Kebutuhan Gizi dan Tablet FE Ibu Hamil
Kebutuhan Gizi dan Tablet FE Ibu Hamil
kehamilan.
d. Ibu dapat memahami efek samping tablet besi.
e. Ibu dapat menjelaskan kembali teantang waktu dan cara minum tablet besi
yang benar.
f. Ibu dapat mengetahui tentang bahan-bahan makanan yang mengandung
zat besi.
5. Materi
Terlampir
5. Metode
a. Diskusi
b. Tanya jawab
6. Media
a. Ceramah
b. Leaflet
c. demonstrasi
7. Kegiatan penyuluhan
Tahap K e g i a t an
Waktu
kegiatan Penyuluh Sasaran
5 menit Pembukaan 1. Membuka acara dengan 1. Menjawab salam
mengucapkan salam kepada 2. Mendengarkan penyuluh
sasaran menyampaikan topik dan
2. Menyampaikan topik dan tujuan.
tujuan penkes kepada sasaran 3. Menyetujui kesepakatan
3. Kontrak waktu untuk waktu pelaksanaan penkes
kesepakatan pelaksanaan
penkes dengan sasaran
10 menit Kegiatan inti 1. Mengkaji ulang pengetahuan 1. Menyampaikan
sasaran tentang materi pengetahuannya tentang
penyuluhan. materi penyuluhan
2. Menjelaskan materi 2. Mendengarkan penyuluh
penyuluhan kepada sasaran menyampaikan materi
dengan menggunakan lembar 3. menanyakan hal-hal yang
balik. tidak dimengerti dari materi
3. Memberikan kesempatan penyuluhan
kepada sasaran untuk
menanyakan hal-hal yang
belum di mengerti dari meteri
yang dijelaskan penyuluh.
2. Observasi
Beberapa ibu dapat menjawab pertanyaan yang telah diajukan
KEBUTUHAN GIZI DAN TABLET FE IBU HAMIL
2. Protein
Fungsi utama protein yaitu untuk pertumbuhan, sumber
protein dapat diperoleh dari:
- Protein hewani : daging, ikan, unggas,telur, kerang,
dll.
Protein nabati : kacang-kacangan seperti
kedelai,kacang tanah, kacang tolo, dll.
Kebutuhan protein meningkat selama hamil guna
memenuhi asam amino untuk perkembangan janin,
penambahan volume darah, pertumbuhan mamae dan
jaringan uterus. Kebutuhan protein pada ibu hamil 30
mgram lebih banyak dari pada yang tidak hamil. Perlu
diingat bahwa konsumsi protein yang adekuat tanpa
pemenuhan kebutuhan kalori yang adekuat menyebabkan
protein dalam tubuh akan lebih banyak dimanfaatkan
untuk memenuhi kebutuhan tenaga.
3. Lemak
Lemak selain sebagai sumber kalori juga untuk
memperoleh vitamin-vitamin yang larut dalam lemak yaitu
vitamin A,D E, K.
4. Vitamin
Kebutuhan vitamin pada umumnya meningkat pada saat
hamil. Vitamin diperlukan untuk membantu metabolisme
karbohidrat dan protein. Salah satu vitamin yang
diperlukan saat hamil dalah folit acid (folasin).
Vitamin A
Vitamin A adalah penting untuk pertumbuhan tulang
dan gigi serta meningkatkan daya tahan terhadap
infeksi juga diperlukan untuk pemeliharaan jaringan
mata.
Sumber vitamin A
- Hewani : minyak ikan , kuning telur
- Nabati : wortel, sayuran hijau, buah-buahan
seperti papaya dan tomat.
Vitamin B Komplek
Vitamin B Komplek mengandung
Vitamin B1 (aneurin)
Penting untuk pembakaran hidrat arang guna
menghasilkan tenaga urat saraf. Sumber makanannya dari
telur, ginjal, otak ikan, beras tumbuk, kacang-kacangan,
beras merah, daun singkong, dan daun kacang panjang.
Vitamin B 2 ( ribloflavin)
Penting intuk pernafasan antar sel, pemeliharaan
jaringan saraf, jaringan pelepas,kulit dan kornea mata.
Kekurangan vitamin B2 menyebabkan kornea akan tampak
pembuluh-pembuluh halus, luka pada bibir dan sudut
mulut (seilosis). Sumber vitamin B2 buah-buahan dan
sayur-sayuran.
