100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan3 halaman

Panduan Tes SPM dan CPM Psikologi

Dokumen tersebut membahas tentang CPM dan SPM, dua tes inteligensi nonverbal yang dikembangkan oleh John C. Raven. CPM digunakan untuk anak-anak usia 5-11 tahun sedangkan SPM untuk orang dewasa usia 20-70 tahun. Kedua tes tersebut bertujuan untuk mengukur kemampuan berpikir secara analitis dan penalaran tanpa bahasa. Hasilnya menunjukkan tingkat kecerdasan tanpa mengukur IQ se

Diunggah oleh

Rosnia Rahman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan3 halaman

Panduan Tes SPM dan CPM Psikologi

Dokumen tersebut membahas tentang CPM dan SPM, dua tes inteligensi nonverbal yang dikembangkan oleh John C. Raven. CPM digunakan untuk anak-anak usia 5-11 tahun sedangkan SPM untuk orang dewasa usia 20-70 tahun. Kedua tes tersebut bertujuan untuk mengukur kemampuan berpikir secara analitis dan penalaran tanpa bahasa. Hasilnya menunjukkan tingkat kecerdasan tanpa mengukur IQ se

Diunggah oleh

Rosnia Rahman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Rosnia Rahman

Nim :2017-39-018

Tugas : CPM dan SPM

Sejarah

CPM dikeluarkan pada tahun 1938 M oleh John [Link]. merupakan salah satu tes Raven’s
Progressive Matrices (sering disebut hanya sebagai Matriks Raven’s) dari 2 tes lainnya, yaitu
Standar Progressive Matrices (SPM) dan Advanced Progressive Matrices (APM). Pertama
kali digunakan di Britania Raya pada tahun 1938 dalam penelitian mengenai asal usul genetic
dan lingkungan dari “kemampuan kognitif”.

Tes Standard Progressive Matrices (SPM). Tes ini pertama kali diciptakan oleh John. C Raven tahun
1938. Walaupun demikian, tes ini baru digunakan sejak tahun 1954 dan pertama kali digunakan
untuk Angkatan Bersenjata Inggris dalam Perang Dunia II. Jenis tes ini dikelompokkan sebagai tes
non verbal artinya materi soalnya tidak diberikan dalam bentuk tulisan ataupun bacaan melainkan
dalam bentuk gambar-gambar. Tes ini digunakan untuk mengukur kemampuan dalam hal pengertian
dan melihat hubungan bagian bagian gambar yang disajikan serta mengembangkan pola berpikir
yang sistematis.

Teori Dasar

Standard Progressive Matrices (SPM) merupakan tes untuk mengungkap kemampuan


memahami figur yang tidak berarti dengan mengobservasi dan berpikir jernih pada saat
mengerjakan tes tersebut, kemudian melihat hubungan-hubungan antara figur-figur yang ada
dan akhimya mengembangkan penalaran, tes ini untuk melengkapi Mill Hill Vocabulary
Scale (MHVS) yang mengungkap kemampuan mengingat kembali informasi yang telah
didapat dan yang disimpan dalam ingatannya (Raven,1960).
Anastasi (1988) mengatakan SPM mengukur faktor "g" dari Spearman, yaitu faktor umum
yang dimiliki individu dan mendasari kemampuan manusia untuk melakukan hal-hal tertentu
dan berperilaku tertentu. Jika ditinjau dari pemyataan Raven (1960) bahwa SPM melengkapi
MHVS, maka sebetulnya faktor umum tersebut terdiri dari dua faktor yaitu verbal dan
performance, seperti halnya pada WAIS, skalanya terdiri dari verbal dan performance.

DIPERUNTUKAN UNTUK SIAPA


1. CPM :Untuk anak 5 –11, 8 -11, atau 8 –14 th

Soal : 30

Item Kode : A, AB, dan B, masing-masing 12 item

Waktu: 25 mt.

2. SPM (Standard Progessive Matrics):

Untuk orang dewasa (20–70 th)

Soal : 60

itemKode : A, B, C, D, dan E, masing-masing 15 item

Waktu: 25 mt.

SIAPA YANG BOLEH MENGGUNAKAN CPM dan SPM

 CPM (Coloured Progressive Matrices)


Alat tes CPM dapat dilakukan secara klasikal (beramai-ramai) ataupun individual.
Alat tes ini ditujukan untuk anak-anak usia 5 sampai dengan 11 tahun, lansia, dan
orang dewasa yang memiliki kelemahan mental. Tes CPM memiliki 3 seri dengan
penyebutan seri A, Ab, dan B, masing seri tersebut terdiri dari 12 item.

 SPM (Standard Progressive Matrices)


Alat tes SPM dapat digunakan untuk menguji kecerdasan peserta mulai dari anak
usia 8 tahun sampai usia dewasa maksimal 65 tahun. Alat tes yang dirancang oleh
Raven mulai dari CPM, SPM, dan APM merupakan alat tes nonverbal, hasil alat
tes ini menunjukkan kemampuan berpikir peserta yang bersifat analisis. Alat tes
ini banyak dipakai oleh perusahaan dalam tes perekrutan.

A. ADMINISTRASI PENGGUNAAN CPM dan SPM


 Cara instruksi SPM dan CPM
Disini ada sepotong gambar tetapi ada yang hilang. Coba pilih dari 6 pilihan di
bawahnya mana yang cocok untuk mengisi bagian yang hilang. Apakah anda
sudah mengerti cara mengerjakannya?
 Batas waktu SPM dan CPM
 Total waktu, tidak terbatas hanya biasanya disediakan sekitar 30 menit
untuk mengerjakan soal, di tambah dengan waktu untuk memberikan
penjelasan
 Mengenai waktu penyajian CPM tidak ada pembatasan waktu.

B. CARA SKORING
 SPM
Nilai satu untuk item yang dijawab betul dan nilai nol bagi jawaban yang tidak benar.
Soal nomor 1 dan 2 dipakai sebagai contoh dan harus benar. Sehingga secara teoritis
“range” nilai akan bergerak dari 2 sampai 60.

 CPM
Untuk tiap jawaban yang benar diberi nilai satu, sehingga jumlah nilai tertinggi yang
dapat di capai ialah 36.
Hasil tes CPM tidak menunjukkan nilai angka kecerdasan atau IQ melainkan berupa
tingkat-tingkat atau taraf-taraf kecerdasan. Berdasar dari nilai yang diperoleh, maka
subyek dapat dikatagorikan ke dalam salah satu dari lima taraf kecerdasan yang ada.

Anda mungkin juga menyukai