BAB II
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
A. Sejarah Singkat [Link] WITEL MEDAN
[Link] Indonesia Tbk (PT Telkom) merupakan perusahaan
penyelenggara bisnis TIME ( Telekomunication, Information, Media and
Edutainment) yang terbesar di Indonesia. Pengabdian Telkom berawal pada 23
Oktober 1856, tepat saat dioperasikannya layanan telekomunikasi pertama dalam
bentuk pengiriman telegraf dari Batavia (Jakarta) ke Buitenzorg (Bogor). Selama
komunikasi serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap di
Indonesia.
PT. Telkom Tbk awalnya dikenal sebagai sebuah badan usaha swasta
penyedia layanan pos dan telegrap atau dengan nama “JAWATAN”. Pada tahun
1961 status jawatan diubah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi
(PN Postel). Kemudian PN Postel dipecah menjadi Perusahaan Negara Pos dan
Giro (PN Pos & Giro), dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN
Telekomunikasi). Pada tahun 1947 PN Telekomunikasi disesuaikan menjadi
Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel) yang menyelenggarakan jasa
telekomunikasi nasional maupun internasional. Pada tanggal 14 November 1995
di resmikan PT Telekomunikasi Indonesia sebagai nama perusahaan
telekomunikasi terbesar yang dimiliki oleh Indonesia.
PT Telkom merupakan sebuah Perusahaan Perseroan (Persero) sebagai
penyedia layanan telekomunikasi dan jaringan terbesar di Indonesia. Telkom
menyediakan layanan InfoComm, telepon kabel tidak bergerak (fixed Wireline)
dan telepon nirkabel tidak bergerak (fixed wireless), layanan telepon seluler, data
Universitas Sumatera Utara
dan internet, serta jaringan dan interkoneksi, baik secara langsung maupun melalui
anak perusahaan.
Sebagai perusahaan BUMN yang sahamnya saat ini dimiliki oleh
Pemerintah Indonesia sebesar 51,19% dan dimiliki oleh publik sebesar 48,81%.
Sebagian besar kepemilikan saham publik sebesar 45,58% yang dimiliki oleh
investor asing dan sisanya sebesar 3,23% dimiliki oleh investor dalam negeri.
Telkom juga menjadi pemegang saham mayoritas di 9 anak perusahaan, termasuk
PT telekomunikasi Seluler (Telkomsel).
Kronologi sejarah PT Telkom lebih ringkasnya sebagai berikut :
1. 1882 sebuah badan usaha swasta penyedia layanan pos dan telegrap
dibentuk pada masa pemerintahan kolonial Belanda.
2. 1906 Pemerintah Kolonial Belanda membentuk sebuah jawatan yang
mengatur layanan pos dan telekomunikasi yang diberi nama Jawatan Pos,
Telegraph dan (Post, Telegraph and Telephone Dienst/PTT).
3. 1945 Proklamasi kemerdekaan Indonesia sebagai negara merdeka dan
berdaulat, lepas dari pemerintahan Jepang.
4. 1961 Status jawatan diubah menjadi Perusahaan Negara Pos dan
Telekomunikasi (PN Postel).
5. 1965 PN Postel dipecah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos
dan Giro), dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi).
6. 1974 PN Telekomunikasi disesuaikan menjadi Perusahaan Umum
Telekomunikasi (Perumtel) yang menyelenggarakan jasa telekomunikasi
nasional maupun internasional.
Universitas Sumatera Utara
7. 1980 PT Indonesian Satellite Corporation (Indosat) didirikan untuk
menyelenggarakan jasa telekomunikasi internasional, terpisah dari
Perumtel.
8. 1989 Undang-undang No. 3 tahun 1989 tentang Telekomunikasi, tentang
peran serta swasta dalam penyelenggaraan Telekomunikasi.
9. 1991 Perumtel berubah bentuk menjadi Perusahaan Perseroan (Persero)
Telekomunikasi Indonesia berdasarkan PP no. 25 tahun 1991.
10. 1995 Penawaran Umum perdana saham TELKOM (Initial Public
Offering) dilakukan pada tanggal 14 November 1995. sejak itu saham
TELKOM tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Bursa
Efek Surabaya (BES), New York Stock Exchange (NYSE) dan London
Stock Exchange (LSE). Saham TELKOM juga diperdagangkan tanpa
pencatatan (Public Offering Without Listing) di Tokyo Stock Exchange.
