0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
96 tayangan14 halaman

Program K3RS RSU Imelda Pekerja

Program Keselamatan Dan Kesehatan Kerja RSU. Imelda Pekerja Indonesia bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh penghuni rumah sakit melalui kegiatan seperti simulasi bencana, pemeriksaan berkala fasilitas, identifikasi area berisiko, penanganan bahan berbahaya, penyusunan risk register, dan audit fasilitas secara berkala.

Diunggah oleh

Budi Setyawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
96 tayangan14 halaman

Program K3RS RSU Imelda Pekerja

Program Keselamatan Dan Kesehatan Kerja RSU. Imelda Pekerja Indonesia bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh penghuni rumah sakit melalui kegiatan seperti simulasi bencana, pemeriksaan berkala fasilitas, identifikasi area berisiko, penanganan bahan berbahaya, penyusunan risk register, dan audit fasilitas secara berkala.

Diunggah oleh

Budi Setyawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Program Keselamatan Dan Kesehatan Kerja

RSU. Imelda Pekerja Indonesia

JL Bilal, No. 24 Kelurahan Pulo Brayan Darat 1 Kec. Medan Timur


Telp. (061) 6610072-6631380
Fax. 061- 6618457
Website : [Link], Email : [Link]@[Link]
DAFTAR ISI
Daftar Isi................................................................................................................................i
Kata Pengantar.......................................................................................................................ii
Pendahuluan ..........................................................................................................................1
Latar Belakang.......................................................................................................................1
Tujuan....................................................................................................................................1
Sasaran...................................................................................................................................1
Kegiatan Pokok Dan Rincian Kegiatan................................................................................2-3
Jadwal Kegiatan.....................................................................................................................3
Cara Melaksanakan Kegiatan...............................................................................................4-6
Evaluasi Pelaksanaan............................................................................................................6
Kegiatan Dan Pelaporan........................................................................................................6
KATA PENGANTAR
Pertama-tama kami panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena akhirnya
kami dapat menyelesaikan Program Keselamatan Dan Kesehatan Kerja. Kami mengucapkan
terima kasih kepada para penyusun dan pihak yang telah membantu menyediakan waktunya
untuk menyelesaikan Program Keselamatan Dan Kesehatan Kerja ini. Kami menyadari masih
ada kekurangan yang terdapat dalam program ini. Dengan demikian, diharapkan dapat
dilakukan revisi secara berkala sehingga kekurangan yang ada saat ini dapat diperbaiki.
Akhirnya kami mengharapkan program ini dapat berguna sehingga pelayanan di RSU Imelda
Pekerja Indonesia menjadi lebih baik. Untuk itu, saran dan kritik untuk perbaikan di masa
mendatang sangat kami nantikan.

