Rancangan Pengupasan Tanah Penutup P1B5
Rancangan Pengupasan Tanah Penutup P1B5
SKRIPSI
Oleh :
ROBBY TAKESHI SIMANJUNTAK
112150025
i
RANCANGAN TEKNIS PENGUPASAN LAPISAN TANAH
PENUTUP TAMBANG BATUBARA PIT 1 BLOK 5
[Link] RUCI MANDIRI, TANJUNGPALAS
UTARA, KABUPATEN BULUNGAN,
PROVINSI KALIMANTAN UTARA
SKRIPSI
Disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Teknik
Dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta
Oleh :
ii
RINGKASAN
Penelitian ini dilakukan pada Pit 1 Blok 5 (P1B5), PT. Dewa Ruci Mandiri
([Link]). PT. DRM belum memiliki data jumlah volume tanah penutup yang
ada pada area P1B5, maka perlu dilakukan permodelan cadangan untuk
menghitung jumlah volume tanah penutup yang harus dikupas dengan batasan
stripping ratio 6. Kemudian untuk melakukan kegiatan pengupasan lapisan tanah
penutup pada P1B5 dibutuhkan perencanaan yang sesuai dengan kondisi lokasi
P1B5. Perencanaan yang dimaksud pada penelitian ini berupa desain pengupasan
lapisan tanah penutup pada P1B5, perhitungan kebutuhan alat muat dan angkut
untuk mendukung kegiatan pengupasan lapisan tanah penutup, penjadwalan
produksi lapisan tanah penutup, dan peta rencana kemajuan pengupasan lapisan
tanah penutup pada P1B5.
Tujuan penelitian ini adalah menghitung jumlah volume tanah penutup
pada P1B5, merancang desain pit dan dimensi jalan angkut yang sesuai dengan
kondisi lokasi P1B5, menghitung kebutuhan alat muat dan angkut pada P1B5 dan
membuat penjadwalan produksi lapisan tanah penutup pada P1B5.
Metodologi penelitian meliputi studi Pustaka untuk mencari referensi
pustaka yang mendukung secara langsung dan berkaitan dengan rancangan teknis
penambangan. Untuk menentukan batasan masalah pada penelitian, dilakukan
observasi dilapangan. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini berupa data
primer dan data sekunder. Data primer berupa peta topografi dan cycle time alat
yang digunakan. Data sekunder berupa peta geologi regional, peta kemajuan
tambang akhir P1B4, stratigrafi regional Tarakan dan sebatik, data hasil pemboran
P1B5, data curah hujan, dan data target produksi bulanan pada PT. DRM. Data
yang terkumpul kemudian diolah untuk membuat suatu rancangan teknis
pengupasan lapisan tanah penutup.
Hasil penelitian meliputi volume tanah penutup yang harus dibongkar
pada P1B5 sebesar 275.900 BCM. Geometri jenjang yang digunakan adalah tinggi
jenjang 10 m dan lebar jenjang 5 m dengan kemiringan 65 0. Alat muat yang
digunakan adalah Excavator Backhoe Komatsu PC-400 sebanyak 3 unit dan alat
angkut Nissan CWB450HD sebanyak 15 unit. Penjadwalan produksi terhambat
oleh berkurangnya jam kerja karena adanya bulan puasa, maka diperlukan jam
kerja tambahan berupa lembur untuk memenuhi target produksi bulanan. Pada
periode satu untuk jam kerja normal didapatkan 112.471 BCM dan dari jam
lembur didapatkan tambahan produksi overburden sebesar 46.353 BCM.
Kemudian pada periode dua sisa volume lapisan tanah penutup yang harus
dibongkar adalah 114.604 BCM, dan hasil penjadwalan produksi didapatkan
87.501 BCM pada jam kerja normal dan tambahan 35.327 BCM dari jam
lembur.
iii
ABSTRACT
The research had done at Pit 1 Block 5 (P1B5), PT. Dewa Ruci Mandiri
( [Link]). PT. DRM does not have data on the amount of overburden volume in
the P1B5 area, it is necessary to make reserve model to calculate the amount of
overburden volume that must be strip with a stripping ratio 6. overburden removal
activity on P1B5 need plan that suit with the conditions of P1B5 location. The
planning referred to in this study is in the form of overburden stripping design in
P1B5, calculation of loading and hauling equipment needs to support overburden
stripping activities, scheduling of overburden production, and maps of overburden
stripping progress in P1B5.
The purpose of this study is to calculate the amount of overburden volume
in P1B5, make pit designs and haul road dimensions that suit with P1B5 site
conditions, calculate load and hauling equipment requirements in P1B5 and make
scheduling of overburden production in P1B5.
Research methodologies include Literature study to find references that
support directly and relate to the mining technical design. To determine the limits
of the problem in research, field observations were made. The data needed in this
study are primary data and secondary data. Primary data are topographic maps and
cycle time of the loading and hauling equipment. Secondary data are regional
geological maps, P1B4 mine out map, Tarakan and Sebatik regional stratigraphy,
P1B5 drilling results data, rainfall data, and monthly production target data at PT.
DRM. The collected data is then processed to create a plan of overburden
removal.
The results of the study are the volume of overburden that must be
dismantled at 275,900 BCM. Level geometry used is a height of 10 m and a width
of 5 m with a slope of 65o. The equipment used is the Komatsu PC-400 Backhoe
Excavator of 3 units and the Nissan CWB450HD of 15 units. Production
scheduling is hampered by reduced working hours due to the fasting month,
additional work hours in the form of overtime are needed to meet monthly
production targets. In the first period for normal working hours obtained 112,471
BCM and from overtime hours obtained an additional overburden production of
46,353 BCM. Then in the period of two remaining volumes of overburden that
must be dismantled is 114,604 BCM, and the results of production scheduling
obtained 87,501 BCM during normal working hours and an additional 35,327
BCM from overtime hours
iv
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, sehingga
Penyusunan Skripsi dengan judul “Rancangan Teknis Pengupasan Lapisan Tanah
Penutup pada Tambang Batubara Pit 1 Blok 5 [Link] Ruci Mandiri,Provinsi
Kalimantan Utara,Kabupaten Bulungan,Tanjung Palas Utara”, dapat diselesaikan.
Tujuan penulisan ini untuk memenuhi syarat memperoleh gelar Sarjana di
Program Studi S-1 Teknik Pertambangan, Universitas Pembangunan Nasional
“Veteran” Yogyakarta
Skripsi ini disusun berdasarkan penelitian yang dilakukan di lokasi
tambang [Link] Ruci Mandiri,Provinsi Kalimantan Utara,Kabupaten
Bulungan,Tanjung Palas Utara pada 19 Maret 2019 sampai dengan bulan 8 Mei
2019.
Atas selesainya penyusunan skripsi ini, diucapkan terimakasih kepada :
1. Bapak Dr. Mohamad Irhas Effendi, M. S., Rektor Universitas Pembangunan
Nasional “Veteran” Yogyakarta.
2. Bapak Dr. Ir. Sutarto Hartosuwarno, M.T., Dekan Fakultas Teknologi Mineral.
3. Bapak Dr. Ir. Eddy Winarno, [Link], MT., Ketua Jurusan Teknik
Pertambangan.
4. Ibu Ir. Wawong Dwi Ratminah, M.T., Koordinator Program Studi Sarjana
Teknik Pertambangan
5. Bapak [Link] Sulistyana Bargawa, M.T., Dosen Pembimbing I.
6. Ibu [Link] Ernawati, ST, [Link], Dosen Pembimbing II.
7. Seluruh Staff dan Karyawan PT. Dewa Ruci Mandiri.
8. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini
Harapan Penulis, semoga skripsi ini bermanfaat bagi para pembaca dan
perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang pertambangan.
v
Robby Takeshi Simanjuntak
vi
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR ..................................................................................... vi
DAFTAR ISI..................................................................................................... vii
DAFTAR GAMBAR........................................................................................ ix
DAFTAR TABEL ............................................................................................ xi
DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................... xii
BAB
I. PENDAHULUAN ............................................................................... 1
1.1............................................................................... Latar Belakang
.......................................................................................................1
1.2....................................................................... Perumusan Masalah
.......................................................................................................2
1.3........................................................................... Tujuan Penelitian
.......................................................................................................2
1.4............................................................................ Batasan Masalah
.......................................................................................................2
1.5.......................................................................... Metode Penelitian
.......................................................................................................3
1.6......................................................................... Manfaat Penelitian
.......................................................................................................4
1.7................................................................... Diagram alir penelitian
.......................................................................................................4
vii
3.7. Peralatan Tambang ........................................................................ 31
5. PEMBAHASAN .................................................................................. 57
5.1.............................................. Volume Lapisan Tanah Penutup
...............................................................................................57
5.2......................................................... Rancangan Penambangan
...............................................................................................58
5.3................................................. Kebutuhan Peralatan Tambang
...............................................................................................59
5.4............................................................... Penjadwalan Produksi
...............................................................................................61
viii
DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman
ix
4.6. Peta Persebaran Sumberdaya................................................................... 48
4.7. Dimensi Jenjang Tunggal ...................................................................... 50
4.8. Dimensi Jenjang Keseluruhan.................................................................. 51
x
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
xi
DAFTAR LAMPIRAN
LAMPIRAN Halaman
xii
BAB I
PENDAHULUAN
1
kegiatan penambangan akan dilanjutkan ke lokasi Pit 1 Blok 5 (P1B5). Lokasi
P1B belum memiliki informasi tentang cadangan yang ada di area tersebut.
Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui jumlah cadangan yang ada
pada area P1B5 sehingga dapat rancang desain pit dan aspek pendukung kegiatan
pengupasan lapisan tanah penutup pada P1B5. Untuk mengontrol kegiatan
pengupasan pada P1B5 agar sesuai dengan rencana pengupasan, maka diperlukan
penjadwalan produksi dan kebutuhan alat berat yang akan digunakan pada
kegiatan pengupasan pada P1B5
2
3. Rancangan teknis pengupasan lapisan tanah penutup dibuat dengan
Batasan Striping ratio 6 berdasarkan rekomendasi perusahaan.
4. Penelitian ini hanya membahas masalah penjadwalan produksi lapisan
tanah penutup tanpa membahas masalah produksi batubara.
5. Penentuan kebutuhan alat muat dan alat angkut disesuaikan dengan alat
yang dimiliki perusahaan.
Metode yang diterapkan dalam penelitian, teori dengan data dari lapangan
digabungkan dan dianalisis, sehingga didapat suatu pendekatan untuk
penyelesaian masalah. Adapun urutan pekerjaan penelitian yaitu:
1. Studi Pustaka.
Studi pustaka dilakukan pada tahap awal dengan mencari berbagai macam
referensi pustaka yang mendukung secara langsung dan berkaitan dengan
rancangan teknis penambangan.
2. Orientasi di lapangan.
Melakukan pengamatan langsung di lapangan rona awal penambangannya,
Pengamatan dilakukan untuk mengetahui batas-batas penambangan,
menentukan area atau batas-batas kajian masalah yang akan diteliti,
menentukan masalah pokok yang terjadi dilapangan yang ditekankan pada
rancangan teknis pengupasan lapisan tanah penutup, sehingga bisa dijadikan
referensi bagi perusahaan.
3. Pengambilan Data.
Pengambilan data digolongkan menjadi dua jenis, yaitu:
a. Data Primer.
Berikut ini adalah data-data primer yang diambil langsung dari lokasi
penelitian:
i. Peta Topografi
ii. Cycle time alat gali muat Komatsu PC-400 dan alat angkut Nissan
CWB 450HD yang digunakan dalam kegiatan pengupasan lapisan
tanah penutup
b. Data sekunder.
3
Berikut ini adalah data sekunder yang didapat dari perusahaan dan referensi
terkait lainnya:
i. Peta geologi.
ii. Peta kemajuan tambang akhir P1B4
iii. Stratigrafi Regional Tarakan dan Sebatik
iv. Data hasil pemboran
v. Curah hujan.
vi. Data target produksi.