11. 1996 Kerja sama Operasi (KSO) mulai diimplementasikan pada 1 Januari
1996 di wilayah Divisi Regional I Sumatra dengan mitra PT Pramindo Ikat
Nusantara (Pramindo); Divisi Regional III Jawa Barat dan Banten-dengan
mitra PT Aria West International (AriaWest); Divisi Regional IV Jawa
Tengah dan DI Yogyakarta - dengan mitra PT Mitra Global
Telekomunikasi Indonesia (MGTI); Divisi Regional VI Kalimantan
dengan mitra PT Dayamitra Telekomunikasi (Dayamitra); dan Divisi
Regional VII Kawasan Timur Indonesia-dengan mitra PT Bukaka Singtel.
12. 1999 Undang-undang nomor 36/ 1999, tentang penghapusan monopoli
penyelenggaraan telekomunikasi.
Universitas Sumatera Utara
13. 2001 KOM membeli 35% saham Telkomsel dari PT Indosat sebagai
bagian dari implementasi restrukturisasi industri jasa telekomunikasi di
Indonesia, yang ditandai dengan penghapusan kepemilikan bersama dan
kepemilikan silang antara TELKOM dengan Indosat. Dengan transaksi ini,
TELKOM menguasai 72,72% saham Telkomsel. TELKOM membeli
90,32% saham Dayamitra dan mengkonsolidasikan laporan keuangan
Dayamitra ke dalam laporan keuangan TELKOM.
14. 2002 TELKOM membeli seluruh saham Pramindo melalui 3 tahap, yaitu
30% saham pada saat ditandatanganinya perjanjian jual-beli pada tanggal
15 Agustus 2002, 15% pada tanggal 30 September 2003 dan sisa 55%
saham pada tanggal 31 Desember 2004. TELKOM menjual 12,72% saham
Telkomsel kepada Singapore Telecom, dan dengan demikian TELKOM
memiliki 65% saham Telkomsel. Sejak Agustus 2002 terjadi duopoli
penyelenggaraan telekomunikasi lokal.
15. Sejak 1 Juli 1995 PT. Telkom telah menghapus struktur wilayah usaha
telekomunikasi (WITEL) dan secara de facto meresmikan dimulainya era
Divisi Network. Badan Usaha utama dikelola oleh 7 divisi regional dan 1
divisi network. Divisi regional menyelenggarakan jasa telekomunikasi di
wilayah masing masing dan divisi network menyelenggarakan jasa
telekomunikasi jarak jauh luar negeri melalui pengoperasian .
Demi meningkatkan usahanya serta memberikan proteksi yang sesuai
dengan keinginan masyarakat, PT Telkom Tbk. telah membuka kantor-kantor
cabang dan perwakilan yang terdapat di berbagai regional yang terdiri dari 7
Drive atau Divisi Regional, yaitu:
Universitas Sumatera Utara
1. Drive I : Pulau Sumatera
2. Drive II : Wilayah DKI Jakarta
3. Drive III : Wilayah Jawa Barat
4. Drive IV : Wilayah Jawa Tengah & DI. Yogyakarta
5. Drive V : Wilayah Jawa Timur
6. Drive VI : Pulau Kalimantan
7. Drive VII : Kawasan Indonesia Bagian Timur
PT Telkom Tbk. Juga mempunyai anak perusahaan seperti Telkomsel,
Telkomvision/Indonusa, Infomedia, Graha Saran Duta, (GSD), Patrakom,
Bangtelindo, dan PT. FINNET Indonesia dan lain-lain.
Untuk memelihara dan mempertahankan pertumbuhan perusahaan di
lingkungan industry yang kompetitif Telkom bertransformasi dari perusahaan
InfoComm menjadi perusahaan TIME (Telekomunikasi Informasi, Media,
Edutainment) dengan mempertahankan bisnis legacy dan mengembangkan bisnis
new wave. New Telkom telah diperkenalkan kepada public pada tanggal 23
Oktober 2009 bertepatan dengan ulang tahun Telkom ke -153 yang menghadirkan
tagline baru ‘the world in your hand’ dan positioning baru ‘Life Confident’.