Medan, 10 Desember 2019

Tim MFK
I. PENDAHULUAN
Rumah Sakit sebagai suatu bentuk perusahaan jasa yang memberikan pelayanan
kesehatan, terdiri atas berbagai unit operasional yang bekerja selama 24 jam per hari dan
tujuh hari per minggu. Sebagai institusi yang bersifat sosial ekonomis, rumah sakit
mempunyai fungsi dan tugas memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sesuai
dengan tuntutan perkembangan zaman. Penyediaan fasilitas yang aman, efektif dan efisien
dapat menjamin keselamatan, keamanan, dan kesehatanbagi pasien dan petugas rumah sakit.
Sehingga perlu di berlakukan suatu program manajemen resiko fasilitas dan lingkungan
terhadap keselamatan, keamanan, dan kesehatan di RSU. Imelda Pekerja Indonesia.
II. LATAR BELAKANG
Rumah sakit merupakan tempat kerja yang unik dan kompleks untuk menyediakan
pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Semakin luas pelayanan kesehatan dan fungsi rumah
sakit tersebut, maka akan semakin komplek peralatan dan fasilitas yang dibutuhkan.
Kerumitan tersebut menyebabkan rumah sakit mempunyai potensi bahaya yang sangat besar,
tidak hanya bagi pasien dan tenaga medis, tetapi juga pengunjung rumah sakit. Potensi
bahaya di rumah sakit, selain penyakit-penyakit infeksi juga ada potensi bahaya-bahaya lain
yang mempengaruhi situasi dan kondisi di rumah sakit, yaitu kecelakaan (peledakan,
kebakaran, kecelakaan yang berhubungan dengan instalasi listrik, dan sumber-sumber cidera
lainnya), radiasi, bahan-bahan kimia yang berbahaya, gas-gas anastesi, gangguan psikososial
dan ergonomi. Oleh karena itu, sudah seharusnya pihak pengelola rumah sakit menerapkan
upaya-upaya K3 di rumah sakit. Selain itu, agar penyelenggaraan K3RS lebih efektif, efisien
dan terpadu, diperlukan sebuah program K3RS untuk diterapkan di RSU. Imelda Pekerja
Indonesia.
III. TUJUAN
1. Tujuan Khusus
Menciptakan produktivitas kerja dan menciptakan rasa nyaman dan aman atau
selamat pada saat berada di lingkungan rumah sakit baik pasien, pengunjung dan
karyawan.
2. Tujuan Umum
a. Memelihara dan meningkatkan derajad kesehatan karyawan di semua unit
kerja ke tingkat setinggi-tingginya baik fisik, mental, maupun kesejahteraan
sosial.
b. Mencegah timbulnya gangguan kesehatan pada karyawan berupa kecelakaan
kerja dan penyakit akibat kerja yang di akibatkan oleh keadaan/kondisi
lingkungan kerjanya, serta mencegah terjadinya kebakaran.
c. Memberikan perlindungan bagi karyawan di dalam pekerjaannya dari
kemungkinan bahaya yang di sebabkan oleh faktor-faktor yang
membahayakan pekerjaan.
d. Menciptakan kondisi yang kondusif untuk menjamin keselamatan dan
keamanan staf, pasien, keluarga dan pengunjung.
e. Meningkatkan kewaspadaan, kemampuan serta keterampilan karyawan dalam
menanggulangi bencana.
f. Memberikan pemahaman terhadap staff terkait penanganan, penyimpanan, dan
penggunaan B3.
g. Memastikan seluruh penghuni rumah sakit aman dari kebakaran , asap, dan
kedaruratan lain.
IV. SASARAN
1. Staf / Karyawan
2. Pasien
3. Keluarga Pasien
4. Pengunjung / Vendor
V. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

N KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN


O

Melakukan simulasi bencana 1 Membuat jadwal simulasi minimal


internal dan eskternal seperti 1 tahun sekali.
simulasi code red/evakuasi bencana 2. Membuat daftar hadir pelaksanaan
dan kesiapan rumah sakit dalam simulasi.
1.
menghadapi wabah penyakit dari 3. Melakukan debrifing
luar. setelah melaksanakan
simulasi.

