0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
71 tayangan30 halaman

Rencana Keselamatan Konstruksi RKK Jayaloka

Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) CV. Tian Bersaudara untuk pekerjaan rehabilitasi kantor camat kecamatan Jayaloka mencakup perencanaan keselamatan yang meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko, dan tanggung jawab. Dokumen ini juga membahas komitmen CV. Tian Bersaudara dalam penerapan standar keselamatan konstruksi sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Diunggah oleh

FERDI DEDEK
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
71 tayangan30 halaman

Rencana Keselamatan Konstruksi RKK Jayaloka

Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) CV. Tian Bersaudara untuk pekerjaan rehabilitasi kantor camat kecamatan Jayaloka mencakup perencanaan keselamatan yang meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko, dan tanggung jawab. Dokumen ini juga membahas komitmen CV. Tian Bersaudara dalam penerapan standar keselamatan konstruksi sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Diunggah oleh

FERDI DEDEK
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA

KESELAMATAN

KONSTRUKSI (RKK)

PEKERJAAN

REHABILITASI KANTOR CAMAT

KECAMATAN JAYALOKA
CV. TIAN
RENCANA KESELAMATAN
BERSAUDARA KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA
MUSI RAWAS
No. Do : RKK/[Link]/K3/2020 Tgl. Dibuat : 8 April 2020 Hal : 02
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : Paraf :

DAFTAR ISI

A. Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi


Kepedulian pimpinan terhadap Isu eksternal dan internal
Komitmen Keselamatan Konstruksi

B. Perencanaan Keselamatan Konstruksi


Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang
Rencana Tindakan (sasaran & program)
Standar dan peraturan perundangan

C. Dukungan Keselamatan Konstruksi


Sumber Daya
Kopetensi
Kepedulian
Komunikasi
InformasiTelekomunikasi

D. Operasi Keselamatan Konstruksi


Perencanaan Konstruksi

E. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi


Pemantauan dan evaluasi
Tinjauan manajemen
Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
CV. PAKET : REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA MUSI RAWAS
TIAN
BERSAU No. Do : RKK/[Link]/K3/2020 Tgl. Dibuat : 08 April 2020 Hal : 03
DARA
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : Paraf :

Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi


A.1. Kepedulian pimpinan terhadap Isu ekternal dan internal

CV. TIAN BERSAUDARA yang bergerak di bidang Jasa Konstruksi berkomitmen dan
peduli terhadap Keselamatan Konstruksi khusus dalam pencapaian penanganan isu
keselamatan konstruksi dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Peduli dalam mempromosikan pemahaman akan kebutuhan keselamatan konstruksi


dan membudayakan keselamatan konstruksi dalam seluruh kegiatan pelaksanaan
konstruksi

2. Peduli dalam melakukan sosialisasi tentang keselamatan konstruksi terhadap seluruh


tenaga kerja maupun masyarakat didalam lingkungan kerja konstruksi

3. Peduli dalam melaksanakan implementasi sesuai rencana keselamatan konstruksi


bedasarkan perundang-undangan yang berlaku dalam keselamatan konstruksi
nasional

4. Mencegah kecelakaan, kebakaran, sakit akibat kerja, keamanan dan pencemaran


lingkungan

5. Memantau dan mengevaluasi terhadap kinerja keselamatan konstruksi serta


melakukan perbaikan secara berkelanjutan

Lubuklinggau,08 April 2020

CV. TIAN BERSAUDARA

Dto

HELWA ELVANI
DIREKTRIS
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
CV. PAKET : REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA MUSI RAWAS
TIAN
BERSA No. Do : RKK/[Link]/K3/2020 Tgl. Dibuat : 8 April 2020 Hal : 04
UDAR
A
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : Paraf :

A.2. Komitmen Keselamatan Konstruksi

PAKTA KOMITMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI

Saya yang bertanda tangan di bawah ini


Nama : HELWA ELVANI
Jabatan : DIREKTRIS
Bertindak Untuk : CV. TIAN BERSAUDARA
dan atas nama

dalam rangka pekerjaan REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA Musi rawas pada PU.
Cipta Karya, Tata Ruang dan Pengairan Kabupaten Musi rawas, berkomitmen melaksanakan konstruksi
berkeselamatan demi terciptanya Zero

1. Memenuhi ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi;


2. Menggunakan tenaga kerja kompeten bersertifikat;
3. Menggunakan peralatan yang memenuhi standar kelaikan;
4. Menggunakan material yang memenuhi standar mutu;
5. Menggunakan teknologi yang memenuhi standar kelaikan; dan
6. Melaksanakan Standar Operasi dan Prosedur (SOP)

Lubuklinggau,08 April 2020

CV. TIAN BERSAUDARA

Dto

HELWA ELVANI
DIREKTRIS
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
CV. PAKET : REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA
TIAN MUSI RAWAS
BERSA No. Do : RKK/[Link]/K3/2020 Tgl. Dibuat : 8 April 2020 Hal : 05
UDAR Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : Paraf :
A

B. Perencanaan Keselamatan Konstruksi


CV. TIAN BERSAUDARA sebagai Penyedia Jasa pada Paket pekerjaan REHABILITASI
KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA Musi rawaspada PU. Cipta Karya,Tata Ruang dan
Pengairan Kabupaten Musi rawasmembuat Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Skala Prioritas,
Pengendalian Risiko, Penanggung Jawabuntuk diserahkan, dibahas, dan disetujui PPK pada saat
Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak sesuailingkup pekerjaan yang dilaksanakan.

