100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
927 tayangan20 halaman

Tutorial Lengkap Leapfrog 4.0

1. Membuat model geologi 3D berdasarkan data peta, topografi, dan drillhole untuk proyek eksplorasi tambang di suatu lokasi. Model ini mencakup litologi, intrusi, dan alterasi untuk membantu penafsiran deposit mineral.

Diunggah oleh

lia andri anggraeni
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
927 tayangan20 halaman

Tutorial Lengkap Leapfrog 4.0

1. Membuat model geologi 3D berdasarkan data peta, topografi, dan drillhole untuk proyek eksplorasi tambang di suatu lokasi. Model ini mencakup litologi, intrusi, dan alterasi untuk membantu penafsiran deposit mineral.

Diunggah oleh

lia andri anggraeni
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LIA ANDRI ANGGRAENI

03411640000015

TUTORIAL 4 LEAPFROG 4.O

Start New intrusion

[Link] New project Mengatur trend


intrusi

Import map
Model intrusi
Propylitic alteration,
Peta
Mineralised potassic
alteration, Porphyry

Clipping
New Erosion
baoundary

[Link] Membuat topografi Model erosi


kontak surface
Sericitic
Peta dengan alteration
topografi

[Link], New deposit


[Link], Import data drillhole
[Link]

Model contact
Peta dengan surface Sericitic
topografi + alteration, Chloritic
data drillhole alteration, Advanced
argillic alteration,
Acid leached zone
Advanced argillic
Membuat geological model alteration, Acid
leached
zoneAdvanced
Membuat deposit
contact surface

Finish
Model kontak
surface Basement
dan Volcanic edifice
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015
Langkah langkah untuk tutorial 4 adalah sebagai berikut
1. Open leapfrog 4.0
2. Membuat new project, beri nama project sesuai keinginan kemudian simpan project
kedalam folder yang diinginkan

3. Import map dan mengatur clipping boundary


 Klik kanan pada folder GIS Data, Maps and Photos dan pilih Import Map.
 Pilih data [Link] lalu klik Open.
 Tambahkan foto udara ke Scene View.
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015
Kemudian atur clipping boundry dengan cara : Klik kanan pada folder Topographies
dan pilih Set Clipping Boundary. Kemudian pilih Enclose Object, lalu tekan
<Everything> kemudian tekan ok. Clipping boundary bertujuan untuk menyesuaikan
ukuran model yang akan dibuat agar sesuai dengan data.
4. Membuat Topografi
Pembuatan topografi bertujuan untuk menghasilkan model sesuai dengan elevasi
berdasarkan data yang ada.
 Klik kanan pada folder Topographies kemudian pilih New Topography >
Import Elevation Grid.

 Arahkan ke folder yang menyimpan file [Link].

 Pada window New Topography, atur surface resolution (pada tutorial ini 20),
klik OK
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015

5. Import Drillhole Data


Data drillholes yang digunakan ada 3 file, yaitu : [Link], [Link], dan
[Link].
 Klik kanan pada folder Drillhole Data dan pilih Import Drillholes.

 Untuk Collar, klik tombol Browse untuk menemukan file [Link], lalu klik
Open.
 Klik Import untuk memulai proses memasukan data.
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015

 Leapfrog secara otomatis akan menampilkan tab masing-masing file, lalu klik
Next dan Finish untuk menyelesaikan proses importing data.

6. Membuat Geological Model


 Klik kanan pada folder Geological Models dan pilih New Geological Model.
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015
 Mengatur Surface Resolution menjadi 20. Semakin kecil resolusi yang
digunakan akan menghasilkan resolusi semakin baik tetapi memakan waktu
yang lebih lama dalam proses run, begitu juga sebaliknya, lalu checklist box
Adaptive.
 Pada tombol Enclose Object, pilih geology.

 Klik OK untuk membuat model geologi. Kemudian drag ke scene view

7. Membuat Deposit Contact Surface Berdasarkan Litologi


Berdasarkan data drillhole, terdapat 2 endapan yaitu Basement dan Volcanic Edifice.
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015
 Klik kanan pada Surface Chronology dan pilih New Deposit > From Base
Lithology

 Pada window yang muncul, pilih Basement sebagai Primary lithology.