Dengan logo barunya, Telkom berkomitmen untuk memberikan ke seluruh
pelanggan. Telkom kepercayaan diri untuk menjalani kehidupan yang mereka
pilih sesuai dengan cara dan waktu mereka.
1 Visi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.
Menjadi perusahaan yang unggul dalam penyelenggaraan TIME
(Telekomunikasi, Information, Media, and Educations) di kawasan regional.
Universitas Sumatera Utara
2 Misi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.
1. Menyediakan layanan TIME yang berkaitan tinggi dengan harga yang
kompetitif.
2. Menjadi model pengelolaan korporasi terbaik di Indonesia.
3 Tujuan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
Menjadi posisi terdepan dengan memperkokoh bisnis legacy dan
meningkatkan bisnis new wave untuk memperoleh 60% dari pendapatan industri
pada tahun 2015. Telkom memiliki misi untuk memberikan layanan yang
berkualitas dengan jaminan bahwa pelanggan akan mendapatkan layanan terbaik,
berupa kemudahan, produk dan jaringan yang berkualitas dengan harga
kompetitif. Telkom akan mengelola bisnis melalui praktek-praktek terbaik dengan
mengoptimalisasikan sumber daya manusia yang unggul, pengguna teknologi
yang kompetitif, serta membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan
saling mendukung secara sinergis.
4 Logo PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
Tanggal 23 Oktober 2009 yang lalu PT. TELEKOMUNIKASI
INDONESIA Tbk. merayakan ulang tahunnya yang ke 153 tahun. Sekaligus pada
tanggal tersebut dilaksanakan soft lounching suatu transpormasi dan perubahan
landscape bisnis Telkom. Suatu perubahan landscape bisnis dari bisnis Informasi
dan Komunikasi menjadi Telecommunication, Information, Media and Education
(TIME). Hal ini dikukuhkan dengan poisoning Telkom yang baru yaitu life
confident dengan tagline-nya The World In your Hand.
Sebuah Logo akan menjadi suatu Brand Images dimana dari suatu
perusahaan. Sudah banyak perusahaan-perusahaan yang melakukan tranformasi
Universitas Sumatera Utara
visi dan misi melalui Logo, contohnya Pertamina dan Telkom. Logo juga bersifat
persepsi kuat terhadap perusahaan.
Adapun Logo dan arti dari simbol-simbol tersebut yaitu:
Sumber : Arsip Dokumen PT Telkom Indonesia, Tbk., 2016
Gambar 2.1
. Logo PT Telkom Indonesia, Tbk.
B. Struktur Organisasi Perusahaan
Untuk kelancaran dan keberhasilan suatu perusahaan, maka perlu dibentuk
struktur organisasi dengan tujuan agar dapat terlaksananyatugas dengan lancer dan
baik. Struktur organisasi merupakan gambaran susunan perwujudan oleh tetap
berhubungan-hubungan, fungsi-fungsi, bagian-bagian dan posisi maupun yang
memisahkan kedudukan dan wewenang dan taggung jawab bagi tiap-tiap
Universitas Sumatera Utara
karyawan dalam berorganisasi. Berikut ini adalah Struktur Organisasi SGM
Finance Billing Collection Centre :
SGM Finance Billing
Collection Centre
Deputy Finance Deputy
Operation Billing & Collection
OSM Billing SM. Collection
SM. Annual SM. General Mgt Mgt
Budget Acc
SM. Cash Osm Payment & SM. Payment &
Operation Collection Sett. Opr.
Osm Finop Su (01 – 04)
(00 – 05)
SM. Tax
Operation
Sumber : Arsip Dokumen PT Telkom Indonesia, Tbk.2016.
Gambar 2.2.
Struktur Organisasi SGM Finance Billing Collection Centre.
