MANAJEMEN PAKAN PADA PEMBESARAN UDANG VANNAMEI
(Litopenaeus vannamei) di CV. DAUN PRIMA DESA BANCAR, KECAMATAN
BANCAR, KABUPATEN TUBAN, PROVINSI JAWA TIMUR
PROPOSAL KARYA ILMIAH PRAKTIK AKHIR
PROGRAM STUDI TEKNIK BUDIDAYA PERIKANAN
OLEH :
DEVI KUMALA DARA PUTRI
NIT :[Link]
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
BADAN PENGEMBANGAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN
POLITEKNIK KELAUTAN DAN PERIKANAN SIDOARJO
2020
LEMBAR PERSETUJUAN
Judul : Manajemen Pakan Pada Pembesaran Udang Vannamei
(Litopenaeus vannamei) di CV. DAUN PRIMA Desa Bancar,
Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur
Nama : Devi Kumala Dara Putri
NIT : [Link]
Prodi : Teknik Budidaya Perikanan
Proposal Ini Disusun Sebagai Persyaratan
Pelaksanakan Kerja Praktik Akhir
Program Studi Teknik Budidaya Perikanan
Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo
Tahun Akademik 2019/2020
Menyetujui:
Dosen Pembimbing I Dosen Pembimbing 2
Ir. Moh. Zainal Arifin, MP Asep Akmal Aonullah, [Link]
NIP. 19640214 199003 1 004 NIP. 19901126 201902 1 001
Tanggal : Tanggal :
Mengetahui :
Ketua Program Studi Teknik Budidaya Perikanan
Mohsan Abrori, [Link], [Link]
NIP.19701230 200312 1 004
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan
penyusunan proposal Karya Ilmiah Praktik Akhir. Penyusunan proposal ini dapat
selesai karena bantuan, dukungan dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh
karena itu, dalam kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih
kepada:
1. Dr. M. Hery Riyadi Alauddin [Link], [Link]. selaku Direktur Politeknik
Kelautan dan Perikanan Sidoarjo yang telah memberikan kesempatan
dalam melaksanakan Kerja Praktik Akhir.
2. Mohsan Abrori, [Link], [Link] selaku Ketua Program Studi Teknik
Budidaya Perikanan.
3. Ir. Moh. Zainal Arifin selaku Dosen Pembimbing 1 yang telah
memberikan bimbingan dan arahannya dalam penyusunan proposal
Karya Ilmiah Praktik Akhir.
4. Asep Akmal Aonullah, [Link] selaku Dosen Pembimbing 2 yang telah
memberikan bimbingan dan arahannya dalam proposal Karya Ilmiah
Praktik Akhir.
5. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan proposal
Karya Ilmiah Praktik Akhir.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan dan penyajian proposal ini
masih kurang sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat
membangun sangat diharapkan penulis demi kesempurnaan proposal ini.
Sidoarjo, Februari 2020
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN PERSETUJUAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN
I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Maksud dan Tujuan
1.2.1. Maksud
1.2.2. Tujuan
II. TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Biologi Udang Vannamei
2.1.1. Taksonomi
2.1.2. Morfologi
2.1.3. Tingkah Laku
2.1.4. Siklus Hidup
2.1.5. Kebiasaan Makan
2.2. Persyaratan Lokasi
2.3. Persiapan Media Budidaya
2.3.1. Pengeringan Lahan dan Perbaikan Kontruksi
2.3.2. Pengapuran
2.3.3. Pengaturan Sistem Aerasi
2.3.4. Persiapan Air Media
2.3.5. Penumbuhan Pakan Alami
2.4. Penebaran Benur
2.4.1. Persyaratan Benur
2.4.2. Padat Tebar Benur
2.5. Manajemen Pakan
2.5.1. Definisi Pakan
2.5.2. Kandungan Nutrisi Pakan
2.5.3. Jenis Pakan
2.5.4. Dosis dan Frekuensi Pemberian Pakan
2.5.5. Cara Pemberian Pakan
2.5.6. Penyimpanan Pakan
2.5.7. Pengaruh Pakan pada Pertumbuhan
2.5.8. Pengaruh Pakan pada Kualitas Air
2.6. Pengendalian Hama dan Penyakit
2.7. Pengelolaan Kualitas Air
2.8. Panen dan Pasca Panen
2.8.1. Panen
2.8.2. Pasca Panen
III. METODOLOGI
3.1. Tempat dan Waktu Pelaksanaan
3.2. Metode Karya Ilmiah Praktik Akhir
3.3. Sumber Data
3.4. Teknik Pengumpulan Data
3.5. Teknik Pengolahan dan Analisis Data
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pakan merupakan faktor terpenting dalam budidaya udang vannamei karena
menyerap 60 – 70% dari total biaya operasional. Pakan yang diberikan harus
sesuai dengan kebutuhan sehingga dapat memacu pertumbuhan dan
perkembangan udang vannamei secara optimal, hal ini juga dapat meningkatkan
produktivitas. Pakan buatan berupa pelet dapat diberikan sejak benur ditebar
hingga udang siap panen. Ukuran dan jumlah pakan yang diberikan harus
diperhatikan secara cermat dan tepat sehingga udang tidak mengalami
kekurangan pakan (underfeeding) atau kelebihan pakan (overfeeding).