Penyusunan Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko K3, Skala Prioritas K3, Pengedalian Resiko K3,
dan Penanggung Jawab K3 terdapat pada tabel berikut ini :
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET :
REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA MUSI RAWAS

No. Dok : RKK/[Link]/K3/2020 Tgl. Dibuat : 8 April 2020 Hal : 05


Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : Paraf :

Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang

TABEL 1. IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, PENETAPAN PENGENDALIAN RISIKO K3

Nama Perusahaan : CV. TIAN BERSAUDARA


Kegiatan : REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA Musi Rawas
Lokasi : Kecamatan Muara Beliti
Tanggal dibuat : 08 April 2020

PENILAIAN RESIKO
SEKALA
NO. JENIS/TIPE PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA DAMPAK PENETAPAN PENGENDALIAN RESIKO K3
PRIORITAS
KEKERAPAN KEPARAHAN TINGKAT RESIKO

(1 ) (2 ) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)


1. Mobilisasi - Kecelakaan Kerja Kondisi tidak aman/berbahaya 1 1 1 3 Menggunakan APD
- Kecelakaan Lalulintas Kerusakan dan kecelakaan kerja 3 3 9 1 Mentaati peraturan lalu lintas
- Terluka Perilaku tidak aman 1 1 1 3 Menggunakan APD
- Tertimpa Alat Kerusakan dan kecelakaan kerja 1 2 2 3 Mengikuti SOP pengoperasian alat atau Kendaraan
- Terlindas Kendaraan Kerusakan dan kecelakaan kerja 1 3 3 2 Mentaati peraturan lalu lintas
- Kerusakan Pada Prasarana umum Kerusakan dan kecelakaan kerja 1 2 2 3 Mentaati peraturan lalu lintas

2. Pekerjaan Atap - Jatuh/terpleset dari ketinggian Kondisi tidak aman / berbahaya 3 2 5 1 Memakai Alat bantu Pengaman dan scafoldind,
saat melakukan pekerjaan Memakai APD
pasangan Atap
- Kecelakaan terhadap orang lain Kondisi tidak aman / berbahaya 1 1 1 3 Mengikuti SOP pengoperasian alat atau Kendaraan
akibat jatuhnya material atau
peralatan
- Terluka akibat benda tajam Perilaku tidak aman 1 2 2 3 Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
tangan,masker, dan kacamata kerja )
- pusing karena terlalu lama Perilaku tidak aman 1 2 2 3 Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
terpapar sinar matahari pada tangan,masker, dan kacamata kerja )
saat melakukan pengukuran

8. Pekerjaan Langit-langit - Terganggu Kesehatan fisik akibat Perilaku tidak aman Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
kondisi ruangam yang berdebu tangan,masker, dan kacamata kerja )

- Jatuh/terpleset dari ketinggian Kondisi tidak aman / berbahaya Memakai Alat bantu Pengaman dan scafoldind
saat melakukan pekerjaan
pasangan plafond
- Terluka akibat benda tajam Perilaku tidak aman Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
tangan,masker, dan kacamata kerja )

8. Pekerjaan Elektrikal - Kabel atau hantaran pada Perilaku tidak aman 1 2 2 3 Pekerja instalasi listrik harusmemiliki pengetahuan
instalasilistrik terbuka dan yangtelah ditetapkan oleh PLN(AKLI)
apabila tersentuhakan
menimbulkan bahaya sengatan
- Penggantian kawat sekring Kerusakan dan kecelakaan kerja 3 2 2 3 Tidak memasang tusuk kontaksecara bertumpuk
yangtidak sesuai dengan
kapasitasnyasehingga dapat
menimbulkanbahaya kebakaran
- Jatuh/terpleset dari ketinggian Kondisi tidak aman / berbahaya 3 1 1 3 Memakai Alat bantu Pengaman dan scafoldind
saat melakukan pekerjaan
pasangan instalasi listrik
10. Pekerjaan Pintu & Jendela - Terluka akibat benda tajam Perilaku tidak aman 1 2 2 3 Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
Alumunium tangan,masker, dan kacamata kerja )

- Menghirup Debu/serbuk akibat Perilaku tidak aman 1 2 2 3 Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
pemotongan bahan alumunium tangan,masker, dan kacamata kerja )

11. Pekerjaan Penutup Lantai - Terluka akibat benda tajam Perilaku tidak aman 1 2 2 3 Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
tangan,masker, dan kacamata kerja )

- Menghirup Debu Perilaku tidak aman 1 2 2 3 Memakai APD ( helm, sepatu safety, sarung
tangan,masker, dan kacamata kerja )

- Tertimpa Alat kerja. Kondisi tidak aman / berbahaya 1 2 2 3 Mengikuti SOP pengoper asian alat.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET :
REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA MUSI RAWAS

