0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
452 tayangan13 halaman

Strategi Layout dalam Manufaktur

Tujuh strategi layout yang dijelaskan dalam bab ini adalah layout berorientasi proses, layout berorientasi produk, layout tetap, layout ritel, layout gudang, layout kantor, dan tata letak sel kerja. Tiga faktor yang menyulitkan tata letak posisi tetap adalah volume material yang dinamis, ruang terbatas, dan kebutuhan bahan yang berbeda pada tahapan proyek yang berbeda. Keuntungan dan kerugian dari process layout adalah fleksibilitas dan penugasan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
452 tayangan13 halaman

Strategi Layout dalam Manufaktur

Tujuh strategi layout yang dijelaskan dalam bab ini adalah layout berorientasi proses, layout berorientasi produk, layout tetap, layout ritel, layout gudang, layout kantor, dan tata letak sel kerja. Tiga faktor yang menyulitkan tata letak posisi tetap adalah volume material yang dinamis, ruang terbatas, dan kebutuhan bahan yang berbeda pada tahapan proyek yang berbeda. Keuntungan dan kerugian dari process layout adalah fleksibilitas dan penugasan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

UTS MO STRATEGIS

Chapter 9 : Layout Strategies

Disusun Oleh :

Devina Nathania Hamdoko 17.D2.0005

Jesica Budi Priscilla 17.D2.0013

Manajemen S1 – S2
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Katolik Soegijapranata
1. Apa saja tujuh strategi layout yang disajikan dalam bab ini?

a) Layout yang berorientasi proses (Process Oriented Layout)

Digunakan jika arus kegiatan konversi untuk semua produk yang dihasilkan
tidak terstandarisasi, seperti halnya dengan ditemukan di pabrik yang
menggunakan proses intermitten. Arus kegiatan yang tidak terstandardisasi bisa
juga tejadi karena proses konversi menghasilkan produk yang bermacam macam,
atau jika suatu produk dasar dapat dikembangkan menjadi macam macam produk
akhir.

Dalam layout ini mesin-mesin dan peralatan-peralatan yang memiliki


kesamaan fungsi dikelompokkan dan ditempatkan dalam satu tempat atau ruang
tertentu. layout semacam ini biasanya dipergunakan untuk perusahaan-perusahaan
yang berproduksi dalam rangka memenuhi pesanan dimana terdapat banyak
pesanan yang berbeda baik dalam bentuk, kualitas, maupun jumlahnya.

b) Layout berorientasi produk (product oriented layout)

Digunakan jika sebuah produk terstandarisasi proses produksinya, pada


umumnya produk dihasilkan dalam jumlah yang besar, dan merupakan ciri proses
yang kontinu. Tiap produk memerlukan urutan operasional yang sama dari awal
sampai akhir. Dalam layout produk, pusat pusat kegiatan, mesin mesin dan
peralatan disusun membentuk suatu garis (on lines) untuk mempersiapkan urutan
operasional yang akan menghasilkan produk.

Tata letak berdasarkan produk, sering dikenal dengan product layout atau
production line layout, adalah metode pengaturan dan penempatan stasiun kerja
berdasarkan urutan operasi dari sebuah produk. Sistem ini dirancang untuk
memproduksi produk-produk dengan variasi yang rendah dan volume yang tinggi
(mass production). Untuk itu dibutuhkan suatu sistem yang dapat memberikan
produktifitas tinggi dengan ongkos yang rendah.

Di dalam layout jenis ini mesin-mesin dan perlengkapan pabrik disusun


berdasarkan urutan opersi proses produksi yang diperlukan untuk membuat suatu
produk.

c) Layout tetap (fixed position Layout)


Layout tetap diperlukan jika alasan ukuran, bentuk dan ciri ciri lainnya yang
pemindahan produknya tidak mungkin dikerjakan. Dalam layout tetap, produknya
tinggal tetap disuatu tempat, sehingga a;at alat dan perlengkapan, serta para
pekerja yang terampil yang dibawa ketempat produk. Jenis layout seperti ini
digunakan dibidang pertanian (membajak, memupuk, menanam, menuai, dsb),
dibidang maintenance; perawatan atau perbaikan pesawat terbang, dok kapal laut
dan lokomotif kereta api, dibidang konstruksi : pembangunan gedung dan
perumahan, serta tenik sipil.