Universitas Sumatera Utara
C. Uraian Tugas Perusahaan
SGM Finance Billing & Collection Center bertanggung jawab atas
pengelolaan dan penyelenggaraan aktivitas operasi transaksi keuangan Perusahaan
dan aktivitas operasi BillCo, mengendalikan implementasi kebijakan keuangan
perusahaan dan implementasi kebijakan BillCo, mengkooordinasikan aktivitas
operasional dukungan fungsi keuangan dan fungsi BillCo kepada seluruh unit
organisasi TELKOM. Secara umum tugas-tugas bagian SGM FBCC sebagai
berikut :
a) SGM Finance Billing & Collection Center
1. Menetapkan Pengaturan Operasi Anggaran sampai dengan jumlah tertentu.
2. Menetapkan redistribusi dan realokasi anggaran antar FINOPSU dan
mengontrol redistribusi dan realokasi anggaran dalam satu area yang
dilaksanakan oleh OSM FINOPSU.
3. Menetapkan pelaksanaan transaksi perpajakan.
4. Mengendalikan dan mengontrol sirkulasi cash dalam perusahaan (sesuai
dengan pengaturan delegasi kewenangan perbendaharaan).
5. Memutuskan langkah-langkah operasional dalam rangka pengelolaan data
piutang dan pengamanan transaksi cash in perusahaan untuk meminimisasi
debt piutang usaha.
b) Deputy Finance Operation
1. Melaksanakan pembiayaan dalam operasional SGM FBCC.
2. Membukukan setiap transaksi operasional yang dilakukan
3. Melaksanakan kebijakan yang telah diatur dalam lingkup FBCC
Universitas Sumatera Utara
c) Deputy Billing & Collection
1. Deputy Billing & Collection membantu penyelesaian tugas-tugas SGM
FBCC.
2. Melaksanakan operasional Billing & Collection yang telah ditetapkan
dalam lingkub FBCC atau sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan.
3. Melaksanakan penagihan dalam setiap operasi dalam ruang lingkup
FBCC.
d) SM Annual Budget
1. Bidang Annual Budget dipimpin oleh senior manajer Annual Budget, yang
disebut Senior Manager Annual Budget dan disingkat SM. Annual Budget.
2. Tugas pokok SM. Annual Budget adalah bertanggungjawab atas
kelancaran dukungan operasi hold and release budget guna memenuhi
kebutuhan seluruh unit bisnis.
3. Untuk melakukan perannya, SM. Annual Budget ditugaskan untuk
melaksanakan aktivitas antara lain :
a. Membantu seluruh unit bisnis dalam proses penyusunan
anggaran tahunan, untuk diproses dalam penetapan RKAP
melalui one on meeting corporate.
b. Melakukan pengendalian anggaran seluruh unit bisnis termasuk
unit corporate office.
c. Mengkoordinasikan proses realokasi dan redistribusi anggaran
pada lingkup antar area.
d. Mengendalikan operasi hold & release anggaran untuk seluruh
unit bisnis, termasuk unit corporate office.
Universitas Sumatera Utara
4. Dalam penyelenggaraan aktivitasnya, SM. Annual Budget berinteraksi
antara lain dengan :
a. Seluruh pimpinan unit bisnis, dalam hal penyusunan anggaran
& layanan operasi anggaran.
b. VP. Management Accounting, dalam hal koordinasi operasi
anggaran.
c. Information sistem center, dalam hal koordinasi dukungan
sistem informasi.
e) SM Cash Operation
1. Membantu kegiatan General Accounting dalam operasi kas yang
dilakukan.
2. Bertanggungjawab dalam setiap operasi kas yang dilakukan.
3. Melaksanakan kegiatan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
f) SM Tax Operation
1. Bidang Tax Operation dipimpin Senior Manager yang disebut Senior
Manager Tax Operation, dan disingkat SM. Tax Operation.
2. Tugas pokok SM. Tax Operation adalah bertanggungjawab atas ketepatan
(prosedur, waktu, penghitungan), kelengkapan dokumen dan kewajaran
dalam penyelesaian kewajiban perpajakan.
3. Untuk melakukan perannya, SM. Tax Operation ditugaskan untuk
melaksanakan aktivitas antara lain :
a. Mengelola penyelesaian corporate tax, yang mencakup
pengelolaan prepaid tax & reporting, corporate tax
reconciliation, dan differed tax control.
Universitas Sumatera Utara
b. Mengkoordinasikan control operasi penyelesaian PPH & PPN.
c. Mengkoordinasikan control operasi perpajakan yang terkait
dengan recording & dokumentasi.
d. Mengkoordinasikan pemeriksaan pembayaran & verivikasi
pembayaran kewajiban pajak.
