Gerbang Logika (Half Adder & Full Adder)
Gerbang Logika
HALF ADDER & FULL ADDER
Gerbang logika atau sering juga disebut gerbang logika
Boolean merupakan sebuah sistem pemrosesan dasar yang dapat
memproses input-input yang berupa bilangan biner menjadi
sebuah output yang berkondisi yang akhirnya digunakan untuk
proses selanjutnya. Gerbang logika dapat mengkondisikan input-
input yang masuk kemudian menjadikannya sebuah output yang
sesuai dengan apa yang ditentukan olehnya. Terdapat tiga
gerbang logika dasar, yaitu : gerbang AND, gerbang OR, gerbang
NOT. Ketiga gerbang ini menghasilkan empat gerbang berikutnya,
yaitu : gerbang NAND, gerbang NOR, gerbang XNOR.
Tabel Kebenaran Gerbang Logika.
Rangkaian aritmatika dasar termasuk ke dalam rangkaian
kombinasional yaitu suatu rangkaian yang output-nya tidak
tergantung pada kondisi output sebelumnya, hanya tergantung
pada present state dari input.
HALF ADDER
Merupakan rangkaian elektronik yang bekerja melakukan
perhitungan penjumlahan dari dua buah bilangan binary, yang
masing-masing terdiri dari satu bit. Rangkaian ini memiliki dua
input dan dua buah output, salah satu outputnya dipakai sebagai
tempat nilai pindahan dan yang lain sebagai hasil dari
penjumlahan.
Rangkaian ini bisa dibangun dengan menggunakan IC 7400
dan IC 7408. Seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini,
rangkaian half adder merupakan gabungan beberapa gerbang
NAND dan satu gerbang AND. Karakter utama sebuah gerbang
NAND dalah bahwa ia membalikkan hasil dari sebuah gerbang
AND yang karakternya hanya akan menghasilkan nilai satu ketika
kedua inputnya bernilai satu, jadi gerbang NAND hanya akan
menghasilkan nilai nol ketika semua inputnya bernilai satu.
Skema Diagram HALF ADDER
Ketika salah satu atau lebih input bernilai nol maka keluaran
pada gerbang NAND pertama akan bernilai satu. Karenanya
kemudian input di gerbang kedua dan ketiga akan bernilai satu
dan mendapat input lain yang salah satunya bernilai nol sehingga
PASTI gerbang NAND yang masukannya nol tadi menghasilkan
nilai satu. Sedangkan gerbang lain akan benilai nol karena
mendapat input satu dan satu maka keluaran di gerbang NAND
terakhir akan bernilai satu, karena salah satu inputnya bernilai
nol.
Untuk menghitung carry digunakan sebuah gerbang AND yang
karakter utamanya adalah bahwa iahanya akan menghasilkan
nilai satu ketika kedua masukannya bernilai satu. Jadi carry satu
hanya akan dihasilkan dari penjumlahan dua digit bilangan biner
sama-sama bernilai satu, yang dalam penjumlahan utamanya
akan menghasilkan nilai nol.
Tabel Kebenaran HALF ADDER
Ket :
1 = Benar
0 = Salah
Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang
Salah/(0) maka pernyataan pada percobaan Rangakaian Half
Adder ini menunjukan Salah/(0).
Skema Pengkabelan HALF ADDER
KESIMPULAN :
Half Adder adalah suatu rangkaian penjumlahan sistem bilangan
biner yang paling sederhana. Rangkaian ini hanya dapat
digunakan untuk operasi penjumlahan data bilangan biner sampai
1bit saja. Rangkaian Half Adder memiliki 2 terminal input untuk 2
variabel bilangan biner clan 2 terminal output, yaitu SUMMARY
OUT (SUM) dan CARRY OUT (CARRY).
FULL ADDER
Merupakan rangkaian elektronik yang bekerja melakukan
perhitungan penjumlahan sepenuhnya dari dua buah bilangan
binary, yang masing-masing terdiri dari satu bit. Rangkaian ini
memiliki tiga input dan dua buah output, salah satu input
merupakan nilai dari pindahan penjumlahan, kemudian sama
seperti pada half adder salah satu outputnya dipakai sebagai
tempat nilai pindahan dan yang lain sebagai hasil dari
penjumlahan.
Rangkaian ini dibuat dengan gabungan dua buah half adder dan
sebuah gerbang OR. Logika utama rangkaian gerbang full adder
adalah bahwa ketika menjumlahkan dua bilangan biner maka ada
sebuah carry yang juga mempengaruhi hasil dari penjumlahan
tersebut, karenanya rangkaian ini bisa melakukan penjumlahan
secara sepenuhnya.
Skema Diagram FULL ADDER
Ketika dua masukan menghasilkan nilai satu pada half adder atau
paruh dari full adder pertama, hasilnya akan kembali dijumlahkan
dengan carry yang ada. Jika carry bernilai satu maka ia akan
menghasilkan keluaran akhir bernilai nol, namun menghasilkan
carry out yang bernilai satu, dan jika carry in bernilai nol maka ia
akan menghasilkan keluaran akhir satu dengan carry out bernilai
nol.
Lain halnya ketika kedua masukan pada paruh full adder pertama
menghasilkan nilai nol karena inputnya sama-sama satu, maka
carry out untuk paruh pertama half adder adalah satu,
penjumlahan paruh pertama yang menghasilkan nol akan kembali
dijumlahkan dengan carry in yang ada, yang jika bernilai satu
maka hasil penjumlahannya adalah satu dan memiliki carry out
satu dari penjumlahan input pertama.
Untuk menghitung carry out pada full adder digunakan sebuah
gerbang OR yang menghubungkan penghitung carry out dari half
adder pertama dan kedua. Maksudnya bahwa entah paruh
pertama atau kedua yang menghasilkan carry out maka akan
dianggap sebagai carry out, dan dianggap satu meski kedua
gerbang AND yang digunakan untuk menghitung carry out sama-
sama bernilai satu.
Tabel Kebenaran FULL ADDER
Ket :
1 = Benar
0 = Salah
Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang
Benar/(1) maka pernyataan pada percobaan Rangakaian Full
Adder ini menunjukan pernyataan Benar/(1)
Skema Pengkabelan FULL ADDER
KESIMPULAN :
Full Adder dapat digunakan untuk menjumlahkan bilangan-
bilangan biner yang lebih dari 1bit. Penjumlahan bilangan-
bilangan biner sama halnya dengan penjumlahan bilangan
decimal dimana hasil penjumlahan tersebut terbagi menjadi
2bagian, yaitu SUMMARY (SUM) dan CARRY, apabila hasil
penjumlahan pada suatu tingkat atau kolom melebihi nilai
maksimumnya maka output CARRY akan berada pada keadaan
logika 1.