0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan2 halaman

Prosedur Inisiasi Menyusui Dini IMD

SPO IMD memberikan pedoman tentang inisiasi menyusu dini yang meliputi persiapan, persetujuan tindakan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi. Tindakan ini bertujuan untuk membantu proses pemberian ASI selama 1 jam pertama setelah melahirkan dengan cara meletakkan bayi di dada ibu tanpa pakaian, memeluk, menyelimuti, serta memastikan bayi menemukan putting dan menyusu.

Diunggah oleh

Siti Muslihah Rama
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan2 halaman

Prosedur Inisiasi Menyusui Dini IMD

SPO IMD memberikan pedoman tentang inisiasi menyusu dini yang meliputi persiapan, persetujuan tindakan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi. Tindakan ini bertujuan untuk membantu proses pemberian ASI selama 1 jam pertama setelah melahirkan dengan cara meletakkan bayi di dada ibu tanpa pakaian, memeluk, menyelimuti, serta memastikan bayi menemukan putting dan menyusu.

Diunggah oleh

Siti Muslihah Rama
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SPO IMD

NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :

…………………… …………………….. …………..


DITETAPKAN OLEH :
RSUD DIREKTUR
PANDEGA TANGGAL UPTD RSUD PANDEGA
PANGANDARAN TERBIT : PANGANDARAN

STANDAR ……………………
PROSEDUR
OPERASIONAL [Link] Kemal Pasha,[Link],M.M
(SPO) Pembina IVa
NIP 19790308 200604 1 010
PENGERTIAN Suatu tindakan bidan yang membantu proses pemberian air
susu ibu selama 1 jam pertama segera setelah melahirkan

TUJUAN Sebagai acuan dalam melaksanakan tindakan inisiasi


menyusu dini
KEBIJAKAN Surat Keputusan Direktur RSUD Pandega Pangandaran
tentang Prosedur tetap IMD
PROSEDUR A. Persiapan
1. Menyiapkan alat IMD : kain bersih dan kering
untuk ganti bayi, topi bayi, selimut untuk ibu dan
bayi.
2. Anjurkan suami atau keluarga mendampingi saat
melahirkan.
B. Persetujuan Tindakan
3. Menjelaskan tentang apa yang akan dilakukan
dalam proses IMD.
4. Meminta persetujuan ibu dan keluarga untuk
melaksanakan IMD.
C. Pelaksanaan
5. Mengeringkan bayi kecuali tangan dengan kain
bersih dan kering
6. Meletakkan bayi setelah tali pusat dipotong dan
diikat dengan cara letakkan bayi tengkurap di
dada ibu tanpa pakaian/bedong.
7. Meletakkan kepala bayi di antara payudara ibu
dan diletakkan lebih rendah dari putting susu ibu.
8. Meminta ibu untuk memeluk bayinya. Serta
menjaga kontak visual antara ibu dan bayi.
9. Menyelimuti ibu dan bayi dengan kain hangat
dan pasang topi di kepala bayi.
10. Membiarkan bayi mencari, menemukan putting
dan mulai menyusu. Pertahankan kontak kulit
bayi dan ibu untuk menjaga kehangatan
setidaknya 1 jam walaupun sudah menemukan
putting kurang dari 1 jam. Tidak melakukan
intervensi apapun saat IMD.
D. Pemantauan
11. Melakukan pemantauan setiap 15 menit selama
IMD dengan mengamati posisi, menilai warna
kulit, pernafasan (frekuensi, tarikan dinding dada,
megap-megap atau apneu), suhu tubuh.
12. Melakukan pemantauan pasca IMD etiap 15
menit dengan menilai: posisi mulut dan hidung
bayi tidak terhalang, warna kulit kemerahan,
pernafasan (frekuensi 40-60/menit, tarikan
dinding dada, megap-megap atau apneu), suhu
tubuh aksiler 36,5-37,5◦C, bayi dekat dengan
ibunya, dan upaya menyusu pertama.
E. Evaluasi
13. Memperhatikan keberhasilan bayi dalam
menemukan putting susu
14. Memeperhatikan kondisi bayi dalam keadaan
optimal.
UNIT TERKAIT 1. Perinatology
2. Nifas
PETUGAS 1. Dokter Obgyn
2. Dokter Spesialis Anak
3. Bidan
4. Perawat Anak

Anda mungkin juga menyukai