2 Pemeriksaan secara berkala terhadap 1. Membuat form ceklist


kantin/koperasi rumah sakit yang pemeriksaan
berkaitan dengan K3RS Pemeriksaan 2. Membuat jadwal
secara berkala terhadap kantin/koperasi
pemeriksaan
rumah sakit yang berkaitan dengan 3. Melakukan pemeriksaan
K3RS 4. Menganalisis hasil
pemeriksaan
5. Melakukan tindak lanjut
hasil pemeriksaan
Identifikasi/pemetaan daerah dan 1 Pertemuan dengan bidang terkait
fasilitas fisik yang berisiko untuk menentukan tempat tempat
3 terhadap keselamatan dan yang dianggap berisiko.
keamanan pasien, keluarga pasien, 2 Melakukan pemeriksaan berkala
pengunjung dan staf RS terhadap fasilitas fisik RS.
Melakukan pemeriksaan Bahan 1. Melakukan pemeriksaan
Berbahya Dan Beracun (B3) kelengkapan MSDS
2. Melakukan sosialisasi
Prosedur penyimpanan B3
4 3. Melakukan pengawasan
Kepatuhan penggunaan B3
4. Melakukan sosialisasi cara
penanggulangan
kontaminasi B3
Penyusunan Risk Register di RSU 1 Membuat daftar tempat tempat
Imelda Pekerja Indonesia dianggap berisiko.
2 Menentukan score/nilai tingkat
5 bahaya yang ditimbulkan.
3 Menentukan cara pencegahannya
4 Menentukan cara penanganan/
penanggulangan jika terjadi.
Pemeriksaan fasilitas fisik dan area 1. Inspeksi rutin terhadap area dan
berisiko / Audit Fasilitas secara fasilitas fisik yang dianggap
berkala berisiko sesuai dengan risk
6
2. register.
Hasil inspeksi didokumentasikan
untuk tindak lanjut.
7 Identifikasi pengunjung, tamu/duta 1. Pemberian kartu identitas (badge)
farmasi, penunggu pasien, petugas sementara atau tetap yang dapat
vendors (penyewa lahan) dan staf membedakan dengan jelas antara
RSU Imelda Pekerja Indonesia. pengunjung, tamu/duta farmasi,
petugas vendor dan staf.
2. Mencatat pada buku tamu setiap
pengunjung datang ke rumah sakit
dan meninggalkan kartu tanda
pengenal.
Melakukan monitoring pada penjaga 1. Membuat form pemeriksaan pada
pasien secara berkala sesuai dengan penjaga pasien setiap ruangan.
8 jadwal yang di tetapkan. 2. Melaksanakan kegiatan pemeriksaan
sesuai dengan jadwal yang di
tentukan di lakukan oleh tim security.
Pengawasan pada tempat tempat 1. Membuat form ceklis pengawasan
area berisiko dengan cara melihat monitor CCTV
monitor CCTV 2. Mengisi form tersebut dan mencatat
hasil observasi, jika di temukan hal –
9
hal yang mencurigakan di lakukan
tindakan untuk mencegah terjadi
kerugian terhadap pasien,
pengunjung, dan staff rumah sakit.
Melakukan asesment pra kontruksi 1 Melakukan form ceklis PCRA
(PCRA) saat terjadi pembangunan renovasi/pembangunan.
dan renovasi. 2. Melakukan tindak lanjut hasil
ceklis PCRA
10
3. renovasi/pembangunan.
Melaksanakan audit kepatuhan
vendor dalam pelaksanaan kegiatan
PCRA.
Mencatat setiap terjadi KAK dan 1. Membuat formulir KAK dan PAK.
11. PAK pada staff rumah sakit 2. Mencatat setiap kejadian pada
buku K3RS.
Membuat identifikasi risiko bencana 1. Membuat assesment identifikasi
internal dan eksternal dengan bencana internal dan eksternal
metode HVA 2. dengan metode HVA.
12. Membuat self asessment hospital
safety index sesuai dengan hasil
identifikasi menggunakan metode
HVA.
13. Melaksanakan asesment risiko 1. Membuat daftar area berisiko
kebakaran/FSRA pada area yang kebakaran di rumah sakit.
berisiko kebakaran 2. Membuat form assesment risiko
kebakaran pada area berisiko
3. kebakaran.
Mengisi form asesment risiko
4. kebakaran dan menganalisis hasil
asessment risiko kebakaran.
Melalukan tindak lanjut hasil
kegiatan asessment risiko
kebakaran.
Melaksanakan pemeriksaan pada 1. Melakukan pengecekan pada
sisten proteksi kebakaran aktif dan APAR, Alarm Kebakaran, Smoke
pasif (Apar, Hydrant, Alarm Detector, Heat Detector, Dan
Kebakaran, Smoke Detector, Heat 2. Sprinkel 1 bulan sekali.
Detector, Dan Sprinkel) Mencatat hasil pemeriksaan dan
14.
3. menindak lanjuti hasil
pemeriksaan.
Melakukan uji coba sistem
kebakaran secara berkala minimal
1 tahun sekali.
Melaksankan pemeriksaan denah 1. Mencatat stiker jalur jalur
dan tanda-tanda K3 evakuasi , alat pemadam api,
tempat-tempat berbahaya dan
tanda-tanda larangan, jika di
15. temukan kerusakan pada striker
jalur evakuasi.