 Pindahkan Sericitic alteration contacts dan Propylitic alteration contacts ke
kolom ignored lithologies, lalu klik OK.
 Tambahkan new contact surface ke dalam scene view, kemudian tampilkan
legend untuk tiap segmen, non-aktifkan semua litologi kecuali Basement dan
Volcanic edifice.
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015
 Double klik pada surface chronology, checklist pada box contact surface
untuk mengaktifkan, lalu klik OK.

8. Membuat Model Intrusi


Ada tiga model intrusi yang akan dibuat yaitu propylitic alteration, mineralised
potassic alteration dan porphyry stock

 Klik kanan Surface Chronology -> New Intrusion -> From Base Lithology

 Kemudian pilih Propylitic alteration pada Select interior lithology, dan akan
secara otomatis lapisan yang lebih tua dari Propylitic alteration yaitu
Basement dan Volcanic edifice akan berada dikolom Exterior Lithologie, dan
lapisan lainnya selain Basement dan Volcanic edifice merupakan lapisan
lebih muda akan berada pada kolom Ignored (Younger Lithologies)
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015

 Input hasil Output Volume (Propylitic alteration, Mineralised potassic


alteration, dan Porphyry stock) pada Project Tree ke Scene View
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015

 Lakukan langkah yang sama untuk Mineralised potassic alteration dan


Porphyry stock.
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015

9. Mengatur Tren Model Intrusi


 Input hasil Intrusion dari Mineralised potassic alteration pada Project Tree
folder Surface Chronology ke Scene View
 Ketik E pada keyboard untuk memperlihatkan sisi timur
 Klik icon ‘Draw plane line’ dan Buat garis vertikal di tengah model lapisan
 Double klik pada contact surface Mineralised potassic alteration, klik tab
Trend.
 Klik Set From Plane untuk menyesuaikan dengan pengaturan plane line, lalu
klik OK.
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015

 Ulangi diatas untuk Porphyry stock.


 Double klik pada hasil Intrusion dari Mineralised potassic alteration pada
Project Tree folder Surface Chronology -> tab Trend -> klik Set From Plane
untuk menyalin pengaturan yang telah kita buat dengan garis plane

 Klik 2x pada hasil Intrusion dari Porphyry stock pada Project Tree folder
Surface Chronology -> tab Trend -> klik Set to -> pilih Mineralised potassic
alteration. Pengaturan trend akan menyamakan dengan trend intrusi
Mineralised potassic alteration.
 Double klik pada surface cronology, aktifkan dengan checklist pada window
 Drag hasilnya ke scene view
 Lakukan slicing dengan
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015

10. Membuat Model Alterasi


Pada tahap ini akan dilakukan pemodelan deposit dan kontak permukaan erosi pada
litologi: Sericitic alteration, Chloritic alteration, Advanced argillic alteration dan Acid
leached zone.
 Klik kanan pada Surface Chronology dan pilih New Erosion > From Base
Lithology.
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015

 Pada window yang muncul, pilih Sericitic alteration sebagai Primary


lithology.
 Klik Use contacts below, lalu klik OK.

 Double klik pada Surface Chronology dan aktifkan Sericitic alteration contact
surface, lalu klik OK.
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015

 Klik kanan pada Surface Chronology dan pilih New Deposit > From Base
Lithology.

 Pada window yang muncul, pilih Chloritic alteration sebagai Primary


lithology.
 Klik Use contacts below.
 Pindahkan semua litologi ke kolom Contacted/Avoided lithologies kecuali
Acid leached zone dan Advanced argillic alteration, lalu klik OK.
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015

 Membuat Advanced argillic alteration kontak permukaan erosi, klik kanan


pada Surface Chronology dan pilih New Deposit > From Base Lithology,
pilih Acid leached zone sebagai Primary lithology
 Pilih Use contacts below.
 Hapus semua litologi dari kolom Ignored lithologies kecuali Acid leached
zone, klik OK.
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015

 Double klik Surface Chronology, aktifkan semua contact surface lalu klik
OK.
 Tambahkan model ke dalam scene view.
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015
LIA ANDRI ANGGRAENI
03411640000015

Anda mungkin juga menyukai