0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan12 halaman

Biologi Reproduksi Ikan Tembang Jakarta

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut membahas kajian biologi reproduksi ikan tembang di Teluk Jakarta 2. Menguraikan beberapa aspek fisiologi hewan air dan morfologi ikan lalawak 3. Menyoroti komposisi jenis dan tingkat trofik hasil tangkapan di perairan Desa Ohoililir

Diunggah oleh

Mutiara adzani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan12 halaman

Biologi Reproduksi Ikan Tembang Jakarta

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut membahas kajian biologi reproduksi ikan tembang di Teluk Jakarta 2. Menguraikan beberapa aspek fisiologi hewan air dan morfologi ikan lalawak 3. Menyoroti komposisi jenis dan tingkat trofik hasil tangkapan di perairan Desa Ohoililir

Diunggah oleh

Mutiara adzani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Adisti. 2010.

Kajian biologi reproduksi ikan tembang (Sardinella maderensis


Lowe, 1838) di Perairan Teluk Jakarta yang didaratkan di PPI Muara
Angke, Jakarta Utara [skripsi]. Departemen Manajemen Sumberdaya
Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.
Bogor.

Affandi, R. dan Tang, U. M. 2002. Fisiologi Hewan Air. Unri Press. Riau.
Alan, Angga. 2004. Studi morfologi beberapa jenis ikan lalawak (Barbades sp) di
sungai cikandung dan kolam budidaya Kecamatan Buahdau Kabupaten
Sumedang. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian
Bogor.

Almohdar, E., dan Souisa, F.N.J. 2017. Komposisi Jenis Dan Tingkat Trofik
(Trophic Level) Hasil Tangkapan Bagan Di Perairan Desa Ohoililir,
Kabupaten Maluku Tenggara. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik,
Vol. 1 No. 2.

Andy Omar, S. B. 2005. Modul Biologi Perikanan. Makassar: Universitas


Hasanuddin.

Ardita, N., A. Budiharjo dan S.L.A. Sari. 2015. Pertumbuhan dan Rasio Konversi
Pakan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dengan Penambahan Prebiotik.
Jurnal Bioteknologi. 12 (1).

Arifin, Z., M. T. D. Sunarno & A. H. Kristanto. 1991. Pengangkutan Benih Patin


(Pangasius pangasius) dalam Kantung Plastik Dengan Kepadatan
Berbeda. Jurnal Penelitian Perikanan Darat. Volume 10.

Asma, N., Z.A. Muchlisin dan I. Hasri. 2016. Pertumbuhan dan Kelangsungan
Hidup Benih Ikan Peres (Osteochilus vittatus) pada Ransum Harian yang
Berbeda. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah. 1(1)
: 1-11.

Azizah. S, Muchlisin dan Musman. M. 2010. Spawning seasons of Rasbora


tawarensis (Pisces: Cyprinidae) in Lake Laut Tawar, Aceh Province,
Indonesia. Reprod Biol Endocrinol.8: 49.

Bagenal, I.B. 1978. Aspect of Fecundity in: Ecology of Freshwater Fish


Production. Blacwell Scientific Publication. Oxford.

Bandepei A., Mashhor M.A.M., Abdolmaleki S.H., Najafpour S.H., Bani A., R.
Pourgholam, Fazli, H., Nasrolahzadeh H. and Janbaz, A.A. 2011. The

1
environmental effect on spawning time, length at maturity and fecundity of
kutum (Rutilus frisii kutum Kamensky, 1901) in Southern Part of Caspian
Sea, Iran. Iranica Journal of Energy & Environment. 2 (4): 374-381, 2011.

Caddy J.F., and G.D. Sharp. 1986. An Ecological Framework for Marine Fishery
Investigations. FAO Fish. Tech. Pap., 283.

Christensen V, Pauly D. 2010. The ECOPATH II-a software for balancing steady
state ecosystem models.

Conover, DO and van Voorhees, DA. 2000. Evolution of a balance sex ratio by
frequency dependent selection in a fish. Science 250:1556-1558.
Cuvier. 1829. Helostoma temminkii. [Link] summary/
Helostoma -temminkii.

