0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
97 tayangan2 halaman

Pengenalan Control Chart x-r

Control Chart terdiri dari garis pusat, batas atas dan bawah, serta nilai karakteristik yang digunakan untuk mengontrol mutu produksi dan mendeteksi penyimpangan. Jenis-jenisnya meliputi Control Chart Variabel x-r yang memonitor rata-rata dan rentang untuk mengukur ketepatan proses.

Diunggah oleh

Harisvan To Seven
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
97 tayangan2 halaman

Pengenalan Control Chart x-r

Control Chart terdiri dari garis pusat, batas atas dan bawah, serta nilai karakteristik yang digunakan untuk mengontrol mutu produksi dan mendeteksi penyimpangan. Jenis-jenisnya meliputi Control Chart Variabel x-r yang memonitor rata-rata dan rentang untuk mengukur ketepatan proses.

Diunggah oleh

Harisvan To Seven
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

11/8/2019

Control Chart
 Pengertian Control Chart atau dalam bahasa Indonesia disebut peta kendali, yang
diberikan oleh Eugene adalah grafik dengan mencantumkan batas maksimum dan batas
minimum yang merupakan batas daerah pengendalian ( Leavenworth, R.S.,
Pengendalian Kualitas Statistik).
BASIC SEVEN TOOLS  Metode Statistik untuk menggambarkan adanya variasi atau penyimpangan dari mutu
(kualitas) hasil produksi yang diinginkan

 Tujuan Control Chart adalah dipergunakan untuk mengontrol apakah karaktristik mutu

Control Chart masih berada dalam batas-batas yang telah ditentukan.

 Manfaat Control Chart


Variabel 𝑥 – r  Mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi selama satu periode produksi.
 Memberikan informasi proses secara kronologis, yakni menunjukkan bagaimana pengaruh
berbagai faktor, misalnya : material, manusia, metode, dll. terhadap proses produksi.
 Mengidentifikasi gejala penyimpangan suatu proses yakni dengan memperhatikan pola atas
pergerakan titik-titik sehingga dapat dihindari Over Control yaitu pengontrolan terlalu ketat
sehingga dapat menurunkan efisiensi maupun Under Control yaitu pengontrolan terlalu
longgar sehingga dapat menurunkan mutu.
Dr. Evan Nugraha, MT

 Control Chart terdiri dari garis pusat (Central Line), sepasang batas kendali masing-
masing diletakkan di atas (Upper Control Limit) dan di bawah (Lower Control Limit)
dan nilai karakteristik.
 Variasi dalam objek
eg : kehalusan dari salah satu sisi  Jenis-jenis Control Chart
suatu produk tidak sama dengan
sisi yang lain, lebar bagian atas  Control Chart Variable
suatu produk tidak sama dengan  Control Chart 𝑥 – r
lebar bagian bawah, dll
 Control Chart 𝑥 – s
 Variasi antar objek
eg : suatu produk yang
diproduksi pada saat yang  Control Chart Atribute
hampir sama mempunyai
kualitas yang berbeda/  Chart P
bervariasi  Chart C
 Variasi yg ditimbulkan oleh perbedaan waktu produksi  Chart U
eg : produksi pagi hari berbeda hasil produksi siang hari
 Penyebab Timbulnya Variasi:  Control Chart np
 Penyebab Umum (Common Causes of Variation/Natural variation) (Penyebab yang agak susah
untuk bisa dihilangkan)
 Penyebab Khusus (Special Causes of Variation) (Penyebab yang masih mungkin bisa dihilangkan):
Kesalahan Operator, materialnya retak dan kotor, Operator masih baru, tidak ada Standard
Operasional Procedure untuk menjalankan suatu mesin produksi.

Control Chart Variabel 𝑥 – r Langkah Pembuatan Control Chart Variabel 𝑥 – r


 Kumpulan 25 data yang berasal dari 25 sampel, dimana setiap sampel diukur 5 kali.
 n = menyatakan besarnya (jumlah) suatu pengukuran (Kelompok)
 Peta kendal X :  k = menyatakan jumlah kelompok
 Memantau perubahan suatu sebaran atau distribusi suatu  Hitung nilai rata-rata (𝑥 ) dari masing-masing kelompok.
variabel asal dalam hal lokasinya (pemusatannya)
 Hitung batas (r) dari masing-masing kelompok.
 Apakah proses masih berada dalam batas-batas pengendalian
atau tidak  Hitung 𝑥 dan r.
3
 Apakah rata-rata produk yang dihasilkan sesuai dengan standar  Hitung garis kontrol dengan rumus 𝑥 𝐴2 =
𝑑2 𝑛
yang telah ditentukan 1. Diagram pengawasan 𝑥
1. C.L (Center Line)
 Peta kendali R : 2. U.C.L (Upper Center Limit) dan L.C.L (Lower Center Limit) = 𝑥 ± A2.r
2. Diagram pengawasan r
 Memantau perubahan dalam hal spread-nya (penyebarannya)
1. C.L (Center Line)
 Memantau tingkat keakurasian/ketepatan proses yang diukur 2. U.C.L (Upper Center Limit) dan L.C.L (Lower Center Limit) = D4.𝑟
dengan mencari range dari sampel yang diambil
 Buat grafik

