0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
52 tayangan2 halaman

Tutorial Integral Lipat FMIPA ITB

1. Menguraikan konsep integral lipat dua variabel dan cara menghitungnya dengan menggunakan partisi daerah dan integral berulang. 2. Memberikan contoh penyelesaian integral lipat dua variabel dengan berbagai fungsi f(x,y). 3. Menghitung volume benda pejal yang dibatasi oleh persamaan-persamaan tertentu dengan menggunakan integral lipat.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
52 tayangan2 halaman

Tutorial Integral Lipat FMIPA ITB

1. Menguraikan konsep integral lipat dua variabel dan cara menghitungnya dengan menggunakan partisi daerah dan integral berulang. 2. Memberikan contoh penyelesaian integral lipat dua variabel dengan berbagai fungsi f(x,y). 3. Menghitung volume benda pejal yang dibatasi oleh persamaan-persamaan tertentu dengan menggunakan integral lipat.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

FMIPA - ITB. MA1201 Matematika 2A.

Tutorial Bab 13: Integral Lipat


Semester 2, 2019-2020 Halaman: 1

1. Telaah konsep 3. Partisi daerah

(a) Misalkan f adalah fungsi dua peubah x dan R = {(x, y) | 0 ≤ x ≤ 6, 0 ≤ y ≤ 4}


Z Z ≥ 0 pada suatu persegi pan-
y. Jika f (x, y)
jang R, maka f (x, y)dA menyatakan volum Z Z dalam 6 persegi berukuran 2 × 2. Hampiri nilai
ke
. R f (x, y) dA dengan menghitung jumlah Riemann
R
(b) Jika fungsi dua peubah f pada R, 6
X
maka f terintegralkan pada R. f (x̄k , ȳk )∆Ak dan (x̄k , ȳk ) merupakan titik pusat
k=1
(c) Misalkan R = {(x, y) : a ≤ x ≤ b, c ≤ y ≤ d} dari keenam persegi.
dan fZ Zadalah fungsi dua peubah pada R. Inte-
gral f (x, y) dapat dinyatakan sebagai inte- (a) f (x, y) = x + y − 1 (b) f (x, y) = 1−x2 −xy
R
gral berulang .
4. Diketahui R = {(x, y) | 0 ≤ x ≤ 2, 0 ≤ y ≤ 2},
(d) Jika f (x, y) = u(x)v(y) dengan fungsi R1 = {(x, y) | 0 ≤ x ≤ 2, 0 ≤ y ≤ 1}, dan
u terintegralkan pada [a, b] dan fungsi v R2 = {(x, y) | 0 ≤ x ≤ 2, 1 ≤ y ≤ 2}.
terintegralkan pada [c, d], maka integral Fungsi dua
Z bZ d Z Z peubah g terintegralkan
Z Z pada daerah R
f (x, y) dy dx = dengan: g(x, y) dA = 5 dan g(x, y) dA = 2.
a c R R1
(e) Jika f (x, y) = u(x) + v(y) dengan fungsi Tentukan ZZ
u terintegralkan pada [c, d] dan fungsi v (2g(x, y) − 3) dA.
R2
terintegralkan pada [a, b], maka integral
Z bZ d Z 1Z 2
f (x, y) dx dy = 5. Hitung (4 − x) dydx. Hitung integral ini de-
a c
0 0
(f) Misalkan ngan cara menggambar benda pejal yang volumenya
dinyatakan oleh integral tersebut, lalu menghitung
S = {(x, y) : g1 (x) ≤ y ≤ g2 (x), a ≤ x ≤ b}. volume benda tersebut.

6. Hitung masing-masing integral berulang berikut


ZZ
Integral lipat dua f (x, y)dA dapat dit-
S Z 2Z 3
uliskan sebagai integral berulang . (a) (x + y 2 ) dy dx
S = {(x, y) : , c ≤ y ≤ d}. 0 1
Z 1Z 1
(g) Cakram satuan D = {(x, y) : x2 + y 2 } y
(b) dx dy
dalam koordinat polar dapat dinyatakan seba- 0 0 (xy + 1)2
gai . Z π/2 Z π
(c) sin(x + 2y) dx dy
(h) Bentuk dxdy dari integral dalam koordinat 0 0
Cartesius berubah menjadi untuk
integral dalam koordinat polar. 7. Tentukan volume benda pejal di antara z = x2 + 2y 2
dan z = 3 dan terletak di atas daerah
(i) Jika δ(x, y) menyatakan kerapatan di (x, y) dari R = {(x, y) | −1 ≤ x ≤ 1, 0 ≤ y ≤ 1}.
suatu lamina S, maka massa lamina tersebut
adalah . 8. Hitung integral berulang berikut
(j) Misalkan δ(x, y) menyatakan kerapatan di (x, y) Z π Z x+1
dari suatu lamina S. Jika (x, y) menyatakan (a) xy dy dx
π/2 0
titik pusat massa dari S, maka x = Z 1 Z cos y
dan y = . (b) dx dy
0 sin y
2. MisalkanZRZ = {(x, y) | 1 ≤ x ≤ 4, 0 ≤ y ≤ 2}. Z eZ x
4
(c) dy dx
Hitung f (x, y) dA dengan f adalah fungsi 1 0 x2 + y2
R Z 1 Z ln y
berikut:
(d) ex+y dx dy
( 0 0
2, 1 ≤ x ≤ 4, 0 ≤ y < 1
(a) f (x, y) = 9. Ubah urutan pengintegralan dari integral berulang
3, 1 ≤ x ≤ 4, 1 ≤ y ≤ 2
 berikut
1,
 1 ≤ x ≤ 4, 0 ≤ y < 1 Z 1Z x
(b) f (x, y) = −2, 1 ≤ x < 3, 1 ≤ y ≤ 2 (a) f (x, y) dy dx
 0 0
3, 3 ≤ x ≤ 4, 1 ≤ y ≤ 2
 Z 2 Z 2y
(b) f (x, y) dx dy
(c) f (x, y) = [[x]][[y]] + 1 0 y2