No. Dok : RKK/[Link]/K3/2020 Tgl. Dibuat : 16 Maret 2010 Hal : 05


Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : Paraf :

Rencana tindakan (sasaran & program)

TABEL 2. RENCANA TINDAKAN ( SASARAN & PROGRAM )

Nama Perusahaan : CV. TIAN BERSAUDARA


Kegiatan : REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN JAYALOKA :
Kecamatan Muara Beliti
Tanggal dibuat : 08 April 2020

SASARAN KHUSUS PROGRAM


NO. JENIS/TIPE PEKERJAAN PENGENDALIAN RESIKO INDIKATOR PENANGGUNG
URAIAN TOLAK UKUR SUMBER DAYA JANGKA WAKTU MONITORING
PENCAPAIAN JAWAB

(1 ) (2 ) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)


1. Mobilisasi - Menggunakan APD Memastikan kesiapan APD APD Dipakai Helm,sepatu Harian Daftar Absensi Checklist Logistik & Safety
Sefety,Rompi Officer
- Mentaati peraturan lalu lintas Memahami peraturan lalu lintas Rambu terpasang Rambu K3 Mengikuti Jadwal Dokumentasi Evaluasi Kerja Logistik & Safety
Officer
- Menggunakan APD Memastikan kesiapan APD APD Dipakai Helm,sepatu Harian Daftar Absensi Checklist Logistik & Safety
Sefety,Rompi Officer
- Mengikuti SOP pengoperasian Memastikan Kopetensi Sopir Pengoprasian sesuai SOP Kendaraan Mengikuti Jadwal Evaluasi Kerja Pelaksana
alat atau Kendaraan

7. Pekerjaan Atap - Jatuh/terpleset dari Memakai Alat bantu Pengaman Alat bantu sudah Scafolding, Sabuk Mengikutu Evaluasi Kerja Pelaksana
ketinggian saat melakukan dan scafoldind, Memakai APD terpasang dengan benar pengaman Jadwal
pekerjaan pasangan Atap
- Kecelakaan terhadap orang lain Mengikuti SOP pengoperasian Pengoprasian sesuai SOP Alat Mengikutu Evaluasi Kerja Pelaksana
akibat jatuhnya material atau alat atau Kendaraan Jadwal
peralatan
- Terluka akibat benda tajam Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
dan kacamata
- pusing karena terlalu lama Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
terpapar sinar matahari pada safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
saat melakukan pengukuran dan kacamata kerja ) tangan,masker,
dan kacamata

8. Pekerjaan Langit-langit - Terganggu Kesehatan fisik Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
akibat kondisi ruangam yang safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
berdebu dan kacamata kerja ) tangan,masker,
dan kacamata
kerja
- Jatuh/terpleset dari Memakai Alat bantu Pengaman Alat bantu sudah SOP Alat Mengikutu Evaluasi Kerja Pelaksana
ketinggian saat melakukan dan scafoldind terpasang dengan benar Jadwal
pekerjaan pasangan plafond
- Terluka akibat benda tajam Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
dan kacamata
kerja

8. Pekerjaan Elektrikal - Kabel atau hantaran pada Pekerja instalasi listrik APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
instalasilistrik terbuka dan harusmemiliki pengetahuan safety, sarung Absensi Officer
apabila tersentuhakan yangtelah ditetapkan oleh tangan,masker,
menimbulkan bahaya sengatan PLN(AKLI) dan kacamata
- Penggantian kawat sekring Tidak memasang tusuk Pengoprasian sesuai SOP Alat Harian Evaluasi Kerja Logistik & Safety
yangtidak sesuai dengan kontaksecara bertumpuk Officer
kapasitasnyasehingga dapat
menimbulkanbahaya kebakaran
- Jatuh/terpleset dari Memakai Alat bantu Pengaman Alat bantu sudah SOP Alat Mengikutu Evaluasi Kerja Pelaksana
ketinggian saat melakukan dan scafoldind terpasang dengan benar Jadwal
pekerjaan pasangan instalasi

10. Pekerjaan Pintu & Jendela - Terluka akibat benda tajam Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
Alumunium safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
- Menghirup Debu/serbuk akibat Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
pemotongan bahan alumunium safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
11. Pekerjaan Penutup Lantai - Terluka akibat benda tajam Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
- Menghirup Debu Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
- Tertimpa Alat kerja. Mengikuti SOP pengoper asian Alat bantu sudah SOP Alat Mengikutu Evaluasi Kerja Pelaksana
alat. terpasang dengan benar Jadwal

12. Pekerjaan Pintu Alumunium - Terluka akibat benda tajam Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
- Menghirup Debu Memakai APD ( helm, sepatu APD Dipakai helm, sepatu Harian Daftar Checklist Logistik & Safety
safety, sarung tangan,masker, safety, sarung Absensi Officer
dan kacamata kerja ) tangan,masker,
- Tertimpa Alat kerja. Mengikuti SOP pengoper asian Alat bantu sudah SOP Alat Mengikutu Evaluasi Kerja Pelaksana
alat. terpasang dengan benar Jadwal
Standar dan peraturan perundangan

