0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan28 halaman

Teknik Interpolasi oleh Indar Kustiningsih

Interpolasi adalah teknik untuk memperkirakan nilai suatu fungsi pada titik yang tidak diketahui berdasarkan data titik-titik yang diketahui. Terdapat beberapa jenis interpolasi seperti linier, kuadrat, Lagrange, dan Newton."

Diunggah oleh

Reika Ditassya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan28 halaman

Teknik Interpolasi oleh Indar Kustiningsih

Interpolasi adalah teknik untuk memperkirakan nilai suatu fungsi pada titik yang tidak diketahui berdasarkan data titik-titik yang diketahui. Terdapat beberapa jenis interpolasi seperti linier, kuadrat, Lagrange, dan Newton."

Diunggah oleh

Reika Ditassya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

INTERPOLASI

Dr Indar Kustiningsih
INTERPOLASI
 Interpolasi adalah teknik mencari harga suatu fungsi
pada suatu titik diantara 2 titik yang nilai fungsi pada
kedua tititk tersebut yang sudah diketahui
 Jenis Interpolasi
❖ Interpolasi Linier
❖ Interpolasi Kuadrat
❖ Interpolasi Lagrange
❖ Interpolasi Newton

x x0 x1 x2 ……. xn

f(x) f(x0) f(x1) f(x2) ……. f(xn)


Perbedaan Interpolasi dan Ekstrapolasi
Interpolasi Linier

f(x)

L(x)

x0 x1 x
Interpolasi Kudrat

L(x)
f(x)

x0 h x1 h x2 x
Interpolasi Qubic

L(x) f(x)

x0 h x1 h x2 h x3 x
7 INTERPOLASI LINIER (1)
Misalkan ada m bilangan : x1, x2, …., xm
dan bilangan lain yang berkaitan : y1, y2 ,
…., ym
Berapa harga y* pada x*
y

yk+1

? y*
yk

xk x* xk+1 x
INTERPOLASI LINIER (2)
8

❖ Ambil ruas garis yang menghubungkan titik


(xk,yk) dan (xk+1,yk+1)
❖ Diperoleh persamaan garisnya :

y * − yk yk + 1 − yk
=
x * − xk xk + 1 − xk
x * − xk
y * − yk = ( yk + 1 − yk )
xk + 1 − xk
x * − xk
y* = yk + ( yk + 1 − yk )
xk + 1 − xk
INTERPOLASI LINIER (3)
9

Persamaan garisnya adalah :


x * − xk
y* = yk + ( yk + 1 − yk )
xk + 1 − xk

yk+1

? y*
yk

xk x* xk+1 x
10 Contoh
Diketahui data sebagai berikut :

x -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7

y 9 4 1 0 1 4 9 16 25 36 49

Tentukan harga y pada x = 6,5 !


Jawab : x = 6,5 terletak antara x=6 & x=7

x − xk
y = yk + ( yk + 1 − yk )
xk + 1 − xk
(6,5 − 6)
y = 36 + (49 − 36) = 42,5
(7 − 6)
11

Jika diambil data lain


x = 6,5 terletak antara x=1 & x=7

x − xk
y = yk + ( yk + 1 − yk )
xk + 1 − xk
(6,5 − 1) (5,5)
y = 1+ (49 − 1) = 1 + (48) = 45
(7 − 1) (6)
x -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7

y 9 4 1 0 1 4 9 16 25 36 49

Jika kedua jawaban tersebut dibandingkan dengan nilai


sesungguhnya
hub. x & y adalah y = x2 maka untuk harga x = 6,5 didapat y =
(6,5)2 = 42,25

Kesalahan mutlak (E), untuk :


y = 42,5 → |42,5 – 42,25| = 0,25 = 25 %

Sedangkan untuk
y = 45 → |45 – 42,25| = 3,25 = 325 %
13 INTERPOLASI KUADRAT

• Titik-titik data (x1,y1) (x2,y2) (x3,y3)

• Hitung a, b dan c dari sistem persamaan


tersebut dengan Metode Eliminasi Gauss
Contoh :
▪ Diberikan titik ln(8) = 2.0794, ln(9) = 2.1972,
ln(9.5) = 2.2513. Tentukan nilai ln(9.2)
dengan interpolasi kuadrat

▪ Sistem Pers Linier yang terbentuk.