4. Dalam penyelenggaraan aktivitasnya, SM. Tax operation berinteraksi
antara lain dengan :
a. OSM. Finance Center Area dalam hal perolehan bukti-bukti
dan data untuk dasar penyelesaian Account Receivable.
b. Para EGM. Untuk konfirmasi dan klarifikasi saldo piutang
usaha.
c. VP. Subsidiaries performance untuk rekonsiliasi utang-piutang
dengan anak perusahaan.
d. VP. Yang mengelola frekuensi & universal service obligation
(USO) serta unit bisnis, dalam hal perolehan kelengkapan
bukti-bukti / dokumen dasar penghitungan kewajiban kepada
Negara bukan pajak.
g) SM General Accounting
1. Tugas pokok SM. General accounting Operation adalah
bertanggungjawab atas kelancaran dan ketepatan penyelesaian piutang
terpusat dan piutang perusahaan afiliasi, terkendalinya kewajaran saldo
piutang, penyelesaian pembayaran kepada Negara bukan pajak (BHP
Telekomunikasi dan USOKPU), dan penyajian laporan keuangan Trial
Balance (TB) nasional beserta sertifikasinya.
Universitas Sumatera Utara
2. Untuk melakukan perannya, SM. General Accounting Operation
ditugaskan untuk melakukan aktivitas antara lain :
a. Memfasilitasi upaya penagihan kepada customer khusus, yang terkait
dengan piutang dengan guna signifikan guna percepatan penyelesaian
piutang antara lain HANKAM, TNI, POLRI dan Corporate Customer.
b. Melakukan Koordinasi dan kerjasama dengan Direktorat Jendral
Piutang dan lelang Negara , dan unit terkait lainnya untuk
penyelesaian pengurusan piutang macet.
c. Mengendalikan proses penghapusan piutang nasional.
d. Melakukan verifikasi dokumen pembayaran yang perlu mendapat
persetujuan SGM, Deputy SGM, Finance Center.
e. Melakukan closing laporan keuangan TB nasional disertai dengan
pembuatan setifikasinya.
3. Dalam penyelenggaraan aktivitasnya, SM. General Accounting Operation
berinteraksi antara lain dengan :
a. OSM. Finance Center Area dalam hal perolehan bukti-bukti dan data
untuk dasar penyelesaian account receivable.
b. Para EGM , untuk konfirmasi dan klarifikasi saldo piutang usaha.
c. VP. Subsidiaries Performance untuk rekonsiliasi utang piutang dengan
anak perusahaan.
d. VP. Yang mengelola frekuensi dan Universal Service Obligation
(USO) serta unit bisnis, dalam hal perolehan kelengkapan bukti-bukti/
dokumen dasar penghitungan kewajiban kepada Negara bukan pajak.
Universitas Sumatera Utara
h) OSM Billing Management
1. Membantu kegiatan Deputy Billing & Collection.
2. Melaksanakan kegiatan operasi sesuai dengan kebijakan yang telah
ditetapkan.
3. Bertanggungjawab terhadap penagihan yang berada pada tingkat daerah.
i) OSM Payment & Collection
1. Melaksanakan pembayaran dan penagihan yang dilakukan Deputy Billing
& Collection.
2. Membantu kegiatan operasi perusahaan khususnya dalam Deputy Billing
& Collection.
3. Bertanggungjawab terhadap payment and collection yang berada pada
tingkat daerah.
j) SM Collection Management
1. Melaksanakan management kegiatan Deputy Billing & Collection.
2. Memanagement kegiatan dalam lingkup FBCC khususnya Deputy Billing
& Collection sesuai ketetapan yang telah ditentukan.
3. Membantu kegiatan Debuty Billing & Collection.
4. Bertanggungjawab terhadap Collection yang berada pada tingkat pusat.
k) SM Payment & Sett. Opr.
1. Melaksanakan tugas dalam pembayaran dan pengaturan operasi
perusahaan.
2. membantu kegiatan pembayaran dan pengaturan operasional Debuty
Billing & Collection.
3. Melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.
Universitas Sumatera Utara
l) OSM FINIOPSU
1. Merealisasikan anggaran yang telah ditetapkan oleh SGM FBCC sesuai
dengan RKAP.
