0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
76 tayangan4 halaman

Cara Penyuluhan Kasus Rabies 2016

TOR ini memberikan informasi tentang penyelidikan epidemiologi kasus rabies yang akan dilaksanakan di 13 desa oleh Mulidar dari Puskesmas Langsa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kasus rabies, jenis hewan penular, dan hasil laboratorium. Sasaran kegiatan adalah 17 penderita rabies.

Diunggah oleh

Aning Cipta Rahayu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
76 tayangan4 halaman

Cara Penyuluhan Kasus Rabies 2016

TOR ini memberikan informasi tentang penyelidikan epidemiologi kasus rabies yang akan dilaksanakan di 13 desa oleh Mulidar dari Puskesmas Langsa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kasus rabies, jenis hewan penular, dan hasil laboratorium. Sasaran kegiatan adalah 17 penderita rabies.

Diunggah oleh

Aning Cipta Rahayu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TERM OF REFERENSI ( TOR )

PENYELIDIKAN EPIDEMIOLOGI KASUS RABIES

Pelayanan dilaksanakan pada : Januari s/d Desember 2016

Tempat : 13 Desa

Waktu : 09.00 wib

Pelaksana : Mulidar,[Link]

Jabatan : Pengelola Program Rabies

Lembaga : Puskesmas Langsa Barat

A. Latar Belakang
Penyakit rabies di Indonesia merupakan masalah [Link] terjadinya
kasus rabies pertamakali di laporkan oleh Esser pada tahun 1884 pada seekor
[Link] ini bila sudah menunjukkan gelaja klinis pada hewan dan manusia selalu
di akhiri dengan kematian,sehingga mengakibatkan timbulnya rasa cemas dan takut.

B. Tujuan Kegiatan.
1. Tujuan umum
Untuk mengetahui karakteristik tersangka penderita rabies.
2. Tujuan Khusus
 Untuk mengetahui distribusi propersi tersangka penderita rabies
 Untuk mengetahui distribusi propersi jenis hewan penular rabies
 Untuk mengetahui hasil pemeriksaan laboratorium

C. Sasaran Dan Target


Sasaran warga yang terkena rabiesdan target 17 penderita rabies.

[Link] Evaluasi

1. Struktur / input

Persiapan dilakukan selama 3 hari sebelum kegiatan dan warga yang di undang
dengan cara sosialisasi kegiatan penyuluhan sehari sebelum pelaksanaan
[Link] mengunakan media berupa [Link] penyuluhan dengan
wawancara dan Tanya Jawab

2. Proses.

80% peserta yang di undang hadir dalam penyuluhan,fase dilalui sesuai yang telah di
[Link] mendapat respon dari audiens berupa pertanyaan seputar
penyakit Rabies ,suasana penyuluhan berjalan tertib dan kondusif.
3. Hasil / output
Sebanyak 60 % warga yang hadir mampu menyebutkan pengertian rabies,sasaran
mengetahui siapa saja yang harus mendapatkan penanganan [Link]
mengetahui tentang factor resiko dan dampak penyakit rabies.
E. Strategi Pelaksanaan
 Wawancara

 Diskusi dan Tanya jawab


 Strategi Evaluasi
 Evaluasi Proses
 Evaluasi Hasil

D. Waktu dan Tempat


Kegiatan ini dilakukan pada kasus yang didapat dalam wilayah kerja puskesmas langsa
barat.

E. Metode dan Media yang di gunakan


 Wawancara
 Tanya Jawab
 LCD
 Laptop
 Poster

Estimasi anggaran kegiatan

NO Uraian tugas Biaya Sumber Dana


1 Penganti Transport Petugas 1 or x 17kss x 1 klx150.000 BPJS

F. Pelaksanan Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan penyelidikan Epidemiologi kasus rabiesyang terdeteksi

SATUAN ACARAN PEMBELAJARAN ( SAP )


PENYULUHAN KESEHATAN

Topik : Penyakit Rabies


Bulan : Jika ada kasus
Tempat : Puskesmas Langsa Barat
Sasaran : Penderita Rabies
Metode : Wawancara,Tanya Jawab
Media : LCD
Materi : Terlampir

