0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
78 tayangan10 halaman

Pengertian dan Karakteristik Sosialpreneur

Makalah ini membahas tentang sosialpreneur, yaitu seseorang yang melakukan kewirausahaan dengan tujuan utama menyelesaikan masalah sosial. Makalah ini menjelaskan pengertian sosialpreneur, karakteristiknya, kemunculannya, sudut pandangnya, cara menjadi sosialpreneur sukses, dan contoh sosialpreneur di Indonesia."
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
78 tayangan10 halaman

Pengertian dan Karakteristik Sosialpreneur

Makalah ini membahas tentang sosialpreneur, yaitu seseorang yang melakukan kewirausahaan dengan tujuan utama menyelesaikan masalah sosial. Makalah ini menjelaskan pengertian sosialpreneur, karakteristiknya, kemunculannya, sudut pandangnya, cara menjadi sosialpreneur sukses, dan contoh sosialpreneur di Indonesia."
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH KEWIRAUSAHAAN

Tentang

“Sosialpreneur”

Disusun oleh:

Atika Nadya Yusiannisa : 1713060273

Aulia Khairani D : 1713060254

Dosen Matakuliah:

Williya Meta, SEI., MM

Selfi Hestria Ningsih, [Link], ME

PROGRAM STUDI EKONOMI SYARIAH (EKSYA E)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

UIN IMAM BONJOL PADANG

1441 H/ 2020 M
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam yang telah memberikan
nikmat yang sangat banyak kepada kita sehingga kami bisa menyelesaikan tugas makalah ini.
Sholawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan Nabi Muhammad Saw. Karena
dengan wasilah beliaulah kita bisa mendapatkan hidayah yang begitu besar, berupa agama
Islam.
Kami sangat bersyukur karena telah menyelesaikan makalah yang berjudul
“Sosialpreneur”. Disamping itu, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak
yang telah membantu kami selama pembuatan makalah ini sehingga terselesaikanlah tugas
makalah ini.
Demikian yang dapat kami sampaikan, jika ada yang kurang dalam penulisan atau yang
lainnya kami mohon maaf. Terima kasih.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh
Padang, 08 Mei 2020

Pemakalah
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR......................................................................................................i

DAFTAR ISI....................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN................................................................................................1

A. Latar Belakang..............................................................................................1
B. Rumusan Masalah.........................................................................................1
C. Tujuan Penulisan...........................................................................................1

BAB II PEMBAHASAN.................................................................................................2

A. Pengertian Sosialpreneur..............................................................................2
B. Karakteristik Sosialpreneur........................................................................ 2
C. Kemunculan Sosialpreneur..........................................................................3
D. Sudut Pandang Sosialpreneur......................................................................4
E. Cara Menjadi Seorang Sosialpreneur Sukses.............................................5
F. Contoh Para Sosialpreneur di Indonesia.....................................................6

BAB III PENUTUP ........................................................................................................7

A. Kesimpulan.....................................................................................................7
B. Kritik dan Saran............................................................................................7