2. Bertanggungjawab terhadap FINOPSU yang berada pada tingkat Daerah.
3. Bertanggungjawab dalam setiap manager yang berada dalam satu wilayah.
4. Mengontrol setiap kegiatan manager dan bagian-bagian yang ada dalm
pengawasan seorang manager.
m) Manager General Accounting
1. Bertanggungjawab terhadap kegiatan akuntansi secara keseluruhan dalm
perusahaan.
2. Bertanggungjawab dalam penyusunan anggaran perusahaan untuk
kegiatan operasional perusahaan.
3. Bertanggungjawab dalam kegiatan penyelesaian pembayaran, alokasi dan
hal-hal lainnya sesuai dengan kegiatan yang telah ditetapkan.
4. Bertanggungjawab untuk seluruh bagian divisi, SM, OSM financial dalam
satu wilayah..
n) Manager Budgeting Analisis & Controlling
1. Bertanggungjawab terhadap kegiatan budgeting dalam menganalisa dan
mengontrol anggaran kegiatan perusahaan.
2. Mengontrol budgeting apakah sesuai dengan yang seharusnya atau tidak
dan menganalisanya tentang budgeting itu sendiri.
3. Mengkoordinasi kegiatan penyusunan budgeting operasional.
4. Melaksanakan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Universitas Sumatera Utara
o) Manager Cash Operation
1. Bertanggungjawab terhadap kegiatan Cash Operation yang telah berjalan
di perusahaan.
2. Bertanggungjawab dalam mengkoodinasi pelaksanaan cash operation dari
awal sampai akhir pelaporan.
3. Melaksanakan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang teah ada atau
ditetapkan.
D. Jaringan Usaha/Kegiatan
Perusahaan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Memiliki beberapa
kegiatan dalam perusahaan, selain kegiatan inti yaitu menyediakan jasa
telekomunikasi tetapi juga ada kegiatan sosialnya. TELKOM mengerahkan
segenap daya untuk menghasilkan nilai unggul bagi para pemangku kepentingan,
menyediakan dan mempertahankan hasil yang tinggi bagi para pemegang saham,
solusi lengkap bagi para pelanggan, kesempatan berkembang bagi para pegawai dan
mitra bisnis, serta kemajuan bagi masyarakat, bangsa dan dunia. Berikut beberapa
kegiatan yang ada di PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Yaitu memiliki 5 pilar
bisnis, yaitu :
a. Fixed Phone (TELKOM Phone)
1. Personal Line
2. Corporate Line Wartel & Telum.
b. Mobile Phone (TELKOMSEL)
1. Prepaid Services (simPATI)
2. Postpaid Services (Halo)
Universitas Sumatera Utara
c. Network & Interconnection (TELKOM Intercarier)
1 Interconnection Services
2 Network Leased Services
d. Data & Internet Leased Channel Service (TELKOM Link)
1. Internet Service (TELKOMNet)
2. VoIP Service (TELKOM Save & Global 017)
3. SMS Service (from TELKOMSEL, TELKOMFlexi
& TELKOM SMS)
e. Fixed Wireless Access (TELKOM Flexi)
1 Prepaid Services (Flexi Trendy)
2 Postpaid Services (Flexi Classy)
a. Sambungan Telepon Tidak Bergerak Kabel
1. TELKOM Lokal adalah layanan untuk panggilan antar pelanggan
tetap, dalam jarak kurang dari 30 km atau dalam satu wilayah lokal.
Tarif yang dikenakan adalah terif telepon lokal, yaitu Rp 250 per
pulsa.
2. TELKOM SLJJ
TELKOM SLJJ (Sambungan Lokal Jarak Jauh)adalah layann telepon
jarak jauh dalam wilayah Indonesia. Nomor panggilan dan nomor yang
di panggil berbeda wilayah kode area. Biaya penggunaannya
tergantung pada jarak, waktu dan tanggal panggilan ini dilakukan.
3. TELKOMSLI-007
Sebelumnya selama ini dijuluki dengan TELKOM Internasioanal call
(“TIC”) 007,sesuai dengan saat diluncurkan pada bulan Juni 2004.