4. Pengolahan Data.
1. Membuat kontur topografi wilayah penelitian
2. Mengidentifikasi data bor
3. Melakukan pemodelan geologi lapisan batubara
4. Melakukan penghitungan cadangan batubara
5. Membuat desai pit penambangan pada P1B5
6. Membuat penjadwalan produksi bulanan lapisan tanah penutup pada
P1B5 dengan target produksi 150.000/ bulan
5. Analisis Data.
a. Membuat rancangan kemajuan tambang setiap bulannya penambangan
berdasarkan hasil pengolahan data dan menganalisis apakah sesuai atau
tidak dengan parameter target produksi.
b. Membuat penjadwalan pembongkaran lapisan tanah penutup
4
1.7. Diagram Alir Penelitian
Diagram alir penelitian dibuat agar pelaksanaan penelitian dapat dilakukan dengan
sistematis. Tahapan proses yang akan dilakukan dalam penelitian ini digambarkan
dalam diagram alir pada gambar 1.1
Pengambilan Data
Data Sekunder
Data Primer
1. Data curah hujan
1. Peta Topografi 2. Data jam kerja
2. Data Produktifitas alat 3. Data Bor
4. Data Target Produksi
Pengolahan Data
TIDAK
Target produksi 150.000
BCM/Bulan
YA
5
Gambar 1.1
Diagram Alir Penelitian.
6
BAB II
TINJAUAN UMUM
Provinsi Kalimantan Utara memiliki luas 75.467,70 km2, terletak pada posisi
antara 114° 035’ 22” – 118° 003’ 00” Bujur Timur dan antara 10° 21’ 36” – 40°
24’ 55” Lintang Utara. Secara administratif Provinsi Kalimantan Utara
berbatasan dengan Negara Malaysia tepatnya dengan Negara bagian Sabah dan
Serawak, Malaysia. Batas daerah daratan terdapat sekitar 1.038 km garis
perbatsan antara Provinsi Kalimantan Utara dengan Negara Malaysia.
Data resmi dari pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyebutkan,
potensi mineral dan energi yang sudah terdeteksi di Kaltara antara lain batu
gamping sebanyak 654 ribu ton di Malinau dan 25 ribu ton di Nunukan, Sirtu 2,50
juta ton di Nunukan, dan pasir kuarsa sebanyak 1 milyar ton di Nunukan.
Terdapat pula potensi minyak dan gas yang terletak di beberapa blok di Kaltara.
Terdapat 9 titik ladang minyak yang mengandung 764 juta barel minyak dan 1,4
triliun cubic feet gas. Potensi gas Kaltara tersebar di Kabupaten Bulungan, Tana
Tidung, dan Nunukan.
Lokasi penelitian berada di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten
Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara dan dapat ditempuh melalui jalur udara dari
Kota Yogyakarta menuju Kota Tarakan (kota terbesar di Kalimantan Utara)
ditempuh dengan menggunakan pesawat terbang dengan transit di Kota
Balikpapan, rute Yogyakarta - Balikpapan waktu tempuhnya selama 1 jam 45
menit sedangkan Balikpapan - Tarakan waktu tempuhnya selama 1 jam. Setelah
itu untuk mencapai lokasi dapat ditempuh menggunakan speed boat melalui
sungai, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam (Gambar 2.1).
7
Gambar 2.1
Peta Kesampaian Daerah
8
Tabel 1.1
Data Curah Hujan Bulanan Tahun 2009 - 2018
Tabel 1.2
Data Hari Hujan Bulanan Tahun 2009 - 2018
Hari Hujan (hari) Rata -
Bulan
2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 rata
Jan 20 18 14 13 21 13 21 13 16 13 16,2
Feb 12 14 18 14 15 13 14 13 13 24 15
Mar 17 11 22 22 14 17 19 14 20 23 17,9
Apr 23 15 3 8 18 20 17 15 20 16 15,5
Mei 17 11 17 21 23 14 17 19 21 13 17,3
Jun 14 14 14 14 10 14 20 20 15 17 15,2
Jul 16 16 14 11 17 1 10 20 22 10 13,7
Agt 9 14 13 19 20 22 14 22 17 8 15,8
Sep 15 20 12 14 17 15 19 21 19 16 16,8
Okt 18 10 21 22 16 11 16 22 17 23 17,6
Nov 18 13 14 14 22 24 22 17 25 15 18,4
Des 18 20 14 15 21 21 15 22 22 20 18,8
Rata - rata 16,52
9
2.3. Keadaan Geologi
2.3.1 Fisiografi
Keadaan topografi wilayah kegiatan dan sekitarnya merupakan perbukitan
rendah dengan ketinggian 30 - 90 meter diatas permukaan air laut, serta lembah,
sungai dan rawa. Morfologi di daerah ini dipengaruhi oleh struktur lipatan dan
patahan. Jenis litologi dan kondisi kekerasan batuannya ditinjau dari bentuk relief
dan ronanya terbagi atas satuan morfologi perbukitan bergelombang sedang dan
satuan morfologi sungai dan rawa.
a. Satuan Morfologi Perbukitan Bergelombang Sedang
Morfologi ini terletak pada ketinggian antara 30-90 meter dari permukaan
laut dan kemiringan lereng berkisar antara 18% - 47%. Batuan dasar berupa
satuan batupasir dan batulempung pasiran, dengan bagian atasnya tertutup atau
bercampur dengan tufa klastik.
b. Satuan Morfologi Lembah Sungai dan Rawa
Satuan morfologi lembah sungai dan rawa, daerahnya relatif datar dan
membentuk cekungan di beberapa tempat yang memiliki elevasi yang berkisar
antara 0.5-3.5 meter dari permukaan laut. Kemiringan lereng berkisar antara 2%
- 22%. Susunan litologinya terdiri dari sisipan-sisipan batulempung tufaan dan
batulanau. Cekungan ini berupa rawa genangan dan rawa permanen. Rawa
genangan terjadi pada musim penghujan sedangkan rawa permanen tetap berair
sepanjang tahun, hal ini disebabkan oleh elevasinya yang rendah, setara dengan
permukaan laut, rawa permanen juga dipengaruhi oleh pasang surut air laut.
Kondisi alami daerah studi merupakan daerah rawa yang cukup luas,
namun terdapat beberapa kondisi alami yang berupa bukit. Daerah tangkapan
hujan pada daerah studi terbagi atas empat wilayah. Aliran air tentunya akan
berpusat menuju daerah rawa. Semakin tinggi permukaan air rawa maka variasi
daerah tangkapan hujan akan berkurang. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan
10
kemiringan topografi karena kenaikan permukaan air. Dikarenakan topografi yang
relatif datar, sehingga arah aliran air lebih cenderung didominasi oleh air tanah.
2.3.2 Stratigrafi
Wilayah lokasi penelitian berada di daerah Tanjung Palas Utara,
Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara secara geologis termasuk dalam
cekungan Tarakan. Menurut Samuel dan Achmad (1984), cekungan Tarakan
terbagi menjadi 4 subcekungan yaitu: di bagian utara terdiri dari sub-cekungan
Tidung dan sub-cekungan Tarakan Utara. Di bagian selatan cekungan ini terbagi
atas cekungan Berau dan subcekungan Muara.
Daerah rencana tambang termasuk dalam sub-cekungan Tidung yang
secara stratigrafi merupakan bagian dari stratigrafi Simenggaris Sesayap.
Formasi-formasi yang menyusun stratigrafi Simenggaris Sesayap adalah formasi
Sembakung, formasi Naintupo/Jelai, Formasi Meliat, Formasi Tabul, Formasi
Sajau (Bunyu) / Sinjin (Tarakan). Sedangkan formasi-formasi pembawa batubara
pada sub-cekungan ini adalah:
1. Formasi Meliat, tersusun atas litologi batulempung dan batulanau dengan
sisipan-sisipan tipis batubara, batupasir dan batugamping. Formasi ini
berumur Miosen Awal-Miosen Tengah dan diperkirakan diendapkan pada
lingkungan pro delta hingga laut.
2. Formasi Tabul, tersusun oleh litologi batulempung, batulanau dan
batupasir dengan sisipan-sisipan batubara. Formasi ini berumur Miosen
Tengah sampai Miosen Akhir dan diendapkan secara selaras di atas
Formasi Meliat. Lingkungan pengendapan formasi ini adalah rawa.
3. Formasi Tarakan, tersusun dari pengulangan batupasir–batulempung dan
batubara. Bagian bawah formasi ini mengandung batubara dengan
ketebalan 0.5-1 meter dengan penebalan ke arah atas (berkisar 3-5 meter).
Formasi ini berumur Pliosen dan diendapkan pada lingkungan
pengendapan dataran delta bawah-dataran delta atas.
4. Formasi Bunyu, tersusun oleh litologi perulangan batubara, batulempung
dan batupasir. Formasi ini berumur Pliosen-Plistosen, dengan ketebalan
lapisan batubara dari 5-20 meter. Formasi ini diendapkan pada lingkungan
delta.
11
Berikut adalah gambar lapisan stratigrafi pada Tarakan dan sebatik berdasrkan
pemetaan geologi tahun 1995 dapat dilihat pada gambar 2.2.
Gambar 2.2
Stratigrafi Regional Lembar Tarakan dan Sebatik
(Amirudin H dan Satrianas D , 1995)
12
2.3.3 Struktur Geologi
Berdasarkan pemetaan geologi yang dilakukan oleh Amirudin H dan
Satrianas D (1995) diketahui bahwa pola struktur geologi regional di daerah ini
mempunyai arah Barat Laut-Tenggara. Struktur geologi yang berkembang pada
daerah ini adalah sesar mendatar dan lipatan berupa sinklin serta antiklin.
Struktur geologi pada daerah rencana tambang tergolong rumit akibat
adanya lipatan dan sesar mendatar yang disusul oleh intrusi batuan beku. Endapan
batubara pada dasarnya terbagi menjadi dua oleh suatu struktur geologi,
diperkirakan berupa patahan dan terletak di bagian Barat dari endapan. Struktur
geologi di bagian Timur dari patahan ini berupa antiklin dan sinklin yang
mempunyai arah [Link] – Tenggara, dengan kemiringan batubara pada arah
Utara dan Selatan. Di bagian Barat patahan jurus pelapisan batubara berarah Utara
dan Selatan dengan kemiringan ke arah Barat dengan sudut yang besar.
Secara keseluruhan diinterpretasikan terdapat 5 patahan yang memotong
lapisan batubara berdasarkan hasil pemetaan singkapan dan interpretasi
penampang geologi. Struktur sinklin dan antiklin yang berkembang pada daerah
rencana tambang menyebabkan adanya perbedaan yang mencolok pada
kemiringan lapisan batubara yang dijumpai. Lapisan batubara yang dekat dengan
sumbu lipatan tersebut mempunyai kemiringan yang relatif lebih besar dari
lapisan batubara yang terletak lebih jauh dari sumbu lipatan.
13
Gambar 2.3
Kegiatan Pembersihan Lahan (Land Clearing)
Gambar 2.4
Kegiatan Pengupasan Tanah Pucuk (Top Soil Removal)
3. Pengupasan Lapisan Penutup (Overburden Removal)
14
Material overburden merupakan material yang berada di bawah lapisan
top soil, serta umumnya berada di lapisan atas batubara. Material overburden ini
harus dibongkar atau diberai terlebih dahulu sebelum dapat dipindahkan. Kegiatan
penggalian overburden dilakukan secara langsung atau free digging menggunakan
excavator Komatsu PC400LC (lihat Gambar 2.6). Kegiatan pengupasan lapisan
penutup dapat dilihat pada Gambar 2.5.
