100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
1K tayangan6 halaman

Diskusi Riset Operasi

Diskusi mengenai pentingnya data kuantitatif dan kualitatif dalam pengambilan keputusan, serta perbedaan pengambilan keputusan dalam keadaan pasti, mengandung risiko, dan tidak pasti.

Diunggah oleh

FRI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
1K tayangan6 halaman

Diskusi Riset Operasi

Diskusi mengenai pentingnya data kuantitatif dan kualitatif dalam pengambilan keputusan, serta perbedaan pengambilan keputusan dalam keadaan pasti, mengandung risiko, dan tidak pasti.

Diunggah oleh

FRI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Setelah mempelajari modul 1 dan modul 2, silahkan diskusikan soal berikut ini

1. Menurut pendapat Anda manakah yang lebih penting dalam pengambilan


keputusan data kuantitatif atau data kualitatif.
2. Dalam pengambilan keputusan dibedakan dalam tiga keadaan, yaitu
pengambilan keputusan dalam keadaan pasti, keadaan mengandung resiko
dan keadaan tidak pasti. Coba anda diskusikan perbedaan ketiga keadaan
pengambilan keputusan tersebut.

Proses dalam pengambilan keputusan :

1. Identifikasi masalah
2. Mengumpulkan data yang relevan dan cocok
3. Analisis Data
4. Penentuan Alternatif-alternatif pemecahan masalah
5. Pemilihan alternative yang paling cocok, dan
6. Pelaksanaan alternative yang dipilih.

Dalam menganalisis data, diperlukan analisis kuantitatif. Yaitu data yang dapat dihitung atau diukur
dengan angka. Data ini sangat membantu manajemen dalam mengambil keputusan. Namun selain data
kuantitatif, perlu juga mempertimbangkan data kualitatif, seperti kebudayaan, lingkungan , politik dan
lainnya.

Jadi dalam hal ini, data kuantitatif adalah sangat penting dalam proses pengambilan keputusan dengan
tetap mempertimbangkan aspek kualitatif.

Pengambilan Keputusan dalam Keadaan Pasti

Maksudnya adalah semua informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan itu pasti akan
terjadi sesuai dengan perkiraan semula. Manajer dalam pengambilan keputusan ini akan sudah
memikirkan alternatif tujuan yang akan diambil. Apakah akan memaksimumkan atau meminimumkan
suatu hal, atau memaksimumkan/meminimumkan beberapa hal sekaligus.

Misal : Perusahaan sudah memprediksi keuntungan dengan data biaya-biaya yang sudah pasti
dikeluarkan.

Pengambilan Keputusan dalam Keadaan Mengandung Risiko

Yaitu keadaan dimana bisa diketahui probabilitas terjadinya. Contohnya, seseorang yang akan
melakukan investasi berupa saham. Keputusan berinvestasi karena probabilitas kenaikan nilai saham,
padahal bisa jadi nilai saham malah akan turun.

Pengambilan Keputusan dalam Keadaan Tidak Pasti


Yaitu keadaan dimana tidak ada kepastian. Bisa terjadi, bisa juga tidak. Dan probabilitasnya tidak
diketahui. Untuk mengambil keputusan dalam keadaan ini diperlukan beberapa tinjauan.

Ada 5 metode untuk mengambil keputusan dalam keadaan tidak pasti ini :

1. Metoda maximax (optimistic), yaitu memilih alternative yang hasilnya tertinggi.


2. Metode Maximin, yaitu memilih alternatif yang nilainya paling besar diantara hasil minimum
dari semua alternatif. Dalam arti lebih berhati-hati, dalam meminimalkan risiko kerugian.
3. Metode Criterion of realism, yaitu keputusan berdasarkan rata-rata tertimbang dari hasil yang
diharapkan. Dalam metode ini ditetapkan nilai bobot untuk menentukan keadaan dalam setiap
alternatif yang akan diambil. Hasil rata-rata tertimbang terbesar yang akan dipilih untuk
pengambilan keputusan.
4. Metode Equaly Likely, yaitu dengan menghitung rata-rata keuntungan dari setiap alternatif. Nilai
keuntungan terbesar yang akan diambil sebagai keputusan akhir.

Diskusi 2

Mengapa penting untuk menentukan safety stock barang di gudang? jelaskan pula cara menentukan
safety stock yang optimal.

Safety stock adalah persediaan barang yang bersifat ekstra, atau kelebihan dari kebutuhan yang
biasanya.

Safety stock dilakukan untuk berjaga-jaga jika perusahaan membutuhan barang tersebut. Mengapa hal
tersebut dapat terjadi ?

