0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
76 tayangan5 halaman

Analisis FTA Kecelakaan Kerja di CV. Sinar

Dokumen tersebut merupakan laporan analisis resiko bahaya kerja di CV Sinar Jaya Sakti yang meliputi: 1. Penjelasan metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk menganalisis penyebab kecelakaan kerja 2. Contoh aplikasi FTA untuk menganalisis resiko paling utama di perusahaan tersebut 3. Penjelasan metode perhitungan tingkat kekerapan dan keparahan cedera akibat kerja beserta contoh perhitungan untuk resiko ters

Diunggah oleh

Gigan Nabil M
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
76 tayangan5 halaman

Analisis FTA Kecelakaan Kerja di CV. Sinar

Dokumen tersebut merupakan laporan analisis resiko bahaya kerja di CV Sinar Jaya Sakti yang meliputi: 1. Penjelasan metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk menganalisis penyebab kecelakaan kerja 2. Contoh aplikasi FTA untuk menganalisis resiko paling utama di perusahaan tersebut 3. Penjelasan metode perhitungan tingkat kekerapan dan keparahan cedera akibat kerja beserta contoh perhitungan untuk resiko ters

Diunggah oleh

Gigan Nabil M
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS MATA KULIAH KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

ANALISIS RESIKO BAHAYA KERJA DI CV. SINAR JAYA SAKTI

Disusun Oleh :

Gigan Nabil Mubarok (3333160084)

JURUSAN TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK


UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
CILEGON – BANTEN
JANUARI 2020
2.1 Metode FTA
Fault Tree analysis (FTA) adalah sebuah metode untuk menghubungkan beberapa

rangkaian kejadian yang menghasilkan sebuah kejadian lain. Metode ini menggunakan

pendekatan deduktif yang mencari penyebab dari sebuah kejadian. Metode ini dipakai untuk

investigasi kecelakaan kerja dengan cara menganalisis penyebab langsung hingga penyebab

dasar dari kecelakaan kerja itu sendiri. 

Sebuah fault tree mengilustrasikan keadaan komponen-komponen sistem ( basic event )

dan hubungan antara basic event dan top event menyatakan keterhubungan dalam gerbang

logika. Adapun langkah-langkah FTA sebagai berikut :

1. Identifikasi Top Level Event Pada tahap ini diidentifikasi jenis kerusakan yang terjadi

(undesired event) untuk mengidentifikasi kesalahan sistem. Pemahaman tentang sistem

dilakukan dengan mempelajari semua informasi tentang sistem dan ruang lingkupnya.

2. Membuat Diagram Pohon Kesalahan Diagram pohon kesalahan menunjukan

bagaimana suatu top level events bisa muncul pada jaringan.

3. Menganalisa Pohon kesalahan Analisa pohon kesalahan digunakan untuk

mempereoleh informasi yang jelas dari suatu sistem dan perbaikan yang diperlukan.
Berikut merupakan simbol-simbol yang ada pada Fault Tree Analysis :

Tabel 2.1 Simbol-Simbol Fault Tree Analysis

Berikut ini adalah Analisa FTA dari resiko yang paling utama menurut table HIRA yang
kami dapatkan di CV. Sinar Jaya Sakti:
2.2 Metode Penghitungan Tingkat Kekerapan Dan Tingkat Keparahan Cedera Akibat
Kerja

RASIO ANGKA KECELAKAAN


TANGAN TERSAYAT

Accident Rate

Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah cedera Jumlah


tenaga minggu kerja jam atau hari kerja
kerja pertahun kerja per kecelakaan hilang
minggu
Frequency 17 48 48 1 (karena tidak
Rate diketahui
banyaknya
jumlah
kecelakaan
kerja maupun
cidera dalam 1
periode)
Severity 17 48 48 7 hari
Rate (Karena
terkena
tumpahan
air panas
pada
proses
perebusan)

Diketahui: Diketahui:
Jumlah Cidera =1 Jumlah Hari Kerja Hilang = 7 hari
Jumlah Jam Pemaparan = 17 x 48 x Jumlah Jam Kerja = 17 x 48 x 48
48 = 39.168
= 39.168 Tk. Keparahan = Jumlah hari kerja
Tidak masuk kerja 1% = 0,01 x hilang x 1.000.000
39.168 = 392 Jumlah jam pemaparan dalam 1 periode
Jumlah Jam Pemaparan = 39.168 – Severity Rate = 7 x 1.000.000
392 = 38.776 39.168
Tk. Kekerapan = jumlah cidera atau = 178,8
kecelakaan x 1.000.000
jumlah jam pemaparan dalam 1
periode
Frequency Rate = 1 x 1.000.000
38.776
=25,7

Anda mungkin juga menyukai