2. Mengganti stiker K3 jika ada


yang rusak

Melaksanakan kegiatan kepatuhan 1. Membuat form ceklis kepatuahan


larangan merokok pada area rumah larangan merokok.
16. sakit. 2. Mengedukasi perokok jika di
temukan merokok pada area rumah
sakit.
Melaksanakan medical check up dan 1. Membuat daftar nama yang akan di
vaksinisasi pada staff yang bekerja MCU dan vaksinisasi untuk tahun
pada area berisiko. 2020.
17.
2. Melaksanaka MCU dan Vaksin
3. Merekap hasil MCU dan
vaksinisasi untuk tahun
2020.
4. Membuat laporan hasil
MCU dan vaksinisasi
untuk tahun 2020.

VI. JADWAL KEGIATAN


Tahun 2020
N
Nama kegiatan Ja Ma Se
o Feb Apr Mei Jun Jul Agus okt Nov Des
n r p
Melakukan
simulasi bencana
internal dan
eskternal seperti
simulasi code
red/evakuasi
1                        
bencana dan
kesiapan rumah
sakit dalam
menghadapi
wabah penyakit
dari luar.
Pemeriksaan
secara berkala
terhadap
2 kantin/koperasi                        
rumah sakit
yang berkaitan
dengan K3RS
Identifikasi
/pemetaan
daerah dan
fasilitas fisik
yang berisiko
terhadap
3 keselamatan dan
keamanan
pasien, keluarga
pasien,
pengunjung dan
staf RS

Melakukan
4 pemeriksaan                        
Bahan
Berbahya
Dan Beracun
(B3)

Penyusunan
Risk Register di
5 RSU Imelda                        
Pekerja
Indonesia

Pemeriksaan
fasilitas fisik dan
6 area berisiko /                        
Audit Fasilitas
secara berkala

Identifikasi
pengunjung,
tamu/duta
farmasi,
penunggu
7 pasien, petugas                        
vendors
(penyewa lahan)
dan staf RSU
Imelda Pekerja
Indonesia.
Melakukan
monitoring pada
penjaga pasien
8 secara berkala                        
sesuai dengan
jadwal yang di
tetapkan
Pengawasan
pada tempat
tempat area
9                        
berisiko dengan
cara melihat
monitor CCTV
Melakukan
 
asesment pra
kontruksi
Di Laksanakan Saat
10 (PCRA) saat            
Pembangunan/Renovasi Gedung
terjadi
pembangunan
 
dan renovasi.
Mencatat setiap
terjadi KAK dan
11                        
PAK pada staff
rumah sakit
Membuat
identifikasi
risiko bencana
12                        
internal dan
eksternal dengan
metode HVA
Melaksanakan
asesment risiko
kebakaran/FSR
13                        
A pada area
yang berisiko
kebakaran
Melaksanakan
pemeriksaan
pada sisten
proteksi
kebakaran aktif
dan pasif
14                        
(Apar, Hydrant,
Alarm
Kebakaran,
Smoke Detector,
Heat Detector,
Dan Sprinkel)
Melaksankan
pemeriksaan
15                        
pada stiker
K3RS
Melaksanakan
kegiatan
kepatuhan
16                        
larangan
merokok pada
area rumah sakit.
Melaksanakan
medical check
up dan
17 vaksinisasi pada                        
staff yang
bekerja pada
area berisiko.

VII. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


N
Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan Target
o
1 Melakukan simulasi 1. Membuat jadwal simulasi minimal 1 Seluruh staff/pegawai
bencana internal dan tahun sekali mengikuti pelatihan dan
eskternal seperti 2. Membuat membuat daftar hadir mampu mempraktekannya
simulasi code pelaksanaan simulasi. sesaui dengan prosedur.
red/evakuasi bencana 3. Melakukan debrifing setelah
dan kesiapan rumah melaksanakan simulasi.
sakit dalam
menghadapi wabah
penyakit dari luar.
Pemeriksaan sacara 1. Membuat form ceklist pemeriksaan. Kantin dan koperasi
berkala terhadap teraudit oleh Tim K3RS
2. Membuat jadwal pemeriksaan.
kantin/koperasi secara berkala.
rumah sakit yang 3. Melaksanakan pemeriksaan.
2
berkaitan dengan 4. Menganalisis hasil pemeriksaan.
K3RS
5. Melakukan tindak lanjut hasil pemeriksaan.
1. Melakukan pemeriksaan kelengkapan
Melakukan
MSDS
pemeriksaan
2. Melakukan sosialisasi Prosedur Seluruh staff/ pegawai
3 Bahan Berbahya penyimpanan B3
mengikuti pelatihan dan
mampu mempraktekkannya
Dan Beracun (B3) 3. Melakukan pengawasan Kepatuhan sesuai dengan prosedur