Asam nikotin (niasin)
Penting untuk proses pembakaran untuk
mendapatkan tenaga. Kekurangan niasin yang hebat akan
menyebabkan penyakit [Link] niasin sayur-
sayuran, daging dan kacang-kacangan.
Vitamin B6 (peridoksin)
Vitamin B12 (syianocobalamine)
Penting untuk pematangan eritrosit,kekurangan
vitamin ini jarang terjadi karena terdapat pada sel hewan.
Kekurangan vitamin B12 biasanya dihubungkan dengan
pencernaan dan penyerapan yang kurang baik. Makanan
yang berasal dari hewani,khususnya hati adalah sumber
vitamin yang paling baik.
Asam folik
Adalah vitamin yang berfungsi sebagai coenzyme
dalam sintesa DNA. Folic acid memelihara pertumbuhan
janin dan mencegah terjadinya anemia. Kebutuhan folic
acid selama hamil 400-800 gram\hari. Sumbernya dari
sayur yang warna hijau tua,telur, jeruk, pisang, kacang dan
roti. Folic acid tidak tahan terhadap panas tinggi.
Kekurangan asam folic selalu merupakan masalah penting
dalam kehamilan, karena kebutuhan fisiologis yang makin
meningkat pada masa itu
5. Garam mineral
Yang dibutuhkan ibu hamil antara lain kalsium atau garam
dapur, zat besi dan zat posfor. Bersama garam posfor
diperlukan dalam pembentukan tulang. Pada janin dalam
pembentukan tulang, kalsium dan posfor diambil dari ibu.
Contoh Menu Wanita Hamil
Per Hari
Jenis WanitaDew Ibu Hamil
Trimester Trimester Trimester
I II III
makanan asa
(2000kall)
Nasi 3 piring 3 piring 4 piring 3 piring
Ikan 1,5 potong 2 potong 2 potong 3 potong
Tempe 3 potong 3 potong 4 potong 5 potong
Sayuran 1,5 mangkok 2 mangkok 3 mangkok 3 mangkok
Buah 2 potong 2 potong 2 potong 2 potong
Gula 5 sdm 5 sdm 5 sdm 5 sdm
Susu --- 1 gelas 1 gelas 1 gelas
Air 4 gelas 6 gelas 6 gelas 6 gelas
Gunakan minyak atau santan pada waktu memasak
6. Suplemen, Multivitamin dan Mineral
Secara teknis ibu hamil tidak perlu suplemen atau
multivitamin maupun mineral. Namun ibu hamil yang pola
makannya tidak memenuhi kebutuhan misalnya ibu hamil
yang sedang sakit. Ibu hamil hamil yang umurnya kurang dari
20 tahun, kurang gizi, perlu diberikan suplemen atau
multivitamin dan mineral. Suplemen yang perlu diberiakan
adalah B6,C,D,E, Folic acid dan panthothemic acid.
Sub Topik : Pengertian, Tujuan, Manfaat ASI bagi Ibu, Bayi, dan
keluarga, kandungan ASI, hal-hal yang mempengaruhi
produksi ASI, perbedaan ASI dan susu formula, dan cara
bagaimana cara menyusui yang benar .
Waktu : 30 menit
I. ANALISA DATA
A. Kebutuhan Peserta Didik.
Ilustrasi Pemberian ASI Ekslusif
Mendapatkan Air Susu Ibu atau ASI adalah proses pemenuhan hak
pertama yang harus diterima oleh anak ketika baru lahir dan sebelum
mendapatkan hak yang lain. Namun pada kenyataannya hak dasar anak ini banyak
yang belum terpenuhi. Penyebabnya bermacam-macam, misalnya karena
ASI belum atau tidak keluar, kondisi ibu yang belum memungkinkan menyusui
satu jam pasca melahirkan maka bayi diberi susu formula. Alasan tersebut sering
digunakan untuk tidak memberikan ASI pada saat bayi baru lahir, sehingga
mengakibatkan
bayi tidak terpenuhi haknya. Hal ini banyak terjadi pada bayi dimanapun, tidak ter
kecuali di kelurahan Gurun Laweh.
V. METODE
1. Ceramah
2. Demonstrasi
3. Tanya Jawab
VI. MEDIA
1. Leafleat
VIII. EVALUASI
1. Mengajukan pertanyaan lisan.
a. Test awal
Menanyakan apa yang dimaksud ASI Ekslusif
b. Tes Akhir
- Menanyakan kepada ibu manfaat dari pemberian ASI Ekslusif,
- Menanyakan kepada ibu apa saja kandungan ASI
- Mananyakan kepada ibu bagaimana cara menyusui bayi yang
benar.
