0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
370 tayangan5 halaman

Pengantar Intensifying Screen dalam Radiografi

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai proses radiografi dan penggunaan film, intensifying screen, dan jenis kaset yang sesuai dengan kondisi pasien. Dijelaskan pula pengaruh jenis intensifying screen terhadap kualitas hasil radiografi.

Diunggah oleh

Neneng Santina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
370 tayangan5 halaman

Pengantar Intensifying Screen dalam Radiografi

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai proses radiografi dan penggunaan film, intensifying screen, dan jenis kaset yang sesuai dengan kondisi pasien. Dijelaskan pula pengaruh jenis intensifying screen terhadap kualitas hasil radiografi.

Diunggah oleh

Neneng Santina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Neneng Santinah

NIM : P1337430116001
Prodi/Kelas : D3 Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang / 1 A

PENGANTAR RADIOGRAFI
1. Prinsip radiografi secara skema dapat dilihat dengan susunan sebagai berikut :
a. Sinar X > Film > Objek
b. Film > Sinar X > Objek
c. Objek > Film > Sinar X
d. Sinar X > Objek > Film
e. Film > Objek > Sinar X

2. Dibawah ini yang merupakan perlengkapan radiografi adalah


a. Lensa
b. Window
c. Film Fotografi
d. Blitz
e. Diafragma

3. Untuk menghasilkan sinar X, electron harus menumbuk bagian tertentu di anoda. Bagian
tersebut adalah :
a. Katoda
b. Mirror
c. Window
d. Tube Housing
e. Target

4. Supaya electron dari katoda ke anoda bergerak dengan sangat cepat, maka diantara
keduanya harus diberi :
a. Tegangan tinggi
b. Tegangan rendah
c. Tegangan sedang
d. Arus tinggi
e. Arus rendah

5. Salah satu sifat sinar X adalah mengalami atenuasi, maksudnya adalah :


a. Sinar X akan mengalami pemantulan setelah mengenai bahan atau objek
b. Sinar X akan mengalami perlemahan setelah mengenai bahan atau objek
c. Sinar X akan mengalami penguatan setelah mengenai bahan atau objek
d. Sinar X akan mengalami penambahan energi setelah mengenai bahan atau objek
e. Sinar X akan mengalami perubahan bentuk setelah mengenai bahan atau objek
PROCESSING FILM RADIOGRAFI

1. Film yang sebelumnya sudah melalui proses photo dengan disinari oleh x-ray yang dilakukan
oleh radiografer, kemudian diproses di kamar gelap. Pada kamar gelap proses pencucian
menggunakan 3 cairan yaitu fixer, developer dan air dan proses pencatatannya hanya
membutuhkan waktu 3 menit kurang sehingga penggunaan waktu relative lebih efisien.
Pengoperasian cetak film pada mesin ini dibantu oleh motor yang berfungsi sebagai penggerak
gigi (gear) yang kemudian memutarkan roll yang membawa film pada bak developer, fixer dan
air.
Metode apa yang dilakukan radiografer tersebut?
a. Manual processing
b. Fixer processing
c. Automatic processing
d. Developer processing
e. Washing

Jawaban : c.

2. Dalam teknik radiografi terdapat dua macam proses pencucian film, yaitu manual
processing dan automatic processing. Seorang radiographer diharuskan mengetahui teknik
keduanya agar tidak terjadi kesalahan dalam pengerjaan processing film radiografi tersebut. Pada
processing automatic juga dikenal istilah dry to dry.
a. Film masuk dalam keadaan kering dan keluar dalam keadaan basah
b. Film masuk dalam keadaan basah dan keluar dalam keadaan kering
c. Film masuk dalam keadaan basah dan keluar dalam keadaan basah
d. Film masuk dalam keadaan kering dan keluar juga dalam keadaan kering.
e. Film masuk dalam keadaan setengah basah dan keluar dalam keadaan kering
Jawaban : d.

3. Dalam teknik radiografi konvensional terdapat beberapa prosedur salah satunya prosedur
dalam processing film yang yang harus di patuhi. Yang didalam prosedur tersebut tentunya
mempunyai fungsi-fungsi tertentu.
Apa saja fungsi dan kegunaannya?
a. Mengubah bayangan tampak menjadi bayangan laten.
b. Melunakan Emulsi Film radiografi
c. Meluruhkan perak halogen yang belum terexsposi kedalam larutan Fixer.
d. Pembentukan bayangan tampak menjadi tidak permanen
e. Meluruhkan perak halogen yang sudah terexposi kedalam larutan developer.
Jawaban : c

4. Bahan utama Rinsing adalah air, hal ini disebabkan karena :


a. Air berfungsi menetralkan film dari larutan fixer sebelum masuk ke developer
b. Air berfungsi menetralkan film dari larutan developer sebelum masuk ke fixer
c. Air berfungsi menetralkan racun pada film
d. Air berfungsi membersihkan kotoran-kotoran yang menempel pada film
e. Air berfungsi menguatkan emulsi film yang sedang diproses

