0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan3 halaman

SOP Penanganan Asma di Puskesmas

SOP ini membahas tentang penanganan pasien asma bronkial di Puskesmas Kambang. Langkah-langkahnya meliputi identifikasi dan pengendalian faktor pemicu, pemberian pengobatan jangka panjang dan akut, konseling edukasi pasien dan keluarga, kriteria rujukan dan persiapan rujukan ke fasilitas kesehatan sekunder.

Diunggah oleh

luzy cahhayu putri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan3 halaman

SOP Penanganan Asma di Puskesmas

SOP ini membahas tentang penanganan pasien asma bronkial di Puskesmas Kambang. Langkah-langkahnya meliputi identifikasi dan pengendalian faktor pemicu, pemberian pengobatan jangka panjang dan akut, konseling edukasi pasien dan keluarga, kriteria rujukan dan persiapan rujukan ke fasilitas kesehatan sekunder.

Diunggah oleh

luzy cahhayu putri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOP

ASMA BRONCHIALE
No. Dokumen : SOP/UKP/0
No. Revisi : 01
SOP Tanggal Terbit : //
Halaman : 1/2
UPT KESEHATAN ELZA SUMITRA,SKM
PUSKESMAS
NIP.197803132005012009
KAMBANG
1. Pengertian Asma bronkial adalah gangguan inflamasikronik saluran
napas yang melibatkan banyak sel inflamasi dan mediator.

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk


Prosedur ini dibuat dimaksudkan agar petugas kesehatan
di puskesmas Kambang dapat melakukan penanganan
penderita asma bronkhial dengan baik dan benar

3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala UPT Kesehatan Puskesmas


Kambang Nomor : /KAPUS/ / tentang

4. Referensi Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor


HK.02.02/Menkes/514/2015 tentang Panduan Praktik
Klinis Bagi Dokter diFasilitas Pelayanan Kesehatan
Tingkat Pertama

[Link]/ A. Alat dan bahan : buku , atk , stetoskop, tensimeter,


Langkah- oksigen dan nebuliser
langkah B. Petugas yang melakukan : perawat dan dokter
C. Langkah-langkah :
1. Pasien disarankan untuk mengidentifikasi serta
mengendalikan faktor pencetusnya.
2. Perlu dilakukan perencanaan dan pemberian
pengobatan jangka panjang serta menetapkan
pengobatan pada serangan akut sesuai tabel di
bawah ini
a. PEMERIKSAAN PENUNJANG LANJUTAN (BILA
DIPERLUKAN)
1. Fototoraks
2. Uji sensitifitas kulit
3. Spirometri
4. Uji Provokasi Bronkus
A. KONSELING DAN EDUKASI
1. Memberikan informasi kepada individu dan keluarga
mengenai seluk beluk penyakit, sifatpenyakit,
perubahan penyakit (apakah membaik atau
memburuk), jenis dan mekanisme kerja obat-obatan
dan mengetahui kapan harus meminta pertolongan
dokter.
2. Kontrol secara teratur antara lain untuk menilai dan
monitor berat asma secara berkala (asthma control
test/ ACT)
3. Polahidupsehat.
4. Menjelaskan pentingnya melakukan pencegahan
dengan:
1. Menghindari setiap pencetus.
2. Menggunakan bronkodilator/steroid inhalasi
sebelum melakukan exercise untuk mencegah
exercise induced asthma.

B. KRITERIA RUJUKAN
1. Bila sering terjadi eksaserbasi.
2. Pada serangan asma akut sedang dan berat.
3. Asma dengan komplikasi.

C. PERSIAPAN DALAM MELAKUKAN RUJUKAN BAGI


PASIEN ASMA, YAITU:
a. Terdapat oksigen.
b. Pemberian steroid sistemik injeksi atau inhalasi
disamping pemberian bronkodilator kerja cepat
inhalasi.
c. Pasien harus didampingi oleh dokter/tenaga
kesehatan terlatih selama perjalanan menuju ke
pelayanan sekunder.

6. Unit Terkait Poli Umum, Poli KIA/KB,UGD,Rawat Inap

7. Rekaman No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal


Historis mulai
Perubahan diberlakuka
n
8. Hal-hal yang
perlu
diperhatikan

9. Dokumen
Terkait

Anda mungkin juga menyukai