▪ 64 a + 8 b + c = 2.0794
▪ 81 a + 9 b + c = 2.1972
▪ 90.25 a + 9.5 b + c = 2.2513
▪ Penyelesaian a= -0.0064 b = 0.2266
▪ c = 0.6762
▪ Sehingga p2(9.2) = 2.2192
15 INTERPOLASI LAGRANGE

 Interpolasi Lagrange adalah salah satu formula untuk


interpolasi berselang tidak sama selain formula interpolasi
Newton umum & metoda Aitken. Walaupun demikian dapat
digunakan pula untuk interpolasi berselang sama.
 Misalkan fgs. y(x) kontinu & diferensiabel sampai turunan (n+1)
dalam interval buka (a,b). Diberikan (n+1) titik (x0,y0), (x1,y1), …,
(xn,yn) dengan nilai x tidak perlu berjarak sama dengan yang
lainnya, dan akan dicari suatu polinom berderajat n. Untuk
pemakaian praktis, formula interpolasi Lagrange dapat
dinyatakan sbb. :
Formula Interpolasi Lagrange
16

Jika y(x) : nilai yang diinterpolasi; x : nilai yg berkorespondensi dg


y(x)
x0, x1, …., xn : nilai x dan y0, y1, …., yn : nilai y
( x − x1)( x − x 2)...( x − xn )
y ( x) = y0 +
( x 0 − x1)( x 0 − x 2)...( x 0 − xn )
( x − x 0)( x − x 2)...( x − xn )
y1 +
( x1 − x 0)( x1 − x 2)...( x1 − xn )
.
.
( x − x 0)( x − x1)...( x − xn − 1)
yn
( xn − x 0)( xn − x1)...( xn − xn − 1)
Contoh interpolasi langrange
17

Nilai yg. berkorespondensi dengan y = 10log x adalah :

X 300 304 305 307


10log x 2,4771 2,4829 2,4843 2,4871

Carilah 10log 301 ?


Untuk menghitung y(x) = 10log 301 dimana x = 301, maka nilai
diatas menjadi

x0 = 300 x1 = 304 x2 = 305 x3 = 307


y0 = 2,4771 y1 = 2,4829 y2 = 2,4843 y3 = 2,4871
Dengan menggunakan interpolasi lagrange
18

(301 − 304)(301 − 305)(301 − 307)


y(x) = 2,4771 +
(300 − 304)(300 − 305)(300 − 307)
(301 − 300)(301 − 305)(301 − 307)
2,4829 +
(304 − 300)(304 − 305)(304 − 307)
(301 − 300)(301 − 304)(301 − 307)
2,4843 +
(305 − 300)(305 − 304)(305 − 307)
(301 − 300)(301 − 304)(301 − 305)
2,4871
(307 − 301)(307 − 304)(307 − 305)
= 1,2739 + 4,9658 − 4,4717 + 0,7106
y ( x) = 2,4786
Polinom Newton

 Persamaan Polinom Linier


( y1 − y0 )
p1 ( x) = y0 + ( x − x0 )
( x1 − x0 )
 Bentuk pers ini dapat ditulis :
p1 ( x) = a0 + a1 ( x − x0 )
 Yang dalam hal ini (1)
a0 = y 0 = f ( x0 )
 Dan ( y1 − y0 ) (2)
f ( x1 ) − f ( x0 )
a1 = =
( x1 − x0 ) ( x1 − x0 )
 Pers ini mrpk bentuk selish terbagi (divided-
difference) a1 = f [ x1 , x0 ]
Polinom Newton

 Polinom kuadratik

p2 ( x) = a0 + a1 ( x − x0 ) + a2 ( x − x0 )( x − x1 )
 Atau
p2 ( x) = p1 ( x) + a2 ( x − x0 )( x − x1 )
 Dari pers ini menunjukkan bahwa p2(x) dapat dibentuk dari pers sebelumnya
p1(x). Nilai a2 dapat ditemukan dengan mengganti x=x2 untuk
mendapatkan (3)

f ( x2 ) − a0 − a1 ( x2 − x0 )
a2 =
( x2 − x0 )( x2 − x1 )
 Nilai a0 dan a1 pada pers 1 dan 2 dimasukkan pada pers 3
f ( x 2 ) − f ( x0 ) f ( x1 ) − f ( x0 )

x 2 − x0 x1 − x0
a2 =
x 2 − x1
Polinom Newton

Dengan melakukan utak-atik aljabar,


pers ini lebih disukai
f ( x 2 ) − f ( x0 ) f ( x1 ) − f ( x0 )

x 2 − x1 x1 − x0 f [ x 2 , x1 ] − f [ x1 , x0 ]
a2 = =
x 2 − x0 x 2 − x0
Polinom Newton