Universitas Sumatera Utara
Pada bulan Mei 2006 kami mengubah namanya menjadi
TELKOMSLI-007, TELKOMSLI-007 adalah layanan jasa komunikasi
antar Negara dengan menggunakan kode. Layann ini juga dilengkapi
dengan melalui bantuan operator dengan memutar nomor akses 107.
4. TELKOM Speedy
Speedy broadband Acces merupakan layanan internet pita lebar yang
teknologi Asymmeric Digital subscriber Line (“ADSL”) dengan
kecepatan tinggi hingga 3 Mbps. Speedy menyediakan layanan data,
multimedia dan telepon/fax secara bersamaan (slimutan) dengan hanya
menggunakan saluran teleppon kabel yang sudah ada.
b. Sambungan Telepon Tidak Bergerak Nirkabel.
1. TELKOMFlexi
TELKOMFlexi adalah layanan telekomunikasi suara dan data yang
berbasis nirkabel. Layanan ini terbatas pada satu area tertentu dalam
arti pelanggan hanya dapat menggunakannya dalam sebuah kode area
tertentu. Biaya pemakaiannya mengacu pada tarif telepon rumah.
TELKOMFlexi menawarkan tiga layann dasar: suara, SMS dan data
dengan kecepatan rendah. Layanan bernilai tambah juga tersedia
seperti Ring Back Tone (RBT).
c. Data dan Internet
1. TELKOMGlobal-01017
TELKOMGlobal-01017 merupakan layanan premium panggilan VolP
internasional yang memanfaatkan jaringan internet dengan kode akses
01017 untuk panggilan ke lebiih dari 253 kode negara tujuan. Taarif
Universitas Sumatera Utara
layanan ini adalah 76,9% dari tarif SLI untuk semua negara dan tidak
mengenal timeband (tarif flat untuk setiap waktu).
2. TELKOMSave
TELKOMSave adalah layanan panggilan jarak jauh dan panggiln
internasioanl VoIP standart, sejenis dengan TELKOMGlobal-
[Link] merupakan layanan yang menggunakan metode
dialing dua tahap. Agar dapat melakukan panggilan internasional atau
panggilan jarak jauh, pelanggan terlebih dahulu harus memutar nomor
akses, memasukkan nomor PIN, selanjutnya memutar nomor tujuan.
3. TELKOMNet-Instant
TELKOMNet-Instant merupakan layanan akses internet dial-up tanpa
perlu berlanggann dan khusus dirancang dengan konsep yang mudah
dan sederhana untuk memenuhi kebutuhan aksesbilitas.
4. [Link] ([Link])
Layanan portal web PT. Telkom Indonesia yang menyajikan layanan
informasi serta komunikasi internet berbahasa Indonesia dengan fokus
layanan pada komunitas pendidikan nasional.
5. Kartu i-Vas
Untuk mendukung para penggun internet, PT. Telkom Indonesia
mengeluarkan kartu Internet Value Added Service (“i-VAS”) yang
merupakan lat pembayaran prabayar untuk mengakses berbagai konten
layanan.
Universitas Sumatera Utara
6. Ventus
Ventus merupakan layanan tambah konvergensi antara email dan
sistem seluler (mobile) atau lebih dikenal dengan istilah mobile push
email yang memungkinkan pengguna seluler melakukan relay email
yang umumnya dihubungkan via desktop dan laptop di ahlikan ke
smartphone (telepon seluler).
d. Jaringan dan Interkoneksi
1. TELKOMIntercarrier
TELKOMIntercarrier merupakan layanan interkoneksi untuk
penyelenggara jasa dan jaringan lainnya (other licensed
operator/OLD).
2. TELKOMVision
TELKOMVision merupakan brnd name dari PT Indonesia Telemedia,
anak perusahaan yang bergerak dibidang TV berbayar. Layanan yang
diberikan TELKOMVision terdiri dari TV kabel, akses internet cepat
dan TV satelit.
e. Seluler
1. Telkomsel
Telkomsel merupakan penyedia layanan telekomunikasi seluler dengan
teknologi GSM atau 3G. Seluler fitur layanan telkomsel didukung oleh
jangkauan sinyal yang luas dan tarif yang kompetitif untuk memenuhi
kebutuhan pelanggan akan komunikasi dan multimedia.
