0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan24 halaman

Nilai Eigen dan Metode SVD dalam Matematika

Dokumen tersebut membahas tentang nilai eigen dan singular value dari suatu matriks. Metode yang dijelaskan adalah metode power, algoritma QR, dan dekomposisi singular value.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan24 halaman

Nilai Eigen dan Metode SVD dalam Matematika

Dokumen tersebut membahas tentang nilai eigen dan singular value dari suatu matriks. Metode yang dijelaskan adalah metode power, algoritma QR, dan dekomposisi singular value.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nilai Eigen dan

Singular Value
MATA KULIAH : METODE NUMERIK
FILKOM – UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Disusun oleh Tim Ajar Mata Kuliah Metode Numerik 2019/2020


Outline

• Nilai Eigen
• Metode Power
• Algoritma QR
• Singular Value
Nilai eigen dan vektor eigen

• Definisi : Jika terdapat matriks A dengan ukuran 𝑛 x 𝑛 dan


vektor taknol 𝑥 berukuran 𝑛 x 1, maka dapat dituliskan
𝑨𝒙 = 𝝀𝒙
• Dimana :
– A : Matriks berukuran 𝑛 x 𝑛
– 𝜆 : Nilai eigen (eigenvalue)
– 𝑥 : Vektor eigen (eigenvector) yang bersesuaian dengan nilai
eigen 𝜆
Nilai eigen dan vektor eigen

• Nilai eigen dapat diperoleh dengan menyelesaikan persamaan :


𝐴𝑥 = 𝜆𝑥
𝐴𝑥 − 𝜆𝑥 = 0
𝐴𝑥 − 𝜆𝐼𝑥 = 0
𝐴 − 𝜆𝐼 𝑥 = 0 (i)

• Persamaan (i) hanya dapat diselesaikan bila 𝐴 − 𝜆𝐼 tidak


mempunyai inverse
• Dengan kata lain, nilai 𝜆 diperoleh dengan menghitung
determinan(𝐴 − 𝜆𝐼) = 0
Nilai eigen dan vektor eigen

• Langkah menghitung nilai eigen dan nilai vektor eigen:


1. Hitung nilai 𝐴 − 𝜆𝐼, dimana 𝐼 adalah matriks identitas
2. Hitung nilai det(𝐴 − 𝜆𝐼) = 0. Hasil dari perhitungan ini adalah
nilai-nilai eigen
3. Hitung nilai vektor eigen yang bersesuaian dengan masing-
masing nilai eigen.
Nilai eigen dan vektor eigen
• Contoh : Hitunglah nilai-nilai eigen dan vektor eigen dari matriks berikut :
5 −2
𝐴=
7 −4
Jawab :
5 −2 𝜆 0 5−𝜆 −2
• Nilai 𝐴 − 𝜆𝐼 : − =
7 −4 0 𝜆 7 −4 − 𝜆
• Nilai determinan 𝐴 − 𝜆𝐼 = (5 − 𝜆)(−4 − 𝜆)-(-2*7)
• 5 − 𝜆 −4 − 𝜆 + 2 ∗ 7 = 0
𝜆2 − 𝜆 − 6 = 0
𝜆−3 𝜆+2 =0
• Nilai eigen adalah 𝜆 = 3 dan 𝜆 = −2
Nilai eigen dan vektor eigen
• Vektor eigen yang bersesuaian dengan 𝜆 = −2
𝐴 − 𝜆𝐼 𝑥 = 0
5−𝜆 −2 𝑥1 0
=
7 −4 − 𝜆 𝑥2 0
7 −2 𝑥1 0
=
7 −2 𝑥2 0
• Dari SPL diatas diperoleh persamaan 7𝑥1 − 2𝑥2 = 0 sehingga dapat diperoleh
7
relasi 𝑥2 = 2 𝑥1 .
• Sehingga vektor eigen yang bersesuaian dengan nilai eigen 𝜆 = −2 adalah
𝑥1
semua vektor yang memenuhi 𝑥 = 7 𝑥 .
2 1
2 1 4
• Contoh vektor eigen , 7 ,
7 2 14
Nilai eigen dan vektor eigen
• Vektor eigen yang bersesuaian dengan 𝜆 = 3
𝐴 − 𝜆𝐼 𝑥 = 0
5−𝜆 −2 𝑥1 0
=
7 −4 − 𝜆 𝑥2 0
2 −2 𝑥1 0
=
7 −7 𝑥2 0
• Dari SPL diatas diperoleh persamaan 2𝑥1 − 2𝑥2 = 0 dan 7𝑥1 − 7𝑥2 = 0 sehingga dapat
diperoleh relasi 𝑥2 = 𝑥1 .
• Sehingga vektor eigen yang bersesuaian dengan nilai eigen 𝜆 = −2 adalah semua vektor
𝑥1
yang memenuhi 𝑥 = 𝑥 .
1
1 3 14
• Contoh vektor eigen , ,
1 3 14
Metode Power

