Rencana Keselamatan Konstruksi RKK Jayaloka
Rencana Keselamatan Konstruksi RKK Jayaloka
KESELAMATAN
KONSTRUKSI (RKK)
PEKERJAAN
KECAMATAN JAYALOKA
CV. TIAN
RENCANA KESELAMATAN
BERSAUDARA KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA
MUSI RAWAS
No. Do : RKK/[Link]/K3/2020 Tgl. Dibuat : 8 April 2020 Hal : 02
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : Paraf :
DAFTAR ISI
CV. TIAN BERSAUDARA yang bergerak di bidang Jasa Konstruksi berkomitmen dan
peduli terhadap Keselamatan Konstruksi khusus dalam pencapaian penanganan isu
keselamatan konstruksi dengan langkah-langkah sebagai berikut:
Dto
HELWA ELVANI
DIREKTRIS
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
CV. PAKET : REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA MUSI RAWAS
TIAN
BERSA No. Do : RKK/[Link]/K3/2020 Tgl. Dibuat : 8 April 2020 Hal : 04
UDAR
A
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : Paraf :
dalam rangka pekerjaan REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA Musi rawas pada PU.
Cipta Karya, Tata Ruang dan Pengairan Kabupaten Musi rawas, berkomitmen melaksanakan konstruksi
berkeselamatan demi terciptanya Zero
Dto
HELWA ELVANI
DIREKTRIS
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
CV. PAKET : REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA
TIAN MUSI RAWAS
BERSA No. Do : RKK/[Link]/K3/2020 Tgl. Dibuat : 8 April 2020 Hal : 05
UDAR Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : Paraf :
A
Penyusunan Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko K3, Skala Prioritas K3, Pengedalian Resiko K3,
dan Penanggung Jawab K3 terdapat pada tabel berikut ini :
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET :
REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA MUSI RAWAS
PENILAIAN RESIKO
SEKALA
NO. JENIS/TIPE PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA DAMPAK PENETAPAN PENGENDALIAN RESIKO K3
PRIORITAS
KEKERAPAN KEPARAHAN TINGKAT RESIKO
2. Pekerjaan Atap - Jatuh/terpleset dari ketinggian Kondisi tidak aman / berbahaya 3 2 5 1 Memakai Alat bantu Pengaman dan scafoldind,
saat melakukan pekerjaan Memakai APD
pasangan Atap
- Kecelakaan terhadap orang lain Kondisi tidak aman / berbahaya 1 1 1 3 Mengikuti SOP pengoperasian alat atau Kendaraan
akibat jatuhnya material atau
peralatan
- Terluka akibat benda tajam Perilaku tidak aman 1 2 2 3 Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
tangan,masker, dan kacamata kerja )
- pusing karena terlalu lama Perilaku tidak aman 1 2 2 3 Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
terpapar sinar matahari pada tangan,masker, dan kacamata kerja )
saat melakukan pengukuran
8. Pekerjaan Langit-langit - Terganggu Kesehatan fisik akibat Perilaku tidak aman Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
kondisi ruangam yang berdebu tangan,masker, dan kacamata kerja )
- Jatuh/terpleset dari ketinggian Kondisi tidak aman / berbahaya Memakai Alat bantu Pengaman dan scafoldind
saat melakukan pekerjaan
pasangan plafond
- Terluka akibat benda tajam Perilaku tidak aman Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
tangan,masker, dan kacamata kerja )
8. Pekerjaan Elektrikal - Kabel atau hantaran pada Perilaku tidak aman 1 2 2 3 Pekerja instalasi listrik harusmemiliki pengetahuan
instalasilistrik terbuka dan yangtelah ditetapkan oleh PLN(AKLI)
apabila tersentuhakan
menimbulkan bahaya sengatan
- Penggantian kawat sekring Kerusakan dan kecelakaan kerja 3 2 2 3 Tidak memasang tusuk kontaksecara bertumpuk
yangtidak sesuai dengan
kapasitasnyasehingga dapat
menimbulkanbahaya kebakaran
- Jatuh/terpleset dari ketinggian Kondisi tidak aman / berbahaya 3 1 1 3 Memakai Alat bantu Pengaman dan scafoldind
saat melakukan pekerjaan
pasangan instalasi listrik
10. Pekerjaan Pintu & Jendela - Terluka akibat benda tajam Perilaku tidak aman 1 2 2 3 Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
Alumunium tangan,masker, dan kacamata kerja )
- Menghirup Debu/serbuk akibat Perilaku tidak aman 1 2 2 3 Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
pemotongan bahan alumunium tangan,masker, dan kacamata kerja )
11. Pekerjaan Penutup Lantai - Terluka akibat benda tajam Perilaku tidak aman 1 2 2 3 Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
tangan,masker, dan kacamata kerja )
- Menghirup Debu Perilaku tidak aman 1 2 2 3 Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
tangan,masker, dan kacamata kerja )
- Tertimpa Alat kerja. Kondisi tidak aman / berbahaya 1 2 2 3 Mengikuti SOP pengoper asian alat.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET :
REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA MUSI RAWAS
7. Pekerjaan Atap - Jatuh/terpleset dari Memakai Alat bantu Pengaman Alat bantu sudah Scafolding, Sabuk Mengikutu Evaluasi Kerja Pelaksana