1
FMIPA - ITB. MA1201 Matematika 2A. Tutorial Bab 13: Integral Lipat
Semester 2, 2019-2020 Halaman: 2

Z 1 Z ex
16. Tentukan persamaan Cartesius dari fungsi-fungsi
(c) f (x, y) dy dx
0 1√ berikut, kemudian sketsalah grafiknya
Z 0 Z y+1
(d) √
f (x, y) dx dy (a) r cos θ + 3 = 0
−1 − y+1

10. Hitung integral berikut: (b) r sin θ − 1 = 0


Z √3 Z 1 (c) r2 − 6r cos θ − 4r sin θ + 9 = 0
x
(a) 2 + y 2 + 1)2
dy dx
(x
Z0 4 Z 20 17. Hitunglah luas daerah S dengan menggunakan inte-
(b) √
sin(y 3 ) dy dx gral lipat dalam koordinat polar. Sketsalah daerah
0 x tersebut terlebih dahulu.
ZZ
2
11. Hitung 2
dA dengan S adalah daerah se- (a) S adalah daerah di dalam lingkaran r = 4 cos θ
S 1+x
gitiga dengan titik sudut (0, 0), (2, 2), (0, 2). dan di luar lingkaran r = 2.
12. Tentukan volume benda pejal di oktan pertama (b) S adalah daerah pada kuadran pertama yang
yang dibatasi oleh permukaan 9x2 + 4y 2 = 36 dan berada di dalam lingkaran r = 2 dan di luar
9x + 4y − 6z = 0. r = 2 sin θ.
ZZ
(c) S adalah daerah terkecil yang dibatasi oleh
13. Hitung xy dA dengan S adalah daerah yang di-
S grafik r = 4 sin θ dan θ = π6 .
arsir berikut
18. Tentukan integral lipat berikut dengan mengubah-
nya ke dalam integral dalam koordinat polar. Sket-
salah daerah pengintegralannya terlebih dahulu.
ZZ
1
(a) 2 2
dA dengan S adalah juring
S 4+x +y
lingkaran pada kuadran pertama di antara garis
y = x dan y = 0.
Z 1 Z √1−y2
(b) sin(x2 + y 2 ) dx dy
0 0

Z 2Z 2x−x2 1
14. Sketsalah grafik fungsi berikut, kemudian tentukan (c) (x2 + y 2 )− 2 dy dx
1 0
persamaan polarnya. √ √
Z 2Z 4−y 2
1
(a) x − 3y + 2 = 0 (c) x − y = 0 (d) p dx dy
0 y 1 + x2 + y 2
(b) y = −2 (d) x2 + y 2 = 4 ZZ
(e) tan−1 (x/y) dA dengan
15. Deskripsikan daerah yang diarsir pada gambar- R
gambar berikut dalam koordinat polar R = {(x, y) | 1 ≤ x2 + y 2 ≤ 4, 0 ≤ y ≤ x}

(a) (c) 19. Dengan menggunakan koordinat polar, tentukan vo-


lume benda pejal di atas bidang-xy yang dibatasi
oleh permukaan 2x2 + 2y 2 + z 2 = 18 dan x2 + y 2 = 4.

20. Kepadatan penduduk pada daerah di dalam radius 4


kilometer dari pusat kota adalah f (x, y) = 1+x10
2 +y 2
2
ratus ribu orang per km . Tentukan banyak pen-
duduk di daerah tersebut.
(d)
(b)
21. Carilah titik pusat massa dari lamina yang dibatasi
oleh kurva-kurva berikut dengan rapat massa yang
diberikan

(a) y = ex , y = 0, x = 0, x = 1 dan
δ(x, y) = 2 − x − y.
(b) r = 2 sin θ dan δ(r, θ) = r.

Anda mungkin juga menyukai