1. Jika terjadi kenaikan permintaan diatas kebutuhan normal


2. Jumlah supply yang diterima lebih sedikit dibandingkan biasanya.

Hal tersebut sering terjadi secara tiba-tiba. Sehingga perlu persediaan tambahan untuk menghindari
kekurangan barang.

Cara menentukan Safety stock yang optimal:

a. Jika biaya kekurangan barang diketahui, yaitu dengan menghitung Reorder Point yang Optimal
Caranya :
1. Hitung perkiraan biaya kekurangan barang, biaya persediaan dan probabilitasnya
2. Biaya yang dikeluarkan untuk setiap alternative reorder point = biaya keterlambatan + biaya
persediaan
3. Biaya keterlambatan = banyaknya barang yang terlambat x biaya keterlambatan setiap barang
x siklus pembelian selama setahun
4. Biaya persediaan = jumlah persediaan x biaya penyimpanan setiap barang selama setahun
5. Expected cost = biaya persediaan x probabilitas
6. Reorder point optimal adalah yang expected costnya terendah.
b. Jika biaya kekurangan barang tidak diketahui, yaitu dengan pendekatan kurva normal
Caranya :
1. Tentukan toleransi terjadinya kekurangan barang
2. Tentukan service level (probabilitas tidak terjadinya kekurangan barang)
Service level = 1- probabilitas terjadinya kekurangan barang.
3. Cari nilai Z dalam table kurva normal sesuai dengan tingkat toleransinya

×−µ
Z=
σ
dimana ,
X = nilai batas maksimum persediaan
µ = kebutuhan rata-rata
= standar deviasi

4. Cari luas batas maksimal kurva normal


5. Cari safety stock dengan mengurangi batas maksimal melalui rata-rata kebutuhan barang

Hal 112

Diskusi 3

Pemecahan masalah yang masih berbentuk standar dengan metode grafik terdiri dari dua yaitu,
formulasi masalah dan pemecahan masalah, coba saudara diskusikan kedua hal tersebut.

Pemecahan masalah yang masih berbentuk standar dengan metode grafik terdiri dari dua yaitu,

Formulasi masalah

Untuk menyelesaikan suatu masalah, terlebih dulu harus diformulasikan atau dinyatakan dalam
persamaan-persamaan linier.

a. persamaan yang menyatakan tujuan yang akan dicapai


Tujuan ini bisa dimaksimumkan atau diminimumkan.
b. persamaan atau fungsi yang menunjukan batasan-batasan, fungsional (keterbatasan sumber
daya) ataupun nonnegative (hasil pemecahan tidak boleh negative atau paling kecil sebesar 0).

Tanda-tanda dari bentuk standar adalah :

a. fungsi tujuan bersifat memaksimumkan


b. batasan fungsional bertanda ≤ atau tidak boleh lebih dari nilai maksimum tertentu
c. batasan nonnegatif bertanda ≥ 0 atau nilai ukuran aktivitas (Xj) minimum 0 tidak boleh negatif.

Pemecahan masalah
Ada 2 methode dalam menyelesaikan masalah :

a. metode grafik, yaitu pemecahan masalah dengan menggunakan bantuan grafik. Namun hanya
dapat digunakan jika masalah tersebut mempunyai 2 aktivitas atau variable.
b. metode simpleks
untuk masalah dengan lebih dari 2 variable atau aktivitas yang lebih banyak, dapat
menggunakan metode ini, yaitu dengan menggunakan matriks atau table.

Sumber : BMP EKMA4413 Riset Operasi – Modul 4

DISKUSI 4

Coba saudara diskusikan apa kegunaan dari linear programming metode simpleks yang
kita pelajari minggu ini?
linear programming Metode simpleks merupakan salah satu teknik analisis yang
digunakan oleh manajer untuk pengambilan keputusan dalam permasalahan yang
berhubungan dengan  pengalokasian sumber daya secara optimal. Sehingga
perusahaan dapat memaksimalkan laba perusahaan.
Kelebihan metode ini dapat digunakan untuk penyelesaian masalah yang
menggunakan  lebih dari 2 variabel.
Referensi : BMP EKMA 4413 – Modul 5

DISKUSI 5
Apa manfaat mempelajari metode transportasi dalam riset operasi?

