0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan19 halaman

Penerapan FIFO dalam Kontrol Produksi

1. Dokumen menjelaskan pentingnya penerapan metode FIFO (First In First Out) dalam mengontrol persediaan dan alur barang di pabrik. 2. FIFO memastikan barang yang masuk terlebih dahulu keluar terlebih dahulu, mencegah pencampuran barang, dan memudahkan pelacakan asal-usul barang. 3. Dokumen memberikan contoh implementasi FIFO di berbagai area pabrik beserta manfaatnya seperti meningkatkan ef

Diunggah oleh

Heru Mas
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan19 halaman

Penerapan FIFO dalam Kontrol Produksi

1. Dokumen menjelaskan pentingnya penerapan metode FIFO (First In First Out) dalam mengontrol persediaan dan alur barang di pabrik. 2. FIFO memastikan barang yang masuk terlebih dahulu keluar terlebih dahulu, mencegah pencampuran barang, dan memudahkan pelacakan asal-usul barang. 3. Dokumen memberikan contoh implementasi FIFO di berbagai area pabrik beserta manfaatnya seperti meningkatkan ef

Diunggah oleh

Heru Mas
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

FIFO

(First In First Out)


Prepared By Slamet Dwi Haryanto

PLANT-3 (STAMPING & ASSEMBLY)


PT. MATRA RODA PIRANTI
Pendahuluan
Kita berusaha untuk membuat dan mengirim product yang memuaskan
pelanggan setiap hari. Tetapi, seandainya terjadi trouble.....
[Melakukan Spesifikasi obyek product (letak, Record produksi) secepatnya, kita
harus melakukan tindakan]
Mekanisme kontrol spesifikasi masalah
product adalah KONTROL TRACEABILITY

Mekanisme Untuk mengetahui


 Product kapan, Part mana,
seperti apa part tsb di Assy
 Batasan obyek produk; dari
mana?....
What Mean About FIFO?.....
FIFO adalah kepanjangan dari First In First Out, FIFO adalah dasar dalam
melakukan pengontrolan dalam pekerjaan, Pemakaian Part dengan urutan part
yang pertama di buat (Penggunaan sesuai dengan Urutan)
Metode dan kontrol pemakaian dari urutan paling awal dibuat sehingga tidak
tercampur.
Jika FIFO tidak dilaksanakan
Jika FIFO tidak di laksanakan dalam pemakaian part dalam proses... Part mana
dan Kapan di assy ke Product akan sulit diketahui

Ketika part A NG, dan lot A dengan B


tercampur maka semua product selama 4
hari menjadi object pengecheckan.
Jika FIFO dilaksanakan maka, Obyek
pengecekan cukup sampai 2 bucket yang
sudah selesai. Tetapi jika tidak FIFO maka
barang yang tidak perlu di Check juga
menjadi object pengecheckan.
Apabila terjadi penggantian di Market
Contoh Kasus sebuah produsen Mobil harus mengganti part pada mobil customer
sampai mobil yang tidak perlu diperbaiki!

Merepotkan
customer

Qty Object Qty Object yang


Sebenarnya harus di check

Profit perusahaan
Kepercayaan dari
memburuk
customer hilang
Tidak ada arti jika tidak dilaksanakan oleh semua pihak di
dalam Perusahaan

[Pemakaian dengan urutan barang Meskipun di proses sebelumnya


paling lama] menjalankan FIFO dengan benar
 Kelihatannya simple, tetapi jika
tidak dilakukan maka akan

X
merepotkan customer Jika kontrol di proses sendiri
 Secara hasil tidak akan dapat tidak benar, maka hasilnya
ditangani seperti gampar di samping

 Sehingga Tenaga man power yang


ada di before proses dan next

X
proses akan menjadi sia-sia Proses selanjutnya akan
mengikuti urutan yang ada
sehingga tidak ada artinya
Secara kongkrit, Seperti apa yang dilakukan?

Apakah ada petunjuk peletakan part? Apakah petuntuk/ kartu lot ada?
Jika part terletak di berbagai tempat, (Apakah tercantum urutan pemakaian?)
kita tidak mengetahui posisi paling
Apakah petunjuk/ kartu lot tidak ada,
lama di letakan.
kita tidak tahu urutannya
Apakah pengiriman dilakukan dengan urutan part paling
lama?

Pengiriman dengan urutan produksi


meskipun lot produksi yang sama
adalah?

Sedapat mungkin, ada petunjuk pada lot


terakhir, jadi lebih mudah di mengerti
Secara kongkrit, seperti apa yang dilakukan?