Gambar 2.5
Kegiatan Pengupasan Lapisan Penutup (Overburden Removal)
Gambar 2.6
Alat Muat Komatsu PC400LC
15
4. Pemuatan Lapisan Penutup
Setelah proses penggalian material overburden, kemudian material
tersebut dimuat ke dump truck Nissan CWB450HD (lihat Gambar 2.7). Kegiatan
pemuatan lapisan penutup dapat dilihat pada Gambar 2.8.
Gambar 2.7
Alat Angkut Nissan CWB450HD
Gambar 2.8
Kegiatan Pemuatan Lapisan Penutup
5. Pengangkutan Lapisan Penutup
Lapisan penutup yang telah dimuat ke dalam dump truck kemudian
dilakukan pengangkutannya menuju disposal area (lihat Gambar 2.9) untuk
kemudian ditumpahkan ke disposal area (lihat Gambar 2.10).
16
Gambar 2.9
Kegiatan Pengangkutan Lapisan Penutup
Gambar 2.10
Penumpahan Material pada Area Disposal
17
Gambar 2.11
Kegiatan Penggalian dan Pengangkutan Batubara
18
BAB III
DASAR TEORI
19
yang telah diketahui dimensi, sebaran kuantitas, dan kualitasnya, yang pada saat
pengkajian kelayakan dinyatakan Iayak untuk ditambang.
Kelas sumberdaya dan cadangan batubara menurut klasifikasi Standar
Nasional Indonesia (SNI) 13-6011-1999 adalah sebagai berikut :
1. Sumber Daya Batubara Hipotetik (Hypothetical Coal Resource)
Sumber daya batubara adalah jumlah batubara di daerah penyelidikan
atau bagian dari daerah penyelidikan, yang dihitung berdasarkan data yang
memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan untuk tahap penyelidikan survei
tinjau.
2. Sumber Daya Batubara Tereka (Inferred Coal Resource)
Sumber daya batubara tereka adalah jumlah batubara di daerah
penyelidikan atau bagian dari daerah penyelidikan, yang dihitung berdasarkan
data yang memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan untuk tahap penyelidikan
prospeksi.
3. Sumber Daya Batubara Tertunjuk (Indicated Coal Resource)
Sumber daya batubara tertunjuk adalah jumlah batubara di daerah
penyelidikan atau bagian dari daerah penyelidikan, yang dihitung berdasarkan
data yang memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan untuk tahap eksplorasi
pendahuluan.
4. Sumber Daya Batubara Terukur (Measured Coal Resource)
Sumber daya batubara terukur adalah jumlah batubara di
daerah penyelidikan atau bagian dari daerah penyelidikan, yang dihitung
berdasarkan data yang memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan untuk tahap
eksplorasi rinci.
5. Cadangan Batubara Terkira (Probable Coal Reserve)
Cadangan batubara terkira adalah sumber daya batubara tertunjuk dan
sebagian sumber daya batubara terukur, tetapi berdasarkan kajian kelayakan
semua faktor yang terkait telah terpenuhi sehingga hasil kajiannya dinyatakan
layak.
6. Cadangan Batubara Terbukti (Proved Coal Reserve)
20
Cadangan batubara terbukti adalah sumber daya batubara terukur yang
berdasarkan kajian kelayakan semua faktor yang terkait telah terpenuhi sehingga
hasil
Gambar 3.1.
Hubungan antara Hasil Eksplorasi, Sumberdaya Mineral dan Cadangan Bijih
(Kode KCMI 2011)
21
3.2. Rancangan Penambangan
22
d) Rencana produksi dan umur tambang yang diuraikan pertahun dalam
bentuk tabel.
e) Tahapan penambangan dan penimbunan batuan penutup dimulai tahapan
land clearing sampai pengangkutan komoditas tambang ke stockpile.
f) Kemajuan tambang per tahun sampai akhir umur tambang yang mencakup
peta rencana kemajuan tambang yang menggambarkan elevasi bukaan
tambang, elevasi timbunan batuan penutup, geometri dan dimensi bukaan
tambang, geometri dan dimensi timbunan, desain jalan tambang, posisi
fasilitas penampungan dan pengelolaan air tambang (sump dan settling
pond), dan saluran penyaliran dengan skala yang dapat dicetak dalam
ukuran paling kurang kertas A3.
g) Kebutuhan peralatan utama dan peralatan pendukung penambangan
sampai akhir umur tambang yang meliputi kebutuhan pertahun (jumlah,
jenis, dan kapasitas peralatan), kesesuaian pemilihan alat penambangan
dengan tingkat produksi, kesesuaian alat penambangan dengan tipe
endapan dan daya dukung tanah, unjuk kerja peralatan, dan jam kerja
efektif;
h) Rencana sarana dan prasarana pertambangan.
i) Perencanaan kegiatan pemberaian batuan yang meliputi pemilihan metode
pemberaian batuan berdasarkan sifat fisik dan mekanik batuan dan analisis
struktur geologi massa batuan serta sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku; dan/atau
j) Dalam hal menentukan metode pemberaian batuan mempertimbangkan
paling kurang:
i. Metode gali bebas (free digging) untuk batuan yang memiliki nilai
uniaxial compressive strength (UCS) kurang dari 1,5 MPa dengan
geological strength index (GSI) kurang dari 50 (lima puluh) atau
kecepatan seismik massa batuan kurang dari 450 (empat ratus lima
puluh) m/s.
ii. Metode garu (ripping) untuk batuan yang memiliki nilai UCS 1,5 - 40
MPa dengan GSI 50 - 70 atau kecepatan seismik massa batuan antara
450 – 1650 m/s.
23
[Link] pengeboran dan peledakan (drilling and blasting) untuk
batuan yang memiliki nilai UCS lebih dari 40 MPa dengan GSI lebih
dari 70 atau kecepatan seismik masa batuan lebih dari 1650 m/s; serta
mempertimbangkan reaktivitas batuan, batuan panas (hot rock/hot
ground), bahaya kelistrikan, ground reactivity, jumlah dan spesifikasi
peralatan, geometri dan dimensi pola peledakan, jenis bahan peledak,
fragmentasi hasil peledakan, rencana pemantauan efek peledakan yang
paling kurang terdiri atas ground vibration, air blast, fly rock, dan
fumes.
k) Kajian daya dukung dasar timbunan daya dukung tanah, hidrologi,
hidrogeologi, struktur geologi, litologi, dan rekomendasi untuk tindak lanjut
terhadap hasil kajian.
l) Rekomendasi untuk tindak lanjut terhadap hasil kajian tersebut meliputi daya
dukung dasar timbunan (ground bearing capacity) berupa tekanan maksimum
yang dapat diaplikasikan ke dasar timbunan.
m) Peta rencana kemajuan tambang dilengkapi dengan tabel yang berisi:
i. Tahun kemajuan tambang.
ii. Lokasi, luas, dan elevasi blok.
iii. Peralatan penambangan yang terdiri atas unit, jumlah, dan kapasitas.
iv. Jarak angkut.
v. Jumlah overburden, komoditas, dan stripping ratio.
n) Rencana kemajuan tambang dapat dilengkapi simulasi yang menggambarkan
kondisi sebenarnya sampai akhir umur tambang.
o) Rencana Stockpile dilengkapi dengan kajian daya dukung dasar timbunan,
kapasitas, perencanaan penyaliran, jenis, dan ketebalan material bedding.
p) Rencana fasilitas penampungan dan pengelolaan air tambang
mempertimbangkan sifat fisik dan kimia dari material di dasar dan dinding
fasilitas penampungan, debit air tambang, dan laju pengendapan sedimen.
q) Rencana bangunan sarana dan prasarana pertambangan lokasinya
mempertimbangkan daya dukung (ground bearing capacity) berupa tekanan
maksimum yang dapat diaplikasikan ke dasar bangunan serta daya dukung
batas (ultimate bearing capacity) berupa tekanan minimum yang
24
menyebabkan keruntuhan geser (shear failure) pada tanah pendukung secara
cepat kebawah.
r) Rencana pelabuhan mencakup lokasi, stockpile, metode dan peralatan
pemuatan dan pembongkaran, dan fasilitas penunjang pelabuhan, dan sistem
pengelolan air permukaan.
Gambar 3.2.
Bagian-Bagian Jenjang( Hustrulid dan Kuchta, 2013)
25
Slope Angel juga didasari oleh faktor geoteknik dan optimasi batas akhir
penambangan.
Gambar 3.3.
Overall Slope Angle (Hustrulid, 2013)
26
Gambar 3.4
Skema Perancangan Kemajuan Tambang (Hustrulid ,2013)
27
Gambar 3.5
Lebar Jalan Angkut pada Jalan Lurus (Hustroulid dan Kuchta, 2013)
W = n (U + Fa + Fb + Z) + C ………………...………………………… (3.2)
C = Z = ½ (U + Fa + Fb ) ………………..…………...……………..… (3.3)
Keterangan :
W = Lebar jalan angkut pada tikungan (m).
n = Jumlah jalur
U = Jarak jejak roda kendaraan (m).
Fa = Lebar juntai depan (m).
Fb = Lebar juntai belakang (m).
C = jarak antara dua alat angkut (m).
Z = jarak dari sisi luar alat angkut ketepi jalan (m).
28
Gambar 3.6
Lebar Jalan Angkut pada Tikungan (Kaufman,1997)
3. Superevelasi
29
Tabel 3.1
Angka Superelevasi yang Direkomendasikan, (m/m) (Tannant, 2001)
Kecepatan (km/jam)
Radius
Tikungan 16 24 32 40 48 >56
(m)
Angka rekomendasi Superelevasi (m/m)
15 0,04 0,04
30 0,04 0,04 0,04
46 0,04 0,04 0,04 0,05
76 0,04 0,04 0,04 0,04 0,05
91 0,04 0,04 0,04 0,04 0,05 0,06
183 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04 0,05
305 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04
Gambar 3.7
Kemiringan melintang (Cross Slope ) pada jalan ( Bargawa, 2018)
30
b. Kemiringan Jalan Angkut (Grade).
Kemiringan jalan angkut (grade) merupakan suatu faktor penting yang
harus diamati secara detail dalam kegiatan kajian terhadap kondisi jalan tambang.
Hal ini dikarenakan kemiringan jalan angkut berhubungan langsung dengan
kemampuan alat angkut, baik dalam pengereman maupun dalam mengatasi
tanjakan. Kemiringan jalan angkut (Gambar 3.8) biasanya dinyatakan dalam
persen (%). Kemiringan (α) 1% berarti jalan tersebut naik atau turun 1 m pada
jarak mendatar sejauh 100 m. Kemiringan (grade) dapat dihitung dengan
menggunakan rumus:
Keterangan:
Δh : Beda tinggi antara dua titik yang diukur α : Sudut Kemiringan Jalan
Δx : Jarak antara dua titik yang diukur A-B-C-D : Jarak antara Titik A-B-C-D yang diukur
Keteranga n:
Δh : Beda tinggi antara dua titik yang diukur α : Sud ut Kemirin gan Jalan
Δx : Jarak antara dua titik yan g diukur A-B-C-D : Jarak antara Titik A-B-C-D yang diuk ur
Gambar 3.8.
Kemiringan Jalan Angkut Pada Tanjakan (Bargawa, 2018)
∆h
Grade/(α)o = Arc Tg (3.4)
∆x
Keterangan :
Δh = Beda tinggi antara dua titik yang diukur.
Δx = Jarak antara dua titik yang diukur.
31
s=volume material before digging ¿ ¿
Bucket fill factor menunjukan seberapa baik ketersediaan ruangan pada bucket
yang [Link] fill factor adalah persentase kapasitas bucket yang terisi
material. Secara matematis di nyatakan dengan
volume of material∈the bucket
Bucket −Fill Factor=
bucket capacity
Bucket fill factor bergantung pada ukuran bucket dan bentuk,kemampugaruan
material,fragmentasi(ukuran partikel,bentuk dan distribusi material pada
bucket),angle of repose material didalam bucket,kemampuan operator
dansebagainya. Misra mengarakan bahwa bucket fill factor untuk dragline adalah
0.9 - 1.1 untuk kondisi material easy digging, 0,8 - 0,9 untuk kondisi material
medium digging, 0,65 - 0,75 untuk kondisi material medium-hard digging dan 0,4
-0,65 untuk kondisi material very hard digging. dalam prakteknya bucket fill
factor biasanya antara 0,4 - 1,2 dalam prakteknya ( Gupta, 2015).