Tata letak posisi tetap, sering dikenal dengan fixed material location atau fixed
position layout, adalah metode pengaturan dan penempatan satsiun kerja dimana
material atau komponen utama akan tetap pada posisi/lokasinya, sedangkan
fasilitas produksi seperti tools, mesin, manusia, serta komponen lainnya bergerak
menuju lokasi komponen utama tersebut.

d) Layout Ritel

Pengalokasian tata letak mengikuti selera pelanggan, atau diusahakan agar


dapat memberi kesegaran dan daya tarik bagi pelanggan. Dimana setiap waktu
(mingguan atau bulanan) dilakukan pergeseran tata letak, dengan tujuan tempat
semula suatu barang dipindahkan ketempat lain, dengan tujuan mempengaruhi
pandangan pelanggan sehingga dapat menciptakan persepsi bagi pelanggan,
minimal ada anggapan suatu barang tertentu sudah habis terjual (hanya berpindah
tempat saja).

e) Layout Gudang (warehouse Layout)

Layout gudang sangat penting diperhatikan dengan tujuan untuk penanganan


dan pengendalian barang dapat dilakukan secara baik, sehingga tidak ada barang
yang rusak atau tertunda pengeluarannya. Layout gudang disesuaikan dengan
system persediaan yang dipergunakan, seperti system persediaan barang dengan
FIFO (first in first out), artinya barang yang pertama diterima harus siap untuk
dikeluarkan pertama sekali, sehingga layout harus diatur sedemikian rupa, agar
barang mudah untuk dimasukkan dan dikeluarkan.

f) Layout Kantor (office Layout)


Layout kantor bertujuan untuk menentukan posisi karyawan dan peralatan
agar selalu fleksibel. Ruangan kantor setiap karyawan diatur luasnya secara
efisien untuk dapat bekerja secara produktif atau efektif, baik dalam melakukan
tugas maupun didalam pengelolaan informasi dan perubahan yang berhubungan
dengan penyelesaian tuasnya.

g) Tata Letak Sel Kerja

Pengaturan sel kerja digunakan di saat volume memerlukan pengaturan khusus


mesin dan peralatan. Dalam lingkungan manufaktur, teknologi kelompok
mengidentifikasi produk yang memiliki karakteristik sama dan kemungkinkan
tidak hanya batch tertentu (sebagai contoh, beberapa unit dari produk yang sama)
tetapi juga sekumpulan batch, untuk diproses dalam selkerja tertentu. Sel kerja
dapat dilihat sebagai sebuah kasus khusus dan tata letak yang berorientasi pada
[Link] sel kerja (work cell) adalah untuk mengatur ulang orang dan mesin
yang biasanyatersebar pada departemen proses yang beragam dan sewaktu-waktu
mengatur mereka dalamsebuah kelompok kecil, sehingga mereka dapat
memusatkan perhatian dalam membuat satu produk atau sekumpulan produk yang
saling berkaitan. Oleh karena itu, sel kerja dibangun disekitar produk. Sel kerja ini
dikonfigurasi ulang sewaktu desain atau volume produk [Link] Sel
kerja adalah:

i. Mengurangi persediaan bahan setengah jadi

ii. Ruang yang dibutuhkan lebih sedikit

iii. Mengurangi persediaan bahan baku dan barang jadi

iv. Mengurangi biaya tenaga kerja langsung

v. Mengurangi modal pada mesin dan peralatan

2. Apa tiga faktor yang menyulitkan tata letak posisi tetap?

 Volume material yang dibutuhkan adalah dinamis

 Ada ruang terbatas di hampir semua situs


 Pada tahapan proyek yang berbeda, bahan yang berbeda diperlukan, oleh
karena itu, item yang berbeda menjadi penting ketika proyek berkembang

3. Apa keuntungan dan kerugian dari process layout?

 Keuntungan :

i. Fleksibilitas dalam peralatan dan penugasan tenaga kerja. Sebagai


contoh bila ada kerusakan pada 1 mesin tidak perlu menghentikan
seluruh proses namun pekerjaan yang dilakukan masih bisa ditransfer
ke mesin yang lain dalam 1 departemen

ii. baik untuk menangani pembuatan komponen dalam batch kecil atau
job lots (barang kodian/borongan), dan untuk produksi yang memiliki
banyak variasi bentuk dan ukuran.

