0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan9 halaman

Struktur Dasar Pemrograman C++

Dokumen tersebut membahas pengertian bahasa pemrograman C++ dan struktur dasarnya. C++ adalah bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan dari bahasa C, dengan menambahkan fitur-fitur seperti class dan inheritance. Struktur dasar bahasa C++ meliputi deklarasi fungsi main(), penggunaan preprocessor, komentar, dan operator.

Diunggah oleh

Panji Dayat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan9 halaman

Struktur Dasar Pemrograman C++

Dokumen tersebut membahas pengertian bahasa pemrograman C++ dan struktur dasarnya. C++ adalah bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan dari bahasa C, dengan menambahkan fitur-fitur seperti class dan inheritance. Struktur dasar bahasa C++ meliputi deklarasi fungsi main(), penggunaan preprocessor, komentar, dan operator.

Diunggah oleh

Panji Dayat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Bahasa pemrograman merupakan kumpulan aturan yang disusun sedemikian rupa sehingga
memungkinkan pengguna komputer membuat program yang dapat dijalankan dengan aturan
tersebut. Bahasa pemrograman dapat dikelompokkan dalam berbagai macam sudut pandang.
Salah satu pengelompokkan bahasa pemrograman adalah pendekatan dari notasi bahasa
pemrograman tersebut, apakah lebih dekat ke bahasa mesin atau ke bahasa manusia. Dengan cara
ini, bahasa pemrograman dapat dikelompokkan menjadi dua yakni bahasa tingkat rendah (low-
level languages) dan bahasa tingkat tinggi (high-level languages).
Bahasa tingkat tinggi merupakan bahasa yang mudah dipahami oleh manusia, c++
merupakan salah satu contoh dati bahasa tingkat tinggi. Contoh lain dari bahasa tingkat tinggi
adalah Pascal, Perl, Java, dan lain sebagainya. Sedangkan bahasa tingkat rendah merupakan
bahasa mesin atau bahasa assembly.
Namun bahasa tingkat tinggi mempunyai banyak sekali sisi keuntungan. Bahasa tingkat
tinggi mudah dipelajari, mudah ditulis, mudah dibaca dan tentu saja mudah dicari kesalahannya.
Dalam makalah ini akan membahas salah satu bahasa tingkat tinggi yaitu C++. Bahasa ini
diciptakan oleh Bjarne Stroustrup pada tahun 1980-an. Sebagai bahasa yang berorientasi objek,
C++ memudahkan dalam pembuatan aplikasi yang berskala besar.
Sebagai bahasa yang beraras tinggi, yang menggunakan perintah-perintah yang mudah
dimengerti oleh orang, C++ mempunyai keunggulan, yakni bersifat universal. Sebagai bahasa
yang universal, C++ bisa dijumpai di berbagai platform (Linux, Unix, Windows, Mac, dan lain-
lain). Artinya, jika kita menguasai C++ di platform PC, sangat mudah untuk berpindah di Linux
ataupun sistem operasi yang lain

1.1 RUMUSAN MASALAH


Penulis telah menyusun beberapa masalah yang akan dibahas dalam makalah ini sebagai
batasan dalam bab pembahasan. Beberapa masalah tersebut antaralain :
1. Apa itu c++ ?
2. Bagaimana struktur dasar bahasa C++

1
1.2 TUJUAN PENULISAN
1. Mengetahui apa itu C++.
2. Mengetahu struktur dasar bahasa C++.

2
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 PENGERTIAN C++
C++ adalah bahasa pemrograman komputer yang dibuat oleh Bjarne Stroustup, yang
merupakan perkembangan dari bahasa C. Dikembangkan di Bong Labs (Dennis Ritchie) pada
awal tahun 1070-an. Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu bahasa B. pada
awalnya bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem
Unix.
Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) bahasa
pemrograman C menjadi versi dominan. Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam
pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded.
Bjarne Stroustrup pada laboraturium Bell pertama kali mengembangkan C++ pada awal
1980-an. Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support untuk
pemrograman tingkat rendah (low-level languages). Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru
seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading. Salah satu perbendaan
yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman
berorientasi objek (Object Oriented Programming).
Bahasa C++ mempunyai beberapa keunggulan :
1. Proses eksekusi program cepat.
2. Struktur bahasa yang baik (terstruktur).
3. Menyediakan kemampuan pemrograman berorientasi objek.

2.2 STUKTUR BAHASA C++


Program pertama pemula menulis sebuah program yang disebut “Hello World”, yang hanya
mencetak “Hello World” ke layar komputer. Meskipun sangat sederhana, namun berisi semua
komponen dasar program C++, sebagai berikut :

3
Panel atas menunjukkan kode C++ untuk program ini. Panel bawah menunjukkan hasil
ketika program dijalankan oleh komputer. Sedangkan angka yang berada disebelah kiri panel
berfungsi untuk memudahkan kita dalam meneliti kesalahan pada program, dan bukan bagian
dari program. Berikut penjelasan baris-baris pada kode tersebut :

Baris 1 : //Program pertama saya di C++


Dua tanda garis miring menunjukkan bahwa kalimat selanjutnya adalah komentar yang
dimasukkan oleh programmer tetapi tidak berpengaruh pada perilaku program. Dapat juga
dengan menggunakan /* … komentar … */

Baris 2 : #include <iostream>


Baris yang dimulai dengan tanda pagar (#) merupakan pernyataan untuk menyertakan
preprocessor. #include <iostream> berarti memerintahkan kompier untuk menyertakan bagian
dari standar C++, yang dikenal sebagai header iostream, yang memungkinkan untuk melakukan
standar operasi input dan output, seperti menulis output dari program ini (Hello Wordl!) ke layar.