32
Diagram Pemilihan Peralatan Tambang (Indonesianto, 2014)
Keterangan :
PA = Physical availability (%)
W = Working hours
R = Repair hours
S = Standby hours
33
Standby hours merupakan waktu di mana saat siap dipakai (tidak rusak), tetapi
karena suatu hal tidak dipergunakan ketika operasi penambangan sedang
berlangsung. Contoh dari standby hours adalah ketika hujan, ada pengeringan
jalan, atau ketika semua fleet sudah terpenuhi.
2. Used Availability (UA)
Menunjukan berapa persen waktu yang digunakan oleh suatu alat untuk
beroperasi pada saat dapat digunakan. Persamaan yang digunakan yaitu:
UA=W/(W+S) ×100% (%)………………..……………….……… (3.6)
Keterangan :
UA = Used availability (%)
W = Working hours
S = Standby hours
3. Mechanical Availability (MA)
Menunjukan berapa persen kesiapan alat dari waktu yang hilang dikarenakan
kerusakan atau gangguan. Persamaan yang digunakan yaitu:
MA=W/(W+R) ×100% (%)………………..……………….……… (3.7)
Keterangan :
MA = Mechanical availability (%)
W = Working hours
R = Repaired hours
1. Waktu Edar
Waktu edar (cycle time) merupakan waktu yang diperlukan suatu alat untuk
melakukan suatu daur kerja. Semakin kecil waktu edar alat,
maka produksinya akan semakin tinggi.
a. Waktu edar alat muat
Rumus waktu edar alat muat adalah:
34
Ctm = t1 + t2 + t3 + t4 .................................................................. (3.8)
Keterangan:
t1 = Waktu untuk menggali (detik).
t2 = Waktu untuk berputar dengan muatan (detik).
t3 = Waktu menumpahkan muatan ke dalam bak alat angkut (detik).
t4 = Waktu berputar tanpa muatan (detik).
b. Waktu edar alat angkut
Rumus waktu edar alat angkut adalah:
Cta = t1 + t2 + t3 + t4 + t5 + t6......................................................(3.9)
Keterangan:
t1 = Waktu untuk mengambil posisi siap untuk dimuati (spooting) (detik).
t2 = Waktu diisi muatan (detik).
t3 = Waktu mengangkut muatan (detik).
t4 = Waktu mengambil posisi untuk menumpahkan (detik).
t5 = Waktu menumpahkan (detik).
t6 = Waktu kembali kosong (detik).
3.600
Pm = ( ) x Cb x Ff x PA x UA x Sf….................................(3.10)
Ctm
Keterangan :
Pm = Produksi alat muat (BCM/jam).
Ctm = Waktu edar alat muat (detik).
Cb = Kapasitas bucket (m3).
Ff = Fill factor (%).
PA = Kondisi Ketersedian Fisik (Physical availability) (%).
35
UA = Kondisi Pemakaian Ketersediaan (Use of availability) (%).
Sf = Swell factor.
36
N
Na= …................................................................................(3.13)
MA
Cd= Na – N...............................................................................................(3.14)
Keterangan :
Na = Jumlah alat yang disediakan (unit).
N = Jumlah alat yang bekerja (ton/jam).
Cd = Jumlah alat cadangan
MA = Mechanical Availability (%).
37
BAB IV
HASIL PENELITIAN
38
4.1. Perhitungan Cadangan Batubara
39
( perubahan nama lubang bor dapat dilihat pada tabel F.2, lampiran F). Peta
persebaran lubang bor dapat dilihat pada gambar 4.1 .
a) Data Collar
Data collar yang dimaksud adalah data yang berisi informasi koordinat
(easting,northing,dan elevasi surface) dari suatu lubang bor. Data ini digunakan
untuk menunjukan posisi lubang bor pada model topografi. Data ini dapat dilihat
pada tabel 4.1.
Tabel 4.1
Data Collar Hasil Pemboran
HOLE EASTING NORTHING SURFACE DEPTH
b) NAME
BH_03 524121.69 347804.71 74.28 22.23
BH_04 524176.09 347908 74.53 45.05
BH_05 524197.99 347892.64 72.7 6.05
BH_07 524086.7 347871.63 87.46 34.05
BH_08 524152.33 347824.6 83.84 32.7
BH_09 524065.27 347811.81 84.6 17.8
BH_10 524094.89 347751.61 69.16 16
BH_12 524047.63 347803.85 83.82 1
Data Litologi
Data litologi yang dimaksud adalah data yang menunjukan hasil dari core
dari lubang bor. Data litologi terdiri dari nama lubang bor,kode bahan galian,kode
litologi,top depth dan bottom depth. Data Litologi terlampir pada tabel 4.2.
40
PETA PERSEBARAN LUBANG BOR
P1B5 SITE PANCA AGUNG [Link]
APRIL 2019
Gambar 4.1
Peta Persebaran Lubang Bor
40
Tabel 4.2
Data Litologi Hasil Pemboran
Keterangan
W : Waste
1 : Seam 1
2 : Seam 2
CO : Coal
41
Tabel 4.3
Data Kualitas Batubara Hasil Pemboran
KETERANGAN
1. HOLE NAME : Nama Lubang Bor
2. LITH : Lithologi
3. BOTT : Bottom Elevation
4. TOP : Top Elevation
5. RD (Relative Density): Berat Jenis
6. IM (Index Moisture) : Kadar Air
7. ASH : Kadar debu
8. VM : Kadar Mineral Pengotor
9. FC : Kadar Karbon
10. TS : Kadar Sulfur
11. CV : Nilai Kalori
42
4.1.3. Hasil Permodelan Cadangan
Setelah membuat basis data computer yang bersih,kemudian dapat
dilakukan permodelan cadangan batubara. Pada software minescape hasil dari
permodelan cadangan batubara adalah kontur struktur batubara, kontur Stripping
ratio batubara,dan reserve graphics.
4.1.6. Reservegraphic
Resgraphic adalah suatu menu dalam minescape untuk mengambarkan
nilai-nilai yang berada dalam table menjadi sebuah bentuk grafis gradual-gradasi
warna, resgraphic dapat kita lakukan untuk nilai-nilai SR dan kualitas.
Sebelum dapat membuat resgraphic,area dibagi menjadi beberapa block
dengan ukuran yang sama,dalam penelitian ini ukuran blok adalah 10m x 10 m.
43
area reserve graphic ditentukan dengan cara membuat area yang dibatasi oleh
kontur struktur dan kontur striping ratio.
Hasil dari reserve graphic adalah tonase batubara disetiap blok dan nilai
striping ratio di tiap blok dan nilai striping ratio komulatif dinyatakan dengan
warna,sehingga kita dapat menentukan batas area penambangan (Pit limit)
berdasarkan nilai stripping ratio yang dinyatakan pada peta. Peta reservegraphic
terdapat pada gambar 4.6.
44
Data bor Peta topografi
Dari data
topografi dan data
bor, dapat dibuat
model sumberdaya
Model Sumberdaya
1. Kontur struktur
2. Kontur SR
3. Reservegraphic Model sumberdaya
digunakan sebagai dasar
pembuatan desain yang
sesuai dengan kebutuhan.
Desain Pit Dalam peneliian ini,
dibatasi pada SR 6
Gambar 4.2
Tahapan Permodelan Cadangan P1B5.
45
PETA KONTUR STRUKTUR SEAM 1
P1B5 SITE PANCA AGUNG,
[Link]
MEI 2019
Gambar 4.3
Peta Kontur Struktur Seam 1
45
Gambar 4.4
Peta Kontur Struktur Seam 2
46
Gambar 4.5
Peta Kontur Stripping Ratio
47
Gambar 4.6
Peta Reservegraphic
48
4.2. Geometri Penambangan Pit 1 Blok 5
10 m
5m
Gambar 4.7
Dimensi jenjang Tunggal
50
40 m
Gambar 4.8
Dimensi jenjang keseluruhan
51
2. Lebar Jalan Angkut pada Tikungan
Lebar jalan minimum untuk dua jalur pada tikungan didasarkan pada lebar atau
jarak antar jejak roda kendaraan, lebar tonjolan atau juntai truk bagian depan dan bagian
belakang pada saat menikung. Diperhitungkan pula jarak antar truk pada saat
bersimpangan serta jarak sisi luar truk dari tepi jalan. Dari hasil perhitungan didapatkan
lebar jalan pada tikungan sebesar 11 m. Perhitungan lebar jalan angkut terdapat pada
Lampiran K.
3. Super elevasi.
Superelevasi adalah kemiringan melintang permukaan pada lengkung
horizontal. Superelevasi bertujuan untuk memperoleh komponen berat kendaraan
mekanis untuk mengimbangi gaya sentrifugal. Nilai superelevasi pada tikungan
ialah 0,04 m/m dan lebar jalan angkut pada tikungan dengan asumsi kecepatan
kendaraan pada saat melintas pada tikungan sebesar 25 km/jam, maka didapat
beda tinggi antara tepi jalan bagian luar dengan tepi jalan bagian dalam sebesar
0,44 m . Lebih lengkap dapat dilihat pada Lampiran K
4. Kemiringan Permukaan Jalan Angkut (Cross Slope)
Untuk mengatasi terjadi genangan air pada jalan angkut lurus saat hujan, maka
dilakukan pembuatan cross slope dengan cara membuat bagian tengah jalan lebih tinggi
dari bagian tepi jalan. Besarnya kemiringan jalan dipengaruhi oleh lebar badan jalan,
dimana besarnya 1/4 sampai ½ inchi per feet lebar jalan angkut (20-40 mm/m). Harga
Cross Slope yang diambil adalah 20 mm/m berdasarkan buku Hustrulid, 2013 karena
material permukaan jalan yang dipakai adalah tanah Lempung. Maka, kemiringan
melintang adalah :
P = ½ x 9 m (lebar jalan angkut)
= 4,5 m
Sehingga beda tinggi dibuat :
Q = 4.5 m X 40 mm/m
= 180 mm
= 0,18 m
5. Kemiringan (Grade) Jalan
Kemiringan jalan yang digunakan pada [Link] agar dapat dilalui alat
angkut dengan baik adalah 8%
52
4.3. Kebutuhan alat angkut dan alat muat
53
dari total jam kerja yang disediakan adalah 374,48 menit/hari sedangkan alat
angkut 379,28 menit/hari. Dari waktu kerja efektif yang digunakan, dapat
dihitung efisiensi kerja alat muat adalah 63,30% dan alat angkut 64,28%. Lebih
Lengkap terlampir pada Lampiran B.
Tabel 4.4
Jadwal Waktu Kerja PT. Dewa Ruci Mandiri
Selain hari jum’at Hari jum’at
07.00 - 07.00 -
Kerja produktif 5 5
12.00 12.00
12.00 - 12.00 -
Istirahat 1 1.5
13.00 13.30
13.00 - 13.30-
Kerja produktif 5 4.5
18.00 18.00
11 11
54
saat ini diperoleh dari pengamatan seperti waktu edar alat, kapasitas bucket alat
muat dan kapasitas bak alat angkut, bucket fill factor dan efisiensi kerja.
a) Produksi Alat Muat
Kegiatan pembongkaran dan pemuatan overburden dilakukan dengan
menggunakan alat muat Komatsu PC400LC. Produksi alat muat aktual Komatsu
PC400LC sebesar 251,16 BCM/jam. Perhitungan produktifitas alat muat dapat
dilihat pada Lampiran Q.
b) Produksi Alat Angkut
Kegiatan pengangkutan material overburden dilakukan dengan
menggunakan alat angkut Nissan CWB450HD. Produksi alat angkut Nissan
CWB450HD ( 5 Unit ) sebesar 229,28 BCM/jam. Pada Lampiran R dapat dilihat
perhitungan Produktifitas alat angkut.