 Kerugian :

i. Membutuhkan waktu yang lama untuk berpindah di dalam sistem,


karena penjadwalan yang sulit, mengganti/setups mesin, dan keunikan
penanganan material

ii. Membutuhkan kemampuan tenaga kerja yang tinggi, sehingga


diperlukan training dan pengalaman

iii. Persediaan work in process/barang setengah jadi yang lebih tinggi,


karena ketidakseimbangan dalam proses produksi, sehingga
membutuhkan penanaman modal yang lebih tinggi pula

4. Bagaimana seorang analis mendapatkan data dan menentukan jumlahnya


perjalanan di:

(a) rumah sakit?

(B) toko mesin?

(c) bengkel perbaikan mobil?

Sebagian besar organisasi memiliki beberapa prosedur untuk mendokumentasikan


pergerakan produk mereka. Misalnya,
• rumah sakit memiliki perintah dokter yang menunjukkan tes dan prosedur
yang harus dijalani seorang pasien.

• Toko mesin memiliki dokumen perutean yang menunjukkan operasi yang


harus diikuti oleh pesanan saat produk bergerak melalui toko.

• bengkel otomatis mengetahui perbaikan, suku cadang, dan tenaga kerja apa
yang digunakan pada pekerjaan tertentu dan sebagai akibat di mana pekerjaan itu
dilakukan dan perjalanan harus dilakukan.

Dalam masing-masing contoh di atas akan dibuat matriks yang menunjukkan jumlah
perjalanan . Dan jarak (atau waktu atau biaya) dari setiap perjalanan akan ditentukan.

5. Apa keuntungan dan kerugian dari product layout?

 Keuntungan :

i. Biaya variabel per unit rendah yang biasanya dikaitkan dengan produk
yang terstandardisasi dan bervolume tinggi.

ii. Biaya penanganan bahan rendah.

iii. Mengurangi persediaan barang setengah jadi.

iv. Proses pelatihan dan pengawasan yang lebih mudah

v. Hasil output yang lebih cepat.

 Kelemahan layout ini adalah

i. Butuh volume tinggi karena modalnyaa besar.

ii. Jika ada penghentian pada satu bagian akan berakibat pada seluruh
operasi.

iii. Fleksibilitas yang ada kurang saat menangani beragam produk atau
tingkat produksi berbeda.

6. Apa empat asumsi (atau prasyarat) untuk membangun tata letak untuk volume tinggi,
berbagai produk rendah?

a) Volume memadai untuk pemanfaatan peralatan tinggi


b) Permintaan produk cukup stabil untuk membenarkan investasi tinggi pada
peralatan khusus

c) Produk distandarisasi atau mendekati fase siklus hidupnya yang membenarkan


investasi dalam peralatan khusus

d) Persediaan bahan baku dan komponennya memadai dan berkualitas seragam


(memadai standar) untuk memastikan bahwa mereka akan bekerja dengan
peralatan khusus

7. Apa bentuk-bentuk alternatif work cell yang dibahas dalam buku ini?

a) Current layout – pekerja berada di arean yang kecil dan berdekatan

b) Current layout – straight lines. garis lurus membuat sulit untuk


menyeimbangkan tugas karena pekerjaan mungkin tidak dibagi secara merata

c) Improved layout - pekerja lintas terlatih dapat saling membantu. Mungkin


dapat menambah pekerja ketiga bila tambahan output diperlukan

d) Improved layout – in U shape. Pekerja memiliki akses yang lebih baik. 4


pekerja lintas terlatih dapat dikurangi menjadi 3 pekerja saja.

8. Apa kelebihan dan kekurangan sel kerja?

 Keuntungan:

a) Mengurangi inventaris dalam proses karena sel kerja diatur untuk


menyediakan one-piece mengalir dari mesin ke mesin.

b) Lebih sedikit ruang lantai yang dibutuhkan karena lebih sedikit ruang
yang dibutuhkan antara mesin untuk mengakomodasi persediaan
barang dalam proses.

c) Mengurangi persediaan bahan mentah dan barang jadi karena lebih


sedikit pekerjaan dalam proses memungkinkan pergerakan bahan lebih
cepat melalui sel kerja.
d) Mengurangi biaya tenaga kerja langsung karena peningkatan
komunikasi di antara karyawan, lebih baik aliran material, dan
peningkatan penjadwalan.

e) Rasa partisipasi karyawan yang meningkat dalam organisasi dan


produk: karyawan menerima tanggung jawab tambahan kualitas
produk karena secara langsung terkait dengan mereka dan sel kerja
mereka.

f) Peningkatan pemanfaatan peralatan dan mesin karena penjadwalan


yang lebih baik dan lebih cepat aliran material.

g) Pengurangan investasi dalam mesin dan peralatan karena pemanfaatan


yang baik mengurangi jumlahnya mesin dan jumlah peralatan dan
perkakas.

