0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
27 tayangan15 halaman

Definisi Sistem dan Informasi Pendidikan

Dokumen tersebut memberikan pengertian tentang berbagai istilah yang berkaitan dengan sistem informasi sekolah, mulai dari pengertian sistem, informasi, sistem informasi, sekolah, web, HTML, PHP, MySQL, XAMPP, database, hingga Adobe Dreamweaver. Keseluruhan istilah tersebut digunakan untuk membangun sistem informasi sekolah.

Diunggah oleh

Oozaru Saiya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
27 tayangan15 halaman

Definisi Sistem dan Informasi Pendidikan

Dokumen tersebut memberikan pengertian tentang berbagai istilah yang berkaitan dengan sistem informasi sekolah, mulai dari pengertian sistem, informasi, sistem informasi, sekolah, web, HTML, PHP, MySQL, XAMPP, database, hingga Adobe Dreamweaver. Keseluruhan istilah tersebut digunakan untuk membangun sistem informasi sekolah.

Diunggah oleh

Oozaru Saiya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

II.

LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian Sistem

Menurut Fathansyah (2018:11), sistem adalah sebuah tatanan (keterpaduan)

yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (dengan satuan fungsi dan tujuan

khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk

memenuhi suatu proses tertentu.

Menurut Suryantara (2017:1), sistem terdiri atas komponen-komponen yang

saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan.

Menurut Bertalanfy, 1971 dalam Sarosa (2017:31), sistem adalah kumpulan

komponen yang saling berinteraksi. Sistem secara keseluruhan lebih besar

daripada komponen-komponen pembentuknya disatukan

Berdasarkan beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa sistem

adalah sekumpulan elemen yang saling berkaitan atau berhubungan satu sama lain

guna mencapai tujuan.

2.2 Pengertian Informasi

Menurut Pratama (2018:2), informasi merupakan data yang telah diolah,

sehingga memberikan arti, nilai, fungsi, dan manfaat bagi pengguna.

Menurut Suryantara (2017:2), informasi dapat dimaknai data yang diolah

dan berguna bagi si pemakai.

Menurut Sutabri (2016:25), informasi adalah data yang telah diklasifikasi

atau diolah atau di interpretasi untuk digunakan dalam proses pengambilan

keputusan.
Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa

informasi adalah sebuah data kejadian nyata yang telah diolah secara terorganisasi

dan berguna bagi orang yang menerima.

2.3 Pengertian Sistem Informasi

Menurut D. E. Avison & Fitzgerald, 2006; Hoffer et al., 2011; Rainer &

Turban, 2009) dalam buku Sarosa (2017:1), sistem informasi didifinisikan sebagai

organisasi yang menyediakan proses dan informasi yang berguna bagi anggota

dan pemangku kepentinggannya.

Menurut Suryantara (2017:2), sistem informasi dapat dimaknai sebagai

suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri atas komponen-komponen

dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan, yaitu untuk menyajikan informasi.

Menurut Sutabri (2016:40), sistem informasi adalah suatu sistem di dalam

suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian

yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan

kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar

tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa sistem

informasi adalah rangkaian dari unsur-unsur yang bekerja sama untuk

menghasilkan suatu sistem informasi.

2.4 Pengertian Sekolah

Menurut Darmadi dkk (2018:43), sekolah merupakan sarana yang secara

sengaja dirancang untuk melaksanakan pendidikan.


Menurut Suharsaputra (2018:82), sekolah merupakan suatu organisasi

pendidikan pada jalur formal yang meliputi berbagai jenjang dari pendidikan

dasar,pendidikan menengah serta pendidikan tinggi.

Menurut Suardi (2017:34), sekolah merupakan bangunan atau lembaga

untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan sekolah adalah

bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat memberi dan

menerima pelajaran pada jalur formal.