• Power method merupakan metode iterasi untuk mencari nilai


eigen dan vektor eigen yang bersesuain
• Power method tidak bisa mencari semua nilai eigen, hanya bisa
menemukan nilai eigen dominan
Jika 𝜆1 , 𝜆2 , ⋯ , 𝜆1 merupakan nilai eigen dari matriks A berukuran n x n, 𝜆1
merupakan nilai eigen dominan jika :
𝜆1 > 𝜆𝑖 , 𝑖 = 2 ⋯ 𝑛

• Contoh :
– [-2,3,7,-5] -> Nilai dominannya = 7
– [-3,9,-13,8] -> Nilai dominannya = -13
Metode Power

• Algoritma power method


1. Tentukan sebuah vektor taknol 𝑥0 berukuran 𝑛 x 1 sebagai perkiraan
vektor eigen.
2. Ulangi langkah a sampai c sampai kondisi berhenti dipenuhi
a. Hitung nilai 𝑦 = 𝐴𝑥𝑖
b. Carilah 𝑑 = 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑑𝑜𝑚𝑖𝑛𝑎𝑛 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑦
𝑦1
𝑑
c. Hitung nilai 𝑥𝑖 = ⋮
𝑦𝑛
𝑑
3. Nilai d merupakan pendekatan nilai eigen dominan sedangkan vektor
𝑥𝑖 merupakan vektor eigen yang bersesuaian
Metode Power
• Contoh : Hitung nilai eigen dominan beserta vektor eigen dari matriks berikut :
5 −2
𝐴=
7 −4
Jawab :
1
5 −2 1 −1
• 𝑦1 = 𝐴𝑥0 = = → 𝑑 = −5 → 𝑥1 = 5
7 −4 3 −5 1
1
5 −2 −1 0.385
• 𝑦2 = 𝐴𝑥1 = 5 = → 𝑑 = −2.6 → 𝑥2 =
7 −4 1 −2.6 1
5 −2 0.385 −0.075 0.0575
• 𝑦3 = 𝐴𝑥2 = = → 𝑑 = −1.305 → 𝑥3 =
7 −4 1 −1.305 1
5 −2 1 3.5807 0.86046
• 𝑦10 = 𝐴𝑥9 = = → 𝑑 = 4.1613 → 𝑥10 =
7 −4 0.70967 4.1613 1
5 −2 1 3.0090 0.99701
• 𝑦20 = 𝐴𝑥19 = = → 𝑑 = 3.0181 → 𝑥20 =
7 −4 0.99548 3.0181 1
5 −2 1 3.0004 𝟎. 𝟗𝟗𝟗𝟗𝟎
• 𝑦28 = 𝐴𝑥27 = = → 𝑑 = 𝟑. 𝟎𝟎𝟎𝟕 → 𝑥20 =
7 −4 0.99982 3.0007 𝟏
0.99990
Setelah iterasi 28, diperoleh pendekata nilai eigen 𝜆 = 3.00007 dan vektor eigen 𝑥 =
1
Dekomposisi QR untuk
Pencarian Nilai Eigen
• Dekomposisi QR dapat digunakan untuk mencari nilai-nilai eigen dari
suatu matriks
• Dekomposisi QR menguraikan matriks A menjadi matriks Q dan R.
𝐴 = 𝑄𝑅
Dimana :
A = matriks m x n
Q = matriks orthogonal m x m, dimana QTQ = I
R = matriks segitiga atas berukuran m x n

• Komponan Q dan R dapat diperoleh menggunakan proses Gram-


Schmidt
Dekomposisi QR untuk
Pencarian Nilai Eigen
• Menggunakan komponen QR dari matriks A dapat didekati oleh
diagonal matriks Ak yang diperoleh dari Rk-1 * Qk-1
• Algoritma pencarian nilai eigen menggunakan QR :
1. Hitung komponen nilai QR dari matriks A. Gunakan proses Gram-Schmidt
𝑄0 𝑅0 = 𝐴
2. Set k=1
3. Ulangi langkah a dan b sampai kondisi berhenti dipenuhi
a. Hitung nilai 𝐴𝑘 = 𝑅𝑘−1 𝑄𝑘−1
b. Hitung ulang komponen Q dan R. 𝑄𝑘 𝑅𝑘 = 𝐴𝑘
4. Nilai-nilai eigen diperoleh dari diagonal matriks Ak
Dekomposisi QR untuk Pencarian
Nilai Eigen
• Contoh : Hitung nilai eigen dari matriks berikut :
5 −2
𝐴=
7 −4
• k=1
−0.58124 −0.81373 −8.60233 4.41741 1.40541 9.56757
𝑄0 = ; 𝑅0 = ; 𝐴1 = 𝑅0 𝑄0 =
−0.81373 0.58124 0.00000 −0.69749 0.56757 −0.40541
• k=2
−0.92724 −0.37446 −1.51568 −8.71964 4.6706 −7.5176
𝑄1 = ; 𝑅1 = ; 𝐴2 = 𝑅1 𝑄1 =
−0.37446 0.92724 0.00000 −3.95861 1.4824 −3.6706
• k=10
−0.999881 −0.0154 −2.91770 −9.01433 3.056171 −8.968332
𝑄9 = ; 𝑅9 = ; 𝐴10 = 𝑅9 𝑄9 =
−0.015400 0.999881 0.00000 −2.05641 0.031668 −2.056171
• k=20
𝑄19 = −1 −2.6848𝑥10−4 ; 𝑅 = −2.99855 −9.00027 ; 𝐴 = 𝑅 𝑄 = 𝟑. 𝟎𝟎𝟏𝟎 −8.9995
19 20 19 19
−2.6848𝑥10−4 −1 0.00000 −2.00097 5.3722𝑥10−4 −𝟐. 𝟎𝟎𝟏𝟎
Singular Value Decomposition (SVD)