Memberikan nama pada lokasi letak part Petunjuk arah peletakan

Pemberian lable pada part, bertujuan


untuk tidak tercampurnya part yang
satu dengan part yang lain. Dan dapat
mengetahui letak part dalam seketika
Secara konkrit, Seperti apa yang dilakukan?
Contoh Aktual: proses
Sebelum Perbaikan

Penumpukan Stock

1. Kualifikasi lot di rak part dilakukan


tetapi, perubahan lot tidak ketahui.
 Lebel petunjuk kecil, tidak kelihatan
 Pergantian Lot hanya lebel saja
2. Peletakan dengan penumpukan
 Lot lama dan baru tercampur
3. Tidak ada urutan, lama dan baru
tercampur
Setelah Perbaikan

Petunjuk Lot & Rak Bertingkat

1. Pergantian Lot diketahui dalam seketika


 mencegah miss check dengan memperbesar
kartu petunjuk
 Mencegah tercampurnya Lot dengan kartu
petunjuk pergantian lot

2. Pengambilan Bucket paling bawah


menjadi lebih mudah
3. Membuat urutan pada kartu petunjuk
untuk mencegah terjadinya tercampur
part
Secara konkrit, Seperti apa yang dilakukan?
Contoh Aktual: Area Delivery
Sebelum Perbaikan

Stock Logistics Banyak

 Stock Delivery dari Pabrik  logistic


center banyak, Efek peningkatan rasio
penyebaran besar.
 Stock dengan kondisi tidak penuh
banyak, efek ke selisih rencana plan
delivery dengan rencana delivery besar
Setelah Perbaikan

Kontrol Stock dengan Benar

 Satuan perpindahan product dengan


satuan pallet
 Try dengan QTY plan untuk meminimalisir
terjadi stock yang Qty tidak penuh
 Membuat papan peletakan/ product/ area
tujuan pengiriman
Secara konkrit, Seperti apa yang dilakukan?
Contoh Aktual: Dalam area proses
Sebelum Perbaikan

Label/ kartu kanban Tidak terlihat

Label/KBN dimasukan  Saat ini, label dimasukan ke dalam


ke dalam bucket Bucket “Pallet”
 Identifikasi isi dari luar tidak dapat
dilakukan

[Penyebab]
Tidak ada petunjuk karena
bucket tsb bukan khusus
Setelah Perbaikan

Penempelan Label di Bucket

Menempel label/ kanban petunjuk,


melakukan perubahan
petunjuk/Label”kanban” sehingga
dalam seketika dapat di
identifikasi.

Penempelan di bagian luar


untuk mencegah pencampuran
Pola pikir dasar FIFO
~Masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan~

Bagaimana jika part sisa Muncul? Metode letak bucket/ pallet ketika
jumlah makin sedikit
Lot No. B Awalnya ditumpuk Urutan pemakaian
seperti ini
Biasanya digabungkan
seperti ini....

Lot No. A
Lot A: Semuanya 9 pcs
Lot B: Semuanya 5 pcs
Jika digabungkan dalam 1 pallet maka, objek
menjadi: 15 pcs

Basicnya: dipisah!
• Jika area peletakan sempit maka agak sulit
• Tapi coba analisa untuk pelaksanaan dengan
menggunakan rak, dll
• Jika ini dilakukan, klasifikasi lot menjadi jelas
Memang repot dan butuh waktu tetapi... Dengan
melakukan hal seperti ini, klasifikasi Lot menjadi jelas
Efek FIFO
~Selain mencegah tercampurnya lot...~

Seiri, Seiton Spesifikasi jumlah stock


• Area peletakan stock dapat tersusun rapi • Over Stock, Batas Stock kelihatan
• Selalu melakukan penyusunan, perapihan • Pengiriman menjadi simple
bucket/pallet sehingga kontrol urutan mudah • Kontrol stock mudah dengan penomoran
• Metode kontrol urutan
• Kontrol anter proses lebih mudah
Hemat Waktu
• Penghitungan stock mudah (seketika) Pengurangan abnormal alur barang
• Tidak butuh waktu untuk pencarian tempat
• Dengan spesifikasi kartu, salah kirim bisa
dihilangkan.
• Qty pengiriman jelas, Kontrol lebih
mudah

Selain itu banyak manfaatnya anda dapat rasakannya, dengan menjalankan kegitan tersebut
Contoh FIFO diluar perusahaan
Juice di mini market Refrigerator di rumah

Kita ingin meminum juice yang


Dengan rak posisi miring,
dingin, bukan? Bukan juice yang
penjaga toko cukup mensupply
baru saja di masukan. Itulah [FIFO]
dari belakang
The end

Thanks for Attention

Anda mungkin juga menyukai