2.5 Pengertian Web

Menurut Fathansyah (2018:54), World Wide Web (WWW atau web),

merupakan sistem informasi terdistribusi yang berbasis hypertext. Dokumen-

dokumen yang dikelola dalam web bisa beraneka jenis (pengolah kata, lembar

kerja, tabel basis data, presentasi, hypertext dan lain-lain) dan beragam format

(doc, pdf, -xls, dbf, ppt, htm dan lain-lainnya).

Menurut Novianto (2017:3), web merupakan layanan informasi berupa

rangkaian tulisan (hypertext) dalam sebuah dokumen yang dapat dibaca, dilihat,

dan dioperasikan oleh pengguna (user) menggunakan aplikasi web browser.

Menurut Abdulloh (2016:1), website atau disingkat web, dapat diartikan

sekumpulan halaman yang terdiri atas beberapa laman yang berisi informasi

dalam bentuk data digital, baik berupa teks, gambar, video, audio dan animasi

lainnya yang disediakan melalui jalur koneksi internet.


Berdasarkan beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa web

adalah ruang informasi yang digunakan sebagai media untuk menampilkan teks,

gambar, multimedia dan lainnya pada jaringan internet.

2.6 Pengertian HTML (Hypertext Markup Languag)

Menurut Tim EMS (2017:2), HTML adalah singkatan dari HyperText

Markcup Language. Bahasa pemrograman ini terdiri dari tag dan aturan-aturan

yang memungkinkan anda membuat dokumen hypertext.

Menurut Rachmanto (2017:7), HTML atau kepanjangan dari Hypertext

Markup Language merupakan bahasa pembuatan web yang perlu anda kuasai jika

anda ingin menjadi web programmer karena dari keseluruhan bahasa

pemrograman web, dimulai dari HTML, dimana HTML merupakan struktur utama

dari sebuah website.

Menurut Abdulloh (2016:2), HTML singkatan dari Hyper Text Markup

Language, yaitu skrip yang berupa tag-tag untuk membuat dan mengatur struktur

website.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa HTML

adalah bahasa yang digunakan untuk membuat halaman web yang ditampilkan

pada browser.

2.7 Pengertian PHP (PHP Hypertext Preprocesso)

Menurut Jubilee Enterprise (2017:1), PHP merupakan bahasa pemrograman

yang digunakan untuk membuat website dinamis dan interaktif. Dinamis artinya,

website tersebut bisa berubah-ubah tampilan kontennya sesuai kondisi tertentu,


dan interaktif artinya dapat memberi feedback bagi use (misalnya menampilkan

hasil pencarian produk).

Menurut Hariyanto (2017:14), PHP adalah bahasa open source yang dapat

digunakan diberbagai mesin (linux, unix, mancintosh, windows) dan dapat

dijalankan secara rutime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-

perintah sistem.

Menurut Abdulloh (2016:3), PHP singkatan dari Hypertext preprocessor

yang merupakan server-side programming, yaitu bahas pemrograman yang

diproses di sisi server. Fungsi utama php dalam membangun website adalah untuk

melakukan pengolahan data pada database.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa PHP

merupakan salah satu bahasa pemrograman open source yang dikhususkan untuk

pembuatan dan pengembangan website, dan script-scriptnya harus tersimpan

dalam sebuah server dan diproses oleh server tersebut.

2.8 Pengertian MySQL (My Structure Query Language)

Menurut Mandar (2017:34), MySQL merupakan sebuah server database

SQL atau DBMS yang multiuser, multithread yang bersifat open source dibawah

lisensi GNU General Public Licenci (GPL) dan mereka juga menjual di bawah

lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunanya tidak cocok dengan

pengguna GPL.

Menurut Murya (2017:170), MySQL adalah implentasi dari system

manajemen basis data rasional (RDBMS) yang didistributor secara gratis dibawah

lisensi GPL (General Public License).


Menurut Madcoms (2016:2), MySQL (My Structure Query Language)

merupakan sistem manajemen database SQL yang bersifat open source dan paling

populer saat ini.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa MySQL

(My Structure Query Language) adalah perangkat lunak yang digunakan untuk

membuat dan menyimpan database.