Metode transportasi dalam riset operasi adalah metode dalam pendistribusian barang ke
beberapa lokasi. Tujuannya adalah agar produsen/perusahaan dapat meminimumkan biaya
pengangkutan dengan cara merencanakan pendistribusian (tata letak barang) dan mengubah
lokasi.
Referensi : BMP EKMA 4413 – Modul 6

DISKUSI 6
4 Macam dari Struktur antrean

Ada 4 macam struktur antrean, yaitu :


1. Single channel single phase
Hanya memiliki satu jalur pelayanan dan satu tahap. Misalnya antrian pertamax di SPBU.
Hanya satu jalur dan satu pelayanan.
2. Single channel multiphase
Terdapat dua atau lebih pelayanan yang dilaksanakan secara berurutan (dalam fase-
fase). Misalnya pada lini produksi masal. Dari bagian produksi – ke bagian Quality
Control – kebagian pengemasan – ke gudang.
3. Multichannel single phase
Yaitu dua atau lebih fasilitas pelayanan dialiri oleh antrean tunggal. Contohnya saat ini
beberapa Bank menggunakan struktur antrean seperti ini. Satu antrean dengan
beberapa loket teller.
4. Multichannel multiphase
Setiap sistem mempunyai beberapa fasilitas pelayanan pada setiap tahap(fase)
sehingga lebih dari satu individu dapat dilayani pada suatu waktu. Contohnya pelayanan
pada rumah sakit. Saat melakukan pendaftaran terdapat antrean, lalu untuk diagnosa
dokter juga berdasarkan antrean, lanjut antrean saat pembayaran dan lanjut lagi
diantrean pengambilan obat.

Referensi : BMP EKMA4413 Riset Operasi – Modul 7

DISKUSI 7
Analisis Jaringan Kerja?

Analis Jaringan kerja adalah suatu kegiatan perencanaan pekerjaan yang memiliki beberapa
kegiatan yang saling berhubungan dan sangat kompleks serta saling bergantung satu sama lain,
dibutuhkan waktu yang cukup lama dan harus diselesaikan dalam waktu yang telah ditentukan.
Dalam analis jaringan kerja, perencanaan pekerjaan tersebut dilakukan sedemikian rupa
dengan menggunakan diagram network sehingga bisa secara sistematis, lebih mudah dan jelas.
Diagram network adalah diagram yang menunjukan hubungan antara kegiatan satu dengan
kegiatan yang lain dalam suatu proyek.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat penyusunan jaringan kerja:

1. Sebelum suatu kegiatan dimulai, semua kegiatan yang mendahuluinya harus sudah
selesai dikerjakan.

2. Urutan kerja disimbolkan dengan anak panah ()


3. Simbol suatu kegiatan diberi urutan nomor, agar tidak ada yang sama

4. Menghindari anak panah yang berulang, yaitu dengan memberikan nomor pada anak
panah awal.

5. Dua buah kejadian hanya bisa dihubungkan oleh satu anak panah kegiatan.

6. Network hanya dimulai dari suatu kegiatan (initial event) dan diakhiri oleh suatu
kejadian (terminal event)

7. Jika mengalami kesulitan dalam penyusunan jaringan kerja, dapat menggunakan


aktivitas semu (dummy activities) atau disebut aktivitas boneka. Kegiatan-kegiatan semu
tidak memerlukan waktu, biaya dan fasilitas.

Kegunaan kegiatan semu/boneka:

a. Menghindari terjadinya dua kejadian dihubungkan lebih dari satu kegiatan

b. Untuk memenuhi bahwa network hanya dimulai dari suatu kegiatan dan diakhiri
oleh suatu kejadian, terkadang harus ditambah suatu kejadian semu pada awal
suatu network.

c. Untuk menunjukan urutan pekerjaan yang tepat.


Referensi : BMP EKMA4413 Riset Operasi – Modul 8

Common questions

Didukung oleh AI

Metode simpleks adalah teknik analisis yang digunakan untuk pengambilan keputusan optimal terkait alokasi sumber daya. Dengan menggunakan persamaan linier, metode ini membantu perusahaan menentukan cara alokasi sumber daya yang paling efisien, sehingga dapat memaksimalkan laba. Kelebihannya adalah mampu menyelesaikan masalah dengan lebih dari dua variabel, memberikan fleksibilitas dan ketepatan dalam menyelesaikan masalah pengalokasian sumber daya secara optimal .

Menentukan safety stock penting untuk memastikan perusahaan dapat memenuhi permintaan yang tiba-tiba atau ketika terjadi penurunan jumlah pasokan yang diterima . Safety stock berfungsi sebagai cadangan ekstra untuk menghindari kekurangan yang dapat mengakibatkan kehilangan penjualan atau gangguan operasional. Cara menentukan safety stock yang optimal dapat dilakukan dengan menghitung Reorder Point melalui biaya kekurangan barang dan biaya penyimpanan, atau melalui pendekatan kurva normal dengan mempertimbangkan toleransi dan tingkat layanan .