Tabel 4. Standar Peraturan Perundang- Undangan

PERATURAN / KETENTUAN PERATURAN / KETENTUAN

Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.01/Men/1980 K 3 Pada Konstruksi Bangunan

Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.02/Men/1982 Kualifikasi Juru Las

Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.03/Men/1998 Tata Cara Pelaporan Dan Pemeriksaan Kecelakaan

Syarat-Syarat Pemasangan Dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api


Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.04/Men/1980
Ringan

Panitia Pembina Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Serta Tata


Peraturan Menteri Tenaga Kerja [Link] 04/Men/1987
Cara Penunjukkan Ahll Keselamatan Kerja

Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.: Perm05/Men/1985 Pesawat Angkat Dan Angkut

Keputusan Menteri Tenaga Kerja [Link]-186/Men/1999 Unit Penanggulangan Kebakaran Di Tempat Kerja

Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi No. [Link]/Men/1981 Kewajiban Melapor Penyakit Akibat Kerja

Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi No. [Link]/Men/1989 Kualifikasi Dan Syarat-Syarat Operator Keran Angkat

Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja Dalam Penyelenggaraan


Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi No. Per.O2/Men/L980
Keselamatan Kerja

Syarat Kesehatan, Kebersihan Serta Penerangan Dalam Tempat


Peraturan Menteri Perburuhan
Kerja
C. Dukungan Keselamatan Konstruksi

C.1. Sumber Daya

PENANGGUNG JAWAB K3
Rachmadi Prabowo, ST

EMERGENCY/KEDARURAT P3K KEBAKARAN

Ridha Khairi Saputra, ST Nila Nikasari Muhamad Warisony

Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Tenaga Keselamatan Konstruksi:

1. Nama : PENANGGUNG JAWAB K3

Jabatan : Rachmadi Prabowo, ST

Tugas dan Tanggung Jawab :

1.1. Menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

1.2. Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi

1.3. Mengkaji dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi

1.4. Merencanakan dan menyusun program K3

1.5. Membuat prosedur kerja dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3

1.6. Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program, prosedur kerja dan instruksi kerja K3

1.7. Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi

1.8. Mengusulkan perbaikan metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3, jika diperlukan

1.9. Melakukan penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat

2. Nama : Ridha Khairi Saputra, ST

Jabatan : EMERGENCY/KEDARURAT

Tugas dan Tanggung Jawab :

2.1. Menerapkan program emergency/kedaruratan

2.2. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan pelatihan keadaan darurat secara keseluruhan

2.3. Mendata seluruh personil dan menugaskan Tim P3K dalam pencarian orang yang hilang

2.4. Mengkoordinir pelaksanaan penanganan kondisi darurat, evakuasi dan evaluasi kondisi darurat secara keseluruhan

Melakukan pemantauan dan pengendalian dalam setiap kondisi keadaan darurat termasuk melakukan mitigasi apabila
2.5.
terjadi kecelakaan kerja
2.6. Memastikan kesiapan tim dan peralatan keadaan darurat tersedia sesuai kondisi lapangan

3. Nama : Nila Nikasari

Jabatan : P3k

Tugas dan Tanggung Jawab :

3.1. Menerapkan program P3K.

3.2. Melaksanakan tindakan P3K di tempat kerja.

3.3. Merawat fasilitas P3K di tempat kerja, meliputi:

3.3.1. Ruang P3K

3.3.2. Kotak P3K dan isinya.

3.3.3. Alat evakuasi dan transportasi.

Fasilitas tambahan berupa alat pelindung diri (APD) dan/atau peralatan khusus di tempat kerja yang
3.3.4.
memiliki potensi bahaya yang bersifat khusus.

3.4. Mencatat setiap kegiatan P3K dalam buku kegiatan

3.5. Membuat laporan kegiatan P3K secara periodik


3. Nama : Muhamad Warisony

Jabatan : KEBAKARAN

Tugas dan Tanggung Jawab :

4.1. Menerapkan program Kebakaran

4.2. Menyusun rencana kegiatan sesuai kebijakan.

4.3. Menetapkan semua kegiatan unit manajemen keselamatan kebakaran pada pekerjaan konstruksi.

4.4. Mengimplementasikan kebijakan operasi pemadam kebakaran konstruksi dan lingkungannya.

4.5. Melaksanakan aktifitas unit manajemen keselamatan kebakaran di tempat kerja.

4.6. Mengendalikan aktifitas terkait dengan pencegahan dan penanggulangan kebakaran sesuai rencana kerja.

4.7. Melakukan koordinasi dengan pihak instansi pemadam kebakaran dan instansi terkait.
Kompetensi

CV. TIAN BERSAUDARA berkomitmen dalam penerapan pelaksanaan keselamatan kontruksi


di lingkungan kerja dengan mentaati ketentuan dan perundangan K3 termasuk memberikan
program pelatihan dan peningkatan kinerja karyawan melalui uji kompetensi terhadap seluruh
tenaga kerja sesuai dengan keahlian bidang masing- masing.