penggunaan B3

Identifikasi 1. Pertemuan dengan bidang terkait untuk Teridentifikasi area yang


daerah/tempat dan menentukan tempat-tempat yang dianggap berisiko terhadap fasilitas
fasilitas fisik yang berisiko. fisik di RSU. Imelda
berisiko terhadap 2. Melakukan pemeriksaan berkala terhadap Pekerja Indonesia.
4 keselamatan dan fasilitas fisik Rumah Sakit.
keamanan pasien,
keluarga pasien,
pengunjung dan staf
Rumah Sakit.
Penyusunan Risk 1. Membuat daftar tempat tempat dianggap Tersusunnya daftar area
Register di RSU berisiko. berisiko dan cara
Imelda Pekerja pencegahannya untuk
Indonesia. 2. Menentukan score/nilai tingkat bahaya yang meminimalisir risiko yang
ditimbulkan. akan terjadi.
5
3. Menentukan cara pencegahannya

4. Menentukan cara penanganan/ penanggulangan


jika terjadi.
Pemeriksaan fasilitas Inspeksi rutin terhadap area dan fasilitas fisik Fasilitas fisik teraudit
fisik dan area yang dianggap berisiko sesuai dengan risk secara berkala
6 berisiko /audit register.
fasilitas secara
Hasil inspeksi didokumentasikan untuk tindak
berkala.
lanjut.
Identifikasi 1. Pemberian kartu identitas (badge) sementara Seluruh tamu, penjaga
pengunjung atau tetap yang dapat membedakan dengan jelas pasien, dan pengunjung
tamu/duta farmasi, antara pengunjung, tamu/duta farmasi, petugas pasien di berikan badge
penunggu pasien, vendor dan staf. kartu identitas
7
petugas vendors 2. Mencatat pada buku tamu setiap pengunjung
(penyewa lahan )dan datang ke rumah sakit dan meninggalkan kartu
staf RSU Imelda tanda pengenal.
Pekerja Indonesia.
Melakukan 1. Membuat form pemeriksaan pada penjaga Petugas security memeriksa
monitoring pada pasien setiap ruangan. setiap jam 11.00 wib setiap
penjaga pasien secara 2. Melaksanakan kegiatan pemeriksaan sesuai ruangan dan mencatat nama
8 berkala sesuai dengan dengan jadwal yang di tentukan di lakukan oleh petugas penjaga pasien,
jadwal yang tim security. kemudian pada jam 06.00
ditetapkan. memeriksa kembali petugas
penjaga. pasien
Pengawasan pada 1. Membuat form ceklis pengawasan monitor Setiap 1 jam monitor
tempat-tempat area CCTV CCTV di periksa oleh tim
berisiko dengan cara security kemudian mencatat
2. Mengisi form tersebut dan mencatat hasil
9 melihat monitor hasil observasi pada form
observasi, jika di temukan hal – hal yang
CCTV ceklis CCTV.
mencurigakan di lakukan tindakan untuk
mencegah terjadi kerugian terhadap pasien,
pengunjung, dan staff rumah sakit.
Melakukan asesment 1. Melakukan form ceklis PCRA Terlaksana kegiatan PCRA
pra kontruksi renovasi/pembangunan. di setiap pembangunan dan
(PCRA) saat terjadi renovasi gedung.
pembangunan dan 2. Melakukan tindak lanjut hasil ceklis PCRA
10
renovasi. renovasi/pembangunan.
3. Melaksanakan audit kepatuhan vendor dalam
pelaksanaan kegiatan PCRA.
Mencatat setiap Setiap kejadian PAK dan
terjadi KAK dan 1. Membuat formulir KAK dan PAK. KAK tercatat di dalam
11 PAK pada staff buku K3RS
rumah sakit. 2. Mencatat setiap kejadian pada buku K3RS.

