0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
165 tayangan1 halaman

Masalah Sloughing dalam Pemboran Shale

Sloughing adalah runtuhnya dinding lubang bor akibat sifat formasi yang mudah runtuh dan adanya rekahan pada dinding lubang bor. Sloughing dapat menyebabkan lubang bor membesar, masalah pembersihan lubang bor, pipa bor terjepit, dan kesulitan dalam pelaksanaan logging. Penyebab sloughing antara lain tekanan formasi yang tinggi dan kepekaan formasi terhadap air atau lumpur.

Diunggah oleh

Muhammad Anas T
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
165 tayangan1 halaman

Masalah Sloughing dalam Pemboran Shale

Sloughing adalah runtuhnya dinding lubang bor akibat sifat formasi yang mudah runtuh dan adanya rekahan pada dinding lubang bor. Sloughing dapat menyebabkan lubang bor membesar, masalah pembersihan lubang bor, pipa bor terjepit, dan kesulitan dalam pelaksanaan logging. Penyebab sloughing antara lain tekanan formasi yang tinggi dan kepekaan formasi terhadap air atau lumpur.

Diunggah oleh

Muhammad Anas T
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

 

SLOUGHING
Sloughing yaitu runtuhnya dinding lubang bor akibat sifat dari formasi yang mudah
runtuh, getas dan adanya rekahan-rekahan pada dinding lubang bor. Sloughing Berhubungan
dengan sifat fisik dan mekanik, dimana sifat shale tidak bersifat reaktif terhadap air tetapi
terdapat pada retakan, dan mudah runtuh karena tekanan pada lapisan shale tinggi, sehingga
terdapat Phidrostatik< Pformasi. Dari sloughing dapat terjadi heaving. karena runtuhan atau
longsornya shale maka akibat seterusnya yang dapat timbul antara lain:

 lubang bor membesar


 masalah pembersihan lubang bor
 pipa bor terjepit
 bridges dan fill up
 kebutuhan lumpur bertambah
 penyemenan yang kurang sempurna
 kesulitan dalam pelaksanaan logging

Penyebab masalah shale ini dapat dikelompokkan dari segi lumpur maupun dari segi drilling
practice atau mekanis. Beberapa penyebab dari kelompok mekanis antara lain:

 Erosi karena kecepatan lumpur di annulus yang telalu tinggi


 Gesekan pipa bor terhadap dinding lubang bor
 Adanya penekanan (pressure surge) atau penyedotan (swabbing) pada waktu
mencabut dan memasukkan stang bor/mata bor
 Adanya tekanan dari dalam formasi
 Adanya air filtrasi atau lumpur yang masuk ke dalam formasi

secara umum dapat dikatakan bahwa pembesaran lubang bor dan masalah shale

berkaitan dengan dua masalah pokok, yaitu tekanan formasidan kepekaan terhadap lumpur
atau air filtrasi. 2ejala-gejala yang seringtampak bila sedang menghadapi masalah shale

antara lain:

 Tekanan (beban) pompa naik


 !erbuk bor (cutting) bertambah banyak
 Lumpur menjadi kental
 Air filtrasi bertambah
 Bridges dan fill up,adanya endapan Cutting di dalam lubang bor
 Torsi bertambah besar
 Bit baling

[Link]

Anda mungkin juga menyukai