2.9 Pengertian XAMPP

Menurut Jubilee Enterprise (2017:2), XAMPP merupakan server yang

paling banyak digunakan fiturnya lengkap namun gampang digunakan oleh

programmer php pemula karena yang perlu anda lakukan hanyalah "menjalankan"

Apache sesuai kebutuhan.

Menurut Hariyanto (2017:19), XAMPP adalah singkat dari Cross-

Platform(X), Apache (A), MySQL (M), PHP (P) dari Perl (P). XAMPP memuat

semua yang dibutuhkan dalam membangun sebuah aplikasi berbasis web dengan

PHP dan database MySql.

Menurut Abdulloh (2016:7), XAMPP adalah salah satu paket installer yng

berisi Apache yang merupakan web server tempat menyimpan file-file yang

diperlukan website, dan phpmyadmin sebagai aplikasi yang digunakan untuk

perancangan database MySQL

Berdasarkan beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa XAMPP

adalah server bebas yang mendukung berbagai sistem operasi dan XAMPP sendiri

merupakan bagian terpenting dalam pembuatan website.

2.10 Pengertian Database


Menurut Mandar (2017:25) database atau basis data merupakan suatu

kumpulan data terhubung yang disimpan secara bersama-sama pada suatu media

tanpa adanya suatu karangkapan data.

Menurut Hariyanto (2017:62), basis data atau database adalah kumpulan

informasi yang disimpan di komputer secara sistem sistemetik dalam bentuk

tabel-tabel, sehingga dapat diolah untuk memperoleh informasi dari record yang

tersimpan dalam kolom-kolom pada tabel.

Menurut Tim EMS (2016:54), database adalah tempat menyimpan data dan

nantinya data ini bisa anda ambil lagi tanpa database aplikasi akan kesulitan

menyimpan data.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa basis

data adalah suatu himpunan kelompok data yang disimpan pada komputer yang

dapat dimanipulasi.

2.11 Pengertian Adobe Dreamweaver

Menurut Mandar (2017:1), adobe dreamweaver merupakan aplikasi

pengembangan yang berfungsi untuk mendesain web yang dibuat, dikembangkan,

dan diproduksi oleh adobe system.

Menurut Enterprise (2016:1), adobe Dreamweaver merupakan salah satu

software yang bisa anda pilih untuk merancang sebuah website. program ini

memungkinkan anda menciptakan sebuah website dari yang sederhana hingga

paling rumit sekalipun.

Menurut Madcoms (2016:14), dreamweaver adalah software aplikasi desain

web visual yang biasa dikenal dengan istilah WYSIWYG ( What You See Is What
You Get ), intinya anda tidak harus berurusan dengan tag-tag HTML untuk

membuat sebuah situs.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa adobe

dreamweaver adalah program yang digunakan untuk menyunting halaman web

dengan berbagai fitur yang ada.

2.12 Pengertian UML (Unified Modelling Language)

Menurut Rosa dan Shalahuddin (2018:133), UML (Unified Modeling

Language) adalah salah standar bahasa yang banyak digunakan didunia industri

untuk mendefinisikan requirement, membuat analisis & desain, serta

menggambarkan arsitektur dalam pemrograman berorientasi objek.

Menurut Aditama (2017:23), UML (Unified Modelling Language)

merupakan sebuah bahasa spesifikasi standar yang memvisualisasi berdasarkan

gambar untuk menspesifikasikan, membangun dan mendokumentasikan dari

sebuah sistem pengembang sofware.

Menurut D. E. Avison & Fitzgerald, 2006;Maciszek, 2001;Rumbaught et

al.,1991 dalam buku Sarosa (2017:143), UML (Unified Modelling

Language)adalah notasi pemodelan yang banyak digunakan dalam metodologi

berorientasi objek.

Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa UML (Unified

Modeling Language) adalah program yang digunakan untuk mendesain dan

membuat rancangan analisis pada pemrograman berorientasi objek.


Blok pembangunan UML adalah diagram. Beberapa diagram ada yang

bersifat khusus (type timing diagram) dan lainnya ada yang bersifat umum

(misalnya diagram kelas). Jenis diagram dapat dikelompokan kedalam sifatnya

yaitu statis dan dinamis. Jenis diagram itu antara lain:

1. Class Diagram

Menurut Rosa dan Shalahuddin (2018:141), diagram kelas atau class diagram

menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan

dibuat untuk membangun sebuah sistem. Kelas memiliki apa yang disebut atribut

dan metode atau operasi.

 Atribut merupakan variable-variabel yang dimiliki oleh suatu kelas.

 Operasi atau metode adalah fungsi-fungsi yang dimiliki oleh suatu kelas.

Kelas-kelas yang ada pada struktur sistem harus dapat melakukan fungsi-

fungsi sesuai dengan kebutuhan sistem sehingga pembuat perangkat lunak atau

programmer dapat membuat kelas-kelas didalam program perangkat lunak sesuai

dengan perancangan diagram kelas.

Tabel 1. Simbol-simbol Class Diagram


Simbol Deskripsi
Kelas pada struktur system
Kelas
nama_kelas

+atribut
+operasi()

Antarmuka/interface Sama dengan konsep interface dalam


pemrograman berorientasi objek

Nama_interface
Relasi antar kelas dengan makna umum, asosiasi
Asosiasi/association
biasanya juga disertai dengan multiplicity

Relasi antar kelas dengan makna kelas yang satu


Asosiasi berarah/directed
digunakan oleh kelas yang lain, asosiasi
association
biasanya juga disertai dengan multiplicity

Generalisasi Relasi antar kelas dengan makna generalisasi-


spesialisasi (umum khusus)

Relasi antar kelas dengan makna


Kebergantungan/dependency kebergantungan antar kelas

Agregasi/aggregation Relasi antar kelas dengan makna semua bagian


(whole-part)

(sumber : Rekayasa Perangkat Lunak, Rosa dan Shalahuddin, 2018:146-147)

2. Use Case Diagram

Menurut Rosa dan Shalahuddin (2018:155), use case atau diagram use case

merupakan pemodelan untuk kelakuan (behavior) sistem informasi yang akan

dibuat.

Use case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor

dengan sistem informasi yang akan dibuat. Secara kasar, use case digunakan

untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sebuah sistem informasi dan

siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi itu. Syarat penamaan pada use

case adalah nama didefinisikan sesimpel mungkin dan dapat dipahami.


Ada dua hal utama pada use case yaitu pendefinisian apa yang disebut aktor dan

use case.

 Aktor merupakan orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan

sistem informasi yang akan dibuat diluar sistem informasi yang akan

dibuat itu sendiri, jadi walaupun simbol dari aktor adalah gambar orang,

tapi aktor belum tentu merupakan orang.

 Use case merupakan fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai unit-

unit yang saling bertukar pesan antar unit atau actor.

Adapun simbol dan keterangannya adalah sebagai berikut :

Tabel 2. Simbol-simbol Use Case Diagram


Simbol Deskripsi
Use case Fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai
unit-unit yang saling bertukar pesan antar unit atau
nama use case
aktor; biasanya dinyatakan dengan menggunakan
kata kerja diawal frase nama use case
Aktor/actor Orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi
dengan sistem informasi yang akan dibuat diluar
sistem informasi yang akan dibuat sendiri, jadi
walaupun simbol dari aktor adalah gambar orang,
nama actor tapi aktor belum tentu merupakan orang; biasanya
dinyatakan menggunakan kata benda di awal frase
nama actor
Komunikasi antara aktor dan use case yang
Asosiasi/association berpartisipasi pada use case atau use case memiliki
interaksi dengan aktor
Ekstensi/extend Relasi use case tambahan ke sebuah use case
dimana use case yang ditambahkan dapat berdiri
<<extend>> sendiri walau tanpa use case tambahan itu; mirip
dengan prinsip inheritance pada pemrograman
berorientasi objek; biasanya use case tambahan
memiliki nama depan yang sama dengan use case
yang ditambah misal