55
Penyebabnya adalah banyaknya hari libur yang menghambat kegiatan
penambangan pada P1B5. Dapat dilihat pada Lampiran B, maka untuk memenuhi
target produksi lapisan tanah penutup perlu ditambahkan jam kerja atau lembur.
Tabel 4.5
Rencana Pengupasan Lapisan Tanah Penutup P1B5
Periode Pengupasan Volume Lapisan Yang Dikupas
(Bcm)
15 April2019 - 15 Mei 2019 112.741
16 Mei 2019 – 16 Juni 2019 114.604
56
BAB V
PEMBAHASAN
Penelitian ini dilakukan pada Pit 1 Blok 5 (P1B5) site Panca Agung, PT.
Dewa Ruci Mandiri ([Link]). Penelitian ini membahas tentang rancangan
teknis pengupasan lapisan tanah penutup yang meliputi menghitung volume
lapisan tanah penutup dan tonase batubara yang tersedia, merancang desain pit
penambangan P1B5 sesuai dengan batasan rekomendasi geoteknik dan Stripping
ratio yang di tentukan, merancang geometri jalan angkut yang sesuai dengan alat
yang tersedia, menentukan kebutuhan alat muat dan alat angkut yang dibutuhkan,
membuat penjadwalan produksi lapisan tanah penutup sesuai dengan target
produksi yang sudah di tentukan oleh [Link]
Pada penelitan ini, material yang diamati adalah lapisan tanah penutup
batubara. Maka untuk mengetahui volume lapisan tanah penutup batu bara
diperlukan permodelan cadangan yang dibuat dengan menggunakan software
57
minescape. Permodelan cadangan menggunakan minescape membutuhkan data
masukan peta topografi, data bor. Data bor yang dibutuhkan untuk melakukan
permodelan cadangan menggunakan minescape terdiri atas 3 data yaitu data
survey,data litologi dan data kualitas batubara. Maka perlu dilakukan
identifikasi data bor untuk membuat basis data yang sesuai dengan data yang
dibutuhkan perangkat lunak Minescape.
Hasil dari permodelan cadangan adalah terdapat 2 seam batubara yaitu
seam 1 dengan ketebalan 0,6 m-1 m, seam 2 dengan ketebalan 1,3 m-2,3 m.
maka pada P1B5 dengan batasan SR 6 maka didapatkan cadangan batubara pada
P1B5 adalah 44.800 ton dan volume tanah penutup 275.900 BCM. Dari volume
lapisan tanah penutup pada P1B5 kita dapat mengetahui umur tambangnya.
Dengan jumlah volume 275.900 BCM dan target produksi 150.000 BCM/bulan
maka P1B5 akan selesai di tambang selama 2 bulan. Maka diperlukan area blok
baru untuk perluasan penambangan agar kegiatan penambangan dapat dilakukan
di blok selanjutnya. Perhitungan volume lapisan tanah penutup dapat diihat pada
Lampiran J
58
kemiringan jenjang tunggal 65o, dan kemiringan jenjang keseluruhan yang terdiri
dari 4 jenjang adalah 50o
Untuk dapat menghitung produktifitas alat muat dan alat angkut yang akan
digunakan, dibutuhkan data waktu edar, faktor isian, swell faktor, dan efisiensi
kerja.
Waktu edar alat muat adalah total waktu yang dibutuhkan alat muat untuk
memuat lapisan tanah penutup mulai dari menggali, berputar dengan muatan,
menumpahkan muatan ke vessel truck, dan berputar kembali tanpa muatan. Waktu
edar alat muat Komatsu PC400LC adalah 16,84 detik. Perhitungan waktu edar
alat muat dapat dilihat pada Lampiran L. Sedangkan waktu edar alat angkut
adalah waktu total alat angkut mulai dari mengatur posisi untuk diisi oleh alat
59
muat, waktu diisi muatan, waktu membawa muatan, waktu untuk menumpahkan
muatan dan waktu kembali tanpa muatan. Waktu edar alat angkut Nissan
CWB450HD adalah 280,98 detik (Lampiran M).
Faktor pengisian dari alat muat Komatsu PC-400 adalah sebesar 80,84 %,
Swell Factor material tanah penutup di lokasi penelitian adalah 80%.
Berdasarkan pengamatan, rata rata total waktu bekerja yang tersedia
adalah 587,14 menit per hari, hambatan untuk alat muat bekerja adalah 200 menit/
hari, untuk alat angkut adalah 186 menit perhari, sehingga dapat di hitung waktu
kerja efektif alat muat adala 387,14 menit perhari sedangkan alat angkut 400,14
menit perhari. Dari total waktu yang tersedia untuk bekerja, terdapat waktu
perbaikan alat, waktu stand by yang dapat digunakan untuk menghitung
ketersediaan alat. Waktu perbaikan alat untuk alat muat adalah 76 menit
sedangkan waktu perbaikan untuk alat angkut adalah 62,53 menit, waktu stand by
alat muat adalah 124 menit dan alat angkut 124 menit. Dari waktu perbaikan alat
dapat dihitung mechanical availability (MA) alat muat sebesar 83,59 % dan alat
angkut sebesar 85,65 %. Dari waktu standby dapat dihitung physical availability
(PA) alat muat sebesar 87,08 % dan untuk alat angkut 89,46 %. Used of
availability (UA) dari alat muat sebesar 76,74 % dan alat angkut sebesar 76,39 %.
Nilai PA dan UA dapat digunakan untuk menghitung faktor yang menunjukan
waktu alat benar benar dipakai bekerja dari total waktu kerja yang tersedia atau
Effective utilization ( EU). Nilai EU untuk alat angkut sebesa 65,95 % dan alat
angkut sebesar 68,34 %. Perhitungan MA,PA,UA, dan EU dapat dilihat pada
lampiran P.
Setelah menghitung faktor ketersediaan alat ( MA, PA, UA dan EU ),
produktifitas alat muat dan angkut dapat dihitung. Produktifitas alat muat adalah
251,16 BCM/ jam dan alat angkut 45,85 BCM/ jam. Berdasarkan kapasitas
produksi alat muat dan alat angkut maka untuk setiap 1 unit alat muat Excavator
Komatsu PC-400 dipasangkan 5 unit alat angkut Nissan CWB450 dengan faktor
keserasian 0,89.
60
[Link] Produksi
Tabel 5.1
Rencana Pengupasan Lapisan Tanah Penutup P1B5
Volume Lapisan yang Dikupas
Periode Penambangan
Jam Kerja Normal Lembur
15 April 2019-15 Mei 2019 112.741 46.353
16 Mei 2019 – 16 Juni 2019 114.604 35.237
61
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
62
4. Penjadwalan produksi dengan jam kerja normal tidak dapat memenuhi
target produksi bulanan sebesar 150.000 BCM. Ini diakibatkan oleh
pengurangan jam kerja saat bulan puasa sehingga produksi perhari
berkurang. Maka dibutuhkan pernambahan jam kerja berupa lembur.
Setelah penambahan jam kerja maka target produksi dapat terpenuhi. Pada
periode satu untuk jam kerja normal didapatkan 112.471 BCM dan dari
jam lembur didapatkan tambahan produksi overburden sebesar 46.353
BCM. Kemudian pada periode dua sisa volume lapisan tanah penutup
yang harus dibongkar adalah 114.604 BCM, dan hasil penjadwalan
produksi didapatkan 87.501 BCM pada jam kerja normal dan tambahan
35.327 BCM dari jam lembur
6.2. Saran
63
DAFTAR PUSTAKA
64
12. Kaufman, W and Ault, J.C, 1977, Design of Mine Surface Haulage. Amerika:
United States Department of The Interior, Bureau of Mine, United States of
America.
65
LAMPIRAN
66
LAMPIRAN A
SPESIFIKASI ALAT MUAT
Gambar B.1
Dimensi Komatsu PC 400-LC
67
LAMPIRAN B
SPESIFIKASI ALAT ANGKUT
Gambar C.1
Dimensi Nissan CWB450HD
68
LAMPIRAN C
PETA TOPOGRAFI
69
PETA TOPOGRAFI P1B5
SITE PANCA AGUNG
[Link]
APRIL 2019
70
LAMPIRAN D
Data Hasil Pemboran
71
Tabel F.1
Data Hasil Pemboran
72
Tabel F.2
Nama Basis Data Lubang bor
Tabel F.3
Data Collar Hasil Pemboran
HOLE EASTING NORTHING SURFACE DEPTH
NAME
BH_03 524121.69 347804.71 74.28 22.23
BH_04 524176.09 347908 74.53 45.05
BH_05 524197.99 347892.64 72.7 6.05
BH_07 524086.7 347871.63 87.46 34.05
BH_08 524152.33 347824.6 83.84 32.7
BH_09 524065.27 347811.81 84.6 17.8
BH_10 524094.89 347751.61 69.16 16
BH_12 524047.63 347803.85 83.82 1
73
Tabel F.5
Data Kualitas Batubara Hasil Pemboran
KETERANGAN
12. HOLE NAME : Nama Lubang Bor
13. LITH : Lithologi
14. BOTT : Bottom Elevation
15. TOP : Top Elevation
16. RD (Relative Density): Berat Jenis
74
17. IM (Index Moisture) : Kadar Air
18. ASH : Kadar debu
19. VM : Kadar Mineral Pengotor
20. FC : Kadar Karbon
21. TS : Kadar Sulfur
22. CV : Nilai Kalori
75
Tabel F.4
Data Litologi Hasil Pemboran
HOLE LITHOLOGI CODE BASE TOP
NAME DEPTH DEPTH
BH_03 W 2 2
BH_03 1 CO 12.5 13.55
BH_03 2 CO 20.7 21.42
BH_03 2 CO 21.65 22.23
BH_04 W 2 2
BH_04 1 CO 3.85 4.15
BH_04 1 CO 4.2 4.8
BH_04 2 CO 36.3 37.3
BH_04 2 CO 42.75 45.05
BH_05 W 2 2
BH_05 1 CO 5.8 6.05
BH_05 1 CO 6.2 6.7
BH_07 W 2 2
BH_07 1 CO 25.15 26.25
BH_07 2 CO 31.9 34.05
BH_08 W 2 2
BH_08 2 CO 31.5 32.7
BH_09 W 2 2
BH_09 1 CO 8.6 9.4
BH_09 2 CO 16.2 17.8
BH_10 W 2 2
BH_10 1 CO 15.45 16
BH12 2 CO 0 1
Keterangan
W : Waste
1 : Seam 1
2 : Seam 2
CO : Coal
76
LAMPIRAN E
PERHITUNGAN VOLUME LAPISAN TANAH PENUTUP
Perhitungan volume lapisan tanah penutup dilakukan tiap blok tiap elevasi dengan
pertimbangan kemajuan tambang dari selatan ke utara. Perhitungan volume
lapisan tanah penutup dihitung berdasarkan hasil komputasi dari software
minescape. Data yang disajikan dari hasil komputasi minicape adalah jumlah
volume waste, tonase batubara dan elevasi dari setiap blok. Pada lampiran ini
akan dilampirkan contoh perhitungan lapisan tanah penutup pada blok 2
Tabel J.1
Data Res_Solid Blok 2
77
Dari data Res_Solid yang diperoleh dari komputasi minescape, maka dapat
dihitung jumlah volume lapisan tanah penutup pada blok 2 untuk tiap strip dan
tiap elevasi
Tabel J.2
Hasil Perhitungan Volume Tanah Penutup pada Blok 2
ELEVASI S04 S05 S06 S07 S08 S09 S10 S11 S12 Total
80 0.011037 0 0 0 0 0 0 0 0 0.011037
70 0.369852 1.402175159 2.869337739 3.410743183 4.438967 0 0 0 0 12.49108
60 0.004455118 0.915279562 0.959862 5.078563 5.347245 4.417145 0 16.72255
50 0 0 0 0 0 0.986032 0.98835 2.264503 6.525753 10.76464
40 0 0 0 0 0 0 0 0 0.003161 0.003161
subtotal 0.38089 1.402175159 2.873792857 4.326022745 5.398829 6.064595 6.335595 6.681648 6.528914 39.99246
Tabel J.3
Volume waste tiap blok
78
LAMPIRAN F
PERHITUNGAN GEOMETRI JALAN ANGKUT
79
Jadi lebar jalan angkut pada jalan lurus sebesar 17,766 meter » 18 meter
3. Superelevasi
Dalam hal ini bertujuan untuk memperoleh komponen berat kendaraan guna
mengimbangi gaya sentrifugal dan untuk mencegah atau menghindari kendaraan
tergelincir keluar jalur atau terguling. Besarnya superelevasi dapat dihitung
dengan rumus:
V2
e +f =
127 x R
252
e +0,179=
127 x 25
e +0,179=0,1968
80
e=0,1968−0,179
m
e=0,02
m
Q = P x Cross Slope
Q = Beda Tinggi
P = Beda ketinggian Poros jalan
P = ½ x wt
P = ½ x 9 meter
P = 4,5 meter
Sehingga beda tinggi yang dibuat :
Q = 4,5 m x 40 mm/m (harga untuk jalan angkut) (Hustrulid, 2013)
= 180 mm
= 0,18 m
81
LAMPIRAN G
WAKTU EDAR ALAT MUAT
Waktu edar (cycle time) alat muat dapat dirumuskan sebagai berikut :
CTm = Tm1 + Tm2 + Tm3 + Tm4
Keterangan :
CTm = Waktu edar alat muat, detik
Tm1 = Waktu menggali, detik
Tm2 = Waktu berputar dengan bucket terisi muatan, detik
Tm3 = Waktu menumpahkan muatan, detik
Tm4 = Waktu berputar dengan bucket kosong, detik
Dari perhitungan data pengamatan di lapangan diperoleh data rata-rata
waktu edar alat muat Komatsu PC400LC adalah sebagai berikut :
a. Fleet 3
- Waktu rata-rata menggali : 6,48 detik
- Waktu rata-rata berputar isi : 3,74 detik
- Waktu rata-rata menumpahkan : 3,02 detik
- Waktu rata-rata berputar kosong : 3,60 detik +
Total Waktu Edar ( Cycle Time) : 16,84 detik
Tabel L.1
Waktu edar alat muat Komatsu PC400LC
82
Lanjutan tabel L.1
83
LAMPIRAN H
WAKTU EDAR ALAT ANGKUT
Waktu edar (cycle time) alat muat dapat dirumuskan sebagai berikut :
CTa = Ta1 + Ta2 + Ta3 + Ta4 + Ta5 + Ta6
Keterangan :
CTa = Waktu edar alat angkut, detik
Ta1 = Waktu ambil posisi untuk dimuati, detik
Ta2 = Waktu diisi muatan, detik
Ta3 = Waktu mengangkut muatan, detik
Ta4 = Waktu ambil posisi menumpahkan, detik
Ta5 = Waktu pengosongan muatan, detik
Ta6 = Waktu kembali kosong, detik
Dari perhitungan data pengamatan di lapangan diperoleh data rata-rata
waktu edar alat angkut Nissan CWB450HD adalah sebagai berikut :
a. Fleet 3
- Waktu rata-rata mengambil posisi dimuati : 37,09 detik
- Waktu rata-rata diisi muatan : 62,67 detik
- Waktu rata-rata mengangkut muatan : 74,83 detik
- Waktu rata-rata ambil posisi menumpahkan : 16,35 detik