2. Observasi
a. Respon/ tingkah laku ibu-ibu saat diberi pertanyaan : apakah
diam atau menjawab ( benar kurang tepat )
b. Ibu-ibu antusias atau tidak
c. Ibu- ibu mengajukan pertanyaan atau tidak.
IX. REFERENSI
Saleha, Sitti.2009. Asuhan kebidanan pada Masa Nifas. Makasar :
Salemba Medika
Retna, Diah.2008. Asuhan Kebidanan Nifas. Yogyakarta: Nuha medika.
[Link] di akses
pada 13 nov 2018
Untuk Bayi antara lain mendapatkan faedah manfaat asi antara lain
adalah sang bayi dapat membantu memulai kehidupannya dengan
baik,mengandung antibodi, asi mengandung komposisi yang tepat,
mengurangi kejadian karies dentis, memberikan rasa aman dan
nyaman pada bayi dan adanya ikatan antara ibu dan bayi, terhindar
dari alergi , asi meningkatkan kecerdasan bayi, membantu
perkembangan rahang dan merangsang pertumbuhan gigi karena
gerakan mengisap mulut bayi pada payudara sang ibu.
Untuk sang ibu menyusui akan mendapatkan manfaat dan faedahnya
antara lain adalah bisa sebagai kontrasepsi, meningkatkan aspek
kesehatan ibu, membantu dalam hal penurunan berat badan, aspek
psikologi yang akan memberikan dampak positif kepada para ibu
yang menyusui air susu ibu itu sendiri.
Menghemat Uang
ASI pun membuat ibu menghemat uang pengeluaran karena susu formula,
peralatan sterilisasi dan makanan bayi mengeluarkan banyak uang. Selain itu akan
banyak biaya-biaya yang tak terduga seperti mengobati penyakit karena bayi yang
tidak menerima ASI ekslusif biasanya akan jauh lebih rentan terhadap penyakit.
[Link] Asi Ekslusif
1. Air
Asi mengandung 87,5 persen air. Karenanya pada periode ASI eksklusif selama 6
bulan, bayi tak perlu diberi minuman atau makanan lain, kecuali dalam kondisi
medis tertentu, seperti harus minum obat. "Bayi yang cukup ASI enggak perlu
tambahan air dalam suhu panas sekalipun," kata Falla.
2. Kolostrum
Kolostrum merupakan ASI yang keluar pertama kali pada 1-5 hari
pascamelahirkan. Kolostrum yang berwarna kekuningan ini mengandung
immunoglobulin A yang tinggi. Jadi, sangat penting menyusui sejak bayi lahir.
3. Karbohidrat
Karbohidrat utama dalam ASI adalah laktosa. Laktosa berfungsi sebagai energi
untuk otak.
4. Protein
Protein penting yang terkandung dalam ASI, yaitu whey dan kasein. Kandungan
whey pada ASI lebih tinggi dibanding susu formula. Sementara itu, kandungan
kasein lebih tinggi dibanding pada susu formula. "Kandungan kasein yang lebih
tinggi pada susu formula membuat bayi susah mencerna, jadi sembelit," ujar Falla.
Dalam ASI juga terkandung asam amino taurin yang berperan untuk pertumbuhan
otak. Selain itu, terdapat nukleotida yang berfungsi untuk perkembangan usus.
5. Lemak
Kadar lemak pada ASI berfungsi untuk pertumbuhan otak. ASI kaya akan lemak
omega 3 dan omega 6. ASI juga mengandung zat penting untuk otak, yaitu DHA
dan ARA. ASI juga mengandung asam lemak jenuh dan tak jenuh yang seimbang
dibanding susu sapi. "Kalau susu sapi lebih banyak mengandung asam lemak
jenuh," lanjut Falla.
6. Karnitin
Kartinin yang terkandung dalam ASI memiliki peran membantu proses
pembentukan energi. Hal ini diperlukan untuk memertahankan metabolisme
tubuh.
7. Vitamin dan mineral
ASI juga kaya akan vitamin dan mineral. Vitamin E berfungsi untuk ketahanan sel
darah merah. Vitamin A untuk kekebalan tubuh dan pertumbuhan si kecil.