Metode SVD membagi sebuah matriks A menjadi 3 komponen, yaitu U,S,V,


dimana :
𝐴 = 𝑈𝑆𝑉 𝑇
– Keterangan :
A = matriks berukuran m x n
U = matriks berukuran m x m yang merupakan vektor eigen orthonormal dari AAT.
S = matriks berukuran m x n yang diagonalnya merupakan akar kuadrat dari nilai eigen dari
U atau V yang disusun menurun.
V = matriks berukuran n x n yang merupakan vektor eigen orthonormal dari ATA
Singular Value Decomposition (SVD)

• Algoritma SVD
1. Hitung nilai AAT
2. Hitung nilai eigen dan vektor eigen dari AAT
3. Buatlah matriks y1 yang kolomnya berisi vektor eigen dari AAT
4. Hitung matriks U yang merupakan bentuk orthonormal dari y1. Gunakan proses Gram-schmidt
5. Hitung nilai ATA
6. Hitung nilai eigen dan vektor eigen dari ATA
7. Buatlah matriks y2 yang kolomnya berisi vektor eigen dari ATA
8. Hitung matriks V yang merupakan bentuk orthonormal dari y2. Gunakan proses Gram-schmidt
9. Diagonal matriks S merupakn nilai eigen taknol dari matriks U dan V yang dirutkan menurun. Elemen
selain diagonal bernilai 0
Singular Value Decomposition (SVD)

A = [Link]
Singular Value Decomposition (SVD)

• Contoh : Hitung nilai SVD dari matriks berikut :


3 1 1
𝐴=
−1 3 1

Jawab :
1. Hitung nilai AAT
3 −1
3 1 1 11 1
𝐴𝐴𝑇 = 1 3 =
−1 3 1 1 11
1 1
2. Hitung nilai eigen dan vektor eigen dari AAT
𝜆 = 10, 𝜆 = 12
𝑥1 1
Untuk 𝜆 = 10 vektor eigen yang bersesuaian adalah 𝑥 = −𝑥 , kita ambil
1 −1
𝑥1 1
Untuk 𝜆 = 12 vektor eigen yang bersesuaian adalah 𝑥 = 𝑥 , kita ambil
1 1
Singular Value Decomposition (SVD)

3. Buatlah matriks y1 yang kolomnya berisi vektor eigen dari AAT


1 1
𝑦1 =
1 −1
4. Hitung matriks U yang merupakan bentuk orthonormal dari y1
1 1
2 2
𝑈=
1 −1
2 2
5. Hitung nilai ATA
10 0 2
𝐴𝑇 𝐴 = 0 10 4
2 4 2
Singular Value Decomposition (SVD)
6. Hitung nilai eigen dan vektor eigen dari ATA
𝜆 = 0, 𝜆 = 10, 𝜆 = 12
1
Untuk 𝜆 = 12 vektor eigen yang bersesuaian adalah 𝑥 = 2
1
2
Untuk 𝜆 = 10 vektor eigen yang bersesuaian adalah 𝑥 = −1
0
1
Untuk 𝜆 = 0 vektor eigen yang bersesuaian adalah 𝑥 = 2
−5
Singular Value Decomposition (SVD)

7. Buatlah matriks y2 yang kolomnya berisi vektor eigen dari ATA


1 2 1
𝑦2 = 2 −1 2
1 0 −5
8. Hitung matriks V yang merupakan bentuk orthonormal dari y2
1 2 1
6 6 6
2 −1
𝑉= 0
5 5
−1 2 −5
30 30 30
Singular Value Decomposition (SVD)

9. Diagonal matriks S merupakan nilai eigen dari matriks U


atau V yang dirutkan menurun. Elemen selain diagonal
bernilai 0
12 0 0
𝑆=
0 10 0
Singular Value Decomposition (SVD)

Jadi, hasil dari dekomposisi matriks SVD adalah


1 2 1
1 1 6 6 6
2 2 12 0 0 2 −1
𝑈= 𝑆= 𝑉= 0
1 −1 0 10 0 5 5
2 2 −1 2 −5
30 30 30

A = [Link]

Anda mungkin juga menyukai