0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
299 tayangan22 halaman

SOP Pelayanan SPKT Polres Bogor

1. Dokumen tersebut merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bogor yang mengatur pelaksanaan tugas SPKT dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. 2. SPKT bertugas menerima laporan/pengaduan masyarakat, memberikan bantuan, serta memberikan informasi sesuai peraturan perundang-undangan. Kepala SPKT dan KANIT SPKT memiliki tugas untuk meng

Diunggah oleh

Patria Adip
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
299 tayangan22 halaman

SOP Pelayanan SPKT Polres Bogor

1. Dokumen tersebut merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bogor yang mengatur pelaksanaan tugas SPKT dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. 2. SPKT bertugas menerima laporan/pengaduan masyarakat, memberikan bantuan, serta memberikan informasi sesuai peraturan perundang-undangan. Kepala SPKT dan KANIT SPKT memiliki tugas untuk meng

Diunggah oleh

Patria Adip
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

DAERAH JAWA BARAT

RESOR BOGOR

Standar Operasional Prosedur

Nomor : SOP/ / I / 2012 / Polres Bogor

SENTRA PELAYANAN KEPOLISIAN TERPADU

( SPKT )

1. PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG

1. Polres Bogor bertugas menyelenggarakan tugas pokok Polri dalam


memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum,
serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada
masyarakat dan melaksanakan tugas-tugas Polri lainnya dalam daerah
hukum Kabupaten Bogor, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.

2. Dalam melaksanakan tugas tersebut di atas, pemberian pelayanan


kepolisian kepada masyarakat dalam bentuk penerimaan dan penanganan
laporan/pengaduan, pengkoordinasian dan pemberian bantuan serta
pertolongan termasuk pengamanan kegiatan masyarakat dan instansi
pemerintah, pelayanan masyarakat melalui surat dan alat komunikasi,
pelayanan informasi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

3. Melalui ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu diharapkan


masyarakat dapat merasakan pelayanan prima kepolisian yang diberikan
oleh anggota Polri jajaran Polres Bogor.

/ 2. Dasar …..

4. DASAR

1. Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik


Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4168).

2. Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi Dan


Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia.

3. Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 22 Tahun


2010 tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Pada Tingkat Kepolisian
Daerah.

4. Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 23 Tahun


2010 tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Pada Tingkat Kepolisian
Resor Dan Kepolisian Sektor.

5. MAKSUD DAN TUJUAN

1. Maksud
Menindaklanjuti kebijakan Kapolri tentang Program Partnership Building
(membangun kemitraan) dengan kegiatan Pelayanan Prima Kepolisian
dalam impementasinya di jajaran Polres Bogor dimana Polri mampu
memberikan respon dan pelayanan dengan cepat dan tepat melalui ruang
Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu terhadap setiap laporan ataupun
pengaduan Masyarakat.

2. Tujuan

Untuk dijadikan pedoman tentang prosedur dan tata cara pemberian


pelayanan prima kepolisian bagi setiap anggota SPKT yang bertugas di
ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu dalam memberikan pelayanan
kepada masyarakat.

3. RUANG LINGKUP

1. Penerapan

SOP ini berlaku bagi seluruh anggota SPKT dan anggota Polres Bogor yang
bertugas di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Bogor.

/ b. Bidang Tugas …..

2. Bidang Tugas

Bidang tugas yang tercakup dalam SOP ini meliputi pelayanan masyarakat yang
melingkupi tugas dalam bidang sbb :

1. Menerima Laporan/Pengaduan di SPKT.

2. Menerima Laporan/Pengaduan melalui layanan SMS 9123, Website Polres


Bogor serta Email Yanmas.

a) Kemacetan lalulintas.
b) Informasi pengurusan SIM.

3. Menerima Laporan/Pengaduan melalui Operator HT/RIX Radio.

a) Kejadian tawuran pelajar.

b) Kejadian kecelakaan lalulintas.

c) kejadian kebakaran.

d) kegiatan balap liar.

4. Menerima Laporan/Pengaduan melalui Operator Telepon Darurat 112 dan


Telepon 021- 8750163.

a) Kejadian tawuran pelajar.

b) Kejadian kecelakaan lalulintas.

c) Kejadian kebakaran.

d) Informasi pelayanan SIM keliling.

e) Informasi pengurusan SIM.

f) Kegiatan balap liar.