- Waktu rata-rata pengosongan muatan : 19,86 detik
- Waktu rata-rata kembali kosong : 70,18 detik +
Total waktu edar ( Cycle Time) : 280,98 detik
Tabel M.1
Waktu edar alat angkut Nissan CWB450HD pada fleet 3
No Ta1 Ta2 Ta3 Ta4 Ta5 Ta6
1 46.11 56.61 77.01 15.23 18.93 70.39
2 36.05 72.3 75.55 13.22 17.39 72.69
3 34.23 57.88 72.97 16.19 23.19 68.26
84
Lanjutan tabel M.1
85
LAMPIRAN I
FAKTOR PENGISIAN BUCKET
86
LAMPIRAN J
PERHITUNGAN WAKTU KERJA DAN EFISIENSI KERJA
Tabel O.1
Durasi Perawatan dan Perbaikan
87
Tabel O.2
Waktu kerja efektif
88
Efisiensi kerja adalah penilaian terhadap pelaksanaan suatu pekerjaan atau
merupakan perhitungan perbandingan antara waktu yang dapat dipakai untuk
bekerja (waktu kerja efektif), dengan waktu kerja yang tersedia.
Dari data-data efisiensi tersebut kita dapat menghitung efisiensi kerja dari
masing-masing alat dalam satu hari. Nilai efisiensi ini didapat dari perhitungan
efisiensi kerja. Perhitungan efisiensi kerja adalah sebagai berikut :
a. Efisiensi kerja alat muat (backhoe)
387,14 menit / hari
EKbackhoe = x 100%
587,14 menit / hari
= 65,90%
b. Efisiensi kerja alat angkut (dump truck)
400,14 menit /hari
EKdump truck = x 100%
587.14 menit /hari
= 68,32%
89
LAMPIRAN K
FAKTOR AVAILABILITY
Faktor yang sangat penting dalam melakukan penjadwalan suatu alat ialah
faktor availability dari setiap unit alat. Dengan mempertimbangkan faktor
availability maka bisa bijaksana untuk menjadwalkan alat. Mesin yang lebih tua,
yang memerlukan waktu perbaikan lebih lama, harus dijadwalkan lebih sedikit
dalam pekerjaan.
90
P.2 Physical Availability
Faktor yang menunjukan kesiapan suatu alat untuk dipakai dari waktu
kerja totalnya.
W +S
PA = x 100%
T
Keterangan :
PA = Physical availability, (%)
W = Working hours, (menit)
S = Standby hours, (menit)
T = Total Hours, (menit)
a. Alat Muat
387.14+124
PA = x 100%
587,14
= 87,08%
b. Alat Angkut
401.14+124
PA = x 100%
587.14
= 89,46%
P.3 Used of Availability
Faktor yang menunjukan waktu alat benar - benar dipakai dari waktu
kesiapan alat.
W
UA = x 100%
W +S
Keterangan :
UA = Used of availability, (%)
W = Working hours, (menit)
S = Standby hours, (menit)
a. Alat Muat
387,14
UA = x 100%
387,14+124
= 75.74%
b. Alat Angkut
91
401,14
UA = x 100%
401,14+124
= 76.39%
= 68,34%
92
LAMPIRAN L
PRODUKSI ALAT MUAT
Produksi alat muat adalah besarnya produksi yang dapat dicapai dengan
kenyataan kerja alat muat berdasarkan kondisi yang dicapai saat ini dalam satu
jam. Produksi alat muat dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai
berikut :
3600
Ptm = CTm x Cam x BFF x EK x SF
Keterangan :
Ptm = Kemampuan produksi alat muat, (BCM/jam)
CTm = Waktu edar alat muat, (detik)
Cam = Kapasitas bucket, (m3)
BFF = Bucket fill factor, (%)
EK = Efisiensi kerja, (%)
SF = Swell factor
Dari pengamatan dan pengukuran di lapangan didapatkan produksi alat
muat (excavator) adalah sebagai berikut :
Kapasitas bucket = 2,87 m3
Bucket fill factor = 80,84%
Efisiensi kerja = 63,30%
Swell factor = 0,80
Ctm = 16,84 detik
3600
Ptm = x 2,87 x 80,84% x 63,30% x 0,80
16,84
= 251,16 BCM/jam
93
LAMPIRAN M
PRODUKSI ALAT ANGKUT
Produksi alat angkut adalah besarnya produksi yang dapat dicapai dengan
kenyataan kerja alat angkut berdasarkan kondisi yang dicapai saat ini dalam satu
jam. Produksi alat angkut dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai
berikut :
3600
Pta = Na x CTa x Ca x EK x SF
Keterangan :
Pta = Kemampuan produksi alat angkut, (BCM/jam)
CTa = Waktu edar alat angkut, (detik)
Na = Jumlah alat angkut, (unit)
Ca = Kapasitas bak alat angkut, (m3)
= n x Cam x BFF
n = Jumlah pengisian bucket ke alat angkut
Cam = Kapasitas bucket, (m3)
BFF = Bucket fill factor, (%)
EK = Efisiensi kerja, (%)
SF = Swell factor
Dari pengamatan dan pengukuran di lapangan didapatkan produksi alat
angkut (dump truck) adalah sebagai berikut :
Na = 5 unit
n =3
Kapasitas bucket = 2,87 m3
Bucket fill factor = 80,84%
Efisiensi kerja = 64,28%
Swell factor = 0,80
94
Cta = 280,98 detik
3600
Pta =5x x 3 x 2,87 x 80,84% x 68,32% x 0,80
280,98
= 243,31BCM / jam
LAMPIRAN N
PERHITUNGAN FAKTOR KESERASIAN KERJA ALAT
MUAT DAN ALAT ANGKUT (MATCH FACTOR)
Nilai Faktor keserasian kerja (Match Factor) dari rangkaian alat muat dan
alat angkut dapat diketahui menggunakan persamaan sebagai berikut :
CTm x Na x n
MF =
Cta x Nm
Keterangan :
MF = Match Factor
CTm = Waktu edar alat muat, (detik)
CTa = Waktu edar alat angkut, (detik)
Nm = Jumlah alat muat, (unit)
Na = Jumlah alat angkut, (unit)
n = Jumlah pengisian bucket alat muat ke alat angkut
Keserasian kerja backhoe Komatsu PC400LC dengan dump truck Nissan
CWB450HD adalah :
Na = 5 unit
Nm = 1 unit
n =3
0
Cta = 280,98 detik
Ctm = 16,84 detik
16,84 x 5 x 3
MF = = 0,89
280,98 x 1
95
Karena MF < 1, maka :
- Produksi alat angkut lebih kecil daripada produksi alat muat
- Terdapat waktu tunggu alat muat terhadap alat angkut
- Waktu tunggu alat angkut (Wta) = 0
- Waktu tunggu alat muat (Wtm)
CTa x Nm
Wtm = −CTm
Na x n
- Faktor kerja alat angkut (Fka) = 100%
- Faktor kerja alat muat (Fkm) = MF x 100%
96
LAMPIRAN O
PENJADWALAN PRODUKSI
97
MONTHLY PLAN PERIODE 1
APRIL MAY
PERIOD : APRIL-MEI 2019
:
UNIT M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T
WORKING HOURS SCHEDULE
Date 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
CALENDER DAYS days 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Public Holiday days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
New Year days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Independent day days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Idhul Fitri days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Idhul Adha days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Natal days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Others days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
AVAILABLE DAYS days 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
hours 11 11 11 11 10 11 11 11 11 11 11 10 11 11 11 11 11 11 10 11 11 11 11 11 11 10 11 11 11 11 11 11
OPERATIONAL DELAYS hours 2.83 2.33 2.33 2.33 3.83 2.33 2.33 2.83 2.33 2.33 2.33 3.83 2.33 2.33 2.83 2.33 2.33 2.33 3.83 2.33 2.33 2.83 2.33 2.33 2.33 3.83 2.33 2.33 2.83 2.33 2.33 2.33
min 170 140 140 140 230 140 140 170 140 140 140 230 140 140 170 140 140 140 230 140 140 170 140 140 140 230 140 140 170 140 140 140
Daily Over Shift 15 min/day 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
Safety talk 30 min/week 30 0 0 0 0 0 0 30 0 0 0 0 0 0 30 0 0 0 0 0 0 30 0 0 0 0 0 0 30 0 0 0
Pre start check 15 min/day 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
Greasing 10 min/day 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10
Refueling 10 min/day 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10
Rest & Meal 75 min/day 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75
Traveling 0 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Relocating 10 min/day 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10
Jum'at praying 90 min/week 0 0 0 0 90 0 0 0 0 0 0 90 0 0 0 0 0 0 90 0 0 0 0 0 0 90 0 0 0 0 0 0
Breakfast/Sahur 0 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Buka Puasa 0 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Waiting Survey 5 min/day 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5
RAIN DELAYS hours 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32
min 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90
Rain & Slippery 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90
TOTAL DELAYS hours 4.15 3.65 3.65 3.65 5.15 3.65 3.65 4.15 3.65 3.65 3.65 5.15 3.65 3.65 4.15 3.65 3.65 3.65 5.15 3.65 3.65 4.15 3.65 3.65 3.65 5.15 3.65 3.65 4.15 3.65 3.65 3.65
WORK HOURS hours 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35
Work hours/shift hours/shift 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35
AVAILABILITY of EQUIPMENT Average
Physical Availability, PA (%)
Excavator komatsu
yyy PC xxx 0%
Excavator komatsu
yyy PC xxx 0%
Excavator komatsu
yyy PC xxx 0%
Excavator komatsu
EX 13PC 400 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85%
Excavator komatsu
EX 14PC 400 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85%
Excavator komatsu
EX 15PC 400 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90%
Excavator komatsu
EX 3301
PC 300 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75%
Dump Truck NISSAN CWB450 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85%
Use of Availability, UA (%)
Excavator komatsu
yyy PC xxx 0%
Excavator komatsu
yyy PC xxx 0%
Excavator komatsu
yyy PC xxx 0%
Excavator komatsu
EX 13PC 400 57% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61%
Excavator komatsu
EX 14PC 400 57% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61%
Excavator komatsu
EX 15PC 400 60% 58% 63% 63% 63% 43% 63% 63% 58% 63% 63% 63% 43% 63% 63% 58% 63% 63% 63% 43% 63% 63% 58% 63% 63% 63% 43% 63% 63% 58% 63% 63% 63%
Excavator komatsu
EX 3301
PC 300 51% 50% 56% 56% 56% 31% 56% 56% 50% 56% 56% 56% 31% 56% 56% 50% 56% 56% 56% 31% 56% 56% 50% 56% 56% 56% 31% 56% 56% 50% 56% 56% 56%
Dump Truck NISSAN CWB450 57% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61%
EFFECTIVE WORK HOURS of EQUIPMENT Unit
Excavator komatsu
yyy PC xxx hrs - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu
yyy PC xxx hrs - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu
yyy PC xxx hrs - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu
EX 13PC 400 hrs 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7
Excavator komatsu
EX 14PC 400 hrs 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7
Excavator komatsu
EX 15PC 400 hrs 5.8 6.3 6.3 6.3 3.9 6.3 6.3 5.8 6.3 6.3 6.3 3.9 6.3 6.3 5.8 6.3 6.3 6.3 3.9 6.3 6.3 5.8 6.3 6.3 6.3 3.9 6.3 6.3 5.8 6.3 6.3 6.3
Excavator komatsu
EX 3301
PC 300 hrs 4.1 4.6 4.6 4.6 2.4 4.6 4.6 4.1 4.6 4.6 4.6 2.4 4.6 4.6 4.1 4.6 4.6 4.6 2.4 4.6 4.6 4.1 4.6 4.6 4.6 2.4 4.6 4.6 4.1 4.6 4.6 4.6
Dump Truck NISSAN CWB450 hrs 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7
REPAIR HOURS of EQUIPMENT Unit
Excavator komatsu
yyy PC xxx hrs - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu
yyy PC xxx hrs - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu
yyy PC xxx hrs - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu
EX 13PC 400 hrs 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7
Excavator komatsu
EX 14PC 400 hrs 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7
Excavator komatsu
EX 15PC 400 hrs 1.1 1.1 1.1 1.1 1.0 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.0 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.0 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.0 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1
Excavator komatsu
EX 3301
PC 300 hrs 2.8 2.8 2.8 2.8 2.5 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.5 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.5 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.5 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8
Dump Truck NISSAN CWB450 hrs 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7
STANDBY HOURS of EQUIPMENT Unit
Excavator komatsu
yyy PC xxx hrs - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu
yyy PC xxx hrs - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu
yyy PC xxx hrs - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu
EX 13PC 400 hrs 4.15 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6
Excavator komatsu
EX 14PC 400 hrs 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6