Jadi tahapan pembentukan polinom Newton :

p1 ( x) = p0 ( x) + a1 ( x − x0 )

p1 ( x) = a0 + a1 ( x − x0 )

p2 ( x) = p1 ( x) + a2 ( x − x0 )( x − x1 )

p2 ( x) = a0 + a1 ( x − x0 ) + a2 ( x − x0 )( x − x1 )
p3 ( x) = p 2 ( x) + a3 ( x − x0 )( x − x1 )( x − x2 )

p3 ( x) = a0 + a1 ( x − x0 ) + a2 ( x − x0 )( x − x1 ) + a3 ( x − x0 )( x − x1 )( x − x2 )
Polinom Newton

 Nilai konstanta a0, a1, a2,…, an, merupakan nilai selisih terbagi ,
dg nilai a = f (x ) 0 0

a1 = f [ x1 , x0 ]
a 2 = f [ x 2 , x1 , x0 ]
a n = f [ x n , x n −1 ,..., x1 , x0 ]
 Yang dalam hal ini
f ( xi ) − f ( x j )
f [ xi , x j ] =
xi − x j
f [ xi , x j ] − f [ x j , x k ]
f [ xi , x j , x k ] =
xi − x k
f [ x n , x n −1 ,..., x1 ] − f [ x n −1 , x n − 2 ,..., x1 , x0 )
f [ x n , x n −1 ,..., x1 , x0 ] =
x n − x0
24
Karena a0, a1,a2, …an, merupakan nilai selisih terbagi,
maka polinom Newton dinamakan polinom interpolasi
selisih terbagi Newton. Nilai selisih terbagi dapat
dihitung dengan menggunakan tabel yng disebut tabel
selisih terbagi.
Polinom Newton

Dengan demikian polinom Newton dapat


ditulis dalam hub rekursif sebagai :
Rekurens

pn ( x) = pn−1 ( x) + ( x − x0 )( x − x1 )...( x − xn−1 ) f [ xn , xn−1 ,..., x1 , x0 ]


basis
p 0 ( x) = f ( x 0 )
Atau dalam bentuk polinom yang lengkap
sbb :
p n ( x) = f ( x0 ) + ( x − x0 ) f [ x1 , x0 ] + ( x − x0 )( x − x1 ) f [ x 2 , x1 , x0 ]
+ ( x − x0 )( x − x1 )...( x − x n −1 ) f [ x n , x n −1 ,..., x1 , x0 ]
Contoh Soal :

 Bentuklah polinom Newton derajat satu, dua, tiga dan


empat yang menghampiri f(x)=cos(x) dalam range[0.0, 4]
dan jarak antar titik adalah 1.0. Lalu taksirlah f(x) dengan
x=2.5 dengan Polinom Newton derajat 3.

xi yi ST-1 ST-2 ST-3 ST-4


0.0 1 -0.4597 -0.2484 0.1466 -0.0147
1.0 0.5403 -0.9564 0.1913 0.0880
2.0 -0.4161 -0.5739 0.4551
3.0 -0.99 0.3363
4.0 -0.6536
Contoh Soal :

Contoh cara menghitung nilai selisih


terbagi pada tabel :
f ( x1 ) − f ( x0 ) 0.5403 − 1
f [ x1 , x0 ] = = = −0.4597
( x1 − x0 ) 1− 0
f ( x 2 ) − f ( x1 ) − 0.4161 − 0.5403
f [ x 2 , x1 ] = = = −0.9564
( x 2 − x1 ) 2 −1
f [ x 2 , x1 ] − f [ x1 , x0 ] − 0.9564 + 0.4597
f [ x 2 , x1 , x0 ] = = = −0.2484
( x 2 − x0 ) 2−0
Contoh Soal :
 Maka polinom Newton derajat 1,2 dan 3 dengan x0 = 0
sebagai titik pertama :

cos( x)  p1 ( x) = 1.0 − 0.4597( x − 0.0)


cos( x)  p 2 ( x) = 1.0 − 0.4597 ( x − 0.0) − 0.2484( x − 0.0)( x − 1.0)
cos( x)  p3 ( x) = 1.0 − 0.4597 ( x − 0.0) − 0.2484( x − 0.0)( x − 1.0) +
0.1466( x − 0.0)( x − 1.0)( x − 2.0)
cos( x)  p 4 ( x) = 1.0 − 0.4597 ( x − 0.0) − 0.2484( x − 0.0)( x − 1.0) +
0.1466( x − 0.0)( x − 1.0)( x − 2.0) − 0.0147( x − 0.0)( x − 1.0)( x − 2.0)( x − 3.0)

 Nilai sejati f(2.5) adalah


 F(2.5) = cos(2.5)=-0.8011

Anda mungkin juga menyukai