Devlin, R. H. and Nagahama, Y. 2002. Sex Determination and Sex Differentiation


in Fish: An Overview of Genetic, Physiological, and Environmental
Influences. Aquaculture 208: 191-364. 4 hlm.

Djajasewaka, H. dan E. Tahapari. 1999. Nilai kecernaan beberapa bahan pakan


dalam pencernaan ikan Tambakan (Heleostoma temminckii). Jurnal
Penelitian Perikanan Indonesia, 5 (2) : 14 –[Link]. C.A. 1998. The
use earthworms in the breakdown and management of organis wastes. In:
Edwards, C.A. (ed) Earthworm Ecology. CRC Press. Boca Raton, FL,
327-357.

Djohar, I. 2005. Inventarisasi Jenis-jenis Ikan Di Perairan Bendung Curug,


Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Laporan Praktek Lapang. Jurusan
Manajemen Sumberdaya Perikanan. Fakultas Perikanan. IPB. Bogor.
66hal (tidak dipublikasikan).
Edwards. C.A. 1998. The use earthworms in the breakdown and management of
organis wastes. In: Edwards, C.A. (ed) Earthworm Ecology. CRC Press.
Boca Raton, FL, 327-357.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan


Lingkungan Perairan. Kanisius, Jogjakarta.
Effendie MI. 2002. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara.
Yogyakarta.163 hlm.
Effendie, M.I. 1979. Metode Biologi Perikanan. Penerbit Yayasan Dewi Sri,
Bogor.

2
Effendie, M.I. 1992. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantama :
Yokyakarta.

Effendie, M.I. 1994. Biologi Perikanan. Fakultas Perikanan Institut Pertanian


Bogor.

Effendie, M.I. 1997. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama. Yogyakarta


Efriyeldi & Pulungan, C.P. (1995). Hubungan panjang berat dan fekunditas ikan
tambakan (Helostoma temminkii C.V) dari perairan sekitar Taratak Buluh
(p. 26). Pusat Penelitian Universitas Riau, Pekanbaru.

Ekokotu, P.A., and Olele, N.F. 2014. Cycle of gonad maturation, condition index
and spawning of Clarotes laticeps (Claroteidae) in the Lower River Niger.
International Journal of Fisheries and Aquatic Studies 1(6): 144-150.

Emaliana., S. Usman dan I. Lesman. 2010. Pengaruh Perbedaan Suhu terhadap


Pertumbuhan Benih Ikan Mas Koi (Cyprinus carpio). Universitas
Sumatera Utara, Medan.

Everhart, W.H and W.D. Youngs. 1981. Principles of Fishery Science. Ithaca and
London: 2nd Edition Comstock Publishing Associates, a division of
Cornell University Press.

Fani, Risdiyani dan Kusmuriyanto. (2015). Analisis Faktor-Faktor yang


Mempengaruhi Penerapan Konservatisme Akuntansi. Accounting Analysis
Journal Vol 4 No.3 ISSN 2252-6765.

Fariedah R., Lekahena VDN., Peranginangin R. 2017. Karakterisasi fisikokimia


nanokalsium hasil ekstraksi tulang ikan nila menggunakan larutan basa
dan asam. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan. 25(1): 57-64.

Febianto S. 2007. Aspek biologi reproduksi ikan lidah pasir (Cynoglossus) di


dalam gua Hamilton-Buchanan, 1822) di Perairan Ujung Pangkah,
Kabupaten Gresik, Jawa Timur [skripsi]. Departemen Manajemen
Sumberdaya Perairan. Institut Pertanian Bogor: Bogor.

FitzGerald, William J. 2004. Milkfish aquaculture in the Pacific : potential for the
tuna longline fishery bait market. Noumea, New Caledonia: Secretariat of
the Pacific Community.
Froese R & D Pauly. 2000. Fish Base: Consepts, Design and Data Sources.
Philippine: International Center for Living Aquatic Resources
Management.

3
Froese, R dan Pauly, D.2017. Editors. Fishbase. World Wide Web electronic
publication. [Link].

Froese, R. 2006. Cube law, condition faktor and weight-length relationships:


history, meta-analysis and recommendations. Journal of Applied
Ichthyology. 22 (4): 241-253.