Proses pemecahan masalah menggunakan metode grafik melibatkan dua langkah utama: formulasi masalah dan pemecahan masalah. Masalah diformulasikan dengan pernyataan tujuan yang ingin dicapai dan batasan-batasan yang harus dipenuhi. Penyelesaian menggunakan grafik dapat diterapkan pada masalah dengan dua variabel atau aktivitas. Metode grafik membantu dalam memvisualisasikan solusi yang paling efektif dengan melihat batasan fungsional yang ada dalam sistem dua dimensi .

Analisis jaringan kerja membantu dalam perencanaan pekerjaan yang kompleks dengan berbagai kegiatan yang saling bergantung. Dengan menggunakan diagram jaringan, hubungan antar kegiatan dapat ditampilkan secara sistematis, membuatnya lebih mudah dan jelas untuk dikelola . Hal ini memastikan bahwa semua kegiatan dilakukan dengan urutan yang tepat, membantu menghindari kesalahan yang dapat memperlambat proyek, dan mendukung pencapaian target waktu yang telah ditetapkan .

Metode transportasi dalam riset operasi membantu perusahaan dalam merencanakan distribusi barang ke berbagai lokasi dengan tujuan meminimumkan biaya pengangkutan . Dengan mempelajari metode ini, perusahaan dapat mengoptimalkan tata letak barang dan mengatur lokasi distribusi agar lebih efisien, yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada penghematan biaya operasional .

Analisis kuantitatif memberikan data numerik yang dapat diukur dan dihitung, membantu manajemen membuat prediksi yang terukur tentang hasil keputusan. Namun, analisis kualitatif mempertimbangkan faktor non-numerik seperti budaya, lingkungan, dan politik, yang bisa sangat memengaruhi hasil keputusan. Keduanya diperlukan untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif dan holistik dalam pengambilan keputusan, memungkinkan manajer untuk mengantisipasi berbagai hasil potensial dan merumuskan strategi yang lebih baik .

Struktur antrean 'multichannel multiphase' dalam sistem pelayanan rumah sakit melibatkan beberapa tahap pelayanan dengan berbagai fasilitas di setiap tahap. Pasien mulai dari pendaftaran, lalu menunggu untuk diagnosa, selanjutnya antrean saat pembayaran, dan finally lanjut untuk mengambil obat. Setiap fase melibatkan fasilitas berbeda di mana lebih dari satu pasien dapat dilayani secara bersamaan, meningkatkan efisiensi dalam manajemen pasien di rumah sakit .

Pengambilan keputusan dalam keadaan pasti terjadi ketika semua informasi yang dibutuhkan diketahui dengan pasti dan hasil yang diharapkan dapat diprediksi dengan jelas berdasarkan data yang tersedia, misalnya perusahaan yang sudah memprediksi keuntungan dengan data biaya-biaya yang sudah pasti . Keputusan dalam keadaan mengandung risiko terjadi ketika probabilitas berbagai hasil yang mungkin terjadi dapat diketahui, seperti dalam investasi saham dimana probabilitas kenaikan atau penurunan nilai saham dapat dihitung . Keputusan dalam keadaan tidak pasti diambil ketika probabilitas dari berbagai kemungkinan hasil tidak dapat diketahui, dan membutuhkan metode khusus seperti maximax atau maximin untuk meminimalkan potensi kerugian .

Pendekatan kurva normal digunakan dengan menentukan tingkat toleransi kekurangan barang dan service level. Setelah itu, probabilitas dan service level digunakan untuk mencari nilai Z dari tabel kurva normal sesuai toleransinya. Safety stock dihitung dengan mengurangi batas maksimal melalui rata-rata kebutuhan barang. Pendekatan ini memungkinkan penyesuaian persediaan berdasarkan fluktuasi permintaan, sehingga perusahaan dapat menjaga level stok optimal tanpa harus mengetahui biaya kekurangan secara langsung .

Metode grafik hanya cocok untuk masalah dengan dua variabel karena representasinya dalam bentuk grafis memungkinkan visualisasi interaksi antara dua variabel pada satu bidang datar. Dengan dua variabel, batasan dan fungsi objektif dapat digambarkan sebagai garis yang saling bersilangan, serta solusi dapat ditemukan di titik potong pada bidang dua dimensi. Untuk variabel lebih dari dua, kompleksitas meningkat sehingga membutuhkan pendekatan lain seperti metode simpleks yang bekerja di ruang dimensi lebih tinggi .

Anda mungkin juga menyukai