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................iii


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sosialpreneur adalah sesorang yang berusaha dalam aktivitas kewirausahaan dengan
memiliki tujuan utama untuk menyelesaikan permasalahan sosial dan lingkungan hidup
dengan memberdayakan komunitas melalui kegiatan yang bernilai ekonomi. Sosialpreneur
muncul, akibat dari banyaknya isu-isu kesejahteraan. Hadirnya sosialpreneur berperan
sebagai agen perubahan disektor sosial, dengan melaksanakan misi untuk menciptakan dan
mempertahankan nilai sosial, bukan hanya keuntungan pribadi.
B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan sosialpreneur?
2. Bagaimanakah karakteristik seorang sosialpreneur?
3. Bagaimanakah kemunculan sosialpreneur di tengah masyarakat?
4. Bagaimanakah sudut pandang seorang sosialpreneur?
5. Bagaimanakah cara menjadi seorang sosialpreneur yang sukses?
6. Adakah contoh para tokoh pelaku sosialpreneur di Indonesia?
C. Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui pengertian dari sosialpreneur.
2. Untuk mengetahui seperti apa karakteristik seorang sosialpreneur.
3. Untuk mengetahui silsilah kemunculan sosialpreneur.
4. Untuk mengetahui sudut pandang sorang sosialpreneur.
5. Untuk mengetahui kiat menjadi sosialpreneur sukses.
6. Untuk mengetahui tokoh pelaku sosialpreneur di Indonesia.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Sosialpreneur
Sosialpreneur merupakan akronim yang diambil dari kata sosial dan entrepreneur.
Sosial berarti sifat dasar yang dimiliki oleh setiap individu manusia, dalam KBBI diatikan
juga dengan suka memperhatikan kepentingan umum/ suka tolong-menolong. Sementara
entrepreneur berarti orang yang mendirikan, mengelola, mengembangkan dan melembagakan
perusahaan miliknya dan bisa menciptakan kerja bagi orang lain dengan swasembada. 1
Sosialpreneur atau yang dikenal juga dengan istilah wirausaha sosial adalah sesorang yang
berusaha dalam aktivitas kewirausahaan dengan memiliki tujuan utama untuk menyelesaikan
permasalahan sosial dan lingkungan hidup dengan memberdayakan komunitas melalui
kegiatan yang bernilai ekonomi. Menurut Yayasan Schwab (2008) menyatakan bahwa para
sosialentrepreneur menciptakan dan memimpin organisasi, untuk menghasilkan laba ataupun
tidak, yang ditujukan sebagai katalisator perubahan sosial dalam tataran sistem melalui
gagasan baru, produk, jasa, metodologi, dan perubahan sikap.2 Jadi sosialpreneur adalah
orang atau sekelompok orang yang menjalankan kewirausahaan sosial dengan tujuan
keuntuangan secara ekonomi dan sosial.
B. Karakteristik Sosialpreneur
Seorang sosialpreneur memiliki karakteristik atau ciri khas berkarakter yaitu:3
1. Mempunyai visi untuk memecahkan masalah-masalah kemasyarakatan sebagai
pembaharu masyarakat dengan gagasan-gagasan yang sangat kuat untuk memperbaiki
taraf hidup masyarakat banyak.
2. Umumnya bukan orang terkenal, misal : dokter, pengacara, insinyur, konsultan
manajemen, pekerja sosial, guru dan wartawan.
3. Orang-orang yang memiliki daya transformatif, yakni orang-orang dengan gagasan
baru dalam menghadapi masalah besar, yang tak kenal lelah dalam mewujudkan
misinya, menyukai tantangan, punya daya tahan tinggi, orang-orang yang sungguh-
sungguh tidak mengenal kata menyerah hingga mereka berhasil menyebarkan
gagasannya sejauh mereka mampu.

1
Suprodjo Pusposutardjo. (1999). Pengambangan Budaya Kewirausahaan Melalui Mata Kuliah
Keahlian: [Link] I.
2
  , Tipe-tipe Kewirausahaan, [Link] Diakses
pada tanggal 07 Mei 2020.
3
ibid. hlm 1.
4. Orang yang mampu mengubah daya kinerja masyarakat dengan cara terus
memperbaiki, memperkuat, dan memperluas cita-cita.
5. Orang yang memajukan perubahan sistemik: bagaimana mereka mengubah pola
perilaku dan pemahaman.
6. Pemecah masalah paling kreatif.
7. Mampu menjangkau jauh lebih banyak orang dengan uang atau sumber daya yang jauh
lebih sedikit, dengan keberanian mengambil resiko sehingga mereka harus sangat
inovatif dalam mengajukan pemecahan masalah.
C. Kemunculan Sosialpreneur
Perkembangan entrepreneur sejalan dengan kemajuan teknologi informasi merubah
cara pandang manusia terhadap perubahan lingkungan, terutama pada pertumbuhan
ekonomi yang tidak sejalan dengan kesejahteraan masyarakat, seperti banyaknya
kemiskinan, orang pinggiran dan isu-isu kesejahteraan lainnya. Menurut Nicholls (2006)
alasan mengapa sosialpreneur muncul yaitu4;
1. Ketidakmampuan Negara dalam mengatasi permasalahan sosial, bisa jadi karena
kebijakannya kurang efektif/ kurang tepat sasaran.
2. Kondisi keuangan dari entitas bisnis yang tidak memungkinkan untuk membiayai
aktivitas sosialnya.
3. Kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dari sektor swasta yang masih belum
memberikan manfaat yang signifikan untuk membantu proses terjadinya perubahan
sosial di masyarakat.
4. Kurangnya kepekaan masyarakat di dalam mengidentifikasi masalah sosial yang
ada, serta ketidakmampuannya di dalam memanfaatkan potensi dan peluang usaha di
sekitar mereka. 
Sebagai bentuk keprihatinan sosial inilah, upaya menggerakan sebagain orang untuk
melakukan berbagai tindakan agar memberikan kemanfaatan sosial bagi masyatakat atau
kita sebut juga dengan sosialpreneur. Contoh dari adanya sosialpreneur ini yaitu adanya
program CSR yang dilakukan oleh perusahaan sebagai bentuk dari tanggung-jawab sosial.5
Sosialpreneur diperkenalkan pada tahun 1970-an untuk mengatasi masalah-masalah
sosial secara berkelanjutan. Istilah sosialpreneur ini pertama kali disebutkan oleh Joseph