Fujaya, Y. 2004. Fisiologi Ikan Dasar Pengembangan Teknik. Perikanan.


Cetakan pertama. Jakarta : Rineka Putra.

Garcia LMB. 2000. Fisheries Biology of Milkfish (Chanos chanos Forskal) in


Proceedings of the Regional Workshop on Milkfish Culture Development
in the South Pacifictarawa, Kiribati, 21-25 November 1988. South Pacific
Aquaculture Development Project, Food and Agriculture Organization of
the United Nations.
Hadjamulia, A,. N. 1987. Beberapa Aspek Pengaruh Penundaan dan Frekuensi
Pemijahan Terhadap Potensi produksi Ikan Mas. Disertasi Program
Pascasarjana IPB. Bogor.

Harmiyati, Desi. 2009. Analisis hasil tangkapan sumberdaya ikan ekor kuning
(Caesio cuning) yangdidaratkan di PPI Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.
Skripsi. Manajemen Sumberdaya Perikanan. Fakultas Perikanan dan Ilmu
Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Hartoto D.I, Sarnita A.S, Sjafei D.S, Satya A, Syawal Y, Sulastri, Kamal M.M,
dan Siddik Y. 1998. Kritera evaluasi perikanan perairan darat. LIPI.
Cibinong. 144 hal.

Hartoto, D.I. 2000. Relatoinship of Water Level to Water Quality in an of Oxbow


lake of Central Kalimantan. Proceedings of the Internatoinal Symposium
on: Tropical Peat Lands Bogor. Indonesia.

Heddy, S., S.B Soemitro, dan S. Soekartomo. 1986. Pengantar Ekologi. Penerbit
Rajawali. Jakarta.

Herawati, T. 2017. Metode Biologi Perikanan. Fakultas Perikanan dan Ilmu


Kelautan Universitas Padjadjaran. UNPAD Press. Bandung.
Herawati, V.E. dan M. Agus. 2014. Analisis Pertumbuhan dan Kelulushidupan
Larva Lele (Clarias gariepenus) yang Diberi Pakan Daphnia sp. Hasil
Kultur Massal Menggunakan Pupuk Organik Difermentasi.

4
Hismayasari IB, Asma ST. 2015. Pakan dan kebiasaan makan ikan kembung
lelaki (Rastreliger canagurta) di perairan sekitar Sorong. Jurnal Aihara 2:
43-461.

Hossain MM, M Sharma, JAT Silva and P. Pathak 2006. Seed Germination and
Tissue Culture of Cymbidium giganteum [Link] Lindl. Scientia
Horticulturae 123, 479 –487.

Huet, M. 1970. Textbook of Fish Culture Breeding and Cultivation of Fish.


Fishing News (Book Ltd). London. 436 p.

Huet, M. 1971. Textbook of Fish Culture. Fishing News Book Ltd., London. 436
hlm. Jakarta. 83 hal. Inc. London
Indaryanto F. R., Yusli Wardianto dan Risa Tiuria. Penyebaran Cacing Parasitik
Pada Ikan Kembung Perempuan (Rastrelliger brachysoma) Di Pulau Jawa
(Helminth Parasites Distribution of Short Body Mackerel Rastrelliger
brachysoma in Java Sea). Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 4 No. 4 :
215-220. Desember 2014

Islami et al. 2013 dalam Rahardjo, E. I dan Ahmad Riduwan. 2016. Pengaruh
Padat Tebar Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan
Hidup Benih Ikan Biawan (Helostoma temmincki). Jurnal Ruaya: Jurnal
Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan 4 (1), 2016.

Ivlev VS. 1961. Experimental ecology of the feeding of fishes., New Haven, CT,
USA :Yale University Press.

