BAB III
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)
TAHUN 2019/2020
A. Rencana Kegiatan dan Anggaran SMK BINA UMAT Majalaya
SMK BINA UMAT Majalaya Provinsi Jawa Barat sebagai lembaga
layanan pendidikan memiliki tugas dan fungsi yang selalu diwarnai dengan
tuntutan-tuntutan yang bersifat dinamis dan penuh tantangan. Kompleksitas dan
dinamika tersebut disebabkan oleh adanya keterkaitan antara pendidikan dengan
investasi dan kondisi kehidupan seseorang di masa depan (Fatah, 2004).
Implikasi dari hal tersebut adalah perlunya pengelolaan (manajemen)
sekolah sehingga dapat mengoptimalisasi, mengelola dan mengendalikan berbagai
sumber daya menuju tercapainya tujuan sekolah. Keberhasilan manajemen
sekolah salah satunya bergantung pada keberhasilan perencanaan yang dikelola
dengan baik dan benar.
PP No 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan
pendidikan (pasal 50 dan 51) secara eksplisit menyatakan kewajiban satuan
pendidikan merumuskan dan menetapkan kebijakan pendidikan sesuai dengan
kewenangannya. Salah satu kebijakan pendidikan yang dirumuskan satuan
pendidikan adalah rencana kerja tahunan satuan pendidikan dan anggaran
pendapatan dan belanja tahunan satuan pendidikan. Dalam konteks tersebut
tersirat bahwa pemerintah menaruh harapan agar satuan pendidikan dapat
menunjang sistem pendidikan nasional yang efektif, efisien, dan akuntabel.
Guna memenuhi harapan tersebut, maka perumusan rencana biaya dan
pendanaan RKAS dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut:
1. Inventarisasi kegiatan untuk tahun yang akan datang, baik kegiatan rutin
maupun kegiatan pembangunan/ pengembangan berdasarkan evaluasi
pelaksanaan kegiatan pada tahun sebelumnya, analisis kebutuhan tahun
berikutnya, dan masukan dari seluruh warga sekolah maupun Komite sekolah.
2. Inventarisasi sumber pembiayaan baik dari rutin maupun pengembangan
23
3. Penyusunan Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) yang lengkap
berdasarkan Langkah poin (1) dan (2).
4. Penyusunan RKAS.
24
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sekolah sebagai organisasi layanan publik senantiasa dihadapkan dengan
tantangan dalam mencapai tujuan dan cita - citanya. Maka dari itu pengelolaan
sekolah perlu dilakukan dengan cermat melalui manajemen yang baik meliputi
perencanaan, pengorganisasian, penempatan staf, memberikan arahan,
mengkoordinasikan, dan mengendalikan kegiatan staf.
Sebagai salah satu fungsi manajemen, perencanaan memegang peranan
mendasar dalam membantu pengelola organisasi untuk mencapai tujuan dan
menentukan tindakan-tindakan sebagai upaya mengatasi hambatan. Kast dan
Rosenzweig (2007). Sekolah perlu mengetahui kondisi dirinya secara nyata
sebagai introspeksi diri, sehingga dapat terlihat sejauh mana kesenjangan sekolah
terhadap standar yang telah ditetapkan dalam Standar Nasional Pendidikan.
Dengan mengetahui kesenjangan dan beberapa alternatif upaya mengatasi
kesenjangan, maka SMK BINA UMAT Majalaya Provinsi Jawa Barat perlu
menempatkan alternatif tersebut sebagai program prioritas tahun pelajaran
2018/2019 guna meningkatkan mutu yang secara kuantitatif menjadi lebih besar
dari nilai 1,63.
B. Saran
Sesuai dengan harapan pemerintah Provinsi Jawa Barat tentang mutu,
relevansi dan daya saing, maka SMK BINA UMAT Majalaya Provinsi Jawa Barat
yang berkedudukan langsung pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat
berupaya untuk mewujudkan harapan tersebut melalui program rintisan SMK
BINA UMAT Majalaya rujukan Provinsi Jawa Barat. Besar harapannya agar
program tersebut dipandang sebagai inovasi yang dapat mengembangkan dan
meningkatkan mutu pendidikan kejuruan.
25
Semoga Alloh SWT. senantiasa membukakan jalan bagi peningkatan mutu
SMK BINA UMAT Majalaya Provinsi Jawa Barat Kota Bandung dan berimbas
pada pencapaian Visi : “Jawa Barat Maju dan Sejahtera Untuk Semua”. Aamiin.
26