ketinggian saat melakukan dan scafoldind, Memakai APD terpasang dengan benar pengaman Jadwal
pekerjaan pasangan Atap
- Kecelakaan terhadap orang lain Mengikuti SOP pengoperasian Pengoprasian sesuai SOP Alat Mengikutu Evaluasi Kerja Pelaksana
akibat jatuhnya material atau alat atau Kendaraan Jadwal
peralatan
- Terluka akibat benda tajam Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
dan kacamata
- pusing karena terlalu lama Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
terpapar sinar matahari pada safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
saat melakukan pengukuran dan kacamata kerja ) tangan,masker,
dan kacamata
8. Pekerjaan Langit-langit - Terganggu Kesehatan fisik Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
akibat kondisi ruangam yang safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
berdebu dan kacamata kerja ) tangan,masker,
dan kacamata
kerja
- Jatuh/terpleset dari Memakai Alat bantu Pengaman Alat bantu sudah SOP Alat Mengikutu Evaluasi Kerja Pelaksana
ketinggian saat melakukan dan scafoldind terpasang dengan benar Jadwal
pekerjaan pasangan plafond
- Terluka akibat benda tajam Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
dan kacamata
kerja
8. Pekerjaan Elektrikal - Kabel atau hantaran pada Pekerja instalasi listrik APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
instalasilistrik terbuka dan harusmemiliki pengetahuan safety, sarung Absensi Officer
apabila tersentuhakan yangtelah ditetapkan oleh tangan,masker,
menimbulkan bahaya sengatan PLN(AKLI) dan kacamata
- Penggantian kawat sekring Tidak memasang tusuk Pengoprasian sesuai SOP Alat Harian Evaluasi Kerja Logistik & Safety
yangtidak sesuai dengan kontaksecara bertumpuk Officer
kapasitasnyasehingga dapat
menimbulkanbahaya kebakaran
- Jatuh/terpleset dari Memakai Alat bantu Pengaman Alat bantu sudah SOP Alat Mengikutu Evaluasi Kerja Pelaksana
ketinggian saat melakukan dan scafoldind terpasang dengan benar Jadwal
pekerjaan pasangan instalasi
10. Pekerjaan Pintu & Jendela - Terluka akibat benda tajam Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
Alumunium safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
- Menghirup Debu/serbuk akibat Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
pemotongan bahan alumunium safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
11. Pekerjaan Penutup Lantai - Terluka akibat benda tajam Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
- Menghirup Debu Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
- Tertimpa Alat kerja. Mengikuti SOP pengoper asian Alat bantu sudah SOP Alat Mengikutu Evaluasi Kerja Pelaksana
alat. terpasang dengan benar Jadwal
12. Pekerjaan Pintu Alumunium - Terluka akibat benda tajam Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
- Menghirup Debu Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
- Tertimpa Alat kerja. Mengikuti SOP pengoper asian Alat bantu sudah SOP Alat Mengikutu Evaluasi Kerja Pelaksana
alat. terpasang dengan benar Jadwal
Standar dan peraturan perundangan
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.03/Men/1998 Tata Cara Pelaporan Dan Pemeriksaan Kecelakaan
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.: Perm05/Men/1985 Pesawat Angkat Dan Angkut
Keputusan Menteri Tenaga Kerja [Link]-186/Men/1999 Unit Penanggulangan Kebakaran Di Tempat Kerja
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi No. [Link]/Men/1981 Kewajiban Melapor Penyakit Akibat Kerja
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi No. [Link]/Men/1989 Kualifikasi Dan Syarat-Syarat Operator Keran Angkat
PENANGGUNG JAWAB K3
Rachmadi Prabowo, ST
1.6. Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program, prosedur kerja dan instruksi kerja K3
1.7. Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi
1.8. Mengusulkan perbaikan metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3, jika diperlukan
1.9. Melakukan penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat
Jabatan : EMERGENCY/KEDARURAT
2.2. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan pelatihan keadaan darurat secara keseluruhan
2.3. Mendata seluruh personil dan menugaskan Tim P3K dalam pencarian orang yang hilang
2.4. Mengkoordinir pelaksanaan penanganan kondisi darurat, evakuasi dan evaluasi kondisi darurat secara keseluruhan
Melakukan pemantauan dan pengendalian dalam setiap kondisi keadaan darurat termasuk melakukan mitigasi apabila
2.5.
terjadi kecelakaan kerja
2.6. Memastikan kesiapan tim dan peralatan keadaan darurat tersedia sesuai kondisi lapangan
Jabatan : P3k
Fasilitas tambahan berupa alat pelindung diri (APD) dan/atau peralatan khusus di tempat kerja yang
3.3.4.
memiliki potensi bahaya yang bersifat khusus.