1
11/8/2019

 Hitung Indek Kapabilitas Proses (Cp) Daftar


 S=
𝑁𝑥 𝑥𝑖2 − ( 𝑥i)2
𝑁(𝑁−1)
atau S=
𝑅
𝑑2
Koefisiensi
 Cp =
𝑈𝑆𝐿 −𝐿𝑆𝐿 Diagram
6𝑆
 Kriteria penilaian: Pengawasan
 Jika Cp > 1,33 Maka kapabilitas proses sangat baik
 Jika 1,00 ≤ Cp ≤ 1,33 maka kapabilitas proses baik
 Jika Cp < 1,00 Maka kapabilitas proses rendah
 Hitung indek Cpk
 Cpk = minimum {CPU; CPL}
 Dimana
𝑈𝑆𝐿 −𝑋 𝑋 −𝐿𝑆𝐿
 CPU = dan CPL =
3𝑆 3𝑆
 Kriteria penilaian
 Jika Cpk = Cp, Maka proses tengah terjadi
 Jika Cpk = 1, Maka proses menghasilkan produk yang sesuai
 Jika Cpk < 1, Maka proses menghasilkan produk yang tidak sesuai dengan spesifiksi
Kondisi ideal : Cp > 1,33 dan Cp = Cpk

Contoh 1
Diagram' Pengawasan' x
= (𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑥1 𝑠𝑑 𝑥5 ) 𝑋 = (𝑟𝑎𝑡𝑎" 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑥1 𝑠𝑑 𝑥5) 𝑟 = (𝑚𝑎𝑥 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑥1 𝑠𝑑 𝑥5 − 𝑚𝑖𝑛 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑥1 𝑠𝑑 𝑥5 )
C.L  2.014
Group no x1
x2
x3
x4
x 5
Σ x ŕ U .C.L  2.014  0.577x0.480  2.291
1 2.4 2.0 2.0 2.4 1.8 10.6 2.12 0.6 L.C.L  2.014  0.577x0.480  1.737 Control Chart x - r
n=5
2 1.6 2.3 2.0 2.3 1.9 10.1 2.02 0.7 2.20 UCL = 2.29
3 2.0 2.1 2.0 1.8 1.8 9.7 1.94 0.3 2.15
4 2.1 2.0 1.9 2.2 2.3 10.5 2.10 0.4 2.10
5 2.1 2.2 1.8 1.7 2.0 9.8 1.96 0.5 2.05 CL = 2.01
6 1.9 2.0 1.9 1.8 2.2 9.8 1.96 0.4 2.00
7 2.0 2.1 2.1 2.0 1.9 10.1 2.02 0.2 1.95
8 2.2 2.4 1.7 2.1 2.1 10.5 2.10 0.7 1.90
9 2.2 2.2 2.4 1.6 2.0 10.4 2.08 0.8
1.85
10 1.8 2.0 2.4 1.9 2.2 10.3 2.06 0.6
1.80
11 1.9 2.1 2.2 2.1 1.8 10.1 2.02 0.4 LCL = 1.74
1.75
12 1.9 2.5 1.7 2.1 2.0 10.2 2.04 0.8
1.70
13 2.1 1.6 1.8 2.0 2.3 9.8 1.96 0.7 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25
14 2.2 1.8 1.9 1.8 1.6 9.3 1.86 0.6
15 2.1 1.8 1.9 2.2 1.9 9.9 1.98 0.4 Diagram' Pengawasan' r Control Chart r
16 2.0 2.0 2.1 2.2 2.3 10.6 2.12 0.3 C.L  0.480 1.2
n=5
17 2.3 2.4 2.0 1.9 2.2 10.8 2.16 0.5 U .C.L  2.12x0.480  1.108
18 1.6 1.8 2.1 1.7 2.0 9.2 1.84 0.5 L.C.L  0 x0.480  0 1.0
UCL = 1.10
19 2.1 2.0 2.0 1.8 2.1 10.0 2.00 0.3
20 2.3 2.0 2.1 1.9 2.2 10.5 2.10 0.4 0.8
21 2.2 2.1 1.8 1.9 2.2 10.2 2.04 0.4 CL = 0.48
0.6
22 2.1 2.3 2.1 2.2 2.0 10.7 2.14 0.3
23 2.0 2.0 1.6 1.8 1.6 9.0 1.80 0.4 0.4
24 1.9 2.0 1.9 2.2 2.1 10.1 2.02 0.3
25 1.7 2.0 1.9 1.8 2.2 9.6 1.92 0.5 0.2
Total 50.36 12.00
0.0
Rata-rata 2.014 0.480
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

 Hitung Indek Kapabilitas Proses (Cp)


𝑅 0,48 𝑈𝑆𝐿 −𝐿𝑆𝐿 1,02 −0,00
 S= = = 0,206 dan Cp = = = 0,450
𝑑2 2,33 6𝑆 6 x 0,206
 Kriteria penilaian:
 Jika Cp > 1,33 Maka kapabilitas proses sangat baik
 Jika 1,00 ≤ Cp ≤ 1,33 Maka kapabilitas proses baik
 Jika Cp < 1,00 Maka kapabilitas proses rendah
 Hitung indek Cpk
 Cpk = minimum {CPU; CPL}
 Dimana
𝑈𝑆𝐿 −𝑋 1,02 −0,48 𝑋 −𝐿𝑆𝐿 0,48 −0,00
 CPU = = = 0,450 dan CPL = = =
3𝑆 3 x 0,206 3𝑆 3 x 0,206
0,450
 Kriteria penilaian
 Jika Cpk = Cp, Maka proses tengah terjadi
 Jika Cpk = 1, Maka proses menghasilkan produk yang sesuai
 Jika Cpk < 1, Maka proses menghasilkan produk yang tidak sesuai
dengan spesifiksi
Kondisi ideal : Cp > 1,33 dan Cp = Cpk

Anda mungkin juga menyukai