5. Untuk mencegah terjadinya kerusakan pada emulsi film akibat pembengkakan emulsi
saat dimasukkan kedalam fixer, larutan fixer ditambah dengan suatu bahan yang disebut
dengan :
a. Reflector
b. Hardener
c. Greater
d. Smaller
e. Layer

INTENSIFYING SCREEN (IS)


1. Dari dua jenis pendaran yang dihasilkan phosphor, yang sesuai dengan kebutuhan
radiografi adalah :
a. Phosforesensi
b. Fluoresensi
c. Luminisensi
d. Photosintesa
e. Photoekstasi

2. Bagian utama dari IS yang memendarkan cahaya adalah :


a. Substratum Layer
b. Fluorescent Layer
c. Base Layer
d. Supercoat Layer
e. Reflective Layer

3. Bahan yang pertama kali digunakan sebagai fosfor adalah :


a. CaWO4
b. BaSO4
c. PbSO4
d. ZnS
e. ZnCdS

4. Fosfor yang digunakan untuk IS yang volume butirannya kecil, kan menghasilkan
gambaran dengaan :
a. Kontras tinggi
b. Detail tinggi
c. Detail rendah
d. Ketajaman tinggi
e. Ketajaman rendah
5. Jika sebuah faktor Intensifikasi (FI) dari sebuah IS bernilai 3,5. Kemudian digunakan kV
dengan IS sebesar 2. Maka dengan kondisi diatas, berapakah kVnya sekarang jika digunakan
tanpa IS :
a. 1,75
b. 2,75
c. 7,5
d. 7
e. 8

III. KASET
1. Seorang pasien laki-laki berumur 21 datang dari IGD keruang radiologi dengan kasus
fraktur antebrachi sinistra. Dan dilakukan pemeriksaan antebrachi oleh radiografer dengan
proyeksi AP/Lateral menggunakan kaset 15 x 30 cm.
Menggunakan jenis kaset apakah untuk pemeriksaan tersebut?

a. Single emulsi
b. Double emulsi
c. Triple emulsi
d. Blue emiting
e. Green emiting

Jawaban : b

2. Seorang pasien anak laki-laki berumur 9 tahun datang dengan keruangan radiologi untuk
melakukan pemeriksaan gigi molar 1 kuadran molar 2.
Jenis kaset yang menggunakan emulsi apakah untuk pemeriksaan tersebut?

a. Triple emulsi
b. Double emulsi
c. Single emulsi
d. Green emiting
e. Blue emiting

Jawaban : c
3. Didalam radiologi kaset mempunyai dua jenis emulsi dan didalam emulsi tersebut
mempunyai lapisan-lapisan tertentu. Salah satunya yaitu double emulsi.
Sebutkan urutan lapisan-lapisan yang ada didalamnya
a. Supercoat, emulsi, adhesive, base, adhesive, emulsi dan supercoat
b. Base, adhesive, emulsi, supercoat dan anti hello backing
c. Anti hello backing, base, supercoat, emulsi dan adhesive
d. Emulsi, supercoat, base, supercoat dan emulsi
e. Supercoat, adhesive, emulsi, adhesive dan supercoat
Jawaban : a

IV. PENGARUH INTENSIFYING SCREEN


TERHADAP KUALITAS
1. Pasien laki-laki berumur 34 tahun datang dari UGD kebagian radiologi di antar oleh
perawat dengan kasus corpus alienum di bagian cruris dextra. Dan dilakukan pemeriksaan cruris
dengan proyeksi AP/Lateral.
Jenis Intensifying Screen apakah yang radiografer pakai untuk kualitas pemeriksaan diatas?

a. High speed
b. Low speed
c. Medium speed
d. Green sensitive
e. Blue sensitive

Jawaban : b.

2. Pasien perempuan berumur 42 tahun datang kebagian radiologi untuk pemeriksaan kontras
colon in loop setelah melakukan persiapan pemeriksaan. Setelah itu radiografer menyuntikkan
kontras barium enema melalui lubang anus pasien. Dan setelah itu dilakukan pemotretan
menggunakan x-ray dengan posisi AP.
Jenis Intensifsying screen apakah yang cocok untuk kualitas pemeriksaan tersebut?

a. Low speed
b. Medium speed
c. High speed
d. Green sensitive
e. Blue sensitive

Jawaban : c.
3. Saat radiografer menginginkan detail dan ketajaman yang baik pada hasil foto maka
radiografer menggunakan IS dengan jenis low speed.
Pernyataan yang benar dengan kasus tersebut adalah?
a. IS low speed menggunakan kV tinggi
b. IS low speed menggunakan kV rendah
c. IS high speed menggunakan kV tinggi
d. IS medium speed menggunakan kV tinggi
e. IS medium speed menggunakan kV rendah
Jawaban : a

Anda mungkin juga menyukai