Nama : Luluk Masluha
No. Absen : 30
Kelas : XTKJ1
TUGAS V KIMIA (RANGKUMAN MATERI RADIOKIMIA)
A. MERANGKUM TENTANG RADIOKIMIA MELIPUTI:
a. Pengertian Radiokimia
Radiokimia adalah bidang kimia yang mempelajari material radioaktif,
di mana isotop elemen radioaktif digunakan untuk mempelajari
karakteristik dan reaksi kimia isotop non-radioaktif.
b. Sinar Radioaktif dan sifat sifatnya
AlphaTersusun dari inti helum yang didalamnya itu terkandung 2 proton dan
2 [Link] ditahun 1903 oleh seorang bernama Ernest
RutherfordTenaga ionisasi tinggi tetapi pada tenaga tembus suatu benda itu
[Link] tembus, sinarnya hanya mempunyai daya jangkau 2,8 sampai
pada 8,5 cm dalam udara serta dapat ditahan oleh selembar kertas
BetaTersusun atas elektron yang mempunyai gerak [Link] ditahun
1903 oleh seorang yang bernama Ernest [Link] negatif
sehingga dalam medan listrik itu membelok ke kutub [Link] tembus
lebih besar dibandingkan Alpha, Beta tersebut dapat menembus lempeng
alumunium yang [Link] mengionkan benda yang dilintasi/dilewati.
GammaMerupakan suatu gelombang elektromagnetik, sama dengan sinar C
namun mempunyai panjang gelombang yang sangat pendek hanya 1-10-
3Ditemukan oleh seorang bernama Paul Ultich VillardTidak mempunyai
muatan [Link] tembus sangat besar serta juga hanya dapat ditahan
dengan selapis beton atau [Link] mengionkan materi yang dilewati atau
dilintasi namun tidak sekuat sinar Alpha atau juga [Link] Radioaktif
Dibawah ini merupakan sifat radioaktif yaitu:
Memiliki daya tembus besarBisa mengionkan gasBisa berpendar jika jatuh
pada permukaan zat yang berlapis seng sulfida atau seng blende
c. Penjelasan Tentang Radiasi yang Ditimbulkan sinar Radioaktif
Peluruhan radioaktif (disebut juga peluruhan nukliratau radioaktivitas) adalah
proses dimana sebuah inti atom yang tidak stabil kehilangan energi (berupa
massa dalam diam) dengan memancarkan radiasi, seperti partikel
alfa, partikel beta dengan neutrino, sinar gamma, atau elektron dalam
kasus konversi internal. Material yang mengandung inti tak stabil ini
dianggap radioaktif.
Peluruhan terjadi pada sebuah nukleus induk dan menghasilkan
sebuah nukleus anak. Peluruhan radioaktif adalah sebuah proses "acak"
(stochastic) dimana menurut teori kuantum, tidak mungkin untuk
memprediksi kapan sebuah sebuah atom akan meluruh[1][2][3] , tidak peduli
seberapa lama atom tersebut telah eksis. Namun, untuk sekumpulan atom,
kecepatan peluruhan yang diperkirakan dapat dikarakterisasi
melalui konstanta peluruhan atau waktu-paruh. Hal ini menjadi dasar
bagi pengukuran radiometrik. Waktu paruh atom radioaktif tidak memiliki
batas, terbentang sepanjang 55 tingkat besaran, dari mulai hampir spontan
sampai jauh melebihi usia alam semesta.
B. MERANGKUM TENTANG
a) Manfaat Radiokimia dalam berbagai bidang
1. Bidang kedokteran
Berbagai jenis radioisotop digunakan sebagai perunut untuk mendeteksi
(diagnosa) berbagai jenis penyakit al:teknesium (Tc-99), talium-201 (Ti-
201), iodin 131(1-131), natrium-24 (Na-24), ksenon-133 (xe-133) dan
besi (Fe-59). Tc-99 yang disuntikkan ke dalam pembuluh darah akan
diserap terutama oleh jaringan yang rusak pada organ tertentu, seperti
jantung, hati dan paru-paru Sebaliknya Ti-201 terutama akan diserap
oleh jaringan yang sehat pada organ jantung.
2. Bidang lndustri
Untuk mempelajari pengaruh oli dan additif pada mesin selama mesin
bekerja digunakan suatu isotop sebagai perunut, Dalam hal ini, piston,
ring dan komponen lain dari mesin ditandai dengan isotop radioaktif dari
bahan yang sama.
3. Bidang Hidrologi
Mempelajari kecepatan aliran sungai.
Menyelidiki kebocoran pipa air bawah tanah.
4. Bidang Biologis
Mempelajari kesetimbangan dinamis.
Mempelajari reaksi pengesteran.
Mempelajari mekanisme reaksi fotosintesis.
Radioisotop sebagai sumber radiasi.
5. Bidang Pertanian
Fosfor-32 (P-32) berguna untuk membuat benih tumbuhan lebih unggul
dibandingkan dengan induknya;
Pupuk yang mengandung N-15 dipantau dengan alat pencacah, jika tidak
terdeteksi adanya radiasi, berarti pupuk diserap oleh tanaman dengan
sempurna.
b) Kerugian menggunakan radiokimia
kerugian:radiasinya jika mengenai tubuh dapat mengionisasi jaringan atau
sel, sehingga dapat berbahaya bagi tubuh
c) Saran penggunaan radiokimia agar tidak banyak merugikan manusia
Tidak menggunakan bahan radiokimia terlalu banyak
Pengolahan limbah yang tepat
Jika terkena efek radioaktif segeralah mandi dan makan,minum. Ini
dapat membantu
d) Reaksi fusi, fisi, peluruhan
Reaksi fusi
fusi nuklir adalah sebuah reaksi di mana dua inti atom bergabung
membentuk satu atau lebih inti atom yang lebih besar dan partikel
subatom. Perbedaan dalam massa antara reaktan dan produk
dimanifestasikan sebagai pelepasan energi dalam jumlah besar.
Reaksi fisi
Reaksi Fisi adalah reaksi pembelahan inti berat menjadi inti – inti yang
lebih ringan dengan disertai pelepasan energi. Inti – inti baru hasil
reaksi ini disebut sebagai fragmen fisi. Fisi dapat terjadi spontan atau
sebagai akibat irradiasi neutron
Peluruhan
Peluruhan radioaktif (disebut juga peluruhan nuklir atau
radioaktivitas) adalah proses dimana sebuah inti atom yang tidak
stabil kehilangan energi (berupa massa dalam diam) dengan
memancarkan radiasi, seperti partikel alfa, partikel beta dengan
neutrino, sinar gamma, atau elektron dalam kasus konversi internal.
Material yang mengandung inti tak stabil ini dianggap radioaktif.