5. Prosedur pengurusan kehilangan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

6. Prosedur pengurusan kehilangan Kartu Keluarga (KK)

7. Prosedur pengurusan kehilangan Surat Ijin Mengemudi (SIM).

8. Prosedur pengurusan kehilangan Surat Bukti Tilang.

9. Prosedur pengurusan kehilangan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

10. Prosedur pengurusan kehilangan Buku Tabungan.

11. Prosedur pengurusan kehilangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

12. Prosedur pengurusan kehilangan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor


(BPKB).

13. Prosedur pengurusan kehilangan Akta Jual Beli (AJB).

14. Prosedur pengurusan kehilangan Sertifikat Tanah.


4

15. Prosedur pengurusan kehilangan Buku Pelaut.

16. Prosedur pengurusan kehilangan Faktur R4/R2.

17. Prosedur pengurusan kehilangan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan


Pertama.

18. Prosedur pengurusan kehilangan Ijazah.

3. PELAKSANAAN

4. KEPALA SPKT

1. Pertalaan tugas :

1. Kepala SPKT adalah unsur pelaksana tugas pokok yang berada dibawah
Kapolres.

2. Kepala SPKT bertugas mengatur pemberian pelayanan kepolisian terpadu


terhadap laporan/pengaduan masyarakat, memberikan bantuan dan
pertolongan, serta memberikan pelayanan informasi.

3. Memberikan arahan kepada seluruh anggota SPKT tentang tugas dan


kewajiban masing-masing unit.

4. Kepala SPKT bertanggung jawab kepada Kapolres dibawah koordinasi dan


arahan Kabagops, serta dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dibawah
kendali Wakapolres.

5. Kemampuan yang dimiliki :

1. Menguasai atau berpengalaman dalam tugas di fungsi kepolisian.


2. Memiliki track record yang baik selama bertugas.

3. Memiliki kemampuan leadership.

4. Menguasai masalah hukum pidana.

5. Memiliki minat dan kemampuan di bidang IT.

6. Pelaksanaan.

1. Melaksanakan serah terima tugas SPKT dari petugas lama ke petugas baru.

2. Melakukan briefing dan evaluasi sebelum dan sesudah pelaksanaan tugas.

3. Melakukan pengecekan sikap tampang petugas SPKT sebelum bertugas.

4. Mengecek dan memelihara kelengkapan ruangan SPKT agar tetap


dapat dioperasionalkan / difungsikan.

5. Mengecek kegiatan / aktifitas petugas SPKT.

6. Menjaga dan memelihara kebersihan di ruangan SPKT .

7. Mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan tugas anggota SPKT agar tetap


operasional.

8. Membangun komunikasi dengan menggunakan alat komunikasi yang ada.

9. Mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan tugas piket fungsi.

10. Melayani laporan atau pengaduan masyarakat yang diterimanya dengan


ramah, sopan dan profesional.

11. Meneruskan laporan, pengaduan dari masyarakat dengan cepat kepada


satuan wilayah atau piket fungsi.

12. Melaporkan kepada Waka Polres bila ada kerusakan pada peralatan yang
berada di ruangan SPKT pada kesempatan pertama.

13. Melaporkan pelaksanaan tugas SPKT selama 12 Jam kepada Kapolres.


14. KANIT SPKT

a. Pertalaan tugas :

1. Membantu Ka SPKT dalam melaksanakan tugas memberikan pelayanan


kepolisian secara terpadu terhadap laporan/pengaduan masyarakat,
memberikan bantuan dan pertolongan, serta memberikan pelayanan
informasi.

2. Membantu Ka SPKT dalam melaksanakan koordinasi dan pemberian bantuan


serta pertolongan dalam bentuk tindakan pertama di TKP, Turjawali dan
pengamanan kegiatan masyarakat serta instansi pemerintah.

3. Membantu Ka SPKT dalam melaksanakan pelayanan masyarakat melalui


surat dan alat komunikasi dalam bentuk telephon, pesan singkat, faximile,
jejaring sosial (internet).

4. Membantu Ka SPKT dalam melaksanakan pelayanan informasi yang


berkaitan dengan kepentingan masyarakat sesuai dengan peraturan
perundang-undangan.