 The disadvantages:

a) Membutuhkan kode untuk identifikasi product family

b) Membutuhkan pelatihan dan fleksibilitas karyawan yang cukup tinggi

c) Perlu dukungan staff dan karyawan yang imajinatif

d) Pengujian di tiap stasiun dalams sel

9. Apa persyaratan untuk focused work center atau focused factory?

Focused work center : produk serupa, memiliki permintaan dalam jumlah yang besar
dan relatif stabil

Focused factory : sel kerja yang terfokus di fasilitas terpisah, difokuskan oleh lini
produk, tata letak, kualitas, pengenalan produk baru, fleksibilitas, atau syarat lainnya

10. Apa dua tren utama yang memengaruhi tata letak kantor?

 Pertama, teknologi seperti ponsel pintar, pemindai, Internet, komputer laptop,


dan tablet, memungkinkan peningkatan tata letak fleksibilitas dengan
memindahkan informasi secara elektronik dan memungkinkan karyawan
untuk bekerja di luar kantor.
 Kedua, perusahaan modern menciptakan kebutuhan dinamis untuk ruang dan
layanan.

11. Variabel tata letak apa yang Anda anggap sangat penting dalam tata letak
kantor tempat program komputer ditulis?

Beberapa variabel tata letak yang mungkin ingin dipertimbangkan sebagai sangat
penting di kantor tempat program komputer akan ditulis adalah:

 Kemudahan komunikasi

 Penyediaan privasi dan lingkungan kerja yang tenang

 Pencahayaan- terutama terkait dengan silau yang dihasilkan layar

 Pertimbangan masalah ergonomi atau faktor manusia dalam tata letak dan
konstruksi peralatan

12. Inovasi tata letak apa yang Anda perhatikan baru-baru ini di perusahaan ritel?

Inovasi yang dilakukan perusahaan ritel pada tata letak adalah manager bukan hanya
memperhatikan mengenai cara memaksimalkan laba melalui paparan produk
melainkan juga melihat aspek lain dari layanan. Inovasi ini dinamakan dengan
servicescape yang menggambarkan lingkungan fisik di mana layanan disampaikan
dan bagaimana lingkungan itu memiliki efek humanistik pada pelanggan dan
karyawan.

Untuk memberikan tata letak layanan yang baik, sebuah perusahaan


mempertimbangkantiga elemen:

 Kondisi sekitar, yang merupakan karakteristik latar belakang seperti


pencahayaan, suara, bau,dan suhu. Semua ini mempengaruhi pekerja dan
pelanggan dan dapat mempengaruhi berapa banyak yang dihabiskan dan
berapa lama seseorang tinggal di dalam gedung.

Contoh: Restoran mewah dengan taplak meja linen dan suasana lilin; Aroma kue
Buangan Mrs. Field meresapi pusat perbelanjaan; kursi kulit di Starbucks.
 Tata ruang dan fungsionalitas, yang melibatkan perencanaan jalur sirkulasi
pelanggan, karakteristik lorong (seperti lebar, arah, sudut, dan jarak rak), dan
produk pengelompokan. COntoh : Gang panjang dan rak tinggi Kroger;
Lorong tengah lebar Best Buy.

 Tanda, simbol, dan artefak, yang merupakan ciri dari desain bangunan yang
mengusung sosial. Signifikansi (seperti area berkarpet di department store
yang mendorong pembeli untuk melambat bawah dan jelajahi). Contoh:
Walmart lebih ramah di pintu; Dinding Hard Rock Cafe of gitar; Pintu masuk
Disneyland tampak seperti surga kota kelahiran.