Excavator komatsu
EX 15PC 400 hrs 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6
Excavator komatsu
EX 3301
PC 300 hrs 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6
Dump Truck NISSAN CWB450 hrs 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6
Productivity M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T
PRODUCTION CAPACITY - FLEET (WASTE) Distance (M)
(bcm/hrs) 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 24 25 26 26 27 28 29 29 30 1 2 3 4 5 5 6 7 8 9 10 11 12
Fleet yyy - - - - - - - - - - - -
Fleet yyy - - - - - - - - - - - -
Fleet yyy - - - - - - - - - - - -
Fleet EX 13 NISSAN CWB450 x 5 400 220 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254 1,254
98
MONTHLY PLAN PERIODE 1 PERIODE 2
UNIT M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W
WORKING HOURS SCHEDULE
Date 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 21 22 23 24 25 26 27 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
CALENDER DAYS days 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Public Holiday days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
New Year days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Independent day days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Idhul Fitri days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Idhul Adha days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Natal days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Others days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
AVAILABLE DAYS days 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
hours 11 1 11 11 10 11 11 11 11 11 1 10 11 11 1 11 11 11 10 11 1 11 11 11 1 10 11 11 11 11 1 11 10 11 11 11 11 11 11 10 11 11 11 11 11 11 10 11 11 11 11 11 11 10 11 11 11 11 11
OPERATIONAL DELAYS hours 2.83 2.33 2.33 2.33 3.83 2.3 2.33 2.83 2.33 2.3 2.33 3.83 2.33 2.33 2.83 2.33 2.33 2.3 3.83 2.3 2.33 2.83 2.33 2.3 2.33 3.83 2.33 2.3 2.83 2.3 2.33 2.33 3.83 2.33 2.33 2.83 2.33 2.33 2.33 3.83 2.33 2.33 2.83 2.33 2.33 2.33 3.83 2.33 2.33 2.83 2.33 2.33 2.33 3.83 2.33 2.33 2.83 2.33 2.33
min 170 140 140 140 230 140 140 170 140 140 140 230 140 140 170 140 140 140 230 140 140 170 140 140 140 230 140 140 170 140 140 140 230 140 140 170 140 140 140 230 140 140 170 140 140 140 230 140 140 170 140 140 140 230 140 140 170 140 140
Daily Over Shift 15 min/day 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
Safety talk 30 min/week 30 0 0 0 0 0 0 30 0 0 0 0 0 0 30 0 0 0 0 0 0 30 0 0 0 0 0 0 30 0 0 0 0 0 0 30 0 0 0 0 0 0 30 0 0 0 0 0 0 30 0 0 0 0 0 0 30 0 0
Pre start check 15 min/day 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
Greasing 10 min/day 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10
Refueling 10 min/day 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10
Rest & Meal 75 min/day 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75
Traveling 0 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Relocating 10 min/day 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10
Jum'at praying 90 min/week 0 0 0 0 90 0 0 0 0 0 0 90 0 0 0 0 0 0 90 0 0 0 0 0 0 90 0 0 0 0 0 0 90 0 0 0 0 0 0 90 0 0 0 0 0 0 90 0 0 0 0 0 0 90 0 0 0 0 0
Breakfast/Sahur 0 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Buka Puasa 0 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Waiting Survey 5 min/day 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5
RAIN DELAYS hours 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32 1.32
min 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90
Rain & Slippery 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90 78.90
TOTAL DELAYShours 4.15 3.65 3.65 3.65 5.15 3.65 3.65 4.15 3.65 3.65 3.65 5.15 3.65 3.65 4.15 3.65 3.65 3.65 5.15 3.65 3.65 4.15 3.65 3.65 3.65 5.15 3.65 3.65 4.15 3.65 3.65 3.65 5.15 3.65 3.65 4.15 3.65 3.65 3.65 5.15 3.65 3.65 4.15 3.65 3.65 3.65 5.15 3.65 3.65 4.15 3.65 3.65 3.65 5.15 3.65 3.65 4.15 3.65 3.65
WORK HOURS hours 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35
Work hours/shift hours/shift 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35 7.35 4.85 7.35 7.35 6.85 7.35 7.35
AVAILABILITY of EQUIPMENT Average
Physical Availability, PA (%)
Excavator komatyyysu PC xxx 0%
Excavator komatyyysu PC xxx 0%
Excavator komatyyysu PC xxx 0%
Excavator komatEXsu13PC 400 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85%
Excavator komatEXsu14PC 400 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85%
Excavator komatEXsu15PC 400 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90%
Excavator komatEXsu330PC1300 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75%
Dump Truck NISSAN CWB450 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85%
Use of Availability, UA (%)
EID MUBARAK
Excavator komatyyysu PC xxx 0%
Excavator komatyyysu PC xxx 0%
Excavator komatyyysu PC xxx 0%
Excavator komatEXsu13PC 400 57% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61%
Excavator komatEXsu14PC 400 57% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61%
Excavator komatEXsu15PC 400 60% 58% 63% 63% 63% 43% 63% 63% 58% 63% 63% 63% 43% 63% 63% 58% 63% 63% 63% 43% 63% 63% 58% 63% 63% 63% 43% 63% 63% 58% 63% 63% 63% 43% 63% 63% 58% 63% 63% 63% 43% 63% 63% 58% 63% 63% 63% 43% 63% 63% 58% 63% 63% 63% 43% 63% 63% 58% 63% 63%
Excavator komatEXsu330PC1300 51% 50% 56% 56% 56% 31% 56% 56% 50% 56% 56% 56% 31% 56% 56% 50% 56% 56% 56% 31% 56% 56% 50% 56% 56% 56% 31% 56% 56% 50% 56% 56% 56% 31% 56% 56% 50% 56% 56% 56% 31% 56% 56% 50% 56% 56% 56% 31% 56% 56% 50% 56% 56% 56% 31% 56% 56% 50% 56% 56%
Dump Truck NISSAN CWB450 57% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61% 61% 39% 61% 61% 56% 61% 61%
EFFECTIVE WORK HOURS of EQUIPMENT Unit
Excavator komatyyysu PC xxx hrs - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatyyysu PC xxx hrs - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatyyysu PC xxx hrs - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatEXsu13PC 400 hrs 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7
Excavator komatEXsu14PC 400 hrs 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7
Excavator komatEXsu15PC 400 hrs 5.8 6.3 6.3 6.3 3.9 6.3 6.3 5.8 6.3 6.3 6.3 3.9 6.3 6.3 5.8 6.3 6.3 6.3 3.9 6.3 6.3 5.8 6.3 6.3 6.3 3.9 6.3 6.3 5.8 6.3 6.3 6.3 3.9 6.3 6.3 5.8 6.3 6.3 6.3 3.9 6.3 6.3 5.8 6.3 6.3 6.3 3.9 6.3 6.3 5.8 6.3 6.3 6.3 3.9 6.3 6.3 5.8 6.3 6.3
Excavator komatEXsu330PC1300 hrs 4.1 4.6 4.6 4.6 2.4 4.6 4.6 4.1 4.6 4.6 4.6 2.4 4.6 4.6 4.1 4.6 4.6 4.6 2.4 4.6 4.6 4.1 4.6 4.6 4.6 2.4 4.6 4.6 4.1 4.6 4.6 4.6 2.4 4.6 4.6 4.1 4.6 4.6 4.6 2.4 4.6 4.6 4.1 4.6 4.6 4.6 2.4 4.6 4.6 4.1 4.6 4.6 4.6 2.4 4.6 4.6 4.1 4.6 4.6
Dump Truck NISSAN CWB450 hrs 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7 5.7 3.4 5.7 5.7 5.2 5.7 5.7
REPAIR HOURS of EQUIPMENT Unit
Excavator komatyyysu PC xxx hrs - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatyyysu PC xxx hrs - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatyyysu PC xxx hrs - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatEXsu13PC 400 hrs 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7
Excavator komatEXsu14PC 400 hrs 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7
Excavator komatEXsu15PC 400 hrs 1.1 1.1 1.1 1.1 1.0 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.0 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.0 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.0 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.0 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.0 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.0 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1 1.1
Excavator komatEXsu330PC1300 hrs 2.8 2.8 2.8 2.8 2.5 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.5 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.5 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.5 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.5 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.5 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.5 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8 2.8
Dump Truck NISSAN CWB450 hrs 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.5 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7 1.7
STANDBY HOURS of EQUIPMENT Unit
Excavator komatyyysu PC xxx hrs - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatyyysu PC xxx hrs - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatyyysu PC xxx hrs - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatEXsu13PC 400 hrs 4.15 3.6 3.63.6 5.1 3.6 3.6 4.1
3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6
3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6
Excavator komatEXsu14PC 400 hrs 4.1 3.6 3.63.6 5.1 3.6 3.6 4.1
3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6
3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6
Excavator komatEXsu15PC 400 hrs 4.1 3.6 3.63.6 5.1 3.6 3.6 4.1
3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6
3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6
Excavator komatEXsu330PC1300 hrs 4.1 3.6 3.63.6 5.1 3.6 3.6 4.1
3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6
3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6
Dump Truck NISSAN CWB450 hrs 4.1 3.6 3.63.6 5.1 3.6 3.6 4.1
3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6
3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6 3.6 5.1 3.6 3.6 4.1 3.6 3.6
Productivity M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W
PRODUCTION CAPACITY - FLEET (WASTE)Distance (M)
(bcm/hrs) 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 24 25 26 26 27 28 29 29 30 1 2 3 4 5 5 6 7 8 9 10 1 12 13 14 15 16 17 18 18 19 20 21 22 23 24 24 25 26 27 28 29 30 30 1 2 3 4 5 6
Fleet yyy - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Fleet yyy - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Fleet yyy - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Fleet EX 13 NISSAN CWB450 x 5 400 2 0 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,14 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,14 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254
Fleet EX 14 NISSAN CWB450 x 5 400 2 0 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,14 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,14 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254 1,254 737 1,254 1,254 1,144 1,254 1,254
Fleet EX 15 NISSAN CWB450 x 5 400 2 0 1,265 1,375 1,375 1,375 847 1,375 1,375 1,265 1,375 1,375 1,375 847 1,375 1,375 1,265 1,375 1,375 1,375 847 1,375 1,375 1,265 1,375 1,375 1,375 847 1,375 1,375 1,265 1,375 1,375 1,375 847 1,375 1,375 1,265 1,375 1,375 1,375 847 1,375 1,375 1,265 1,375 1,375 1,375 847 1,375 1,375 1,265 1,375 1,375 1,375 847 1,375 1,375 1,265 1,375 1,375
Total 3,554 3,884 3,884 3,884 2,32 3,8 4 3,884 3,554 3,884 3,884 3,884 2,322 3,884 3,884 3,554 3,884 3,884 3,884 2,32 3,884 3,884 3,554 3,8 4 3,884 3,884 2,322 3,884 3,884 3,554 3,884 3,884 3,8 4 2,322 3,884 3,884 3,554 3,884 3,884 3,884 2,322 3,884 3,884 3,554 3,884 3,884 3,884 2,322 3,884 3,884 3,554 3,884 3,884 3,884 2,322 3,884 3,884 3,554 3,884 3,884
TOTAL WASTE/PERIODE 1 6,393 97,303
99
PERIODE 1
MEI
PERIOD : May-19
DIVISION :
APRIL
UNIT M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W
WORKING HOURS SCHEDULE
Date 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
CALENDER DAYS days 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Public Holiday days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