5. Membantu Ka SPKT dalam melaksanakan penyiapan registrasi pelaporan,


penyusunan dan penyampaian laporan harian kepada Kapolres melalui
Kabagops.

b. Kemampuan yang dimiliki :

1. Menguasai atau berpengalaman dalam tugas di fungsi kepolisian.

2. Memiliki track record yang baik selama bertugas.

3. Memiliki kemampuan leadership.

4. Menguasai masalah hukum pidana.

5. Memiliki minat dan kemampuan di bidang IT.


c. Pelaksanaan.

1. Melaksanakan serah terima tugas SPKT dari petugas lama ke petugas baru.

2. Melakukan briefing dan evaluasi sebelum dan sesudah pelaksanaan tugas.

3. Melakukan pengecekan sikap tampang petugas SPKT sebelum bertugas.

4. Mengecek dan memelihara kelengkapan ruangan SPKT agar tetap


dapat dioperasionalkan / difungsikan.

5. Mengecek kegiatan / aktifitas petugas SPKT.

6. Menjaga dan memelihara kebersihan di ruangan SPKT .

7. Mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan tugas anggota SPKT agar tetap


operasional.

8. Membangun komunikasi dengan menggunakan alat komunikasi yang ada.

9. Mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan tugas piket fungsi.

10. Melayani laporan atau pengaduan masyarakat yang diterimanya dengan


ramah, sopan dan profesional.

11. Meneruskan laporan, pengaduan dari masyarakat kepada Ka SPKT.

12. Melaporkan kepada Ka SPKT bila ada kerusakan pada peralatan yang berada
di ruangan SPKT pada kesempatan pertama.

13. BANIT SPKT

a. Pertalaan tugas :

1. Memberikan pelayanan kepolisian secara terpadu terhadap


laporan/pengaduan masyarakat, memberikan bantuan dan pertolongan, serta
memberikan pelayanan informasi.
2. Mendistribusikan surat masuk dan keluar.

3. Menertibkan/membenahi dan mengagendakan surat masuk dan keluar.

4. Membuat/membalas surat masuk/keluar berbentuk telegram, surat rahasia,


surat biasa dan surat edaran/kebijakan pimpinan yang segera untuk
dilaporkan kepada satuan tingkat atas.

5. Membuat rencana kegiatan harian, mingguan, bulanan dan tahunan.

6. Membuat laporan harian, mingguan dan bulanan SPKT secara rutin dan
berkala yang dilaporkan ke tingkat atas.

7. Melaporkan hasil-hasil temuan Wasrik dan permasalahan yang dihadapi dari


tingkat atas sampai dengan tingkat bawah.

b. Kemampuan yang dimiliki :

1. Menguasai atau berpengalaman dalam tugas di fungsi kepolisian.

2. Memiliki track record yang baik selama bertugas.

3. Menguasai masalah hukum pidana.

4. Memiliki minat dan kemampuan di bidang IT.

c. Pelaksanaan.

1. Mengikuti serah terima tugas SPKT dari petugas lama ke petugas baru.

2. Menjaga sikap tampang dalam bertugas serta berpakaian rapih dan bersih.

3. Siap melaksanakan tugas secara fisik dan psikis.

4. Menjaga dan memelihara peralatan yang ada diruangan SPKT agar tetap
dapat dioperasionalkan / difungsikan dalam melayani masyarakat.

5. Menjaga dan memelihara kebersihan dan kerapihan diruangan SPKT.

/ 6) Membangun …..

8
6. Membangun komunikasi dengan piket fungsi dengan menggunakan alat
komunikasi yang ada.

7. Melayani laporan atau pengaduan masyarakat yang diterimanya dengan


ramah, sopan dan profesional.

8. Meneruskan laporan, pengaduan dari masyarakat kepada Kanit SPKT.

9. Melakukan pengecekan kondisi komputer sebelum melaksanakan tugas dan


melaporkan bila ditemukan kerusakan.

