0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan5 halaman

Perencanaan Anaerobik Baffle Reaktor

Dokumen tersebut merangkum perencanaan anaerobik baffle reaktor (ABR) untuk pengolahan limbah cair dengan debit 6 m3/hari. ABR akan terdiri atas 4 kompartemen dengan dimensi masing-masing 1 x 1,2 x 1 meter. Analisis menunjukkan bahwa setiap kompartemen akan menghasilkan sedimen lumpur sebesar 1,7 m3, 0,56 m3, 0,22 m3, dan 0,058 m3. Debit keluar ABR adal

Diunggah oleh

mektan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan5 halaman

Perencanaan Anaerobik Baffle Reaktor

Dokumen tersebut merangkum perencanaan anaerobik baffle reaktor (ABR) untuk pengolahan limbah cair dengan debit 6 m3/hari. ABR akan terdiri atas 4 kompartemen dengan dimensi masing-masing 1 x 1,2 x 1 meter. Analisis menunjukkan bahwa setiap kompartemen akan menghasilkan sedimen lumpur sebesar 1,7 m3, 0,56 m3, 0,22 m3, dan 0,058 m3. Debit keluar ABR adal

Diunggah oleh

mektan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Jumlah debit yang masuk kedalam bak anaerobik baffle reactor adalah sebagai berikut ini:

Q ABR = Q Total – Q Endapan di SSC

Q ABR = 5,0 m3/hari – (20% x 5 m3/hari) = 4,0 m3/hari

CV Artha Gemilang | Laporan Akhir


A. Anaerobik Baffle Reaktor
Anaerobik Baffle Reaktor merupakan unit pengolahan air limbah yang
memanfaatkan sekat sekat di dalam unit reaktor untuk menurunkan kecepatan alir
limbah. Air limbah akan masuk ke bak ABR di kompartemen pertama kemudian
dengan akumulasi terus menerus naik hingga batas kompartemen akan mengali ke
kompartemen kedua dan seterusnya. Ketika proses naik inilah terjadi penurunan
BOD secara bertahap di masing masing kompartemen sehingga BOD outlet di
kompartemen terakhir akan lebih kecil karena proses secara anaerobik per stage
kompartemen. Berikut ini spesifikasi perencanaan ABR yaitu :
Debit limbah dari Bak SSC : 4,0 m3/hari
Faktor peak : 1,5
BOD dari bak pengendap : 2.450 mg/L (dibulatkan ke kg/m3 = 2,5 Kg/m3)
BOD outlet ABR : 735 mg/L (dibulatkan ke kg/m3 = 0,7 Kg/m3)
Efisiensi pengolahan ABR : 80 %
Bak Pengendap : 1 buah Td 4 jam
Jumlah Kompartemen : 6 stage (4 – 6)
Waktu tinggal hidrolik : 20 jam (5 – 20 jam)
Rasio Panjang : Lebar : 4:1
Freeboard : 30 cm
Beban BOD : < 3 kg BOD/[Link]
Koefisien yield mikroorganisme : 0,03 Kg BOD/Kg MLVSS

- Estimasi debit pengolahan harian

𝑄𝑑 = Qabr x 1,5
𝑄𝑑 = 4,0 m3 x 1,5
𝑄𝑑 = 6,0 m3

- Volume bak pengendap ABR

4 jam
VolABR = Q𝑑 x
24 jam
4 jam
VolABR = 6,0 m3 x
24 jam
2
VolABR = 1,0 m3

- Volume ABR dengan waktu tinggal rencana 20 jam

CV Artha Gemilang | Laporan Akhir


20 jam
VolABR = Q𝑑 x
24 jam
20 jam
VolABR = 6,0 m3 x
24 jam
VolABR = 5 m3

- Perencanaan unit ABR dengan kedalaman air efektif di kompartemen pertama


adalah 1 meter, maka dimensi dari unit ABR adalah sebagai berikut :
VolABR
LuasABR =
𝐻air
5,0 m3
LuasABR =
1m
LuasABR = 5 m2
- Jika rasio panjang dan lebar dari unit ABR dengan perbandingan nilai 4 : 1 maka
dimensi unit yaitu :
LuasABR = Panjang x Lebar
5 m2 = 4 L x L
5
𝐿2 =
4
L = 1,18 meter
untuk memudahkan konstruksi di lapangan, maka dibulatkan menjadi 1,2 m
P = 4 meter

Kompartemen 1 Kompartemen 2 Kompartemen 3 Kompartemen 4


Panjang (meter) 1,0 1,0 1,0 1,0
Lebar (meter) 1,2 1,2 1,2 1,2
Tinggi air (cm) 120 115 110 105
Tinggi pipa
115 110 105 100
kompartemen (cm)
Freeboard (cm) 30 35 40 45
BOD inlet (mg/L) 1.960 1.274 955 812
BOD outlet (mg/L) 1.274 955 812 771

- Jika anaerobik baffle reaktor dibagi sebanyak empat (4) kompartemen, maka
3
dimensi per kompartemen adalah:

CV Artha Gemilang | Laporan Akhir


- Analisis timbulan sedimen di bioreaktor ABR, jika yield lumpur dihasilkan
sebesar 0,03 Kg BOD/Kg MLVSS, diasumsikan kadar lumpur terhadap air 6%
dan berat larutan lumpur sebesar 1,2 kg per 1 kg air, maka masing masing
kompartemen akan menghasilkan lumpur TSS sebagai berikut :

Kompartemen 1.
Kg
MLVSS1 = 0,03 x (6 m3 x 686 )
𝑚3
MLVSS1 = 123,5 Kg
123,5 Kg
Lumpur1 =
Kg
0,06 x 1,2 𝐿

Lumpur1 = 1.715 Liter ≈ 1,7 m3


Debit ke kompartemen 2 = (6 - 1,7) m3 = 4,3 m3

Kompartemen 2
Kg
MLVSS1 = 0,03 x (4,3m3 x 318 )
𝑚3
MLVSS1 = 41,02 Kg
41,02 Kg
Lumpur1 =
Kg
0,06 x 1,2 𝐿
4
Lumpur1 = 569,7 Liter ≈ 0,56 m3
Debit ke kompartemen 3 = (4,3 - 0,56) m3 = 3,74 m3

CV Artha Gemilang | Laporan Akhir


Kompartemen 3
Kg
MLVSS1 = 0,03 x (3,74 m3 x 143 )
𝑚3
MLVSS1 = 16,0 Kg
16,0 Kg
Lumpur1 =
Kg
0,06 x 1,2 𝐿

Lumpur1 = 222 Liter ≈ 0,22m3


Debit ke unit Fakulttatif = (3,74 - 0,22) m3 = 3,52m3
Kompartemen 4
Kg
MLVSS1 = 0,03 x (3,52m3 x 40 )
𝑚3
MLVSS1 = 4,22Kg
4,22 Kg
Lumpur1 =
Kg
0,06 x 1,2 𝐿

Lumpur1 = 58,6 Liter ≈ 0,058 m3


Debit ke unit Fakulttatif = (3,52 - 0,058) m3 = 3,462 m3 /Hari

CV Artha Gemilang | Laporan Akhir

Anda mungkin juga menyukai