4
Admin AKM, Potret Kewirausahaan Sosial di Indonesia, [Link]
kewirausahaan-sosial-di-indonesia. hlm 1. Diakses pada tanggal 08 Mei 2020, pukul 18.03.
5
M. Yusuf Azwar anas, “MENGAPA SOCIOPRENEUR BUKAN SOCIAL ENTREPRENEUR?”, Jurnal
Dialektika, Volume 4, Nomor 2, September 2019.
Banks ia menggunakan istilah ini untuk menggambarkan penggunaan keterampilan
manajerial dalam mengatasi masalah sosial serta untuk mengatasi tantangan bisnis. Orang-
orang yang tergerak mengimplemtasikan visi-misi, ide dan gagasan sosial inilah yang
disebut sebagai sosialentrepreneur. Kalau di Indonesia sosialpreneur diistilahkan dengan
kewirausahaan sosial pertama kali diperkenalkan oleh Ashoka Indonesia pada tahun 1983
(Idris & Hati, 2013). Ashoka Indonesia merupakan sebuah organisasi Internasional yang
berfokus pada upaya peningkatan sektor kewirausahaan sosial. 6 Namun, di lain sumber
juga dikatakan bahwa sebelum kemerdekaan sebenarnya sudah ada cikal bakal
sosialpreneur yaitu pada tahun 1895-1945 seperti Serikat Dagang Islam dll.
Menurut Carford (1998) bahwa sosial entrepreneur biasanya berpindah dari satu
proyek ke proyek berikutnya, mereka membangun ide ke dalam proyek kerja bukan
sebagai tindakan kekuasaan, tetapi sebagai ekspresi kreativitas dan [Link]-orang
menjadi wirausahawan sosial berbasis masyarakat melalui banyak jalur, seringkali dimulai
sebagai aktivis paruh waktu dan sukarelawan sendiri .Selain itu, seorang social
entrepreneur adalah seseorang eksekutif yang mempunyai visi dan mampu
menyeimbangkan keharusan moril dengan tanpa menyampingkan motif keuntungan dalam
menangkap kekuatan pasar. Jadi sosialpreneur ini dalam jangka panjang secara signifikan
berperan sebagai agen perubahan di sektor sosial. Sehingga kemiskinan dan isu-isu
kesejahteraan lainnya dapat di atasi melalui agen-agen sosialpreneur.
D. Sudut pandang tentang Sosialpreneur
Sosialpreneur dapat dilihat dari dua elemen yaitu:
1. Fokus pada misi sosial, tercermin dari tindakannya menurut komponen sosial.
Contohnya:
 Menyediakan barang dan jasa yang ada di pasaran atau di sektor publik yang
ketersediannya terbatas atau tidak tersedia.
 Mengembangkan kemampuan dirinya dan masyarakat sekitar.
 Menciptakan lapangan pekerjaan.
 Membantu membukakan akses bagi orang-orang yang terekslusi secara sosial.
2. Proses operasional, yaitu pendekatan untuk melakukan tindakan dengan komponen
entrepreneurial.
Seorang sosialpreneur dapat dikategorikan menjadi 3 tipe inovasinya, yaitu7:

6
Admin AKM,...hlm.1.
7
Catford J, Social Entrepreneurs are Vital For Health Promotion But They Need Supportive
Enviromets Too, “Health Promotion International 1998, hlm. 95-97.
 Transformasional
Membangun kapasitas lokal yang pendekatannya dengan mengubah norma-
norma, peran dan harapan lokal yang ada yang ditransformasikan dalam
konteks budaya setempat bagi kehidupan yang lebih baik.
 Ekonomi
Mengembangkan suatu “paket” untuk memecahkan masalah-masalah yang
pendekatannya dengan menyediakan alat-alat dan sumberdaya untuk
meningkatkan produktivitas dan mentransformasikan pola ekonomi seperti
GrameenBank.
 Politik
Membangun gerakan sosial untuk melawan kekuasaan yang pendekatannya
dilakukan dengan cara meningkatkan suara rakyat yang marjinal untuk
meningkatkan pengaruh politik mereka.
E. Cara Menjadi Sosialpreneur yang Sukses
1. Niat yang benar
Niat dan hasil akan selalu berbanding lurus. Jika kita memiliki niat yang baik, maka
hasilnya juga akan baik namun harus diimbangi denga usaha maksimal. Perolehan
profit besar bukanlah target utama dari para sosialpreneur tapi target utamanya yaitu
menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat untuk memnuhi kebutuhan
ekonominya.
2. Passion diri diketahui
Cara agar kita mengetahui passion yaitu:
 Memperluas aktivitas yang kita lakukan,luasnya aktivitas yang kita lakukan
memungkinkan kita untuk mempunyai pengalaman dan wawasan dalam diri
kita, dan itu juga bisa dikatakan sebagai tempat kita menggali passion kita.
 Mempelajari keahlian yang kita punya dan mendalaminya. Jika kita sudah
mengetahui passsion kita apa, maka langkah selanjutnya yang tepat yaitu,
mempelajarinya dan mendalaminya, itu akan menjadi bekal menjadi seorang
sosialpreneur yang sukses.
 Selalu semangat. Semangat menjadi salah satu tameng diri untuk menjadi
sosialpreneur yang sukses, kadangkala jika terjadi kegagalan dalam suatu
proyek, dengan semangat diri kita akan menjadi bangkit lagi menciptakan
ide-ide dan proyek-proyek yang bagus lagi.
3. Mencari tahu kebutuhan dan potensi masyarakat
Potensi masyarakat adalah tambahan modal untuk sosialpreneur. Dan cara kita untuk
mencari tahu kebutuhan masyarakat yaitu dengan rumus