Johnson, J.E. 1971. Maturity and Fecundity of Threadfinshad, Dorosona


Petenense (Eunther), In CentralArizona Recervoirs. Trans, [Link].
soc. 100 (1) :74- 85.
Kementrian Kelautan dan Perikanan. 2013. Analisis dan data pokok kelautan dan
perikanan menurut provinsi tahun 2012. Pusat data, statistik dan informasi
sekretariat jenderal kementrian kelauan dan perikanan, Jakarta.
Khairuman, dkk. 2008. Buku Pintar Budidaya 15 Ikan Konsumsi. PT AgroMedia
pustaka. Jakarta.
Kordi, K. Ghufran, M.H., 2010. Budidaya Ikan Lele di Kolam Ikan Terpal.
Yogyakarta : Lily Publisher.

Kottelat, M., et al. 1993. Freshwater Fishes of Western Indonesia and Sulawesi.
Peripulus Edition Limited. Munich. Germany.

5
Kuo TJ, Nash CE, Shehadeh CH. 1974. A Procedural guide to induce spawning in
Grey Mullet (Mugil cephalus). Aquaculture 3: 1-4.

Lisna. 2016. Aspek Biologi Reproduksi IkanbTambakan (Helostoma Temminckii)


Di Perairan Umum Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi.
Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Peternakan
Universitas Jambi. Biospecles Vol. 9. No.1: 15-22.

Lumbanbatu DTF. 2003. Aspek biologi reproduksi beberapa jenis ikan di waduk
Lahor, Jawa Timur. Karya ilmiah. Fakultas Perikanan, Institut Pertanian
Bogor. Bogor. Tidak dipublukasikan. 169 p.
Luvi, D.M. 2000. Aspek Reproduksi dan Kebiasaan Makanan Ikan Lalawak
(Barbodes balleroides) di Sungai Cimanuk, Sumedang, Jawa Barat.
Skripsi MSP. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. IPB. Bogor. Luvi,
D.M. 2000. Aspek Reproduksi dan Kebiasaan Makanan Ikan Lalawak
(Barbodes balleroides) di Sungai Cimanuk, Sumedang, Jawa Barat.
Skripsi MSP. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. IPB. Bogor.
Mañanós E, Duncan N, Mylonas C. 2009. Reproduction and control of ovulation,
spermiation and spawning in cultured fish. In: Cabrita E, Robles V,
Herráez P (eds.). Methods in Reproductive Aquaculture Marine and
Freshwater Species, CRC Press, Boca Raton. pp. 3-80.

Mc Clanahan TR & SC Mangi. 2004. Gear-based Management of a Tropical


Artisanal Fishery Based on Spesies Selectivity and Capture Size. Fisheries
Management and Ecology 11: 51–60.
Menegristek. 2000. Budidaya Ikan Mas (Cyprinus carpio L). Bidang
Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan, Bappenas. Kemal
Prihatman (Ed.)
Moyle, P.B. and Cech, J.J. 1988. Fish An Introduction to Ichthyology. 2nd
Edition, Prentice-Hall, Inc., Englewood Cliffs.

Musa ASM dan Bhuiyan AS. 2007. Fecundity on Mystus bleekeri (Day, 1877)
from the River Padma Near Rajshahi City. Turkish Journal of Fisheries
and Aquatic Sciences 7: 161-162.
Muslim, R. A., Iskandar dan U. Subhan. 2012. Efektivitas Tepung Hipotalamus
Sapi Dalam Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Tambakan
(Helostoma temminckii). Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 3, No. 4,
Desember 2012: 127-132 ISSN : 2088-3137.

6
Mylonas CC, Fostier A, Zanuy S. (2010). Broodstock Management and Hormonal
Manipulations of Fish Reproduction. General and Comparative
Endocrinology. 165: 516–534.

Nascimento VLV, Bermudez VMS, Oliveira ALL, Kleinberg MN, Ribeiro RTM,
Abreu FA, Carioga JOB. 2015. Characterization of a hydrolyzed oil
obtained from fish waste for nutraceutical application. Food Science and
Technology. 35(2):321-325.