10. Menggunakan komputer hanya untuk keperluan tugas.

11. Selesai menggunakan komputer posisi computer dalam keadaan off atau
stand by.

12. Memfile semua data / surat-surat dengan rapih dan baik.

13. Tidak merokok di ruangan SPKT.

14. Tidak bermain Game selama tugas.

15. Tidak menambah aplikasi/program lain yang tidak menunjang dengan


pelaksanaan tugas

16. Menjauhkan komputer dari segala benda cair serta benda – benda lain yang
dapat mengganggu merusa / komputer.

17. Tidak memungut biaya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

18. Melaporkan apabila ada kerusakan komputer, jaringan dan data SIAP kepada
Ka SPKT.

19. Bila laporan yang diterima memerlukan tindakan kepolisian, segera


menyampaikan ke Kanit SPKT / Ka SPKT untuk memerintahkan petugas
Patroli terdekat melalui operator komunikasi & petugas Reskrim untuk
melaksanakan tindakan secepatnya.

20. Operator HT / RIX / Radio


Operator HT/RIX/ Radio adalah seorang Bintara atau PNS Polri yang ditunjuk oleh
Kapolres untuk mengoperasionalkan peralatan telekomunikasi (HT/RIX/Radio) yang ada
di ruangan SPKT dengan prosedur tugas sbb :

1. Berpakaian rapih dan bersih dalam bertugas.

2. Siap untuk melaksanakan tugas baik fisik dan psikhis.

3. Melakukan pengecekan kondisi peralatan komunikasi sebelum bertugas.

4. Memelihara dan merawat peralatan komunikasi dengan benar.

5. Memonitor lalu lintas komunikasi yang dilakukan oleh seluruh jajaran Polres Bogor.

6. Aktif dalam melakukan komunikasi dengan petugas Patroli dan Petugas Polsek
jajaran Polres Bogor.

7. Mencatat hal-hal yang menonjol dari hasil monitor lalu lintas komunikasi dan
melaporkan kepada Kanit SPKT / Ka SPKT.

8. Melakukan absen udara terhadap jajaran setiap satu jam dan mencatat dalam buku
mutasi.

9. Selama bertugas tidak merokok dan makan.

10. Menjauhkan alat telekomunikasi dari segala benda cair atau benda – benda lain
yang dapat mengganggu kinerja / merusak alat telekomunikasi.

21. Operator CCTV dan GPS.

Operator CCTV dan GPS adalah seorang Bintara Polri yang ditunjuk oleh Kapolres untuk
memonitor CCTV dan GPS melalui jaringan internet yang ada di ruangan SPKT dengan
prosedur tugas sbb :

1. Berpakaian rapih dan bersih dalam bertugas.

2. Siap untuk melaksanakan tugas baik fisik dan psikhis.


3. Melakukan pengecekan kondisi komputer dan jaringan internet, infocus dan
layarnya sebelum bertugas.

4. Memelihara dan merawat peralatan yang menjadi tanggung jawabnya dengan


benar.

5. Memonitor arus lalu lintas melalui jaringan CCTV yang ada setiap jam .

6. Memonitor arus lalu lintas jalur puncak setiap hari jum’at, sabtu, minggu serta hari
libur nasional melalui CCTV.

7. Memonitor kegiatan mobil patroli melalui jaringan GPS yang telah terpasang secara
berkala tiap 1 (satu) jam sekali serta di catat di dalam buku mutasi.

8. Dalam pelaksanaan tugas selalu bersinergi dengan petugas telekomunikasi,


petugas Penerima Laporan / Pengaduan SMS 9123, Website,Email, Telepon
Darurat 112 dan Telepon Pelayanan 021-8750163.

10

9. Menginformasikan kepada Kanit SPKT / Ka SPKT bila ada hal-hal yang menonjol
berdasarkan hasil monitor melalui CCTV ataupun GPS.

10. Melaporkan kepada Kanit SPKT / Ka SPKT bila ditemukan kerusakan pada
komputer, infocus dan layarnya.

11. Komputer, monitor operasi dalam keadaan siaga selama 24 jam

12. Tidak menggunakan komputer, infocus dan layar untuk kepentingan pribadi.

22. Prosedur Pelayanan

a. Menerima Laporan/Pengaduan di SPKT.

1. Membawa tanda pengenal atau identitas.

2. Dikoordinasikan dengan piket Reskrim untuk menemukan unsur dan pasal


pidana.
3. Dibuatkan dalam format Laporan Polisi model B.

4. Diberikan Surat Tanda Terima Laporan.

b. Menerima Laporan/Pengaduan melalui layanan SMS 9123, Website Polres Bogor


serta Email Yanmas.

1) Kemacetan lalulintas.

a) Mencatat identitas pelapor.

b) Mencatat lokasi kemacetan.

c) Meneruskan ke jajaran lantas.