New Year days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Independent day days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Idhul Fitri days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Idhul Adha days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Natal days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Others days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
AVAILABLE DAYS days 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
hours 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5
OPERATIONAL DELAYS hours 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67
min 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40
Daily Over Shift 15 min/day 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
Safety talk 30 min/week 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pre start check 15 min/day 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
Greasing 10 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Refueling 10 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Rest & Meal 75 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Traveling 0 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Relocating 10 min/day 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10
Jum'at praying 90 min/week 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Breakfast/Sahur 0 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Buka Puasa 0 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Waiting Survey 5 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
RAIN DELAYS hours 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
min 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
Rain & Slippery 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
TOTAL DELAYS hours 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67
WORK HOURS hours 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83
Work hours/shift hours/shift 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83
AVAILABILITY of EQUIPMENT Average
Physical Availability, PA (%)
Excavator komatsu PC xxx yyy 0%
Excavator komatsu PC xxx yyy 0%
Excavator komatsu PC xxx yyy 0%
Excavator komatsu PC 400 EX 13 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85%
Excavator komatsu PC 400 EX 14 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85%
Excavator komatsu PC 400 EX 15 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90%
Excavator komatsu PC 300 EX 3301 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75%
Dump Truck NISSAN CWB450 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85%
Use of Availability, UA (%)
Excavator komatsu PC xxx yyy 0%
Excavator komatsu PC xxx yyy 0%
Excavator komatsu PC xxx yyy 0%
Excavator komatsu PC 400 EX 13 57% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78%
Excavator komatsu PC 400 EX 14 57% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78%
Excavator komatsu PC 400 EX 15 59% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79%
Excavator komatsu PC 300 EX 3301 51% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75%
Dump Truck NISSAN CWB450 57% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78%
EFFECTIVE WORK HOURS of EQUIPMENT Unit
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu PC 400 EX 13 hrs 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3
Excavator komatsu PC 400 EX 14 hrs 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3
Excavator komatsu PC 400 EX 15 hrs 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5
Excavator komatsu PC 300 EX 3301 hrs 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0
Dump Truck NISSAN CWB450 hrs 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3
REPAIR HOURS of EQUIPMENT Unit
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu PC 400 EX 13 hrs 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5
Excavator komatsu PC 400 EX 14 hrs 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5
Excavator komatsu PC 400 EX 15 hrs 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4
Excavator komatsu PC 300 EX 3301 hrs 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9
Dump Truck NISSAN CWB450 hrs 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5
STANDBY HOURS of EQUIPMENT Unit
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu PC 400 EX 13 hrs 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7
Excavator komatsu PC 400 EX 14 hrs 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7
Excavator komatsu PC 400 EX 15 hrs 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7
Dump Truck NISSAN CWB450 hrs 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7
Productivity S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T
PRODUCTION CAPACITY - FLEET (WASTE) Distance (M)
(bcm/hrs) 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
Fleet yyy - - - - - - - - - - - - -
Fleet yyy - - - - - - - - - - - - -
Fleet yyy - - - - - - - - - - - - -
Fleet EX 13 NISSAN CWB450 x 5 200 220 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508
Fleet EX 14 NISSAN CWB450 x 5 400 220 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508
Fleet EX 15 NISSAN CWB450 x 5 600 220 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546
Total 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562
100
MONTHLY PLAN PERIODE 2
MEI JUNE
PERIOD : MEI-JUNE 2019
:
UNIT T F S S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S M T W T F S S
WORKING HOURS SCHEDULE
Date 16 17 18 19 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
CALENDER DAYS days 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Public Holiday days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
New Year days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Independent day days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Idhul Fitri days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Idhul Adha days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Natal days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Others days 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
AVAILABLE DAYS days 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
hours 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5 3.5
OPERATIONAL DELAYS hours 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67
min 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40
Daily Over Shift 15 min/day 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
Safety talk 30 min/week 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pre start check 15 min/day 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
Greasing 10 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Refueling 10 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Rest & Meal 75 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Traveling 0 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Relocating 10 min/day 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10
Jum'at praying 90 min/week 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Breakfast/Sahur 0 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Buka Puasa 0 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Waiting Survey 5 min/day 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
RAIN DELAYS hours 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
min 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
Rain & Slippery 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
TOTAL DELAYS hours 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67 0.67
WORK HOURS hours 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83
Work hours/shift hours/shift 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83 2.83
AVAILABILITY of EQUIPMENT Average
Physical Availability, PA (%)
Excavator komatsu PC xxx yyy 0%
Excavator komatsu PC xxx yyy 0%
Excavator komatsu PC xxx yyy 0%
Excavator komatsu PC 400 EX 13 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85%
Excavator komatsu PC 400 EX 14 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85%
Excavator komatsu PC 400 EX 15 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90%
Excavator komatsu PC 300 EX 3301 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75%
Dump Truck NISSAN CWB450 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85% 85%
Use of Availability, UA (%)
Excavator komatsu PC xxx yyy 0%
Excavator komatsu PC xxx yyy
Excavator komatsu PC xxx yyy
0%
0%
EID MUBARAK
Excavator komatsu PC 400 EX 13 57% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78%
Excavator komatsu PC 400 EX 14 57% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78%
Excavator komatsu PC 400 EX 15 59% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79% 79%
Excavator komatsu PC 300 EX 3301 51% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75% 75%
Dump Truck NISSAN CWB450 57% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78% 78%
EFFECTIVE WORK HOURS of EQUIPMENT Unit
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu PC 400 EX 13 hrs 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3
Excavator komatsu PC 400 EX 14 hrs 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3
Excavator komatsu PC 400 EX 15 hrs 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5 2.5
Excavator komatsu PC 300 EX 3301 hrs 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0 2.0
Dump Truck NISSAN CWB450 hrs 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3 2.3
REPAIR HOURS of EQUIPMENT Unit
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Excavator komatsu PC 400 EX 13 hrs 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5
Excavator komatsu PC 400 EX 14 hrs 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5
Excavator komatsu PC 400 EX 15 hrs 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4
Excavator komatsu PC 300 EX 3301 hrs 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9
Dump Truck NISSAN CWB450 hrs 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5 0.5
STANDBY HOURS of EQUIPMENT Unit
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs - - - - - - - - -
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs - - - - - - - - -
Excavator komatsu PC xxx yyy hrs - - - - - - - - -
Excavator komatsu PC 400 EX 13 hrs 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7
Excavator komatsu PC 400 EX 14 hrs 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7
Excavator komatsu PC 400 EX 15 hrs 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7
Dump Truck NISSAN CWB450 hrs 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7 0.7
Productivity W T F S T F S T W T F S S M T W T F S F S M T W T F S
PRODUCTION CAPACITY - FLEET (WASTE) Distance (M)
(bcm/hrs) 16 17 18 19 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 1 2 3 4 5 6 7
Fleet yyy - - - - - - - - - - - - -
Fleet yyy - - - - - - - - - - - - -
Fleet yyy - - - - - - - - - - - - -
Fleet EX 13 NISSAN CWB450 x 5 200 220 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508
Fleet EX 14 NISSAN CWB450 x 5 400 220 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508 508
Fleet EX 15 NISSAN CWB450 x 5 600 220 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546 546
Total 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562 1,562
TOTAL WASTE / PERIOD 42167
101
LAMPIRAN P
KEMAJUAN TAMBANG
102
PETA RANCANGAN PENAMBANGAN
P1B5 SITE PANCA AGUNG,
[Link],PERIODE 1
MEI 2019
103
104
PETA RANCANGAN PENAMBANGAN
P1B5 SITE PANCA AGUNG,
[Link], PERIODE 2
MEI 2019
105