Kekurangan pakan akan mengakibatkan pertumbuhan menjadi lambat, ukuran
udang tidak seragam, tubuh tampak keropos, dan memunculkan kanibalisme.
Sebaliknya kelebihan pakan akan mencemari perairan dan mengakibatkan
kualitas air menjadi jelek sehingga udang mudah stres dan pertumbuhan udang
terhambat (Nuhman, 2009).
Budidaya udang vannamei secara intensif memiliki ciri-ciri padat tebar yang
tinggi dan penambahan jumlah pakan. Pada sistem budidaya ini manajemen
pakan yang kurang baik dapat menimbulkan sisa pakan, secara perlahan-lahan
meningkatkan kadar pencemaran dan menurunkan kualitas air. Input pakan yang
tinggi dapat menimbulkan tingginya limbah yang dihasilkan, baik yang
tersuspensi maupun yang mengendap didasar kolam. Kandungan protein pakan
udang buatan (pelet) cukup tinggi, yaitu sekitar 40% sehingga proses
pembusukan akan menghasilkan amonia yang merupakan salah satu senyawa
toksik bagi udang (Romadhona et al, 2016).
Hal tersebut menimbulkan permasalahan lingkungan pada kegiatan
budidaya udang vannamei, seperti rentan terhadap penyakit, kematian masal.
Sehingga berakibat menurunnya produktivitas produksi udang vannamei
(Ramdhani et al., 2018). Maka dari itu manajemen (pengelolaan) pakan sangat
penting dalam budidaya udang, karena pengelolaan pakan yang baik akan
membuat usaha menjadi ekonomis. Dari uraian diatas Penulis tertarik untuk
mengambil judul manajemen pakan pada pembesaran udang vannamei di CV.
Daun Prima, Desa Bancar, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa
Timur.
1.2 Maksud dan Tujuan
1.2.1 Maksud
Maksud dari Kerja Praktik Akhir ini adalah berpartisipasi aktif dalam
kegiatan pembesaran udang vannamei, serta mempelajari lebih detail tentang
manajemen pemberian pakan dan memperoleh data teknis tentang manajemen
pakan di CV. Daun Prima, Desa Bancar, Kecamatan Bancar, Kabupaten
Tuban, Provinsi Jawa Timur.
1.2.2 Tujuan
Tujuan dari Kerja Praktik Akhir ini adalah :
a. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis pembesaran
udang vannamei di CV. Daun Prima, Desa Bancar, Kecamatan
Bancar, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur.
b. Meningkatkan keterampilan manajemen pemberian pakan udang
vannamei di CV. Daun Prima, Desa Bancar, Kecamatan Bancar,
Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur.
II. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Biologi Udang Vannamei
2.1.1 Taksonomi
Penggolongan udang vaname secara lengkap berdasarkan ilmu
taksonomi hewan (sistem pengelompokan hewan berdasarkan bentuk tubuh
dan sifat-sifatnya) menurut Amri dan Kanna (2008), adalah sebagai berikut:
Filum : Arthropoda
Kelas : Crustacea
Ordo : Decapoda
Famili : Penaidae
Genus : Litopenaeus
Spesies : Litopenaeus vannamei
Nama lokal : Udang vaname, udang kaki putih, udang putih
Amerika
2.1.2 Morfologi
2.1.3 Tingkah Laku
2.1.4 Siklus Hidup
2.1.5 Kebiasaan Makan
2.2 Persyaratan Lokasi
2.3 Persiapan Media Budidaya
2.4 Penebaran Benur
2.5 Manajemen Pakan
2.5.1 Definisi Pakan
Pakan merupakan sumber nutrisi yang terdiri dari protein, lemak,
karbohidrat, vitamin, dan mineral. Nutrisi digunakan oleh udang vannamei
sebagai energi untuk pertumbuhan dan berkembang biak. Pakan terdapat 2
jenis: pakan alami dan pakan buatan