0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan3 halaman

Prosedur Audit Penerimaan Kas dan Kecurangan

Dokumen tersebut berisi jawaban dari mahasiswa bernama Nabilla Zara Desega pada mata kuliah Audit Chapter 21. Jawaban tersebut mencakup penjelasan tentang prosedur audit untuk memeriksa pisah batas penerimaan kas, perbedaan antara lapping dan kiting, alasan deteksi kecurangan lebih ditekankan pada pengujian kas daripada akun lainnya, serta penjelasan mengenai verifikasi rekonsiliasi bank khususnya terk

Diunggah oleh

Nabilla Zara Desega
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan3 halaman

Prosedur Audit Penerimaan Kas dan Kecurangan

Dokumen tersebut berisi jawaban dari mahasiswa bernama Nabilla Zara Desega pada mata kuliah Audit Chapter 21. Jawaban tersebut mencakup penjelasan tentang prosedur audit untuk memeriksa pisah batas penerimaan kas, perbedaan antara lapping dan kiting, alasan deteksi kecurangan lebih ditekankan pada pengujian kas daripada akun lainnya, serta penjelasan mengenai verifikasi rekonsiliasi bank khususnya terk

Diunggah oleh

Nabilla Zara Desega
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Nabilla Zara Desega

Npm : 117040024

Kelas : 3A Akuntansi

JAWABAN AUDIT CHAPTER 21

21- 8

Mengapa auditor biasanya tidak terlalu memperhatian pada pisah batas penerimaan kas klien
dibandingkan dengan terhadap pisah batas penjualan? Jelaskan prosedur yang dilakukan untuk
memeriksa pisah batas penerimaan kas.

Jawab:

Pisah Batas Penerimaan KasDalam audit, biasanya penentuanbatas penerimaan kasdianggaptidak


terlalu pentingdibandingkan pisah batas untuk penjualan, retur, dan cadanganpenjualan. Hal ini
disebabkan karena penentuan pisah batas penerimaan kas yang kurangtepat hanya akan
memengaruhi saldo kas dan piutang dagang bukan laba. Jika salah sajitersebut material, maka
hal tersebut dapat memengaruhi penyajian wajar atas akun-akun ini,terutama ketika jumlah kas
kecil atau bersaldo [Link] pengujian pisah batas ini terjadi pada akhir tahun yang
sangat penting bagi penyajian yan tepat pada tanggal [Link] ini berkaitan erat dengan
pernyataan keberadaan atau keterjadian dan pernyataan kelengkapan.

Pengujian ini dirancang auditor untuk mengetahui bahwa pengeluaran kas dilakuakn pada
periode yang tepat. Bukti tersebut dapat diperoleh melalui observasi dan penelaahan atas
dokumentasi internal , pengujian ini berguna untuk mengetahui berapa jumlah kas yang harus
tercatat didalam neraca pada akhir tahun. Oleh karena itu pengujian ini semestinya dilakukan
pada tanggal neraca.

Selain itu, auditor dapat memeriksa cek yang dikeluarkan pada akhir tahun dan mengusutnya ke
pencatatan akuntansinya, hal ini untuk menilai ketetapan pisah batas pengeluaran kas. Pengujian
ini meghasilkan bukti yang berkaitan dengan pernyataan kelengkapan dan pernyataan
keberadaan atau keterjadian.
21-12

jelaskan perbedaan antara “lapping”dengan “kiting”. Jelaskan prosedur audit yang dapat
digunakan untuk menemukan kecurangan ini.

Jawab

·Lapping:

penundaan pencatatan penerimaaan kas dari debitur tertentu dan memasukkan uang yang
diterimanya untuk dirinya sendiri. Penerimaan kas berikutnya digunakan untuk menutupi
kecurangannya dengan mengkredit akun piutang debitur pertama. Hal ini dapat terjadi jika
penyimpan kas merangkap fungsi sebagai pencatat transaksi penerimaan kas dan pengeluaran
kas.

Prosedur audit: Membandingkan nama, jumlah dan tanggal yang ditunjukkan dalam nota
pemabyaran dengan jurnal penerimaan kas dan salinan slip setoran.

· Kitting:

Mentransfer uang dari satu bank ke bank laindan mencatat transaksi secara tidak tepat.

Prosedur audit: Dengan mencatat semua transfer bank yang dilakukan beberapa hari sebelum dan
sesudah tanggal neraca dan menelusuri masing2 ke catatan akuntansi untuk dicatat dengan
semestinya

21-15

mengapa deteksi kecurangan lebih ditekankan dalam pengujian rinci saldo kas dibandingkan
akun neraca lainnya? Berikan dua contoh spesifik yang menunjukkan bahwa penekanan ini
memengaruhi akumulasi bukti auditor dalam audit kas akhir tahun

Jawab: mengapa pengujian rinci saldo kas lebih diutamakan karena dalam audit dalam kas,
auditor harus membedakan antara verifikasi rekonsiliasi saldo laporan bank oleh klien dengan
saldo baru besar dan verifikasi bahwa pencatatan kas dalam buku besar merefleksikan dengan
benar seluruh transaksi kas yang terjadi di sepanjang tahun. Contoh setiap salah saji berikut ini
menghasilkan kesalahan dalam pembayaran atau menyebabkan kesalahan dalam penerimaan kas.

21-16

Jelaskan mengapa dalam verifikasi rekonsiliasi bank, kebanyakan auditor menekankan


kemungkinan setoran dalam perjalanan fiktif yang dimasukan dalam rekonsiliasi dan cek beredar
yang ada, tetapu tidak dimasukan, dibandingkan tidak dimasukkannya setoran dalam perjalanan
dan dimasukannya cek beredar fiktif.

Jawab :
Setoran dalam perjalanan pada awal periode rekonsiliasi, mengakibatkan:
· Saldo awal kas menurut bank terlalu rendah
· Penerimaan kas menurut bank untuk periode rekonsiliasi terlalu besar. Ini dengan asumsi
setoran dalam perjalanan awalperiode tersebut, diterima oleh bank pada periode berikutnya
(sekarang).

Untuk mengoreksi, agar jumlah saldo awal menurut bank dan penerimaan menurut bank benar:
· Saldo awal menurut bank harus ditambah sejumlah setoran dalam perjalanan awal periode
tersebut, dan
· Penerimaan kas menurut bank harus dikurangi sejumlah setoran dalam perjalanan awal periode
tersebut.

Setoran dalam perjalanan pada akhir periode, mengakibatkan:


· Saldo akhir kas menurut bank terlalu rendah.
· Penerimaan kas periode rekonsiliasi menurut bank terlalu rendah.

Untuk mengoreksi agar saldo akhir kas menurut bank dan jumlah penerimaan kas menurut bank
benar, dibuat koreksi sebagaiberikut:
· Saldo akhir kas menurut bank ditambah sejumlah setoran dalam perjalanan akhir periode, dan
· Jumlah penerimaan kas menurut bank ditambah sejumlah setoran dalam perjalanan tersebut.

Anda mungkin juga menyukai