TUGAS TUTORIAL KE-3
PDGK4401/MATERI DAN PEMBELAJARAN PKn SD/ 3 SKS PGSD-S1
NAMA : DEA AFGA DANANDA
KELAS : 8A
NIM : 837559993
MASA : 2020.1
1. Soal
a. Jelaskan pengertian HAM
b. Perlukah siswa tingkat SD dik perkenalkan masalah HAM? Mengapa?
Jawab :
a. HAM (Hak Asasi Manusia) adalah sebuah konsep hukum dan normatif yang menyatakan
bahwa manusia memiliki hak yang melekat pada dirinya karena ia adalah seorang
manusia. Hak asasi manusia berlaku kapanpun, di manapun, dan kepada siapapun,
sehingga sifatnya universal. HAM pada prinsipnya tidak dapat dicabut. Hak asasi manusia
juga tidak dapat dibagi-bagi, saling berhubungan, dan saling bergantung. Hak asasi
manusia biasanya dialamatkan kepada negara, atau dalam kata lain, negaralah yang
mengemban kewajiban untuk menghormati, melindungi, dan memenuhi hak asasi
manusia. hak asasi manusia dapat digolongkan menjadi hak sipil dan politik yang
berkenaan dengan kebebasan sipil (misalnya hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa,
dan kebebasan berpendapat), serta hak ekonomi, sosial, dan budaya yang berkaitan
dengan akses ke barang publik (seperti hak untuk memperoleh pendidikan yang layak,
hak atas kesehatan, atau hak atas perumahan).
b. Masalah HAM perlu di kenalkan pada siswa setingkat SD, karena Pada saat ini banyak
pelanggaran Hak Asasi Manusia yang terjadi karena kurangnya wawasan tentang
pendidikan HAM yang ditanamkan sejak dini. Pendidikan HAM di SD diberikan sesuai
dengan kebutuhan dan tingkat perekembangan anak. Hal ini dimaksudkan agar materi
mudah dipahami, dimengerti dan dimaknai bagi anak. Sebagai seorang pendidik, guru
perlu memiliki pengetahuan tentang HAM yang memadai dan melaksanakannya di kelas.
Kegiatan ini salah satu tujuannya adalah untuk mengetahui taraf perkembangan
implementasi pendidikan HAM di sekolah, termasuk menemukan kendala dan peluang
dalam menerapkan model pembelajaran yang efektif terkait muatan materi HAM di
sekolah.
2. Sejumlah hak ada yang tidak dapat dicabut atau dihilangkan. Berikan contohnya dan
mengapa demikian? Jelaskan
Jawab :
Sejumlah hak yang tidak dapat dicabut atau dihilangkan termasuk kedalam HAM. Seperti
yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea pertama serta telah diatur oleh undang-
undang. Salah satunya dalam pasal 28 ayat 1 yang berisi : “ Hak untuk hidup, hak untuk tidak
disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak
diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi dihadapan hokum, dan hak untuk tidak
dituntut atas dasar hokum yang berlaku surut, adalah hak yang asasi manusia yang tidak
dapat dikurangi dalam keadaan apapun.”
Contoh hak yang tidak dapat divabut atau dihilangkan adalah hak untuk hidup karena hak
manusia yang paling asasi adalah hak untuk hidup . manusia adalah ciptaan tuhan, maka Hak
untuk hidup yang melekat pada diri manusia tidak boleh dicabut kecuali tuhan sendiri yang
mencabutnya.
satu contoh lagi dalam kehidupan adalah hak untuk untuk beragama. Kita sebagai manusia
memiliki hak untuk memilih keyakinan masing-masing sesuai dengan apa yang kita yakini.
Tidak ada seorangpun yang dapat mencabutnya, sebab hak ini ada hak yang berkaitan antara
hubungan manusia dengan Tuhannya. Maka dari itu, semua HAM tiap orang haruslah kita
hargai dan kita hormati satu sama lainnya agar terwujud penegakan HAM dengan
semestinya.
3. Bagaimana cara mempersiapkan pembelajaran HAM untuk siswa SD?
Jawab :
Cara mempersiapkan pembelajaran HAM untuk siswa SD ada 4 tahapan, yaitu :
a. Menetapkan tujuan
Menetapkan tujuan pembelajaran HAM agar proses pembelajaran HAM itu sendiri
terarah dan tidak meluas. Karena mengingat cakupan materi HAM sangatlah banyak.
Agar fokus dan terarah maka hal ini dapat dilakukan demi tercapainya pembelajaran
yang berhasil dan memiliki target.
b. merumuskan materi pembelajaran
Materi ham untuk bahan pembelajaran dapat diseleksi berdasarkan berbagai konvensi
dan peraturan perundangan dan apabila ada kesepakan seperlunya materi atau konsep
HAM diajarkan disekolah sesuai jenjang dan kebutuhan anak dan berbagai pertinbangan
termasuk memperhatikan tingkat usia dan perkembangan anak.
