Analisis Risiko
Kesalahan Pemberian Label Sampel Laboratorium
Kesalahan dalam pemberian label pada sampel pemeriksaan kesehatan
bisa terjadi karena kelalaian petugas medis di laboratorium klinik yang
menyebabkan hasil tes tidak akurat. Kelalaian yang sering terjadi pada proses
penyelesaian pemeriksaan kesehatan di laboratorium yaitu memberikan label
nama pasien bukan pada sampel yang sesuai pemiliknya. Kesalahan pelabelan
pada sampel uji kesehatan milik seseorang menjadi sangat penting dan harus di
kurangi.
Kesalahan laboratorium masih sering terjadi baik dalam tahap pra-analitik,
analitik dan pasca analitik. Kesalahan pra-analitik memberikan kontribusi paling
besar. Tahap pra-analitik adalah semua proses yang terjadi sebelum sampel di
proses dalam autoanalyzer. Termasuk permintaan tes – tes yang tidak tepat,
tulisan tangan tidak terbaca pada form permintaan, mempersiapkan pasien,
menerima spesimen, memberi identitas spesimen pengambilan sampel yang tidak
benar, penundaan transportasi dan kesalahan pengolahan sampel.
Pengumpulan sampel meliputi :
1. Identifikasi dan pelabelan sampel pasien dengan benar.
2. Teknik plebotomi.
3. Volume sampel.
4. Ketepatan tabung sampel.
Risiko kesalahan pemberian label sampel laboratorium dapat di minimalkan
dengan upaya pemastian instruksi di rekam medis pasien, serta ketelitian petugas
dalam menjalankan tugasnya.