 siklus 30x
kompresi 2x ventilasi)
12. Kecepatan RJP 100-120x per menit, kedalaman kompresi 5-6
cm, rekoil penuh, minimalkan interupsi.
13. Cek nadi dan nafas setelah 2 menit atau 5 siklus
14. Jika nadi dan nafas tidak ada, ulangi lakukan RJP 5 siklus lagi
15. Jika nadi ada nafas tidak ada berikan ventilasi setiap 6 detik
selama 1 menit
16. Jika nadi ada nafas ada posisikan pasien posisi sim / recovery.
Dokumentasi Catat hasil tindakan keperawatan
Referensi American Heart association (AHA). 2015. Health Care Research :
Coronary Heart Disease.

Anda mungkin juga menyukai