1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan ini di harapkan masyarakat dapat mengetahui tentang
perlunya melakukan pengobatansegera apa bila di gigit oleh binatang yang
membawa penyakit rabies..
2. Tujuan Khusus
 Untuk mengetahui distribusi propersi tersangka penderita rabies
 Untuk mengetahui distribusi propersi jenis hewan penular rabies
 Untuk mengetahui hasil pemeriksaan laboratorium

3. Proses Penyuluhan

NO KEGIATAN KEGIATAN PENYULUH KEGIATAN


PENYULUHAN PESERTA
1 Membuka penyuluhan  Memberi salam Menyimak,Mendegarkan
2 menit serta memperhatikan
 Menentukan kontrak
waktu
 Memberi gambaran
umum penyakit rabies
2 Penyajian Materi  Untuk mengetahui Menyimak dengan
5 menit distribusi propersi seksama,Mendegarkan
tersangka penderita serta memperhatikan
rabies
 Untuk mengetahui
distribusi propersi jenis
hewan penular rabies
 Untuk mengetahui hasil
pemeriksaan
laboratorium

3 Menutup penyuluhan  Menyimpulkan materi Menyimak penjelasan


3 menit yang telah di sampaikan. penyuluh dan bertanya
 Memberi kesempatan
kepada sasaran untuk
menayakan hal – hal
yang belum jelas

4. Evaluasi
1. Struktur / input
Persiapan dilakukan selama 3 hari sebelum kegiatan dan warga yang di undang
dengan cara sosialisasi kegiatan penyuluhan sehari sebelum pelaksanaan
[Link] mengunakan media berupa [Link] penyuluhan dengan
wawancara dan Tanya Jawab
2. Proses.
80% peserta yang di undang hadir dalam penyuluhan,fase dilalui sesuai yang telah di
[Link] mendapat respon dari audiens berupa pertanyaan seputar
penyakit rabies ,suasana penyuluhan berjalan tertib dan kondusif.
3. Hasil / output
Sebanyak 70 % warga yang hadir mampu menyebutkan pengertian penyakit
rabies,sasaran mengetahui siapa saja yang harus mendapatkan pengobatan
[Link] mengetahui tentang factor resiko dan dampak penyakit rabies.

Penyelidikan Epidemiologi Kasus Rabies

Pengertian Rabies

Penyakit rabies adalah penyakit strategic yang mrnyerang susunan saraf pusat pada
hewan berdarah panas termasuk pada manusiadan bersifat fatal.

A. Waktu penyelenggaraan
Rabies di selenggarakan apabila ada kasus di setiap desa dalam wilayah kerja
Puskesmas langsa Barat.

B. TEMPAT
Di mana ada kasus baru ada yang akan di tangani.
LAPORAN PROSES PENYULUHAN
( EVALUASI HASIL )

EVALUASI STRUKTUR

a. Kesiapan Materi SAP Media


Materi yang di siapkan dengan pembuatan SAP dan pembuatan Power Point,Power
Point yang telah di siapkan dan dijelaskan dalampelaksanaan penyuluhan sehingga
peserta lebih focus.

b. Evaluasi Proses
Proses pembelajaran berjalan sesuai dengan estimasi waktu yang di rencanakan.

PELAKSANAAN TIAP FASE

a. Pase Interaksi
Setelah para peserta sudah berkumpul di Puskesmas,moderator membuka kegiatan
dengan mengucap salam dan menjelaskan kepada peserta tentang tata tertib
pengadaan penyuluhan serta garis besar seputar materi penyuluhan yang di berikan.
b. Fase Kerja
Penyuluh menjelaskan materi dengan bantuan media power point,tujuan dari
penyuluhan sekaligus untuk mempertegas point penting yang harus diketahui oleh
peserta,memberikan waktu pada peserta untuk menayakan hal yang belum jelas
mengenai penyakit rabies.

c. Fase Terminasi
Penyuluhan mengahiri pertemuan dengan mengucapkan terima kasih atas perhatian
dan partisipasi peserta seraya mengucapkan salam.

EVALUASI HASIL

Sebanyak 90% dari peserta mampu menjawab pertanyaan yang di berikan oleh penyuluh
berkaitan dengan materi yang di [Link] ini membuktikan bahwa antusias warga
dalam penyuluhan sangat besar untuk mengetahui lebih dalam tentang materi penyuluhan
yang di berikan.

Anda mungkin juga menyukai