Membuat identifikasi Teridentifikasi risiko


1. Membuat assesment identifikasi bencana
risiko bencana bencana internal dan
internal dan eksternal dengan metode HVA.
internal dan eksternal eskternal di RSU. Imelda
12
dengan metode HVA. 2. Membuat self asessment hospital safety index Pekerja Indonesia
sesuai dengan hasil identifikasi menggunakan
metode HVA.
Melaksanakan 1. Membuat daftar area berisiko kebakaran di Seluruh area yang berisiko
asesment risiko rumah sakit. kebakaran di RSU. Imelda
kebakaran/FSRA Pekerja Indonesia
2. Membuat form assesment risiko kebakaran
pada area yang teridentifkasi
pada area berisiko kebakaran.
berisiko kebakaran
13 3. Mengisi form asesment risiko kebakaran dan
menganalisis hasil asessment risiko kebakaran.
4. Melalukan tindak lanjut hasil kegiatan
asessment risiko kebakaran.
Melaksanakan Seluruh sistem proteksi
pemeriksaan pada 1. Melakukan pengecekan pada APAR, Alarm kebakaran di periksa secara
sisten proteksi Kebakaran, Smoke Detector, Heat Detector, Dan berkala sesuai dengan
14 kebakaran aktif dan Sprinkel 1 bulan sekali. jadwal yang telah di
pasif (Apar, tetapkan.
Hydrant, Alarm 2. Mencatat hasil pemeriksaan dan menindak
Kebakaran, Smoke lanjuti hasil pemeriksaan.

3. Melakukan uji coba sistem kebakaran secara


berkala minimal 1 tahun sekali.
Melaksanakan 1. Mencatat stiker K3RS jika di temukan Seluruh stiker jalur
pemeriksaan pada kerusakan pada stiker evakuasi dalam kondisi
15
rambu K3RS yang baik
2. Mengganti stiker K3RS yang rusak.
Melakasanakan 1. Membuat form ceklis kepatuahan larangan Tidak ada lagi yang
kegiatan kepatuhan merokok. merokok di area RSU.
16 larangan merokok Imelda Pekerja Indonesia.
2. Mengedukasi perokok jika di temukan
pada area rumah
merokok pada area rumah sakit.
sakit.
Melaksanakan 1. Membuat daftar nama yang akan di MCU dan Seluruh staff/pegawai di
medical check up dan vaksinisasi untuk tahun 2020. lakukan medical check up.
17 vaksinisasi pada staff
yang bekerja pada 2. Merekap hasil MCU dan vaksinisasi untuk
tahun 2020.
3. Membuat laporan hasil MCU dan vaksinisasi
area berisiko untuk tahun 2020.

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN


1. Menyiapkan konsep perencanaan evaluasi dan pelaporan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku.

2. Melaksanakan monitoring,evaluasi dan penilaian hasil kinerja Tim secara


berkala

3. Berkoordinasi dengan Tim lain untuk inventarisasi permasalahan yang


berhubungan dengan dengan Keselamatan dan keamanan dan kemungkinan
yang mungkin ditimbulkan sebagai akibat dari pengelolaan fasilitas yang
ada di RSU. Imelda Pekerja Indonesia

4. Menyusun laporan tindak lanjut untuk penyelesaian masalah (jika ada)

5. Menyampaikan rokumendasi sebagai saran dan pertimbangan baik secara


lisan maupun tertulis kepada atasan atau direksi sebagai masukan bagi
peningkatan mutu pelayanan dan kinerja Tim .

IX. KEGIATAN DAN PELAPORANYA


Periode pencatatan dilakukan secara rutin/berkala , pelaporan dan evaluasi
dilakukan bulanan dan tahunan sebagai bahan untuk pertimbangan tindak
lanjut.
Medan, 10 Desember 2019
RSU. Imelda Pekerja Indonesia

dr. Hedy Tan, MARS, MOG, Sp. OG

Anda mungkin juga menyukai