Terdapat pula vitamin yang larut dalam air seperti vitamin B, C, dan asam folat
yang berfungsi untuk perkembangan otak dan daya tahan tubuh. Untuk kandungan
mineralnya, antara lain kalsium yang berfungsi untuk perkembangan tulang dan
otot, serta mengandung zinc untuk membantu metabolisme.
setiap waktu, komposisi ASI dapat berubah sesuai dengan kebutuhan bayi. Seperti
pada saat bayi baru lahir misalnya, lambung bayi memiliki ukuran yang angak
kecil (sebesar kacang tanah). Bunda bisa bayangkan bukan, sekecil apa lambung
bayi saat itu. Dalam kondisi lambung yang sangat kecil ini Allah telah
menciptakan payudara seorang wanita sedemikian rupa sehingga mampu
mengeluarkan kolostrum dalam jumlah kecil. Kolostrum adalah cairan ASI
kekuningan yang memiliki kandungan zat kekebalan tinggi yang berfungsi
sebagai anti infeksi dan melindungi bayi dari berbagai penyakit.
Seiring berjalannya waktu, lambung bayi juga akan bertambah besar sehingga
semakin lama ASI akan semaki ence sehingga jumlah ASI yang dikonsumsi bayi
akan bertambah banya setiap harinya. Komposisi ASI juga akan berubah ketika
Bunda sedang sakit. Jika Bunda sedang terserang flu, komposisi ASI akan
ditambah dengan anti flu yang dapat melindung bayi. Jauh berbeda bukan dengan
kandungan susu formula yang tak dapat berubah.
2. ASI mengandung enzim lipase
Enzim lipase adalah enzim yang membantu mencerna lemak (pencernaan bayi
belum sempurna untuk masuknya lemak). Enzim ini tidak terdapat pada susu
formula.
Susu formula mengandung berbagai lemak esensial termasuk DHA yang berperan
dalam pertumbuhan otak, mata, dan kesehatan pembuluh darah bayi. Meski
beberapa susu formula telah memiliki kandungan lemak esensial, kandungannya
tetap tak sama dengan asam esensial dalam ASI.
ASI tidak menyebabkan bayi mengalami sembelit seperti yang sering dikeluhkan
pada bayi yang mengonsumsi formula. ASI juga tak menyebabkan bayi
mengalami diare saat tingkat kekentalannya berkurang.
ASI memiliki protein jenis whey yang sangat mudah dicerna sehingga bayi lebih
mudah merasa lapar. Dengan demikian nutrisi yang diserap bayi akan lebih
banyak.
Susu formula mengandung lebih banyak protein jenis kasein yang sulit dicerna
oleh sistem pencernaan bayi lebih rentan terkena alergi dan obesitas.
Pada tahun pertama, bayi sangat rentan terhadap penyakit. ASI mengandung sel
darah putih dan sejumlah zat anti infeksi. ASI juga mengandung zat antibodi
terhadap berbagai penyakit yang pernah Bunda derita sebelumnya. Berikut rincian
penjelasannya.
Bayi yang diberi ASI 7 kali lebih jarang terkena radang paru-paru dan 4
kali lebih jarang tekena radang otak atau meningitis dibandingkan dengan
bayi yang diberi susu formula.
Zat besi pada ASI dapat dicerna hingga 50% oleh bayi, sedangkan zat besi
pada susu formula hanya dapat dicerna maksimal 10%. Padahal zat besi
sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak dan mencegah bayi terkena
anemia.
Kandungan DHA dalam ASI sesuai dengan kebutuhan bayi, sehingga
lebih mudah dicerna. Sedangkan dalam susu formula, kandungan DHAnya
berlebihan sehingga membahayakan metabolisme bayi karena tubuhnya
dipaksa untuk mengeluarkan asam lemak.
Beberapa hal berikut ini dapat dilakukan agar proses menyusui mudah dan
menyenangkan bagi ibu dan bayi:
Pastikan ibu dan bayi berada dalam kondisi rileks dan nyaman
Posisi kepala bayi harus lebih tinggi dibandingkan tubuhnya, hal ini
dimaksudkan agar bayi lebih mudah menelan. Ibu dapat menyangga
dengan tangan ataupun mengganjal dengan bantal. Kemudian, tempatkan
hidung bayi sejajar dengan puting. Hal ini akan mendorong bayi membuka
mulutnya.
Waktu menyusui
Bayi menyusu sekitar 5 hingga 40 menit, tergantung kebutuhannya. Untuk
bayi yang baru lahir, biasanya bayi perlu disusui setiap 2 – 3 jam dengan
dengan waktu menyusu 15 – 20 menit setiap kalinya. Umumnya
dibutuhkan beberapa waktu untuk adaptasi ibu dan bayi, agar proses
menyusui berjalan lancar.