Validasi username

<<extend>>

Validasi username

<<extend>>

Validasi sidik jari

Arah panah mengarah pada use case yang


ditambah
Generalisasi/generalization Hubungan generalisasi dan spesialisasi (umum-
khusus) antara dua buah use case dimana fungsi
yang satu adalah fungsi yang lebih umum dari
lainnya, misalnya:
Ubah data

Mengelola data

Hapus data

Arah panah mengarah pada use case yang menjadi


generalisasinya (umum).
Menggunakan/include/uses Relasi use case tambahan kesebuah use case
dimana use case yang ditambahkan memerlukan
<<include>>
<<include>> use case ini untuk menjalankan fungsinya atau
e>>
sebagai syarat dijalankan use case ini.
<<uses>> Ada dua sudut pandang yang cukup besar
<<include>>
mengenai include di use case:
e>>
 Include berarti use case yang ditambahkan akan
selalu dipanggil saat use case tambahan
dijalankan, misal pada kasus berikut:

Validasi username

<<include>
>>>

login

 Include berarti use case yang tambahan akan


selalu melakukan pengecekan apakah use case
yang ditambahkan telah dijalankan sebelum use
case tambahan dijalankan, misal pada kasus
berikut:

Validasi user

<<include>
>

Ubah data

Kedua interpretasi di atas dapat dianut salah satu


atau keduanya tergantung pada pertimbangan dan
interpretasi yang dibutuhkan.
(sumber : Rekayasa Perangkat Lunak, Rosa dan Shalahuddin, 2018:156-158)
3. Activity Diagram

Menurut Rosa dan Shalahuddin (2018:161), diagram aktifitas atau activity

diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem

atau proses bisnis atau menu yang ada pada perangkat lunak. Yang perlu

diperhatikan disini adalah bahwa diagram aktivitas menggambarkan aktivitas

sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh

sistem. Diagram aktivitas juga banyak digunakan untuk mendefinisikan hal-hal

berikut:

1. Rancangan proses bisnis dimana setiap urutan aktivitas yang digambarkan

merupakan proses bisnis sistem yang digambarkan merupakan proses

bisnis sistem yang didefinisikan.

2. Urutan atau pengelompokan tampilan dari sistem/user interface di mana

setiap aktivitas dianggap memiliki sebuah rancangan antarmuka tampilan.

3. Rancangan pengujian dimana setiap aktivitas dianggap memerlukan

sebuah pengujian yang perlu didefinisikan kasus ujinya.

Adapun simbol dan keterangannya adalah sebagai berikut :

Tabel 3. Simbol-simbol Activity Diagram

Simbol Deskripsi
Status awal Status awal aktivitas sistem sebuah diagram aktivitas
memiliki sebuah status awal

Aktivitas Aktivitas yang dilakukan sistem, aktivitas biasanya


diawali dengan kata kerja
aktivitas

Percabangan/decision Asosiasi percabangan dimana jika ada pilihan aktivitas


lebih dari sat
Penggabungan/join Asosiasi penggabungan dimana lebih dari satu
aktivitas digabungkan menjadi satu
Status akhir Status akhir yang dilakukan sistem, sebuah diagram
aktivitas memiliki sebuah status akhir

Swimlane Memisahkan organisasi bisnis yang bertanggung


jawab terhadap aktivitas yang terjadi.
Nama swimlane

Atau
Nama swimlane

(sumber : Rekayasa Perangkat Lunak, Rosa dan Shalahuddin, 2018:162-163)

Anda mungkin juga menyukai