89% menganggap dokumen ini bermanfaat (18 suara)
14K tayangan2 halaman

SOP Penanganan Diare di Puskesmas

Dokumen ini membahas tentang penanganan diare di Puskesmas Pondok Betung. Terdapat penjelasan mengenai pengertian diare, tujuan penanganan diare, kebijakan pelayanan klinis, referensi, langkah-langkah penanganan diare mulai dari pemeriksaan, pemberian resep, konseling hingga pencatatan. Dokumen ini juga menjelaskan unit terkait dan dokumen pendukung penanganan diare.

Diunggah oleh

pondokbetung
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
89% menganggap dokumen ini bermanfaat (18 suara)
14K tayangan2 halaman

SOP Penanganan Diare di Puskesmas

Dokumen ini membahas tentang penanganan diare di Puskesmas Pondok Betung. Terdapat penjelasan mengenai pengertian diare, tujuan penanganan diare, kebijakan pelayanan klinis, referensi, langkah-langkah penanganan diare mulai dari pemeriksaan, pemberian resep, konseling hingga pencatatan. Dokumen ini juga menjelaskan unit terkait dan dokumen pendukung penanganan diare.

Diunggah oleh

pondokbetung
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENANGANAN DIARE

[Link] :
[Link] :
SOP Tanggal Terbit :

Halaman :

UPT Puskesmas Dr. M. Alwan AT


Pondok Betung NIP.197202262002121
002
1. Pengertian Menurut WHO Pengertian diare adalah buang air besar dengan konsistensi cair
(mencret) sebanyak 3 kali atau lebih dalam satu hari (24 jam).

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melaksanakan tatalaksana


penyakit Diare.
3. Kebijakan Kebijakan Kepala Puskesmas Nomor 445.5/0034/SK/PKM PD BETUNG Tentang
Kebijakan Pelayanan Klinis Upaya Puskesmas.
4. Referensi Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HK.02.02/Menkes/514/2015 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di
Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama
5. Prosedur / 1. Petugas memanggil pasien sesuai nomor antrian
langkah- 2. Petugas melakukan anamnesa kepada pasien/ keluarga pasien (jika pasien
langkah adalah bayi atau balita)
3. Petugas mencuci tangan
4. Petugas melakukan pemeriksaan vital
5. Petugas memeriksa tanda-tanda dehidrasi ( melakukan rujukan jika terjadi
dehidrasi berat)
6. Petugas membuat resep untuk pasien (resep untuk rehidrasi, dan resep
antibiotic jika perlu)
7. Petugas memberikan konseling kepada pasien/keluarga pasien bahwa diare
adalah penyakit yang akan sembuh dengan sendirinya
8. Petugas mencatat hasil pemeriksaan ke dalam status pasien dan simpus
9. Petugas membereskan alat dan mencuci tangan
6. Unit Terkait 1. Ruang pemeriksaan Umum
2. Rawat inap
3. UGD

7. Dokumen 1. Rekam Medik


terkait
8. Rekaman No. Yang Isi perubahan Tgl. Mulai
historis diubah Diberlakukan
perubahan

Anda mungkin juga menyukai