Needham J.G and Paul R. Needham. 2003. A. Guide To The Study of Fresh Water
Biology. Holden Day San Fransisco.
Nikolsky, G. V. 1963. The Ecology of Fishes. Translated by. L. Birkett. London
and New York. Academic Press : 352 pp.
Nikolsky, G. V. 2004. The Theory of Fish Population Dynamics As The
Biological Background of Rational Exploitation and Management of
Fisheries Resources. Translate by Bradley, Oliver and Boyd. London. 323
p.
Nikolsky, G.V. 1969. Theory of Fish Population Dynamic, as the Biological
Background of Rational Exploitation and the Management of Fishery
Resources. Jayyed Press. Delhi.

Novitriana, R dan Ernawati. Y. 2004. Aspek Pemijahan Ikan Petek (Leiognathus


equulus, Foskl) Fam. Leigonathidae Di Pesisir Mayangan Subang Jawa
Barat. Jurnal Iktiologi Indonesia, volume 4 nomor 1.

Nurmadi, T. 2005. Pengaruh Penggunaan Hormon HCG dengan Dosis yang


Berbeda terhadap Perkembangan Gonad Ikan Baung (Hemibagrus
nemurus Blkr.). Thesis. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor,
Bogor.

Nurnaningsih. 2004. Pemanfaatan Makanan oleh Ikan-ikan Dominan di Perairan


Waduk Ir. H. Djuanda. [tesis] Bogor: Sekolah Pascasarjana Institut
Pertanian Bogor.
Pramadika, I.C. 2014. Kajian Biologi Reproduksi Ikan Swanggi (Priacanthus
tayenus Richardson, 1846). Di Perairan Selat Sunda Yang Di Daratkan di
PPP Labuan, Banter. [SKRIPSI]. Departemen Manajemen Sumberdaya
Perairan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.
III + 36 Hal.

7
Pratiwi, Rostika R., Dhahihay Y. 2011. Pengaruh tingkat pemberian pakan
terhadap laju pertumbuhan dan deposisi logam berat pada ikan nilem di
KJA Waduk Ir. H Djuanda. Jurnal Akuatika, 2(2).

Prianto, E., Husnah., Nurdawaty. S., Asyari.2006. Kebiasaan Makan Ikan Biawan
(Helostoma temminckii) di Danau Sababila DAS Barito Kalimantan
Tengah. Jurnal Protein Vol 14 (2):161-166.

Prihatiningsih, Edrus I. N., dan Sumiono, B. 2018. Biologi Reproduksi,


Pertumbuhan dan Mortalitas Ikan Ekor kuning (Caesio cuning Bloch,
1791) Di Perairan Natuna. Jurnal BAWAL. Vol 10 (1) April 2018: 1-15.

Pulungan, Putra, Nuraini, Aryani Dan Efiyeldi. 2004. Fisiologi Ikan. UNRI.
Pekanbaru. 126 hal.

Purdom, C.E. 2005. Genetics and Fish breeding. Ministry of agriculture, Fisheries
and Food. Fisheries Laboratory. Lowestoff. Suffolk.
Rahardjo MF. 2006. Biologi reproduksi ikan blama (Nibea soldado, Lac)
Sciaenidae di perairan pantai Mayangan, Jawa Barat. Jurnal Iktiologi
Indonesia. 5(2):63-68.

Rahardjo, M. F. dan D. S. Sjafei. 2011. Iktiology. Bringing Native Fish Back the
Rivers. Bandung Lubuk Agung, Bandung: 336-339.
Rahardjo, M. F., dan C. P. H. Simanjuntak. 2007. Aspek Reproduksi Ikan Tetet,
Johnius belangerii Cuvier(Pisces: Sciaenidae) di Perairan Pantai
Mayangan, Jawa Barat. Jurnal Perikanan, 9 (2): 200 – 207.

Ribeiro, F., P. K. Crain, and P. B. Moyle. 2004. Variation in Condition Factor


and Growth in Young-of-Year Fishes in Floodplain and Riverine Habitats
of The Cosumnes River,California. Hydrobiologia 527: 77–84.

Ricker, W.E. 1975. Computation and interpretation of biological statistics of fish


populations. Fish. Res. Bd. Can. Bull. 191: 382 pp.

Rodrigue E. M., Randi A.S., Monserrat J. M., & Romano L. A. (1995).