2) Informasi pengurusan SIM.

a) Mencatat identitas pelapor

b) Memberikan informasi pengurusan SIM

1. Menerima Laporan/Pengaduan melalui Operator HT/RIX Radio.

a) Kejadian tawuran pelajar.

(1) Mencatat identitas pelapor.

(2) Mencatat lokasi terjadi tawuran.

(3) Mengirim piket Patmor dan piket fungsi ke lokasi tawuran.

(4) Mengamankan pelaku tawuran apabila terjadi perbuatan pidana.

11

(5) Koordinasi dengan Kasat Samapta melalui Kabagops manakala


diperlukan perkuatan tambahan pada tawuran skala besar.
b) Kejadian kecelakaan lalulintas.

(1) Mencatat identitas pelapor.

(2) Mencatat lokasi terjadi kecelakaan.

(3) Meneruskan ke unit Laka.

c) Kejadian kebakaran.

(1) Mencatat identitas pelapor.

(2) Mencatat lokasi terjadi kebakaran.

(3) Menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran.

(4) Mendatangi TKP bersama unit Reskrim, Intel dan Identifikasi


untuk olah TKP.

d) Kegiatan balap liar.

(1) Mencatat identitas pelapor.

(2) Mencatat lokasi tempat balap liar.

(3) Mendatangi lokasi balap liar bersama unit Patroli Motor dan unit
Patroli Ranger.

(4) Membubarkan kegiatan balap liar dan mengamankan kendaraan


yang tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan dan
pengendara.

2. Menerima Laporan/Pengaduan melalui Operator Telepon Darurat 112 dan


Telepon 021- 8750163.

1. Kejadian tawuran pelajar.

1. Mencatat identitas pelapor.

2. Mencatat lokasi terjadi tawuran.

3. Mengirim piket Patmor dan piket fungsi ke lokasi tawuran.

4. Mengamankan pelaku tawuran apabila terjadi perbuatan pidana.


5. Koordinasi dengan Kasat Samapta melalui Kabagops manakala
diperlukan perkuatan tambahan pada tawuran skala besar.

12

6. Kejadian kecelakaan lalulintas.

1. Mencatat identitas pelapor.

2. Mencatat lokasi terjadi kecelakaan.

3. Meneruskan ke unit Laka.

4. Kejadian kebakaran.

1. Mencatat identitas pelapor.

2. Mencatat lokasi terjadi kecelakaan.

3. Meneruskan ke unit Laka.

4. Informasi pelayanan SIM keliling.

1. Mencatat identitas pelapor

2. Memberikan informasi pelayanan SIM keliling.

3. Informasi pengurusan SIM.

1. Mencatat identitas pelapor

2. Memberikan informasi pengurusan SIM

f) Kegiatan balap liar.

(1) Mencatat identitas pelapor.

(2) Mencatat lokasi tempat balap liar.


(3) Mendatangi lokasi balap liar bersama unit Patroli Motor dan unit
Patroli Ranger.

(4) Membubarkan kegiatan balap liar dan mengamankan kendaraan


yang tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan dan
pengendara.

g) Informasi adanya benda mencurigakan / ancaman bom.

(1) Mencatat identitas pelapor.

(2) Mencatat lokasi adanya benda yang mencurigakan / lokasi


ancaman bom

(3) Melaporkan kepada pimpinan.

(4) Menghubungi Team Gegana / Jihandak (021-8712666).

(5) Segera datang ke TKP untuk menjaga status quo dan melakukan
pengamanan.

13

3. Prosedur pengurusan kehilangan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

a) Membawa foto copy KTP.

b) Apabila foto copy KTP tidak ada maka pelapor membawa Surat
Pengantar dari RT setempat atau foto copy Kartu Keluarga.

4. Prosedur pengurusan kehilangan Kartu Keluarga (KK)

1. Membawa foto copy Kartu Keluarga (KK) atau foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP).

2. Apabila foto copy Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) tidak ada
maka pelapor membawa surat keterangan dari RT setempat..

3. Prosedur pengurusan kehilangan Surat Ijin Mengemudi (SIM).


a) Membawa foto copy SIM yang hilang.

b) Apabila tidak ada pelapor meminta print out data dari loket SIM.