13. Apa saja variabel yang dapat dimanipulasi oleh manajer dalam tata letak ritel?

a) Tempatkan barang – barang yang sering dibeli oleh pelanggan di sekitar batas
luar toko

b) Gunakan lokasi yang strategis untuk barang – barang yang menarik dan
memiliki nilai keuntungan besar

c) Distribusikan yang dikenal oleh pedagang sebagai “produk yang kuat”

d) Gunakan lokasi di ujung lorong karena memiliki tingkat eksposur yang tinggi

e) Sampaikan misi toko dengan memilih posisi bagian yang akan menjadi
perhentian pertama bagi pelanggan
14. Kunjungi supermarket lokal dan buat sketsa tata letaknya. Apa pengamatan
Anda mengenai departemen dan lokasi mereka?

Supermarket ADA Swalayan Setiabudi Kota Semarang jenis tata letak kisi-kisi atau
gridiron layout. Tata letak dibangun atas rak-rak memanjang dan lorong dengan pola
berulang atau berjajar. Tata letak ini belum memadai dan pada waktu padat
pengunjung, tata letak semakin tidak memadai. Semakin intensifnya pemakaian
ruang untuk barang di supermarket dan area sekitarnya membuat maneuver dan
kelancaran arus pengujung lebih terbatas serta mengurangi kenyamanan berbelanja.

Untuk meningkatkan kualitas tata letak yang masih dinilai tidak atau belum memadai
oleh konusmen, maka aspek tata letak yang perlu ditingkatkan adalah

 Pemanfaatan area strategis di depan meja kasir untuk produk baru atau produk
dalam diskon namun tetap mempertimbangkan keleluasan antrian di meja
kasir.
 Di waktu padat pengunjung, penempatan keranjang belanja plastic dan trolly
di area luar yang masih kosong dekat dengan deretan ATM bank. Konsumen
memang sedikit kesulitan untuk mencari trolly dan malas untuk
mengembalikan karena terlalu jauh.

15. Apa itu random stocking?

Digunakan di gudang untuk menempatkan persediaan di mana terdapat lokasi yang


terbuka. Teknik ini berarti bahwa ruangan tidak perlu dikhususkan untuk barang –
barang tertentu dan fasilitas dapat dimanfaatkan dengan lebih baik

Sistem ini jika terkomputerisasi maka akan meliputi tugas – tugas :

 Membuat daftar lokasi yang “terbuka”

 Membuat catatan persediaan sekarang secara akurat dan juga lokasinya

 Mengurutkan barang – barang dalam urutan tertentu untuk meminimalkan


waktu perjalanan yang dibutuhkan untuk menjemput pesanan

 Memadukan pesanan untuk mengurangi waktu penjemputan

 Menugaskan barang atau sekumpulan barang tertentu pada wilayah gudang


yang tertentu sehingga jarak tempuh total dalam gudang dapat diminimalkan.

16. Informasi apa yang diperlukan untuk stocking acak kerja?

Sistem random stocking yang terkomputasi membutuhkan informasi sebagai berikut:

 Daftar lokasi “terbuka” atau yang tersedia.

 catatan persediaan sekarang secara akurat dan juga lokasinya.

 Urutan barang-barang tertentu untuk meminimalkan waktu perjalanan yang


dibutuhkan untuk “mengambil” pesanan.

 pesanan untuk mengurangi waktu penjemputan.

 Informasi mengenai data barang-barang yang sering digunakan pada wilayah


gudang tertentu sehingga jarak tempuh total dalam gudang dapat
diminimalkan.
17. Jelaskan konsep cross docking

Menghindari penempatan bahan atau barang – barang dalam gudang dengan


langsungg memproses mereka saat diterima. Definisi cross docking adalah
pemindahan barang dari truck pada proses penerimaan barang langsung kedalam truck
pengiriman. Proses ini sebenarnya adalah bagian daripada proses efisiensi penerimaan
barang. Pada dasarnya cross docking merupakan proses pemendekan pengiriman
langsung dari penerimaan barang tanpa melalui proses put away, refill dan picking.

18. Apa heuristik itu? Sebutkan beberapa yang dapat digunakan dalam
menyeimbangkan jalur perakitan.

Heuristik adalah pemecahan masalah menggunakan prosedur dan aturan daripada


optimasi matematis.

Terdapat beberapa yang dapat digunakan dalam menyeimbangkan jalur perakitan.

(1) waktu tugas terpanjang,

(2) sebagian besar tugas berikut,

(3) posisikan bobot posisional,

(4) waktu tugas terpendek, dan

(5) sedikitnya jumlah tugas

Anda mungkin juga menyukai