0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
54 tayangan3 halaman

Prosedur Debridement untuk Penyembuhan Luka

Debridemen adalah tindakan eksisi untuk menghilangkan jaringan nekrosis dan debris yang menghambat penyembuhan luka dan berpotensi menyebabkan infeksi. Tujuannya adalah menghilangkan jaringan terkontaminasi bakteri dan benda asing serta jaringan yang sudah mati untuk mempersiapkan penyembuhan luka. Prosedurnya meliputi persiapan pasien dan area operasi, dilakukannya debridemen, dan pembersihan area serta per

Diunggah oleh

Kamar Operasi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
54 tayangan3 halaman

Prosedur Debridement untuk Penyembuhan Luka

Debridemen adalah tindakan eksisi untuk menghilangkan jaringan nekrosis dan debris yang menghambat penyembuhan luka dan berpotensi menyebabkan infeksi. Tujuannya adalah menghilangkan jaringan terkontaminasi bakteri dan benda asing serta jaringan yang sudah mati untuk mempersiapkan penyembuhan luka. Prosedurnya meliputi persiapan pasien dan area operasi, dilakukannya debridemen, dan pembersihan area serta per

Diunggah oleh

Kamar Operasi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DEBRIDEMENT

No. Dokumen Revisi Halaman


056/YFA/07/2017 00 1/3
SPO Disahkan oleh,
Tanggal Terbit Direktur RS Royal Surabaya
6 Juli 2017
drg. Henny Poeri Margastuti,
MARS
Suatu tindakan eksisi yang bertujuan untuk membuang
jaringan nekrosis maupun debris yang mengahalangi
Pengertian proses penyembuhan luka dan potensial terjadi atau
berkembangnya infeksi sehingga merupakan tindakan
pemutus rantai respon inflamasi sistemik dan sepsis
1. Untuk menghilangkan jaringan yang terkonta-
minasi oleh bakteri dan benda asing.
Tujuan
2. Untuk menghilangkan jaringan yang sudah mati
dalam persiapan kesembuhan luka.
1. Undang – undang No. 44 Tahun 2009 Tentang Rumah
Sakit
2. Undang – undang No. 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan
3. Keputusan Direktur No.061/SK/Dir/RSRS/II/2017
Kebijakan
tentang Kebijakan Pelayanan Rumah Sakit Royal
Surabaya
4. Keputusan Direktur No 074/SK/Dir/RSRS/II/2017
tentang Kebijakan Pelayanan Medis Rumah Sakit Royal
Surabaya
Persiapan alat
1. Set heacthing
Prosedur
2. Duk sedang
3. Duk lubang
DEBRIDEMENT
No. Dokumen Revisi Halaman
056/YFA/07/2017 00 2/3

138
4. Nacl 0,9%
5. Povidon-iodin 10%
6. H2O2 (perhidrol)
7. Kasa depper
8. Kasa besar
9. Handscon steril
10. Underpad on steril/steril

Persiapan pasien
1. Posisikan pasien posisi supine
2. Cuci area dengan Chlorhexidine gluconate 7,5%
dan Cetrimide 15% di campur Nacl 0,9%
3. Bersihkan dengan doek steril

Prosedur
Tatalaksana
1. Lakukan desinfeksi area operasi dengan Povidon-
iodin 10%
2. Lakukan draping dengan duk lubang dan duk
sedang
3. Berikan pinset chirugis dan gunting jaringan untuk
melakukan debridement pada operator
4. Cuci area dengan H2o2 dan Povidon-iodin 10%
sesuai permintaan operator
5. Cuci bilas dengan nacl 0,9%
6. Tutup area yang telah dioperasi dengan kasa steril
7. Tutup kembali dengan menggunakan kassa gulung
atau elastikbendid sesuai permintaan operator

DEBRIDEMENT
No. Dokumen Revisi Halaman
056/YFA/07/2017 00 3/3

139
8. Berisihkan semua alat kotor, lalu taru pada kom
Prosedur besar untuk dibersihakn di cssd
9. Kembalikan alat pada tempatnya.
Unit terkait Unit Kamar Bedah

140

Anda mungkin juga menyukai