STANDARD OF No. Dok :


Tgl. Terbit : 08 April 2020
OPERATING PROCEDURE No. Revisi : -
(SOP) Hal : -
PENINGKATAN KOMPETENSI KARYAWAN
1. T UJ UA N
Memberikan panduan dalam kegiatan peningkatan kompetensi pegawai pada CV. TIAN
BERSAUDARA

2. RUANG LINGKUP
Prosedur ini dilaksanakan dalam lingkup kegiatan kompetensi pegawai pada CV. TIAN
BERSAUDARA, meliputi : Usulan program peningkatan kompetensi pegawai, Pembentukan
tim, Penentuan peserta, Pelaksanaan kegiatan peningkatan Komptensi Karyawan.

3. REFERENSI
a. Pedoma n Mutu
b. Prosedur Penerimaan Karyawan

4. ISTILAH DAN DEFINISI


Istilah dan definisi yang dipakai dalam penulisan Pedoman Mutu, SOP, Instruksi Kerja serta
dokumen lainnya diuraikan secara rinci sesuai SMM ISO 9001:2008, diurutkan berdasarkan abjad
dituangkan pada Lampiran Istilah dan Definisi.

5. DIAGRAM ALIR, DOKUMEN DAN KETERANGAN KEGIATAN (Tercantum pada halaman 2/2
prosedur ini)

6. F OR M
a. Daftar peserta program peningkatan kompetensi pegawai
b. Daftar hadir peserta
c. J ad wa l ke gi at an
d. F or m e va lu as i

7. INSTRUKSI KERJA
-
8. REKAMAN MUTU
a. Daftar peserta program peningkatan kompetensi pegawai b. Daftar hadir peserta
b. J ad wa l ke gi at an
c. Evaluasi pelaksanaan kegiatan
Kepedulian

Kepedulian merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan dengan membuat rencana
dan program kerja sebagai tindakan pencegahan terhadap risiko kecelakaan kerja, sakit
akibat pekerjaan dan pemulihan lingkungan yang tercemar akibat pekerjaan konstruksi.

Program kepedulian keselamatan konstruksi sebagai berikut:

Penyedia Jasa : CV. TIAN BERSAUDARA


Nama Paket : REHABILITASI KANTOR CAMAT KECAMATAN
JAYALOKA MUSI RAWAS

N Bln Bln Bln Bln Bln Bln Bln Bln


Uraian Keterangan
O 1 2 3 4 5 6 7 8
1 Seluruh pekerjaan terukur dan
terpantau dalam NP NP NP NP NP NP NP NP
pelaksanaan pemenuhan
standar K3 konstruksi
2 Program pemeriksaan dan
pengawasan secara periodik NP NP NP NP NP NP NP NP
dalam mengindetifikasi
bahaya kecelakaan dan sakit
akibat kerja
3 M elasna ka n sos ialisas i
terha da p lingkungan
masyarakat sekitar area NP NP NP NP NP NP NP NP
pekerjaan yang berpeluang
terhadap potensi bahaya di
lokasi kerja
4 Melakukan rapat rutin
manajemen proyek sebagai NP NP NP NP NP NP NP NP
bahan evaluasi dalam setiap
risiko bahaya yang muncul di
tempat kerja
5 Memfasilitasi terhadap
kebutuhan bahan utilitas dan
NP NP NP NP NP NP NP NP
tenaga kerja serta peralatan
pendukung sesuai rencana
keselamatan konstruksi

Catatan NP : belum dalam program


Komunikasi dan Informasi Telekomunikasi

Komunikasi, Konsultasi, Motivasi dan Kepedulian


No: - Revision: 00 Issued: 08 April 2020 Hal : 1

1. TUJUAN
Memberikan pedoman untuk penyebarluasan atau mengkomunikasikan
informasi- infomasi lingkungan hidup, keselamatan dan kesehatan kerja kepada
pihak internal dan eksternal perusahaan secara efektif.

2. RUANG LINGKUP
Prosedur ini berlaku untuk seluruh fasilitas operasi CV. TIAN BERSAUDARA
dan semua pihak yang bekerja di area tersebut. Hal-hal yang diatur dalam
prosedur ini adalah cara untuk menyebarluaskan informasi-informasi terkait
dengan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan kepada pihak
internal maupun eksternal Perusahaan.

3. DEFINISI
 Informasi K3, yaitu informasi tentang lingkungan, keselamatan dan
kesehatan kerja yang meliputi:
• Peraturan perundangan K3 Indonesia dan Internasional
• Standar Nasional Indonesia dan Internasional
• Kebijakan terpadu dan EHS Management System Manual
• Kondisi bahaya, laporan inspeksi dan laporan & hasil investigasi
kecelakaan kerja
• Laporan internal / eksternal audit dan hasil rapat tinjauan ulang
manajemen
• Prosedur dan instruksi kerja K3
• Risalah rapat bulanan / khusus P2K3, pelatihan-pelatihan K3
• Tanda-tanda, peringatan bahaya dan tanda / peringatan K3 lainnya
• Dan informasi-informasi lainnya yang terkait dengan K3
Komunikasi, Konsultasi, Motivasi dan Kepedulian
No: - Revision: 00 Issued: 08 April 2020 Hal : 2

