0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
148 tayangan6 halaman

Analisis CPM PT Mayora Indah Tbk.

Berdasarkan analisis matriks CPM dan EFE-IFE, dapat disimpulkan bahwa: 1) PT Mayora Indah memiliki keunggulan kompetitif dalam faktor jumlah lini produk, kondisi dan kinerja keuangan, dan penghargaan. 2) Faktor eksternal yang dimanfaatkan Mayora adalah peluang pasar yang besar seiring gaya hidup masyarakat dan pertumbuhan ekonomi, meski dihadapkan pada ancaman kenaikan biaya

Diunggah oleh

Edwin Osianto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
148 tayangan6 halaman

Analisis CPM PT Mayora Indah Tbk.

Berdasarkan analisis matriks CPM dan EFE-IFE, dapat disimpulkan bahwa: 1) PT Mayora Indah memiliki keunggulan kompetitif dalam faktor jumlah lini produk, kondisi dan kinerja keuangan, dan penghargaan. 2) Faktor eksternal yang dimanfaatkan Mayora adalah peluang pasar yang besar seiring gaya hidup masyarakat dan pertumbuhan ekonomi, meski dihadapkan pada ancaman kenaikan biaya

Diunggah oleh

Edwin Osianto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Competitive Profile Matrix (CPM)

Matriks ini merupakan gambaran mengenai keunggulan kompetitif perusahaan dari


faktor-faktor tertentu yang telah ditentukan yang kemudian dibandingkan dengan faktor yang
sama pada perusahaan kompetitor sejenis. Matriks ini juga dapat digunakan untuk menilai
seberapa kuat posisi perusahaan terpilih pada pasar yang tersedia. Perusahaan utama yang kami
pilih adalah PT Mayora Indah Tbk. (MYOR), dengan perusahaan kompetitor PT Garudafood
Putra Putri Jaya Tbk. (GOOD), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP), dan PT Nippon
Indosari Corpindo Tbk. (ROTI).
MYOR GOOD ICBP ROTI
Critical Success Peri Peri
Skor Perin Skor Perin Skor
Factors Bobot ng- ng- Skor
g-kat g-kat
kat kat
CSR 0,08 2 0,16 2 0,16 4 0,32 3 0,24
Jumlah Lini
0,25 4 1 3 0,75 2 0,5 1 0,25
Produk
Sertifikasi /
0,05 2 0,1 1 0,05 3 0,15 4 0,2
Standar
Harga Produk 0,15 3 0,45 2 0,3 4 0,6 1 0,15
Program
0.12 3 0,36 4 0,48 3 0,36 2 0,24
Pemasaran
Kondisi dan
Kinerja 0.3 4 1,2 4 1,2 3 0,9 3 0,9
Keuangan
Penghargaan 0.05 3 0,15 4 0,2 2 0,1 2 0,1
Total 1,00 21 3,42 20 3,14 21 2,93 16 2,08

Dalam faktor keberhasilan Corporate Social Responsibility (CSR), nilai peringkat dari
PT Mayora Indah Tbk. adalah sebesar 2, ini menjadi suatu kelemahan kecil yang disebabkan
oleh relatif sedikit jumlah jenis program CSR yang dilaksanakan, yaitu hanya sebayak 3 program
CSR untuk komunitas, dan 3 program terkait lingkungan. Adapun PT Garudafood Putra Putri
Jaya Tbk. melaksanakan jumlah program CSR yang sama, yaitu 6 program CSR, sehingga
mendapatkan skor yang sama.
Sebagai tambahan, terdapat juga lampiran data Earning Per Share (EPS), Price Earning Ratio
(PER), dan Quick Ratio sebagai berikut.

MYOR GOOD ICBP ROTI


EPS 76,76 113,58 392,37 28,07
PER 26,64 28,01 25,78 28,13
Quick Ratio 2,05 0,99 1,76 1,63

EFE MATRIX
Matriks Evaluasi Eksternal (IFE) PT Mayora Indah Tbk (MYOR)
Rankin
Faktor Eksternal Utama Bobot g Bobot Total
Peluang
Gaya hidup instan 0,08 4 0,32
Tumbuhnya lifestyle konsumtif 0,12 1 0,12
Segmen pasar industri yang luas 0,09 3 0,27
Meningkatnya jumlah penduduk
menjadi 273,2 juta pada 2025 0,15 2 0,3
Revolusi industri 4.0 teknologi informasi dan
ekonomi menjadi semakin meningkat 0,07 3 0,21
Terciptanya inovasi yang baru dengan
teknologi yang canggih 0,03 2 0,06
Masih ada peluang pasar domestik maupun
international yang bisa dicapai 0,04 3 0,08
Ancaman
Kenaikan tarif dasar listrik dan 0,09 4
bahan bakar sebesar 65% 0,36
Pengaruh pelemahan nilai tukar 0,08 4 0,32
Pertambahan jumlah pesaing 0,12 2 0,24
Kenaikan Upah Minimum Regional sebesar 0,14 3
11% 0,42
Infrastruktur di Indonesia yang 0,06 3
tidak memadai 0,18
TOTAL 1,00 2,88

Berdasarkan hasil dari tabel matriks EFE diatas, dapat dikatakan bahwa bisnis PT Mayora Indah
Tbk. cukup berhasil karena skor bobot total sebesar 2,88 dapat menghasilkan keuntungan dari
peluang dan ancaman yang timbul karena pesaing, dan dari data diatas dapat dilihat bahwa
peluang yang dihasilkan lebih banyak dibanding ancaman, jadi PT mayora indah lebih unggul
dibanding pesaing dalam segi faktor eksternal.

