0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
622 tayangan3 halaman

Evaluasi Intervensi Perilaku Kekerasan

Dokumen tersebut merangkum implementasi dan evaluasi dalam penanganan pasien dengan risiko perilaku kekerasan. Terdapat 3 tahapan intervensi yang dilakukan yaitu latihan relaksasi dengan napas dalam, evaluasi jadwal harian, dan latihan mengontrol emosi dengan memukul bantal. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pasien belum mampu mengontrol emosinya dengan cara terakhir.

Diunggah oleh

Ady Dimmu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
622 tayangan3 halaman

Evaluasi Intervensi Perilaku Kekerasan

Dokumen tersebut merangkum implementasi dan evaluasi dalam penanganan pasien dengan risiko perilaku kekerasan. Terdapat 3 tahapan intervensi yang dilakukan yaitu latihan relaksasi dengan napas dalam, evaluasi jadwal harian, dan latihan mengontrol emosi dengan memukul bantal. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pasien belum mampu mengontrol emosinya dengan cara terakhir.

Diunggah oleh

Ady Dimmu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

TANGGAL DX KEPERAWATAN IMPLEMENTASI EVALUASI

4-2-2020 Resiko perilaku SP 1 S:


Jam kekerasan 1. Membina hubungan - Pasien teriak-
saling percaya teriak
2. Mengidentifikasi tentang O :
penyebab PK. PK yang - KU: Bingung
dilakukan, kerugian - Pasien tampak
melakukan perilaku tegang
kekerasan - Mata pasien
3. Mengajarkan klien napas tampak merah
dalam dan melotot
4. Memberikan - Pasien tidak
reinforcement positif atas menjawab dan
kemampuan dalam marah-marah
mengungkapkan apa yang - Pasien mau
dirasakan menceritakan
penyebab PK
nya
- Pasien tidak
mau
melakukan
napas dalam
A : Pasien belum
mampu mengontrol
PK dengan napas
dalam
P : Latih pasien
mengontrol PK
dengan napas dalam

SP I
1. Mengajarkan klien
napas dalam
2. Memberikan S:
reinforcement positif - Pasien
atas kemampuan mengatakn
dalam mau
mengungkapkan apa melakukan
yang dirasakan teknik napas
dalam

29
80

O:
-KU:Pasien
nampak
tenang
- Pasien mau
melakukan
teknik napas
dalam
A : Pasien sudah
mampu melkukan
nafas dalam dengan
benar

P: Lanjutkan
intervensi SP II

SP II
1. Mengevaluasi jadwal S: Pasien mengatakan
kegiatan harian klien tidak mau memukul
2. Melatih klien mengontrol bantal dan kasur
perilaku kekerasan
dengan cara fisik dua O: KU tenang,pasien
dengan cara memukul menolak untuk
bantal dan kasur melakukan
3. Menganjurkan klien mengontrol PK
memaukan dalam jadwal dengan memukul
kegiatan harian. bantal dan kasur,
pandangan mata
masih tajam

A: Pasien belum
mampu mengontrol
PK dengan cara
memukul bantal
P:Latih pasien
mengontrol PK
dengna memukul
bantal dan kasur

30
29

Anda mungkin juga menyukai