 Internal Perusahaan, yaitu semua karyawan (karyawan bulanan, harian


tetap, harian borongan maupun harian musiman) yang terkait dengan
kegiatan operasi CV. TIAN BERSAUDARA
 Eksternal Per usahaan, yaitu semua pihak-pihak yang terkait baik
langsung maupun tidak langsung dengan operasi CV. TIAN
BERSAUDARA, seperti dalam penyediaan pasokan barang/ material
maupun jasa ( supplier / pemasok barang, kontraktor / sub kontraktor,
dll.), termasuk tamu-tamu yang akan berkunjung ke lingkungan operasi
CV. TIAN BERSAUDARA. maupun penyediaan informasiK3
kepada-kepada instansi-instansi pemerintah yang terkait dan berwenang.
 Konsultasi K3, adalah usaha atau kegiatan untuk mendapatkan solusi
dari masalah yang dihadapai dan peluang untuk perbaikan penerapan,
pengembangan dan pemeliharaan sistem manajemen K3

4. REFERENSI

• Permenaker No.05/MEN/1996, SMK3, elemen 3.1.4. dan 3.2.1.


• ISO 14001:2004, Environmental Management System, klausul 4.4.3
• OHSAS 18001:1999, OHS Management System, klausul 4.4.3
• EHS Management System Manual CV. TIAN BERSAUDARA

5. PROSEDUR

[Link] Jawab
• EHS Department bertanggung jawab untuk senantiasa berkoordinasi
baik secara internal maupun eksternal perusahaan (Kementerian
Lingkungan Hidup, Depnaker Propinsi / Kab. / Kodya., Bapedalda
Propinsi / Kabupaten / Kotamadya, Depkes, Pemda dan instansi / institusi
lain terkait berkaitan dengan aspek K3) yang bertujuan untuk
Komunikasi, Konsultasi, Motivasi dan Kepedulian
No: EHS 06 Revision: 00 Issued: 8 April 2020 Hal : 3

memastikan bahwa peraturan dan perundangan, standar, dan informasi


K3 lainnya senantiasa up to date / terbaru dan dikomunikasikan /
diinformasikan pada departemen terkait di dalam lingkungan operasi CV.
TIAN BERSAUDARA.
• Procurement Department bertanggung jawab untuk menginformasikan
ketentuan- ketentuan K3 CV. TIAN BERSAUDARA. kepada supplier /
pemasok dan kontraktor / sub kontraktor yang akan memasok
barang atau jasa / bekerja dilingkungan operasi CV. TIAN
BERSAUDARA.
• Kepala Departemen / Safety Management Representatif / Environment
Management Representatif Dept. bertanggung jawab untuk
menyediakaan sarana-sarana dan penyebarluasan informasi-informasi K3
kepada seluruh karyawan yang ada di Departemennya.

Komunikasi
Komunikasi Internal

• Karyawan CV. TIAN BERSAUDARAdiberikan atau mendapat


informasi mengenai pedoman dan prosedur Sistem Manajemen
Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
serta pelaksanaannya di lingkungan CV. TIAN BERSAUDARA,
melalui kegiatan pelatihan dan pelaksanaannya dikoordinir oleh
Technical Training Department.
• Karyawan CV. TIAN BERSAUDARAmendapatkan informasi
mengenai kebijakan terpadu (kualitas, lingkungan, keselamatan dan
kesehatan kerja), manual SMK3, hasil rapat-rapat P2K3, artikel-artikel
K3, perubahan- perubahan pada prosedur / instruksi kerja, penyelesaian
masalah / keluhan K3, program-program dan kinerja K3
CV. TIAN BERSAUDARA. Informasi ini diberikan melalui
pelatihan, penjelasan / briefing K3 harian / mingguan atau melalui
Komunikasi, Konsultasi, Motivasi dan Kepedulian
No: - Revision: 00 Issued: 08 April 2020 Hal : 4

papan pengumuman dan bulletin K3 (melalui media cetak atau


elektronik internal perusahaan).
• Informasi mengenai peraturan perundangan K3 akan disediakan
oleh EHS Manager kepada tiap Kepala Departemen / SMR-Safety
Management Representatif / EMR-Environment Management
Representatif / SR-Safety Representatif / ER-Environment
Representatif Departemen.
• Laporan hasil kegiatan inspeksi K3, pemantauan lingkungan dan
lingkungan kerja dan penyelidikan kecelakaan disiapkan oleh EHS
Department sebagai salah satu bahan yang akan dibahas dalam rapat
bulanan / rapat khusus P2K3, dan dibuatkan risalah rapat P2K3 dan
disebarluaskan kepada tiap Kepala Departemen / Safety Management
Representatif / Environment Management Representatif dan Safety /
Environment Representatif serta seluruh anggota P2K3.
• Hasil laporan audit internal / eksternal SMK3 disiapkan oleh personil
EHS Department berdasarkan laporan tim auditor internal / eksternal
dan didistribusikan kepada pihak internal ( Dewan Direksi, Ketua
P2K3, Kepala Divisi, Kepala Departemen / Safety Management
Representatif / Environment Management Representatif, Safety
Representatif, Environment Representatif ) dan pihak eksternal jika
diperlukan ( misal Auditor Eksternal ).
• Tanda-tanda peringatan K3 (poster, sign, label, dll) disediakan
oleh EHS Department dengan terlebih dahulu masing-masing Kepala
Departemen melampirkan hasil identifikasi bahaya dan penilaian
resiko di departemennya disertai dengan formulir pengajuan
permintaan tanda-tanda peringatan K3.
• Untuk memudahkan penyebaran informasi yang berkaitan dengan K3
dalam lingkup CV. TIAN BERSAUDARA, maka dibuat daftar
penyebarluasan informasi K3 (contoh dapat dilihat pada lampiran ).
Komunikasi, Konsultasi, Motivasi dan Kepedulian
No: EHS 06 Revision: 00 Issued: 08 April 2020 Hal : 5