Baris 3 : Sebuah baris kosong


Baris kosong tidak berpengaruh pada program. Mereka hanya meningkatkan pembacaan
kode.

4
Baris 4 : int main ()
Baris ini memulai deklarasi fungsi main. Fungsi main merupakan titik awal dimana
seluruh program C++ akan mulai dieksekusi. Diletakkan diawal, ditengah, atau diakhir program,
isi dari fungsi main akan selalu dieksekusi pertama kali. Pada dasarnya, seluruh program C++
memiliki fungsi main.
Main diikuti oleh sepasang tanda kurung () karena merupakan fungsi. Pada C++, semua fungsi
diikuti oleh sepasang tanda kurung () dimana, dapat berisi argumen didalamnya.

Baris 5 dan 7 : { dan }


Tanda kurung kurawal terbuka ( { ) pada baris 5 menunjukkan awal definisi fungsi main
dan tanda kurung kurawal tertutup ( } ) pada baris 7 menunjukkan akhir. Kode-kode yang berada
diantara tanda kurung kurawal ini adalah tubuh fungsi yang mendefinisikan apa yang akan
terjadi ketika main dieksekusi.

Baris 6 : std :: cout << “Hello World!”;


Baris ini adalah pernyataan C++. Pernyataan ini memiliki tiga bagian : pertama std ::
cout, yang mengidentifikasi output ke layar. Kedua, operator penyisipan ( << ), yang
menunjukkan bahwa kalimat berikutnya agar dimasukkan ke std :: cout. Ketiga, kalimat “Hello
World!” merupakan kalimat yang akan dimunculkan ke layar. Setiap pernyataan dalam C++
harus diakhiri dengan tanda semicolon (;) untuk memisahkan antara pernyataan yang satu dengan
pernyataan lainnya.

Aturan-aturan umum penulisan bahasa C++ :


1. Bahasa C++ bersifat case sensitive artinya huruf besar dan huruf kecil dibedakan.
2. Untuk memberi komentar pada suatu baris program, digunakan /* dan */ atau //
3. Awal dan akhir fungsi utama diapit dengan tanda kurung kurawal.
4. Setiap pernyataan diakhiri dengan tanda semicolon (;).
5. Semua variable yang digunakan di dalam program wajib dideklarasikan terlebih
dahulu.

5
2.3 TIPE KESALAHAN PADA C++
2.3.1 Kesalahan Sintaksis
Bahasa C++ hanya dapat dieksekusi, jika dan hanya jika program tersebut memiliki
sintaksis yag telah sepenuhnya benar. Jika tidak, maka proses akan berhenti dan memberikan
pesan kesalahan. Sintaksis menunjukkan struktur program dan aturannya.
2.3.2 Kesalahan Run-time
Kesalahan tipe kedua adalah kesalahan run-time, disebut demikian karena kesalahan ini
tidak akan muncul sebelum program dijalankan. Kesalahan ini juga sering disebut dengan
exception karena kesalahan ini biasanya menunjukkan sesuatu yang ganjil terjadi.

2.3.3 Kesalahan Logika


Kesalahan tipe ketiga adalah kesalahan logika atau semantik. Jika terjadi kesalahan tipe
ini, maka program akan tetap berjalan dengan sukses tanpa pesan kesalahan. Namun, program
tersebut tidak menjalankan program dengan benar atau tidak menjalankan program sesuai
dengan maksud yang diinginkan programmer.

2.3.4 TIPE DATA


Untuk menyimpan suatu variable diperlukan tempat khusus di dalam memori komputer.
Besar dan tipe dari variable-variabel di dalam standar program C++ di spesifikasikan sebagai
berikut :

6
2.4 OPERATOR
Operator-operator yang disediakan C++ berupa keyword atau karakter khusus. Operator –
operator ini cukup penting untuk diketahui karena merupakan salah satu dasar bahasa C++.

1. Operator Assign (=)


Operator yang berfungsi untuk memasukkan (assign) nilai kedalam suatu
variabel ataupun konstanta.

7
2. Operator Aritmatika (+, -, *, /, %)
Operator yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi aritmatika. \

3. Operator Majemuk (+=, -=, *=, /=, %=, <>=, &=, |=)
Operator yang digunakan untuk menyederhanakan penulisan operasi aritmatika.

4. Operator Penaikan dan Penurunan (++, --)


Operator penaikan (++) akan menaikkan / menambahkan 1 nilai variabel,
sedangkan penurunan (--) akan menurunkan / mengurangi 1 nilai variabel.

5. Operator Logika (!, &&, ||)


Operator yang hanya mengenal dua keadaan yaitu true (angka 1) dan false
(angka 0).

6. Operator Kondisional ( ? )
Operator yang dipakai untuk mendapatkan sebuah nilai dari dua buah
kemungkinan, berdasarkan suatu kondisi.

7. Operator Koma ( , )
Operator berfungsi untuk memisahkan dua atau lebih ekspresi.

8. Operator Relational (==, !=, >, =, <)


Operator untuk mengembalikan nilai false, karena (true&&false)untuk logika
NOT (!).

9. Operator Ivalue a=5 rvalue


Memberikan nilai 5 kepada variabel a. Ivalue harus selalu berupa variabel,
sedangkan rvalue dapat berupa variabel, nilai, konstanta, hasil operasi ataupun
kombinasinya.

8
BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
C++ merupakan salah satu bahasa pemrograman yang mudah dipelajari dan berorientasikan
pada objek. Bahasa C++ mempunyai struktur bahasa yang mudah dipahami. Dalam menjalankan
program dari bahasa C++ dibutuhkan suatu compiler yang berguna untuk mengkompilasi kode
yang kita tuliskan menjadi bentuk bahasa mesin sehingga program dapat berjalan.

Anda mungkin juga menyukai