IFE MATRIX
Matriks Evaluasi Internal (IFE) PT Mayora Indah Tbk (MYOR)
STRENGTH
No. Keterangan Bobo Peringkat Skor
t Tertimbang
1 Penjualan MYOR Q3 2019 mengalami 0,07 4 0.28
peningkatan sebesar 3,51% apabila
dibandingkan dengan Q3 2018.
2 MYOR akan membagikan dividen 0,05 3 0.15
sebesar 34,89% dari laba bersih atau
senilai Rp469,5 miliar.
3 Ekspor MYOR mengalami peningkatan 0,08 4 0.32
sebesar 2,86%. Pada Q3 2019 ekspor
yang dilakukan senilai Rp
[Link].004, sedangkan pada tahun
2018 nilai ekspor MYOR hanya sebesar
Rp [Link].009
4 Peningkatan kinerja perusahaan pada 0,02 3 0.06
2018 berakibat pada pencapaian
pendapatan yang melampaui target, yaitu
sebesar Rp 24,06 T dari target Rp 22,97 T
5 Sertifikasi yang dimiliki oleh MYOR 0,08 4 0.32
berupa ISO 22000:2005, Food Safety
System Certification (FSSC) 22000,
Sertifikat Cara Produksi Pangan Olahan
yang Baik dari BPOM, Sijil Pengesahan
Halal, Sertifikat Halal, dan Sertifikat
Produk SNI 2973:2011, SNI
3747:2009, serta SNI 2983:2014
6 Adanya pabrik baru milik MYOR yang 0,05 3 0.15
ditargetkan beroperasi pada pertengahan
tahun ini dapat menjadi katalis positif
bagi kinerja perusahaan secara jangka
panjang
7 Ditengah persaingan pasar makanan 0,03 3 0.09
sehat, Energen masih jadi market leader
dengan pangsa pasar 70%,
8 Hingga Desember 2017, Bank Mayora 3 0.27
telah menyalurkan kredit sebesar Rp 3,89
0.09
triliun atau tumbuh 15,23% yoy dari
tahun sebelumnya sebesar Rp 3,38 triliun.
9 Tahun 2018 MYOR akan menganggarkan 0.08 4 0.32
1 Trilliun untuk meningkatkan
produksinya di tahun ini sebesar 25%
10 Merek dagang Torabika, Kopiko, Beng 0.03 3 0.09
Beng, dan Danisa berhasil menjadi
market leader di pasar mancanegara.
WEAKNESS
No. Keterangan Bobo Peringkat Skor
t Tertimbang
1 Perusahaan yang masuk pada industri 0,01 1 0.01
sejenis MYOR (kompetitor) bertambah
setiap tahun sebesar 80% dari tahun
2016-2019
2 Perusahaan masih bergantung dengan luar 0,04 2 0.08
negerti terlihat dari peningkatan impor
bahan baku meningkat 87,4% periode
2018-2019, membuat perusahaan
mengeluarkan biaya ekstra untuk
menutup nilai tukar sebesar 52JT USD
3 Perusahaan masih bergantung dengan 0,06 2 0.12
untuk promosi berupa iklan yang bahkan
biaya promosi meningkat hingga 80,49%
dibandingkan tahun sebelumnya 2018
4 Image perusahaan beberapa kali terancam 0,06 2 0.12
akibat terlibat perselisihan dengan warga
mengenai pembangunan pabrik Le
Mineral di lokasi sumber mata air mereka
5 Mayora menderita kerugian hingga USD 0,08 1 0.08
16 Juta atau setara 225 Milyar akibat
pengenaan hambatan dagang
6 Kurang berfokus mengembangkan produk 0,05 2 0.1
kelas bawah terbukti dari margin kategori
segmen C masih tersisa 5% dari total item
7 Mayora mengalami kerugian sebesar Rp 0,05 1 0.05
1.1 T menjadi Rp 1.09 T karena beban
usaha dan beban lain-lain naik
dibandingkan laba usaha dan laba lain-
lain
8 Terjadi penurunan perputaran persediaan 0.03 2 0.06
sebesar 16,64% pada Q4 2019 dari 7,99
ke 6,66
9 Penurunan harga saham MYOR pada tahun 2 0.02
2018-2019 sebesar 23% jika dibandingkan
dengan periode tahun 2017-2018 yang mana 0.01
mengalami kenaikan sebesar 21%
10 Pemanfaatan bahan baku yang kurang 0.03 2 0.06
efisien karena adanya ketidakpastian
terhadap ketersediaan bahan baku.
TOTAL 1,00 2.75

Anda mungkin juga menyukai