Komunikasi Eksternal

• Personil EHS Department menghubungi instansi-instansi terkait


(misal: Kanwil Depnaker / Dinas Depnaker Kabupaten / Kotamadya,
Bapedal, Depkes dan sebagainya) untuk mendapatkan informasi
terkini mengenai peraturan perundangan berkaitan dengan K3 di
Indonesia.
• Setiap 3 bulan sekali CV. TIAN BERSAUDARA, melaporkan hasil
kegiatan P2K3 kepada Dinas Tenaga Kerja Setempat, dimana
laporannya disiapkan oleh sekretaris P2K3 dan ditandatangani oleh
Ketua dan Sekretaris P2K3.
• Laporan kecelakaan kerja dan hasil penyelidikannya disiapkan
oleh EHS Manager dan disampaikan kepada Kepala Operasi, Ketua
P2K3 tembusannya kepada pihak Kanwil Depnaker setempat.
• Pihak pemasok dan kontraktor / sub kontraktor yang terikat kontrak
dengan CV. TIAN BERSAUDARA, untuk menyediakan barang atau
jasa diinformasikan tentang kebijakan dan ketentuan K3 CV. TIAN
BERSAUDARA Informasi diberikan oleh Procurement Manager dan
bila diperlukan CV. TIAN BERSAUDARAdapat memberikan
pelatihan awal atau penjelasan / briefing K3 kepada kontraktor yang
akan bekerja di lingkungan CV. TIAN BERSAUDARAdapat
• Pihak Satuan Pengaman / Security di Pos Komando Keamanan
perusahaan berkewajiban memberikan informasi kepada setiap tamu
yang akan memasuki area pabrik / plant di lingkungan operasi CV.
TIAN BERSAUDARAtentang Kebijakan Terpadu (Kualitas,
Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan-peraturan
umum K3 dan prosedur menghadapi keadaan darurat.
Komunikasi, Konsultasi, Motivasi dan Kepedulian
No: EHS 06 Revision: 00 Issued: 08 April 2020 Hal : 6

• Pihak Satuan Pengaman / Security yang ada di Pos Ronda setiap


Gedung / Area Produksi atau Kepala Departemen / Personil
Departemen yang ditunjuk berkewajiban memberikan informasi-
informasi K3 dan prosedur tanggap darurat yang berlaku di area
tersebut kepada setiap tamu yang akan masuk ke gedung / area
departemen / plant tersebut.
• Informasi-informasi yang berkaitan dengan kondisi darurat /
emergency yang terjadi di perusahaan diatur dan mengikuti
prosedur komunikasi tanggap gawat darurat.

Untuk menjamin kerahasiaan semua informasi yang berkaitan dengan K3,


diatur dan mengikuti peraturan perusahaan mengenai “Non -Disclosure
Agreement” (Perjanjian/Kesepakatan Tidak Membocorkan Rahasia
Perusahaan) yang telah ditanda tangani oleh setiap karyawan CV. TIAN
BERSAUDARA

Alat dan Media Komunikasi


Alat dan Media komunikasi yang digunakan dapat berupa dan tidak
terbatas hanya pada alat dan media sebagai berikut :
• Electronic mail ( e-mail )
• Meeting ( townhall, P2K3, dsb.)
• Briefing
• One to one personal contact
• Papan pengumuman
• Pelatihan atau kursus
• Banner, poster (Promosi)
• Distribusi dokumen ( Manual, standard procedure, supporting doc,
record )
• Telepon, facsimile, internet
• TV Medi
Komunikasi, Konsultasi, Motivasi dan Kepedulian
No: EHS 06 Revision: 00 Issued: 08 April 2020 Hal : 7

Konsultasi K3
• Konsultasi ini bisa dilakukan di internal CV. TIAN BERSAUDARAuntuk
melibatkan karyawan maupun dengan pihak eksternal, seperti
Perguruan Tinggi, Instansi Pemerintah terkait, Lembaga Swadaya
masyarakat ( NGO – Non Government Organization ), perusahaan
asuransi, konsultan K3, dsb.
• Beberapa contoh konsultasi K3 adalah :
 Konsultasi dengan wakil karyawan dalam pembuatan kebijakan K3
 Konsultasi dengan karyawan yang ahli maupun dengan pihak
eksternal untuk pemenuhan terhadap peraturan perundangan dan
persyaratan lainnya
 Konsultasi dengan Perguruan Tinggi atau lembaga penelitian
dalam usaha pencegahan pencemaran lingkungan dan pemanfaatan
limbah
 Konsultasi dengan pihak konsultan eksternal untuk usaha-usaha
peningkatan perilaku dan kinerja karyawan terkait dengan K3