Rujukan yang digunakan untuk merumuskan materi pembelajaran, yaitu
terjadinyankeseimbangan antara pribadi dan negara, kehidupan moral dan menjunjung
tinggi martabat manusia, semngat yang universal, kepekaan terhdap sesama dan
lingkungan.
c. Menetukan metode
Dalam hal ini menentukan metode memiliki manfat agar dalam memnyampaikan materi
bisa menggunakan cara yang tepat dan langkah-langkah yang mudah diterima oleh
peseta didik dalam menjangkau tujuan pembelajaran. Sehingga sah-sah saja apabila
dalam pemiliha metode tidak hanya satu bahkan lebih dari itu. Karena siswa memilik
daya serap dan kemampuan yang berbeda, sehingga metode yang digunakan pun harus
sesuai dengan keberagaman karakteristik siswa.
d. Evaluasi
Evaluasi disini gunanya sebagai alat ukur, seberapa berhasil anak dalam menelaaf
informasi yng ia dapat selama proses pembelajaran. Dan juga guru dapat mengetahui
apakalah tujuan pembelajaran sudah berhasil dan tercapai.
4. Jelaskan model langkah-langkah pembelajaran yang dapat di kembangkan oleh guru untuk
mengadakan inkuiri dalam proses pembelajaran HAM!
Jawab :
Model langkah-langkah pembelajaran yang dapat dikembangkan oleh guru untuk
mengadakan inkuiri dalam proses pembelajaran adalah sebagai berikut :
Pertama merumuskan tujuan
Kedua menyajikan kata-kata (istilah) yang perlu diketahui. Model langkah yang kedua ini
dianggap langkah inkuiri oleh Welton & Mallan (1988) sebab memiliki langkah-langkah yaitu:
Menyadari adanya peristiwa yangkontroversial yang selanjutnya menjadi masalah yang
harus dipecahkan.
Mengidentifikasi hipotesis (berupa penjelasan atau jawaban alterntif).
Menguji hipotesis sesuai dengan data dan informasi yang diperoleh.
Memodifikasi hipotesis yang menjadi kesimpulan sementara sampai data secara
lengkap terkumpul.
Menguji kesimpulan sementara.
Ketiga menyajikan ide-ide yang perlu dipelajari. Model inkuiri ini juga disarankan oleh
Dewey (Armstrong, 1996) dengan langkah-langkah yaitu :
Menggambarkan karakterstik masalah atau situasi yang penting.
Mengajukan kemungkinan kesimpulan atau penjelasan.
Mengumpulkan bukti yang dapat digunakan untuk menguji akurasi kesimpulan atau
penjelasan.
Menguji kesimpulan atau penjelasan berdasarkan bukti yang ada.
Serta mengembangkan kesimpulan yang didukung oleh bukti yang tepat.
o Keempat memecahkan masalah
Serta yang kelima menerapkan kemampuan yang telah dikuasai.
5. Soal :
a. Jelaskan yang Anda ketahui tentang apa dan mengapa Demokrasi !
b. Jelaskan pula tentang paradigma baru dalam Pembelajaran Pendidikan
Kewarganegaraan!
Jawab :
a. Demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang menjunjung tinggi kebeasan, HAM,
serta persamaan didepan hukum. Secara estimologi demokrasi berasal dari kata
“demos” yang artinya rakyat, dan “kratos” yang artinya kekuasaan. Artinya,
demokrasi merupakan system pemerintahan yang kekuasaan tertinggi berada
ditangan rakyat baik secara langsung maupun melalui perwakilannya yang telah dipilih
dalam pemilu yang LUBER JURDIL. Dalam system demokrasi tidak dibenarkan adanya
suatu keputusan dari wakil rakyat yang dapat merugikan rakyatnya. Pada dasarnya,
demokrasi merupakan sebuah gagasan dasar mengenai suatu kebebasan yang
terbentuk dengan proses yang begitu panjang. Mengapa harus demokrasi? Sudah
jelas, karena demokrasi memberikan hak hak rakyat menjadi seorang manusia yang
memiliki kebebasan namun harus tetap pada koridornya. Oleh sebab itu, demokrasi di
Indonesia adalah salah suatu system pemerintahan yang sesuai degan 5 pilar dasar
Negara dalam menjalani kehidupannya.
b. Paradigma baru dalam pembelajaran PKn adalah bertumpu pada kemampuan siswa
dalam berkewarganegaraan di berbagai jenjang pendidikan. Hal tersebut disesuaikan
dengan tingkat perkembangan siswa yang diuraikan dalam bentuk standar materi PKn.
Materi yang dikembangkan bersifat nasional dengan berpedoman pada empat pokok
PKn yaitu:
Kemampuan dasar berkewarganegaraan sebagai sasaran pembentukan
Standar materi kewarganegaraan sebagai muatan kurikulum dan pembelajaran
Indikator pencapaian sebagai kriteria keberhasilan pencapian kemampuan
Serta rambu-rambu umum pembelajaran sebagai rujukan alternative bagi para
guru
Pembelajaran PKn dalam paradigm baru harus mampu mengakomodasi
siswa untuk mencapai tujuan PKn sehingga mampu menciptakan generasi yang
berkewarganegaraan dan dapat memanusiakan manusia.