Histopathological effects of cadmium on the gills of the freshwater fish,
Macropsobryconuruguayanae Eigenmann (Pisces, Atherinidae). Journal of
fish diseases, 19(4), 311-322.

Royce WF. 2004. Introduction to the Practice of Fishery Science. New York, San
Francisco, London : Academic Press. 428 hlm.

8
Royce, W. F. 1972. Introduction to the Fishery Science. New York. Academic
Press : 315 pp.
Saanin, H. 1984. Taksonomi dan Kunci Identifikasi Ikan Jilid I. Binatjipta.
Bandung.

Saputra, R.N. 2018. Kebiasaan Makan Luas Relung dan Tumpang Tindih
Pemanfaatan Pakan Komunitas Ikan di Waduk Jatigede Jawa Barat.
Skripsi. Universitas Padjadjaran

Schuster, W.H. 2005. Fish culture in brackish water ponds of Java. Indo-Pacif
Coun. Spec Publs. 1: 143 pp.
Sinjal, H.J. 2007. Kajian Penampilan Reproduksi Ikan Lele (Clarias gariepinus)
Betina melalui Penambahan Ascrobyl Phosphate Magnesium sebagai
Sumber Vitamin C dan Implantasi Estradiol 17β. Tesis program
pascasarjana. IPB. Bogor

Sjafei DS, Saadah. 2001. Beberapa aspek biologi ikan petek, leiognathus
splendens cuvier di perairan Teluk Labuan, Banten. Jurnal Iktiologi
Indonesia. Vol (1): 13-17.
Sjafei, D.S., [Link], R. Afaandie, M. Brojo dan Sulistiono. Fisiologi ikan
II : Reproduksi Ikan. Fakultas Perikanan. Instititut Pertanian Bogor. 1998.
Biomassa Ikan Pelagis di Peraian Selat Lombok. Jurnal Penelitian dan
Pengembangan Perikanan. Badan Penelitian dan Pengembangan
Pertanian. Jakarta.

Sobur, A. 2012. Analisis Teks Media : Suatu Pengantar Analisis Wacana,


Analisis Semiotika, dan Analisis Framing. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Sri, D. V. 2008. Studi Biologi Reproduksi Ikan Layur (Superfamili Trichiuroidea)


Di Perairan Palabuhanratu,Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Skripsi.
Fakuktas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Instritut Pertanian Bogor.

Stergiou KI, Moutopoulus DK, Casal HJA, Erzini K. 2007. Trophic Signatures of
Small-Scale Fishing Gears: Implications for Conservation and
Management. Marine Ecology Progress Series. No. 333: 117-128.
Stergiou, K. I., and D. K. Moutopoulos. 2001. Areview of Length-weight
Relationships of Fishes from Greek Marine Waters. Naga, 24 (1 & 2): 23 –
39.

9
Strauss, R. E. and F. L. Bookstein. 1982. The Truss: Body Form Reconstruction in
Morphometrics. Syt. Zool. 31: 113-135.

Subandiyono dan S. Hastuti. 2010. Nutrisi ikan. Tim Pengajar Nutrisi Ikan FPIK.
Universitas Diponegoro. Yogyakarta.

Sudrajat, A. 2008. Budidaya 23 Komoditas Laut Menguntungkan. Penebar


Swadaya. Jakarta.
Sulistiono, Tri HK, Etty R & Seiichi W. 2001. Kematangan gonad beberapa jenis
ikan buntal (Tetraodon lunaris, T. fluviatilis, T. reticularis) di Perairan
Ujung Pangkah, Jawa Timur. Jurnal Iktiologi Indonesia. 1(2): 25-30.
Sumantadinata, K. 1981. Pengembangan Ikan-Ikan Peliharaan Di Indonesia.
Sastra Hudaya. Jakarta.

Supardi, I. dan Sukanto. 1999. Mikrobiologi dalam Pengolahan dan Keamanan


Pangan. Alumni, Bandung.

Susanto,1993. Pengantar Pengolahan Hasil [Link] Pertanian.


Malang :UniversitasBrawijaya.
Syahrir, M. 2013. Kajian Aspek Pertumbuhan Ikan di Perairan Pedalaman
Kabupaten Kutai Timur. Jurnal Ilmu Perikanan Tropis. 18 (2). ISSN :
1402-2006.