F= I × D × E × A
Yaitu
I = Iamgination,
D = Data,
E = Evaluation, dan
A = Action
4. Fokus menjalankan usaha
Agar usaha tersebut dapat mencapai kesuksesan, kita harus fokus dalam
menjalankan bisnis. Kita harus memperhatikan dengan detail keadaan bisnis kita,
dan tetap fokus agar bisnis itu maju. Sosialpreneur dikatakan sukses bila ia mampu
mengembangkan usahanya dengan baik dan dapat mempu menampung tenaga kerja
disekitar yang benar-benar membutuhkan pekerjaan.8
F. Contoh Para Sosialpreneur
1. Gamal Abin Said
Seorang wirausaha kesehatan yang memiliki program Klinik Asuransi Premi Sampah.
Jadi, orang yang mau berobat ke kliniknya bisa dibayar dengan sampah. Yang mana
masyarakat sekitar akan membawa sampah daur ulang dan ditukarkan dengan kartu
berobat di kliniknya.
2. Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa didirikan oleh Pami Hadi, Haidar Bagir, S, Sinansari Ecip, dan Eri
Sadewo. Dompet Dhuafa merupakan contoh lembaga yang awalnya merupakan inisiatif
beberapa orang untuk mengadakan donasi dan voluntary untuk mengurusi masalah
zakat, infak, dan shadaqoh.

BAB III
PENUTUP

8
Nadya Syabilla, makalah Sociopreneur, “SlideShare” [Link]
SyabillaA/makalah-sociopreneur, hlm. 8.
A. Kesimpulan
Sosialpreneur adalah sesorang yang berusaha dalam aktivitas kewirausahaan dengan
memiliki tujuan utama untuk menyelesaikan permasalahan sosial dan lingkungan hidup
dengan memberdayakan komunitas melalui kegiatan yang bernilai ekonomi. Sosialpreneur
muncul, akibat dari banyaknya isu-isu kesejahteraan. Hadirnya sosialpreneur berperan
sebagai agen perubahan disektor sosial, dengan melaksanakan misi untuk menciptakan dan
mempertahankan nilai sosial, bukan hanya keuntungan pribadi. Jadi, dalam jangka panjang
secara signifikan sosialpreneur akan mengatasi isu-isu kesejahteraan seperti kemiskinan,
pengangguran dan lain-lain.
B. Saran
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih belum sempurna dan masih banyak
terdapat kekurangan. Maka dari itu pemakalah mengharapkan kritik dan saran yang bersifat
membangun demi kesempurnaan makalah ini dimasa yang akan datang. Disamping itu,
pemakalah juga meminta maaf apabila terjadi kesalahan-kesalahan dalam penulisan makalah
ini. Semoga makalah ini bermanfaat bagi pemakalah dan pembaca. Aamiin.

DAFTAR PUSTAKA
AKM, Admin, Potret Kewirausahaan Sosial di Indonesia, [Link]
/article/14/potret-kewirausahaan-sosial-di-indonesia.
Anas, M. Yusuf Azwar, “MENGAPA SOCIOPRENEUR BUKAN SOCIAL
ENTREPRENEUR?”, Jurnal Dialektika, Volume 4, Nomor 2, September 2019.
J, Catford, Social Entrepreneurs are Vital For Health Promotion But They Need Supportive
Enviromets Too, “Health Promotion International 1998.
Pusposutardjo, Suprodjo, Pengambangan Budaya Kewirausahaan Melalui Mata Kuliah
Keahlian: [Link] I, (1999).
Ristek dikti  Admin, Tipe-tipe Kewirausahaan,
[Link] /resource/[Link].
Syabilla, Nadya, makalah Sociopreneur, “SlideShare” [Link]
SyabillaA/makalah-sociopreneur.

Anda mungkin juga menyukai