Universitas Sumatera Utara
2. kartuHALO
kartuHALO diperkenlkan pertama kali pada tahun 1995 dan
merupakan kartu pascabayar yang paling banyak digunkan. Pada akhir
2009 kami memiliki 2 (dua) juta pelanggan kartuHALO. Dengan
pangsa pasar sekitar 38,2% dari pelanggan pascabayar, kartuHALO
tetap menjadi pemimpin pasr pada segmen ini.
3. simPATI
Produk ini merupakan kartu prabayar pertama dan terpopuler di Asia
dan merupakan produk Telkomsel yang paling akses. Perbedaan
dengan layanan prabayar operator lainnya adalah simPATI
memberikan jasa roaming internasional dan bebas roaming
nasional/domestik.
4. Kartu AS
Diluncurkan pada tahun 2004 dan produk ini merupakan kartu
prabayar yang murah dan terjangkau. Kartu AS dapat digunkan di
seluruh Indonesia dengan tarif percakapan yang sangat kompetitif.
E. Kinerja Usaha/Kegiatan Terkini
Kegiatan usaha PT. Telkom Indonesia Tbk yang sudah beroperasi yaitu: jasa
telepon dalam negeri merupakan usaha PT. Telkom yang memberikan
pendapatan terbesar. Komposisi pendapatan jasa yang meliputi: biaya pasang,
biaya abonemen (langganan) bulanan dan biaya pemakaian telepon untuk
panggilan lokal dan jarak jauh, pelayann jasa telepon dalam negeri juga
termasuk penyediaan telepon umum, baik kartu maupun koin.
Universitas Sumatera Utara
3 Jasa interkoneksi kepada penyelenggar telekomunikasi lain merupakan jas
telekomunikasi karena adanya penyelenggara sambungan telekomunikasi oleh
pihak lain, seperti PT. Indosat. Dari hasil penyelenggaraan ini PT. Telkom
Indonesia Tbk memperoleh pendapatan yang diterima dari penyelenggara atau
bagi hasil.
4 Jasa telepon bergerak seluler yaitu penyelenggaraan sambungan telepon
bergerak seluler (STBS) ini bekerja sama dengan pihak lain atau dengan
sistem patungan atau bagi hasil. Jasa satelit merupakan jasa yang disediakan
oleh PT. Telkom Indonesia Tbk dari penyewaan transponden stelit dan
dimulai tahun 1996 beralih pada satelindo, namun PT. Telkom terus
melanjutkan jasa stasiun bumi untuk hubungan telekomunikasi melalui sistem
satelit komunikasi.
5 Jasa lainnya adalah meliputi jasa internet, email, calling card, telex, telegram,
dan lainnya. TELKOMFlexi yang merupakan layanan jasa telekomunikasi
tanpa kabel (wireless) dengan teknologi berbasis CDMA (code Division
Multiple Access).
F. Rencana Usaha/ Kegiatan
Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan
Perusahaan adalah menyelnggarakn jaringan dan laynan telekomunikasi,
informatika serta optimalisasi sumber daya perusahaan. Untuk mencapai tujuan
tersebut. Perusahaan menjalankan kegiatan usaha yang meliputi:
a. Usaha Utama
1. Merencanakan, membangun, menyediakan, mengembangan,
mengoperasikan, memasarkan atau menjual/menyewakan dan
Universitas Sumatera Utara
memelihara jaringan telekomunikasi dari informatika dalam
arti yang seluas-luasnya dengan memperhatikan ketentun
peraturan perundang-perundangan.
2. Merencanakan, mengembangan, menyediakan, memasarkan
atau menjul dan meningkatkan layanan jasa telekomunikasi dan
informatika dalam arti yang seluas-luasnya dengan
memperhatikan ketentuan peraturan perundangan.
b. Usaha Penunjang
1. Menyediakan layanan transaksi pembayaran dan pengiriman
ung melalui jaringan telekomunikasi dan informatika.
2. Menjalankan kegiatan dan usaha lain dalam rangka optimlisasi
sumber daya yang dimiliki Perusahaan, antara lain pemanfaatan
aset tetap dan aset bergerk, fasilitas sistem informasi, fasilitas
pendidikan dan pelatihan dan fasilitas pemeliharaan dan
perbaikan.
Universitas Sumatera Utara