Jabatan : KEBAKARAN
4.3. Menetapkan semua kegiatan unit manajemen keselamatan kebakaran pada pekerjaan konstruksi.
4.6. Mengendalikan aktifitas terkait dengan pencegahan dan penanggulangan kebakaran sesuai rencana kerja.
4.7. Melakukan koordinasi dengan pihak instansi pemadam kebakaran dan instansi terkait.
Kompetensi
2. RUANG LINGKUP
Prosedur ini dilaksanakan dalam lingkup kegiatan kompetensi pegawai pada CV. TIAN
BERSAUDARA, meliputi : Usulan program peningkatan kompetensi pegawai, Pembentukan
tim, Penentuan peserta, Pelaksanaan kegiatan peningkatan Komptensi Karyawan.
3. REFERENSI
a. Pedoma n Mutu
b. Prosedur Penerimaan Karyawan
5. DIAGRAM ALIR, DOKUMEN DAN KETERANGAN KEGIATAN (Tercantum pada halaman 2/2
prosedur ini)
6. F OR M
a. Daftar peserta program peningkatan kompetensi pegawai
b. Daftar hadir peserta
c. J ad wa l ke gi at an
d. F or m e va lu as i
7. INSTRUKSI KERJA
-
8. REKAMAN MUTU
a. Daftar peserta program peningkatan kompetensi pegawai b. Daftar hadir peserta
b. J ad wa l ke gi at an
c. Evaluasi pelaksanaan kegiatan
Kepedulian
Kepedulian merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan dengan membuat rencana
dan program kerja sebagai tindakan pencegahan terhadap risiko kecelakaan kerja, sakit
akibat pekerjaan dan pemulihan lingkungan yang tercemar akibat pekerjaan konstruksi.
1. TUJUAN
Memberikan pedoman untuk penyebarluasan atau mengkomunikasikan
informasi- infomasi lingkungan hidup, keselamatan dan kesehatan kerja kepada
pihak internal dan eksternal perusahaan secara efektif.
2. RUANG LINGKUP
Prosedur ini berlaku untuk seluruh fasilitas operasi CV. TIAN BERSAUDARA
dan semua pihak yang bekerja di area tersebut. Hal-hal yang diatur dalam
prosedur ini adalah cara untuk menyebarluaskan informasi-informasi terkait
dengan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan kepada pihak
internal maupun eksternal Perusahaan.
3. DEFINISI
Informasi K3, yaitu informasi tentang lingkungan, keselamatan dan
kesehatan kerja yang meliputi:
• Peraturan perundangan K3 Indonesia dan Internasional
• Standar Nasional Indonesia dan Internasional
• Kebijakan terpadu dan EHS Management System Manual
• Kondisi bahaya, laporan inspeksi dan laporan & hasil investigasi
kecelakaan kerja
• Laporan internal / eksternal audit dan hasil rapat tinjauan ulang
manajemen
• Prosedur dan instruksi kerja K3
• Risalah rapat bulanan / khusus P2K3, pelatihan-pelatihan K3
• Tanda-tanda, peringatan bahaya dan tanda / peringatan K3 lainnya
• Dan informasi-informasi lainnya yang terkait dengan K3
Komunikasi, Konsultasi, Motivasi dan Kepedulian
No: - Revision: 00 Issued: 08 April 2020 Hal : 2
4. REFERENSI
5. PROSEDUR
[Link] Jawab
• EHS Department bertanggung jawab untuk senantiasa berkoordinasi
baik secara internal maupun eksternal perusahaan (Kementerian
Lingkungan Hidup, Depnaker Propinsi / Kab. / Kodya., Bapedalda
Propinsi / Kabupaten / Kotamadya, Depkes, Pemda dan instansi / institusi
lain terkait berkaitan dengan aspek K3) yang bertujuan untuk
Komunikasi, Konsultasi, Motivasi dan Kepedulian
No: EHS 06 Revision: 00 Issued: 8 April 2020 Hal : 3
Komunikasi
Komunikasi Internal
Komunikasi Eksternal
Konsultasi K3
• Konsultasi ini bisa dilakukan di internal CV. TIAN BERSAUDARAuntuk
melibatkan karyawan maupun dengan pihak eksternal, seperti
Perguruan Tinggi, Instansi Pemerintah terkait, Lembaga Swadaya
masyarakat ( NGO – Non Government Organization ), perusahaan
asuransi, konsultan K3, dsb.
• Beberapa contoh konsultasi K3 adalah :
Konsultasi dengan wakil karyawan dalam pembuatan kebijakan K3
Konsultasi dengan karyawan yang ahli maupun dengan pihak
eksternal untuk pemenuhan terhadap peraturan perundangan dan
persyaratan lainnya
Konsultasi dengan Perguruan Tinggi atau lembaga penelitian
dalam usaha pencegahan pencemaran lingkungan dan pemanfaatan
limbah
Konsultasi dengan pihak konsultan eksternal untuk usaha-usaha
peningkatan perilaku dan kinerja karyawan terkait dengan K3
Hal-hal yang harus dilaporkan dalam laporan evaluasi dan kinerja K3 adalah :
HELWA ELVANI
DIREKTRIS