Motivasi dan Kesadaran


Komunikasi dan konsultasi K3 tersebut akan meningkatkan motivasi
dan kesadaran semua orang baik karyawan maupun pihak ketiga yang
berada di area operasi CV. TIAN BERSAUDARAuntuk menerapkan,
mengembangkan dan memelihara sistem manajemen K3 untuk
memperbaiki kinerja K3 secara menyeluruh.
D. Operasi Keselamatan Konstruksi
Perencanaan Operasi
Perencanaan operasional berupa prosedur kerja / petunjuk kerja, yang harus
mencakup seluruh upaya pengendalian, diantaranya :

1. Upaya pengendalian berdasarkan lingkup pekerjaan


2. Rencana penunjukan personil yang akan ditugaskan menjadi Penganggung
Jawab Kegiatan SMK3
3. Prediksi dan rencana penanganan kondisi keadaan darurat tempat kerja
4. Rencana prosedur / petunjuk kerja yang perlu di siapkan
5. Rencana program pelatihan / soisalisasi sesuai pengendalian resiko
6. Sistem pertolongan pertama pada kecelakaan
7. Persyaratan Operator Alat Angkat
a. Operator Alat Angkat harus memenuhi kompetensi
b. Setiap Operator alat angkat harus memiliki SIO (Surat Izin Operasi)
atau bersertifikat yang di keluarkan oleh Badan yang berwenang
8. Rambu Peringatan / Larangan / Anjuran
a. Penempatan Rambu-rambu peringatan/larangan/anjuran harus dipasang
sesuai dengan kondisi di tempat kerja
b. Rambu peringatan/larangan/anjuran harus mudah dilihat dan dapat
dibaca
9. Alat Pelindung Diri
a. Alat pelindung diri diidentifikasi berdasarkan hasil penilaian risiko
b. Alat pelindung diri (APD) diberikan kepada pekerja sesuai dengan jenis
pekerjaan
10. Tamu/pengunjung dan pihak luar
a. Pengendalian dan pembatasan akses masuk dan akses keluar tempat
kerja
b. Persyaratan APD (Alat Pelindung Diri
c. Induksi K3
d. Prosedur dan Persyaratan tanggap darurat
E. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi

Pemantauan dan evaluasi

Pengendalian pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 dilakukan mengacu pada


kegiatan yang dilaksanakan pada bagian D (Operasi keselamatan konstruksi)
berdasarkan upaya pengendalian pada bagian B (Perencanaan keselamatan
konstruksi) dan C (Dukungan keselamatan konstuksi).

Hal-hal yang harus dilaporkan dalam laporan evaluasi dan kinerja K3 adalah :

 Rekapitulasi kecelakaan kerja dengan mengacu pada pelaporan dan


penyelidikan kecelakaan yang sudah dibuat.
• Occupational Injury/Illness (Cidera/Sakit Akibat Kerja)
• Fatality (Meninggal Dunia)
• Loss Work Day / Loss Time Injury (Hilang Hari Kerja)
• Restricted Work Day (Kerja Terbatas)
• Medical Treatment (Perawatan Kesehatan)
• First Aid (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)
 Fire Accident (Kebakaran)
 Traffic Accident (Kecelakaan lalu lintas)
 Environmental Accident (Kecelakaan Lingkungan)
 Property Damage Accident (Kecelakaan peralatan atau
mesin)
 Near miss (Hampir celaka)
 Man Hour (Jam kerja)
 Km Driven (Kilometer mengemudi – untuk kendaraan
perusahaan)
Tinjauan manajemen
Hasil pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 pada bagian E. Diklasifikasikan
dengan kategori sesuai dan tidak sesuai tolok ukur sebagaimana dalam
Perencananaan Keselamatan Konstruksi

Hal-hal yang tidak sesuai, termasuk bilamana terjadi kecelakaan kerja


dilakukan peningjauan ulang untuk di ambil tindakan perbaikan.

Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi


Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi dilakukan dengan
melakukan pemantauan, pengawasan, pelatihan dan pembahasan rapat
SMK3 secara periodik serta dengan melaksanakan audit secara menyeluruh
dimulai pada tahap pelaksanaan serta penyelesaian proyek.

Demikian Penyusunan Rencana Keselamatan Konstruksi CV. TIAN


BERSAUDARA , disusun sebagai petunjuk dalam pelaksanaan Pekerjaan

Manajemen Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) akan terus


diperbarui demi efektivitas pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan
Konstruksi secara berkesinambungan.

Lubuklinggau, 8 April 2020


CV. TIAN BERSAUDARA

HELWA ELVANI
DIREKTRIS

Anda mungkin juga menyukai