4. Prosedur pengurusan kehilangan Surat Bukti Tilang.

1. Membawa foto copy surat bukti Tilang.

2. Apabila foto copy surat bukti Tilang tidak ada maka pelapor meminta
rekomendasi dari bagian Tilang.

5. Prosedur pengurusan kehilangan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

1. Membawa tanda pengenal atau identitas.

2. Membawa foto copy buku tabungan atau surat keterangan dari bank
yang bersangkutan.

3. Prosedur pengurusan kehilangan Buku Tabungan.

1. Membawa tanda pengenal atau identitas.

b) Membawa foto copy buku tabungan yang hilang.

2. Apabila foto copy buku tabungan yang hilang tidak ada maka pelapor
menunjukkan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) atau membawa surat
keterangan dari bank yang bersangkutan.

4. Prosedur pengurusan kehilangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

1. Membawa tanda pengenal atau identitas.

b) Membawa foto copy BPKB.

14

2. Apabila foto copy BPKB tidak ada maka pelapor meminta surat
keterangan dari leasing/bank yang bersangkutan.
5. Prosedur pengurusan kehilangan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor
(BPKB).

1. Membawa tanda pengenal atau identitas.

b) Membawa foto copy STNK/BPKB atas nama yang bersangkutan.

6. Apabila foto copy BPKB tidak ada maka pelapor meminta rekomendasi
dari bagian BPKB.

7. Apabila BPKB bukan atas nama pelapor maka pelapor membawa Surat
Kuasa pengurusan dari pemilik disertai foto copy KTP pemilik.

8. Prosedur pengurusan kehilangan Akta Jual Beli (AJB).

1. Membawa tanda pengenal atau identitas.

2. Membawa foto copy Akte Jual Beli (AJB).

3. Apabila tidak ada foto copy AJB maka pelapor membawa rekomendasi
dari PPAT (Camat atau Notaris).

4. Apabila AJB bukan atas nama pelapor maka pelapor membawa Surat
Kuasa pengurusan dari pemilik disertai foto copy KTP pemilik.

9. Prosedur pengurusan kehilangan Sertifikat Tanah.

1. Membawa tanda pengenal atau identitas.

b) Membawa foto copy sertifikat yang hilang.

c) Membawa rekomendasi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

10. Apabila sertifikat bukan atas nama pelapor maka pelapor membawa
surat kuasa pengurusan dari pemilik sertifikat disertai foto copy KTP
pemilik.

11. Prosedur pengurusan kehilangan Buku Pelaut.

1. Membawa tanda pengenal atau identitas.

b) Membawa foto copy buku pelaut yang hilang.


c) Apabila foto copy buku pelaut yang hilang tidak ada maka pelapor
membawa rekomendasi dari institusi yang mengeluarkan buku pelaut
tersebut.

15

12. Prosedur pengurusan kehilangan Faktur R4/R2.

a) Membawa tanda pengenal atau identitas.

b) Membawa foto copy faktur yang hilang.

c) Apabila foto copy faktur yang hilang tidak ada maka pelapor membawa
rekomendasi dari dealer yang mengeluarkan.

13. Prosedur pengurusan kehilangan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan


Pertama.

a) Membawa tanda pengenal atau identitas.

b) Membawa foto copy SK yang hilang.

c) Apabila foto copy SK yang hilang tidak ada maka pelapor membawa
rekomendasi dari instansi tempat bekerja.

14. Prosedur pengurusan kehilangan Ijazah

a) Membawa tanda pengenal atau identitas.

b) Membawa foto copy ijazah yang hilang.

c) Apabila foto copy ijazah yang hilang tidak ada maka pelapor membawa
rekomendasi dari sekolah yang mengeluarkan ijazah.

III. PENUTUP
Demikian Standar Opersaional Prosedur Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)
dibuat untuk dapat dipedomani oleh anggota yang bertugas di ruang SPKT Polres Bogor.

Cibinong, Desember 2011

KEPALA KEPOLISIAN RESOR BOGOR

HERY SANTOSO, SIK, MH

AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 69110337

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

DAERAH JAWA BARAT

RESOR BOGOR

Standar Operasional Prosedur

Nomor : SOP/ / XII / 2011 / Polres Bogor


SENTRA PELAYANAN KEPOLISIAN TERPADU

( SPKT )
Cibinong, Desember 2011

Anda mungkin juga menyukai