Tafrani. 2012. Makanan dan Reproduksi Ikan Tambakan (Helostoma temminckii


C.V 1829) Di Perairan Lubuk Lampam, Sungai Lempuing Sumatera
Selatan. [Skripsi] Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan. IPB (ID);
Institut Pertanian Bogor.

Talwar, P.K. & Jhingran, A.G. (1991). Inland fishes of India and adjacent
countries (p. 1097). Oxford and IBH Publishing Co. Pvt. Ltd., New Delhi.

Tang, U.M. dan Affandi, R. 2001. Biologi Reproduksi Ikan. Pusat Penelitian
Kawasan Pantai dan Perairan Universitas Riau, Pekanbaru. 153 hlm.

Thanh, N.V., 2011. Sustainable Management of Shrimp Trawl in Tonkin Gulf,


Vietnam. Applied Economics Journal 18(2): 65-81.

Ubamnata, B., Diantari, R., dan Hasani, Q. 2015. Kajian Pertumbuhan Ikan
Tambakang (Helostoma temminckii) Di Rawa Bawang Latak Kabupaten
Tulang Bawang, Lampung. Jurusan BudidayaPerairan. Universitas
Lampung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan. Vol. 15(2): 90-99.

10
Utomo, A. D dan S. Adjie. 1994. Pendugaan Parameter Pertumbuhan, Mortalitas
dan Laju Penangkapan Ikan Tambakan (Helostoma temicki) di Perairan
Lubuk Lampam, Sumatera Selatan. Buletin Penelitian Perikanan Darat
Vol 12. No. 2 Desember 1994. Palembang.

Wahyuningsih, H dan T.A. Barus. 2006. Buku Ajar Iktiologi. Universitas


Sumatera Utara, Medan.

Walpole, R, E. 1995. Pengantar Statiska. Edisi ke-3. PT Gramedia Pustaka Utama,


Stergiou KI, Karpouzi. 2002. Feeding habits and trophic levels of
Mediterranean fish. Marine Ecology Progress Series. 11: 217–254.

Waynorovich dan Horvath, 1980. The Artificial Propagation of Warm Water Fin
Fishes A manual for Extention. FAO Fish Tech Pap 2: 183.

Weatherley, A. H., and S. C. Rogers. 1978. Some Aspects in Age and Growth, p.
52 – 73. In S. D. Gerking (ed.). Ecology of freshwater fish production.
Oxford : Blackwell Scientific Publication.

Wisaksono, A. 2007. Ikan Tambakan, Ikan Asli Indonesia. Multiply.


[Link]

Wootton, R.J. 2000. Ecology of Teleost Fishes. University College of


Wales,Aberystwyth. London. 403 p.
Yaron Z. 1995. Endocrine Kontrol of Gametogenesis and Spawning Induction In
The Carp. Aquculture,129:49-73.

Yaron Z. and Levavi-Sivan B. 2011. Endocrine Reguation of Fish Reproduction.


Encyclopedia Regulation of Fish Physiology: From Genome to
Environment.
Yildirim, A. H. I. Haliloglu, O. Erdogan and M. Turkmen. 2006. Some
reproduction characreristics of chalcalburnus mossulensi inhabiting the
Karasau [Link] 31(27) : 193-200.
Yulfiperius, R., Mozes, Toelihere, Affandi, R., & Sjafei, D.S. (2004). Pengaruh
alkalinitas terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan lalawak
Barbodes balleroides. Jurnal lktiologi Indonesia, 4, 1-5.

Yurisma, E.H., N. Abdulgani dan G. Mahasri. 2013. Pengaruh Salinitas yang


Berbeda terhadap Laju Konsumsi Oksigen Ikan Gurame (Osprhonemus
gouramy) Skala Laboratorium. Jurnal Sains dan [Link] 1(1).

11
Zonneveld, N. E. A. Huisman dan J.H. Boon. 1991. Pronsip-prinsip Budidaya
Ikan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 318 hlm.

12

Anda mungkin juga menyukai